
*
*
*
Pagi itu di Mansion Marvel begitu ramai dengan kedatangan Jesslyn dan Hansel. Pasangan yang tidak lagi muda itu ingin memastikan kebenaran atas apa yang disampaikan Marco semalam mengenai menantunya.
" Kau terlihat begitu bahagia Marvel,? Apa kabar yang ku dengar itu benar.?" Tanya Jesslyn saat melihat senyum di wajah putranya tidak pernah luntur selama menyuapi Glen. Padahal Cucunya itu selalu makan sendiri tapi anehnya pagi itu Marvel begitu memaksa ingin menyuapi cucu Tampan nya itu. Dan itu semakin menyakinkan Jesslyn bahwa yang dikatakan Marco itu nyata dan bukan omong kosong belaka.
" Kabar apa,?" Tanya Marvel tak mengerti.
" Jangan berlagak bodoh!.. Marco bilang bahwa Glen bertemu Starla apa itu benar?," Tanya Jesslyn kesal karena putranya itu tidak memberitahu hal sebesar itu padanya untuk saja Marco Begitu peka dan berbaik hati menyampaikan kabar menyenangkan itu padanya dan Hansel.
" Oh itu.. iya glen bertemu Mommynya kemarin. Iya kan Glen?," Ucap Marvel yang terdengar menyebalkan di telinga Jesslyn. Baru satu hari setelah mengetahui istrinya masih hidup sifat menyebalkan putranya sudah Kembali.
" Marvel!, Mommy sedang serius!!" Kata Jesslyn yang menaikkan suaranya dua oktaf. Hingga yang ada di meja makan itu refleks menutup telinganya.
" Grandma!! No teriak teriak!! Telinga Glen bisa bocol!" Omel Glen dengan suara imutnya. Bocah kecil itu lalau melihat kearah Grandpa nya yang sedang menggosok telinganya yang mungkin sedang berdering karena sang Grandpa duduk tepat di sebelah sang Grandma.
Glen sedikit iba dengan Grandpa nya dan kembali mengomeli Jesslyn. " Grandma bisa cepat tua dan banyak keriput jika terus berteriak.!! Apa Grandma mau jika Grandpa kabur karena tidak tahan dengan teriakan Grandma!" Ucap Glen yang justru membuat semua orang gemas. Begitupun dengan Jesslyn alih-alih marah Wanita yang sudah memiliki banyak cucu itu justru menciumi pipi gembul Glen dan sedikit menggigit kecil pipi bakpao itu.
" Argh Sakit Grandma!" Pekik Glen mendorong pelan Jesslyn agar melepaskannya.
" Oh jadi begini sekarang? Mentang mentang sudah bertemu Mommy sekarang Glen jadi tidak mau dicium Grandma,?" Kata Jesslyn berpura-pura ngambek.
" Itu tidak benar Grandma, jangan marah ya?. Glen paling sayang sama Grandma." Rayunya meraih tangan Jesslyn dan mengecupnya.
"Cih. Dasar perayu." Guman Jesslyn tak urung juga tersenyum lebar karena gombalan sangCucu.
" Ngomong-ngomong dimana Mommy mu Glen,? Katanya kau sudah bertemu tapi kenapa Grandma tidak melihatnya,?" Tanya Jesslyn yang baru sadar jika belum melihat Starla karena fokusnya hanya untuk bertanya pada Marvel kebenaran atas ucapan Marco.
" Mommy tidak ada disini Grandma. Daddy masih mencari dimana mommy sekarang berada." Jawab Glen yang belum mengetahui jika sang daddy sudah menemukan tempat tinggal Mommynya bahkan sudah merencanakan sesuatu.
" Loh kok begitu sebenarnya apa yang terjadi?," Tanya Jesslyn lagi yang membuat Glen yang masih kecil pusing dengan pertanyaan Grandmanya yang Tanpa henti itu.
" Aduh Glen pucing biar daddy saja yang menjelaskan." Ucap Glen memegang kepalanya dengan dua tangan mungilnya.
Marvel dan Hansel terkekeh geli dengan kelucuan Glen.
" Nanti aku jelaskan Mom." Ucap Marvel melirik Glen memberi kode pada sang mommy.
Jesslyn pun mengangguk tanda mengerti.
Setelah makan Marvel pun menyuruh Marco untuk mengantarkan Glen kesekolah terlebih dahulu sementara dirinya menyertakan tentang dugaan nya jika Starla kemungkinan besar sedang mengalami amnesia.
" Apa kau yakin jika itu benar-benar Starla,? Jangan karena wajah mereka mirip kau mengira wanita itu adalah Starla, Vel?!" Tanya Hansel setelah mencerna cerita putranya. Dari cerita Marvel tidak ada petunjuk yang menyatakan jika wanita itu adalah menantunya Starla dan dirinya sungguh tidak ingin Marvel salah langkah.