
Pagi hari yang sangat cerah dan begitu sejuk pasalnya semalam hujan turun mengguyuri negeri EPERANTO yang akhir akhir ini terlihat agak gersang di beberapa tempat.
Saat ini aku tengah berada di ruanganku yang berada dekat dengan aula kediaman keluarga BERLIARD.
"Nona, tuan Helio telah sampai disini" Ucap kepala pelayan.
"Oh begitukah?, Suruh saja dia menuju kemari, secepatnya!, Dan perintahkan Naya untuk membuatkan dua cangkir teh bunga melati dari negeri YANVINDA".
"Baiklah nona, saya akan segera mengatakannya kepada tuan Helio untuk langsung datang kemari dan memerintahkan Naya untuk membuatkan pesanan anda" Jawab sang kepala pelayan.
"Dan tolong katakan pada Naya, bawakan juga cemilan dari bunga dandelion" Sambung Lucy.
"Baiklah nona, saya undur diri".
"Pergilah".
Beberapa menit kemudian Helio pun sampai dimana aku berada.
Ia datang dan langsung duduk di hadapanku, sebelum ia duduk tak lupa ia mencium telapak tanganku untuk penghormatan kepada seseorang yang lebih tinggi jabatannya khusus untuk wanita.
Dan selang beberapa menit kemudian Naya pun sampai dan membawakan pesanan yang aku perintahkan melalui sang kepala pelayan tadi.
"Langsung saja aku tak akan berbelit belit untuk mengatakannya" Lucy.
"Memangnya apa yang akan anda akan nona, sampai sampai anda memanggil saya secara resmi?" Heley.
"Intinya ini adalah masalah yang serius, bagi negeri EPERANTO, entah masalah ini sudah diketahui oleh kekaisaran atau belum" Lucy.
"Memangnya masalah apa sampai anda terlihat sangat serius seperti ini" Heley.
"Heley sebenarnya apakah kau sudah tahu tentang kasus keluarga bangsawan yang disembunyikan?" Lucy.
"Sama sekali aku tak mengetahuinya nona, sedikit pun aku tak mengetahuinya" heley.
"Masalah ini sangat beresiko bagi kaum bangsawan jika masalah ini terbongkar" Lucy.
"Memangnya masalah apa?" Heley.
"Masalah korupsi uang negara, pemerkosaan, dan bahkan perdagangan manusia, yang semuanya dilakukan oleh kepala keluarga bangsawan yang sekarang, sampai sampai ayahku pun ikut terkait" Lucy.
"Lalu apa yang anda ingin saya lakukan nona?" Heley.
"Aku ingin kau mencari para korban pemerkosaan dan para manusia yang mereka perdagangan untuk kepentingan mereka dan cari tahu lah berapa banyak uang yang mereka gunakan untuk korupsi" Lucy.
"Apakah hanya itu saja?" Heley.
"Tidak, aku juga ingin kau mencari tahu tentang apakah kekaisaran mengetahui masalah ini, dan cari tahulah siapa saja keluarga bangsawan yang terlihat atas kasus ini" Lucy.
"Baiklah nona, namun apakah anda akan meminta bantuan kepada ketiga putri bangsawan yang berteman dengan anda untuk kasus ini?" Heley.
"Tentu saja aku akan meminta bantuan mereka saat kau sudah menemukan apa yang aku katakan tadi" Lucy.
"Baiklah aku akan mulai mencari tahu dari sekarang nona" Heley.
"Bagus, baiklah kau sekarang boleh pergi dari sini, dan tolong rahasiakan ini juga" Lucy.
"Rahasia anda selalu aman di tangan saya nona" Heley.
Saat HELEY atau Helio mendapatkan perintah iti ia langsung berpamitan dan segera pergi dari kediaman keluarga DUKE BERLIARD.
Ia pergi dari sana namun ia tak pulang ke kediamannya namun ia pergi untuk bertemu dengan bawahannya yang akan membantunya mencari informasi yang diberikan oleh putri LUCY.
_-_-_-_-_-_
Berhari-hari sudah Helio dan bawahannya mencari informasi tersebut namun hanya beberapa saja yang bisa ia temukan.
Informasi mengenai uang korupsi dan letak para korban sekarang ia tak mengetahuinya dan bahkan ia tak menemukan informasi tentang mereka.
"Bagaimana ini aku tak menemukan informasi lainnya selain informasi yang dasar seperti ini, jika aku langsung melaporkannya kepada nona Lucy akankah ia menerima informasi yang tak lengkap ini?" Helio.
