
...I WANT MORE /// NA JAEMIN...
...by : hi_cliene_hi...
...IG : hi_cleine_hi...
...Maaf atas keterlambatannya untuk update...
...Saya selaku author saat ini sedang disibukkan oleh sekolah...
...Saya ingin meminta doa kepada para pembaca untuk mendoakan saya lulus sekolah dan ujian tahun iniππ»...
...Insyaallah saya janji jika sudah dalam waktu yang senggang saya akan lebih rajin update cerita, karena saya tahu sebenarnya cerita ini tak cukup sampai ratusan episode mungkin akan sampai ribuan episode....
...Dimohon pengertiannya dan terimakasih untuk support nya yang tidak pernah berhenti kalian berikan kepada sayaππ»...
...Jika kalian ingin menghubungi saya secara langsung kalian bisa WhatsApp saya ππ»...
...Dibawah akan ada nomor WhatsApp real sayaππ»...
...~~~~~~~~~...
Berhari-hari sudah Lucy berada di istana kekaisaran EPERANTO, dan berhari-hari juga omongan publik mengenai Lucy semakin tak karuan karena ia menginap di istana.
Sebenarnya saat inipun Lucy belum mengetahui apa motif sebenarnya dari perilaku pangeran mahkota kepadanya.
Namun disisi lain kabar tentang kesehatan Lucy telah sampai kepada sahabatnya yaitu putri Wendy, Syche, dan juga putri Yusy.
Tetapi kabar tentang Lucy yang sedang berada di istana kekaisaran tidak diketahui oleh Dekis.
Saat ini Dekis sedang dalam perjalanan kembali ke pondok yang telah disediakan oleh Lucy.
Sesampainya disana Dekis juga belum diberi tahu tentang kepergian Lucy ke istana kekaisaran.
"Iaros dimana putri Lucy, saya ingin menyampaikan bahwa tugas saya telah selesai!" Dekis
"Apa maksudmu? Apakah kau tidak tahu kalau putri Lucy sekarang berada di istana?" Iaros.
"Bagaimana mungkin bukankah ia sedang sakit?" Dekis
"Pangeran mahkota menemukan tempat ini dan menyelidiki tempat ini, lalu pangeran mahkota membawa putri Lucy untuk ikut bersamanya ke istana!" Iaros.
"Lalu apakah tuan Helio sudah mengetahui hal ini?" Dekis.
"Sudah, tetapi akhir-akhir ini tuan Helio terlihat sangat murung setelah kepergian putri Lucy!" Iaros.
"Kau bercanda?" Dekis.
"Bagaimana mungkin saya bercanda tuan Dekis?"Β Iaros
"Kau benar juga" Dekis.
Setelah mengetahui hal tersebut Dekis menemui Helio dan menghiburnya agar tidak murung.
Berkat nasihat dari Dekis Helio pun sedikit senang dan tidak terlihat murung lagi.
...πΈπ»πΈπ»πΈπ»...
Disisi lain Lucy mengambil kesempatan untuk bisa mengecek dokumen persidangan yang akan ia lakukan.
Lucy pergi ke tempat dokumen untuk menemui Fhell dan bertanya apakah tugasnya telah selesai.
Sesampainya di sana Lucy langsung menemui Fhell.
Disana Fhell terlihat sedang merapikan beberapa dokumen disana.
"Apa kabarmu tuan Fhell Genatha?" Lucy.
"Wah saya terkejut putri!, Kabar saya sangat baik disini lalu bagaimana kabar anda sendiri putri, saya dengar dengar anda sedang sakit?" Fhell
"Syukurlah jika anda sekarang sudah sehat" Fhell.
"Tuan Fhell bagaimana dokumen yang saya perintahkan kepada anda?" Lucy.
"Saat ini sedang dalam perapian agar saat sidang nanti dokumen tidak berceceran" Fhell.
"Kerjamu bagus sekali Tuan" Lucy.
"Putri!" Fhell.
"Ada apa tuan Fhell?" Lucy.
"Bisakah anda meminta kepada pangeran mahkota atau kaisar untuk menangkap orang orang yang terlibat dalam kasus ini?" Fhell.
"Saya tahu apa yang akan anda maksudkan tuan Fhell! Anda meminta seperti itu karena anda ingin sidang ini dilaksanakan dengan cepat!" Lucy.
"Anda sangat hebat bisa membaca apa yang dimaksud oleh orang lain" Fhell.
"Bukan membaca namun saya hanya mendapatkan insting itu saja" Lucy.
Akhirnya percakapan Lucy dan Tuan Baron Fhell Genatha pun selesai setelah mengutarakan maksud masing-masing dari mereka.
' walaupun terlihat sangat dingin dan kuat ternyata putri Lucy memiliki hati yang sangat baik ' Fhell
...πΈπ»πΈπ»πΈπ»...
Keesokan harinya Lucy menemui pangeran mahkota yang saat ini sedang berada di taman istana bersama dengan putri Tara.
Tanpa ragu Lucy langsung menghampiri mereka dan mengatakan apa yang telah ia bicara dengan tuan Fhell kemarin di tempat dokumen kasus kriminal EPERANTO.
"Salam untuk kebahagiaan dan kesejahteraan EPERANTO!" Lucy
"Ada apa putri Lucy? Apakah anda mendapatkan masalah disini?" Pangeran mahkota.
"Tidak sana sekali pangeran dengan kemurahan hati anda saya tidak mendapatkan kesulitan ataupun masalah di istana, namun kalau anda berkenan saya ingin menyampaikan keinginan saya!" Lucy.
"Apa yang putri Lucy inginkan? Katakan saja!" Pangeran mahkota.
"Sepertinya ini urusan yang sangat penting sebaiknya saya menyingkir terlebih dahulu!" Tara.
"Tidak perlu, putri mahkota tidak perlu menjauh, anda duduk saja disini tidak apa apa" Lucy.
"Baiklah katakan apa yang anda inginkan putri?" Pangeran mahkota.
"Saya menginginkan anda mengirim pasukan untuk menangkap para bangsawan yang terlibat dalam kasus ini" Lucy.
"Memangnya siapa saja para bangsawan tersebut?" Pangeran mahkota.
"Mereka adalah kepala keluarga kaum bangsawan generasi kedua, tetapi dalam kasus ini ada seorang bangsawan yang tidak termasuk dalam tersangka!" Lucy.
"Siapakah itu?" Pangeran mahkota.
"Ayah dari putri mahkota, tuan Count Nigara!" Lucy.
"Baiklah sesegera mungkin saya mengerahkan pasukan untuk menangkap mereka dan menahan mereka sampai sidang dilaksanakan!" Pangeran mahkota.
"Terimakasih atas kebaikan anda pangeran mahkota EPERANTO!" Lucy.
"Tak perlu sungkan seperti itu putri Lucy" pangeran mahkota.
...~~~~~~...
...πΈπ» 0852 2539 2092 πΈπ»...
...Chat saja jika kalian ingin mengetahui kapan kisah ini akan update....
...Atau mungkin kalian bisa Chat karena ingin berteman lebih dekat dengan sayaππ»...