I WANT MORE /// Empress

I WANT MORE /// Empress
#40



...WANT MORE /// NA JAEMIN...


...by : hi_cliene_hi...


...IG : hi_cleine_hi...


...~~~~~~~~~...


Beberapa hari lagi adalah hari penobatan Lucy, hal yang tak terduga datang ke kediaman keluarga BERLIARD.


Kerabat keluarga BERLIARD.


Mereka datang dengan sangat ramai.


Mulai dari keponakan,bibi, paman dan bahkan Trevis anak angkat dari bibi Yoina polland.


Lucy dan para pelayan menyambut kedatangan mereka dengan hangat (sepertinya).


"Ohhh.. Lucy sayang apa kabarmu" bibi ....


"Aku baik baik saja, silakan nikmati apa yang sudah saya siapkan secara mendadak ini" Lucy.


"Ohohoho... Terimakasih" bibi ....


Setelah bercakap dengan salah satu bibi, Lucy langsung pergi begitu saja.


Perilakunya yang seperti itu membuat para kerabat berspekulasi yang aneh-aneh tentang Lucy.


Dan saat Lucy sudah tidak terlihat lagi oleh mata mereka, mereka langsung membicarakan sikapnya itu.


Sebenernya Lucy masih bisa mendengar perbincangan mereka walaupun sudah tak terlihat oleh mereka.


"Aku sangat tidak yakin bahwa keluarga ini berada di tangan yang benar!" Paman....


"Tentu saja! Mana mungkin kepala keluarga memiliki sikap yang sangat aneh seperti itu" bibi....


"Kabarnyadia membunuh ayahnya sendiri demi menjadi kepala keluarga, sungguh itu sangat merusak nama baik keluarga BERLIARD!" Bibi Yoina.


"Kenapa kalian membicarakan tentangnya? Sebaiknya kalian jujur saja ingin menjatuhkan Lucy" Paman ....


"Hahahahahaha, sebaiknya kau diam Lourik!" Bibi Yoina.


"Lebih baik sekarang kita pergi ke ruangan kita masing-masing ibu!" Trevis.


Saat Trevis membuka mulutnya dan mengatakan hal tersebut semua mata langsung tertuju kepada.


"Ya ampun Yoina tolong jaga mulut anak ini!" Paman....


"Dasar anak pemberian. Sebaiknya kau diam saja. Kau ini bukanlah keturunan keluarga BERLIARD asli, jadi tolong diam dan dengarkan saja!" Bibi.....


Disisi lain Lucy yang tengah mendengarkan perbincangan mereka langsung paham dengan kedatangan mereka ke kediamannya.


"Menjijikkan!" Lirih Lucy.


...πŸ‘ΈπŸ»πŸ‘ΈπŸ»πŸ‘ΈπŸ»...


Keesokkan harinya di istana kekaisaran EPERANTO tengah ribut, karena mereka mendapat kabar bahwa Lucy dari keluarga Duke BERLIARD akan menduduki kursi kepala keluarga.


Bukan hanya kekaisaran yang terkejut mendengar berita tersebut, bahkan para pelayan, kesatria, dan se isi istana pun ikut membicarakan hal tersebut.


"Selamat pagi pangeran mahkota!" ....


"Ada apa ini?Β  Kenapa kalian ramai sekali? Apa yang sedang kalian bicarakan?" Pangeran mahkota.


"Memangnya kenapa? Ada apa memangnya dengan nona BERLIARD?" Pangeran mahkota.


"Kabarnya nona BERLIARD akan menduduki kursi kepala keluarga" ....


"Lalu apa yang aneh dengan hal tersebut sampai kalian membicarakannya?" Pangeran mahkota.


"Bagian yang aneh itu terletak pada kematian tuan Duke BERLIARD, ayah nona BERLIARD, padahal ayahnya baru saja dipenggal dan saat ini saja kepalanya masih di pajang di benteng perbatasan negeri. Banyak yang berspekulasi bahwa nona BERLIARD sengaja memenggal sang ayah hanya untuk bisa menduduki kursi kepala keluarga!" ....


"Jadi begitu rupanya" pangeran mahkota.


Setelah mendengar penjelasan sang pelayan pangeran mahkota langsung pergi begitu saja ke ruangannya.


"Dukess Lucy.... Permainan apa yang kau rencanakan dengan cara seperti ini? Namun tak ku sangka kau akan menjabat secepat ini" gumam pangeran mahkota.


...πŸ‘ΈπŸ»πŸ‘ΈπŸ»πŸ‘ΈπŸ»...


Disisi lain di kediaman keluarga Vercount Yusy Agatha tentang ribut mendengar naiknya Lucy menjadi kepala keluarga BERLIARD yang baru.


Bukan hanya pelayan saja yang ribut di sana. Yusy pun juga ikut ribut dan terus melontarkan pertanyaan entah kepada siapa.


"Putri Lucy... Sungguh apa yang kau pikirkan? Kenapa aku baru mengetahuinya? Rencana baru apa lagi ini? Padahal pandangan masyarakat terhadap anda masih sangat buruk!. Ya ampun Lucy BERLIARD...!" Yusy.


"Sudahlah putri kau tenang sebentar dan bertanya satu persatu, jika secepat itu dan sebanyak itu kami tidak bisa menjawabnya!" ....


"Baik putri, perintah anda akan kami laksanakan!" ....


Dan beberapa saat kemudian para putri yang diundang oleh Yusy pun datang saat dilihat mereka ternyata datang bersama dengan putri Tara Nigara.


"Selamat datang di kediaman saya!" Yusy.


"Tak perlu se formal itu putri, tapi kenapa kau memanggil kami untuk datang ke kediaman anda?" Syche.


"Ini soal putri Lucy!" Yusy.


"Maksud Anda tentang kabar putri Lucy yang sedang tersebar ini?" Tara.


"Benar, aku yakin dibalik kabar ini pasti putri Lucy tengah menyiapkan rencana untuk sesuatu!" Yusy.


"Tidak juga!" Wendy.


"Kenapa kau begitu yakin putri?" Tara.


"Pada kenyataannya putri Lucy menjabat karena ia ingin masyarakat EPERANTO melupakan kejadian yang membuat keluarga mereka mati tak berdaya!" Wendy.


"Kenapa anda sangat yakin tentang pendapat anda itu?" Syche.


"Karena hari lalu aku ikut berkunjung ke kediaman keluarga BERLIARD bersama tuan Helio dan tuan Dekis, untuk membicarakan tentang pesta yang akan diadakan dalam waktu dekat!" Wendy.


"Selain itu apakah tidak ada rencana tersembunyi lagi?" Syche.


"Tidak ada..! Untuk saat ini!" Wendy.


...~~~~~~~...


...Hai para reading terimakasih sudah membaca cerita yang terpotong potong ini πŸ™πŸ»...


...Terimakasih atas dukungan kalian untuk saya bisa terus update cerita i want more ini....


...thank you, glad to be able to entertain you through this story...