"Ah... Sebaiknya aku melaporkannya saja namun aku akan melaporkannya esok hari saja" sambungnya.
Saat Helio akan pergi ia tak sengaja bertemu dengan tuan Fhell dari keluarga Baron Genatha.
"Apa kabarmu Helio?, Lama tak berjumpa!" Fhell.
"Hanya jalan jalan saja, menikmati masa lajangku" Fhell
"Apa maksudmu menikmati masa lajang, bukankah kau memang masih lajang?" Helio.
"Hahahaha, ternyata kau tak mengetahuinya?" Fhell.
"Mengetahui apa?" Helio.
" Musim yang akan datang akau akan bertunangan dengan putri dari keluarga Vercount Agatha" Fhell
"Vercount Agatha? Maksudmu nona Yusy Agatha?" Helio.
"Iya kau benar" Fhell.
"Namun memangnya nona Yusy mau dengan anda yang sangat liar ini" Helio.
"Diam lah Helio!, Tapi aku heran kapan kau akan menyatakan perasaanmu itu kepada nona Lucy?" Fhell.
"Entahlah aku ingin mengungkapkannya namun aku masih ragu terhadap perasaan nona Lucy terhadapku" Helio.
Ditengah jalan mereka mengobrol sangat asik sampai sampai Helio lupa bahwa ia tadinya akan pulang dan beristirahat di kediamannya.
Saat mereka asik bercerita tiba-tiba datang dua orang lelaki yang berpakaian rapi dan sangat tampan menghampiri mereka yang sedang asik berbicara satu sama lain.
"Jika ingin mengobrol masuklah ke cafe atau resto jangan mengobrol di tengah jalan begin tuan" Iaros.
"Wah! Kalian membuatku terkejut Tuan" Fhell
"Benar kata Iaros lebih baik kita masuk ke cafe atau resto dari pada mengobrol di sini dan menghambat para pejalan yang lain" Dekis.
"Baiklah kita masuk cafe di sekitar sini saja" Helio.
Saat mereka telah memilih cafe dan duduk disana mereka mulai mengobrol lagi.
Dilihat dari obrolan mereka itu terlihat seperti sedang pesta lajang, namun bedanya ini adalah siang hari.
"Helio sepertinya akhir akhir ini kau sibuk sekali pergi kesana kemari dan terlihat menemui orang yang asing beberapa kali?" Iaros.
"Oh iya akhir akhir ini aku sangat sibuk, dan sangat sering bertemu orang-orang yang aku percaya" Helio
"Memangnya apa yang sedang kau selidiki kali ini?" Dekis.
"Ah aku sedang menyelidiki tentang pertahanan negeri luar, jika akan ada perang kita sudah bisa tahu kelemahan mereka" Bohong Helio.
"Oh begitu rupanya" Dekis.
Mereka berempat akhirnya mengobrol begitu lama dan melupakan tujuan mereka masing-masing.
Hari telah berganti dari siang menjadi malam, saat ini Helio tengah berada di ruangan kerjanya.
Karena kematian sang ayah ia akhirnya menjabat menjadi kepala keluarga Marquess Tropium yang baru.
Berjam-jam ia berkutik di depan berkas berkas penting tentang pemasukan keuangan setelah peperangan beberapa tahun silam.
Ya keluarga Tropium adalah keluarga bangsawan yang bertugas untuk mengatur pemasukan persenjataan dan keuangan untuk keamanan negeri EPERANTO.
Berbeda halnya dengan keluarga Marquess Terthio walaupun jabatan mereka sama yaitu Marquess tugas mereka tetap berada.
Keluarga Marquess Terthio bertugas untuk mengatur pengeluaran saat perang dan sesudah perang.
Hampir semua keluarga bangsawan memiliki tugasnya masing-masing walaupun jabatan mereka sama tetap saja tugas mereka berbeda.
TOLONG TINGGALKAN JEJAKNYA GUYS.
JANGAN CUMAN MEMBACA SAJA TOLONG LIKE DAN KOMEN.
MAAF JIKA CERITA AGAK KURANG PAS DENGAN EPISODE YANG LAIN KARENA BEBERAPA EPISODE DIBUAT OLEH WAKIL AUTHOR YANG ASLI
HAPPY READING GUYS
❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️
👸🏻👸🏻👸🏻👸🏻👸🏻