I WANT MORE /// Empress

I WANT MORE /// Empress
#10



"maaf mengganggu waktu anda putri mahkota!" Kesatria


"Ada apa gerangan menghampiri saya?"


"Saya diperintahkan oleh pangeran mahkota untuk membawa putri ke taman belakang istana"


"Benarkah, namun kenapa harus anda yang mengatakannya?"


"Sayapun tidak mengetahuinya, namun pangeran mahkota telah menunggu anda disana"


"Baiklah saya akan pergi"


Saat aku dan kesatria tersebut sampai di taman belakang istana, ternyata di sana tak ada pangeran mahkota di taman.


"Kesatria, mengapa pangeran tak ada disini"


"Tentu saja tidak ada, karena sebenarnya pangeran mahkota memerintahkan kami untuk membunuh anda di sini"


"MAKSUDNYA APA SEMUA INI?"


                                _-_-_-_-_-_-_


"Putri LUCY tak ada di ruangan ini, lalu ia kemana?" Tara.


"Mungkin ia sedang bersama dengan pangeran mahkota!" Heley.


"Benar juga pasti ia sedang dengan putra mahkota di suatu ruangan"Tara.


"Aku akan pergi sebentar untuk bertemu dengan tuan Duke Pheron. Dan kalian jagalah nona Tara baik baik!" Heley.


"Tentu, kami bertiga akan menjaganya tetap aman" Yusy.


Saat HELEY pergi meninggalkan mereka, sikap putri TARA menjadi aneh dalam sekejap, entah karena apa namun sikapnya ini begitu tiba-tiba.


"Maafkan aku putri tapi bisakah kalian meninggalkan aku sendirian?" Tara.


" Tak mungkin, kami telah berjanji akan mengawasimu" Wendy.


"Hanya sebentar saja bisakah?" Tara.


" Sudahlah jangan berdebat, lebih baik kita makan saja, yuk" Syche.


"Dasar tukang mengalihkan topik" Wendy.


Disaat mereka lengah dalam mengawasi putri TARA, putri TARA pun mengambil kesempatan tersebut untuk kabur dan pergi ketempat yang sepi untuk menyendiri.


Setelah HELEY selesai berbincang dengan tuan Duke Pheron ia langsung bergegas menuju tempat dimana putri TARA berada, namun sayangnya Putri TARA tak ada di sana yang berbeda di tempat itu hanyalah ketiga teman putri LUCY.


"APA YANG SEDANG KALIAN LAKUKAN?" Heley.


"Tentu saja makan, bersama putri TARA" Yusy.


"Apa maksudnya, seharusnya kalian sadar bahwa putri TARA tak ada di sekitar kalian!" Heley.


"Eh.. benar juga kemana ia pergi?"Syche.


Dengan sigap mereka mencari putri TARA yang pergi menggunakan tubuh putri LUCY.


Saat putri Syche mencari di loteng istana ia menemukan putri TARA yang sedang duduk sambil meringkuk dan menangis di loteng yang agak jauh tempatnya.


\_-\_-\_-\_-\_-\_


"Maafkan aku kesatria tetapi disini tak ada pangeran mahkota?" LUCY.


"Memang tak ada pangeran mahkota disini, alasan kami membawa putri TARA kemari adalah untuk melenyapkan anda"


"Jangan bergurau kesatria, sungguh gurauan mu itu tak lucu" LUCY.


"Bunuh saja langsung,agar kita bisa cepat kembali dan melapor" bisik sang kesatria.


Tanpa aba-aba mereka langsung mengeluarkan pedang dan berusaha melukai putri TARA yang sebenarnya adalah putri LUCY.


Saat salah satu kesatria menyerang nya putri LUCY langsung dengan sigap menghindar walaupun agak sulit menghindar dengan tubuh yang lemah.


"Tak mungkin ia bisa menghindar, kata pangeran mahkota ia tak mungkin bisa menghindar karena tubuhnya yang lemah itu, namun apa ini?" Gumam salah satu kesatria.


"Gawat pergerakan mereka sangat cepat dan lincah aku yakin pasti mereka adalah pasukan Intel kekaisaran, selain itu jika aku terus menghindar seperti ini pasti akan mudah bagi mereka untuk melukai ku" gumam LUCY.


Pertarungan semakin sengit, semakin putri LUCY menghindari serangannya semakin lincah mereka menyerang.


Disaat yang pas putri LUCY mengeluarkan belati yang ia dapatkan dari HELEY di dalam pesta tadi.


Saat salah satu kesatria menyerangnya putri LUCY langsung menusukkan belati tersebut tepat di titik fatal tubuh.


Para kesatria yang melihatnya terkejut dan langsung menyerang putri LUCY secara bersamaan.


Berjam-jam mereka bertarung dan akhirnya seluruh kesatria terbunuh oleh putri LUCY, selain semua kesatria tersebut tumbang di tempat kejadian putri LUCY juga mendapatkan banyak luka yang sangat dalam dari mulai goresan hingga sayatan pedang.


Dari kejauhan putri TARA melihat putri LUCY yang berjalan tak berdaya di taman istana dan banyak darah yang bercucuran ditubuhnya.


Melihat itu putri TARA langsung menarik tangan HELEY dan ketiga putri bangsawan untuk mengikutinya.


Sesampainya ia disana mereka melihat putri LUCY yang sudah terbaring tak berdaya di taman istana.


Helio yang melihat ini langsung meneteskan air matanya karena melihat orang yang ia kasihi sedang tak berdaya.


Tanpa adanya perintah putri TARA langsung menggunakan sihir dari firman dewa untuk menyembuhkan putri LUCY yang sedang kritis.


Saat putri LUCY sadar Helio langsung memeluknya erat seperti seorang kekasih.


Dalam pelukan putri LUCY Helio meneteskan air matanya dengan derasnya.


Setelah putri LUCY sadar dan menceritakan semua kejadian ia langsung membuat rencana untuk mengejutkan pangeran mahkota yang tadinya ingin melenyapkan putri TARA namun gagal.


MENURUT KALIAN APA SEBENERNYA RENCANA YANG PUTRI LUCY BUAT DAN APAKAH RENCANA TERSEBUT BISA BERJALAN SESUAI KEINGINAN DAN TAKTIK?


HAPPY READING GUYS ❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️


👸🏻👸🏻👸🏻👸🏻