Honey, I Found You

Honey, I Found You
BAB 31



*


*


*


Seorang wanita cantik tengah sibuk berkutat di dapur membuat sarapan untuk sang suami dan putranya.


" Bi, Itu nasi goreng dan udang masih ada. Nanti Bibi makan bersama yang lain yah." Kata Lovely yang sengaja memasak banyak..


" Terimakasih, nyonya muda. Saya jadi tidak enak." Jawab Bibi pelayan itu.


" Tidak apa. Aku sengaja masak banyak karena dapur aku kuasai sejak tadi dan kalian pasti juga lapar jika harus memasak setelah aku selesai.." Sahut Lovely tersenyum simpul..


Bibi pelayan itu meresa tersanjung dengan perilaku nyonya. Selain cantik juga sangat baik pada bawahannya dan dirinya merasa bersyukur memiliki Nyonya seperti itu.


" Aku akan memanggil Glen dan Marvel.. Bi tolong bereskan sisanya untuk ku ya,?!" Kata Lovely dan berlalu menuju lantai atas.


" Baik Nyonya, Serahkan semua pada saya. Tuan kecil pasti juga sudah kelaparan." Sahut bibi pelayan.


Lovely mengangkat jempolnya. Berperilaku santai selayaknya pada teman pada dang bibi pelayan.


" Anak dan bapak sama saja!! Sudah siang begini masih belum ada yang bangun mentang mentang hari libur.." Gerutu Lovely sembari menaiki tangga..


Ceklekk!!!


Lovely Membuka pintu kamar dan benar saja kedua jagoan nya masih terlelap dengan Glen tengkurap di atas tubuh daddynya yang terlentang. Denguran pelan keduanya juga ber irama yang membuat Lovely menggeleng dengan kelakuan dua pria beda usia itu.


Lovely melirik jam digital di atas nakas dan sudah menunjukan jam sembilan pagi. Lagi lagi ibu muda itu mendesah pelan sembari berkacak pinggang.


" Honey, Baby Glen.. Bangun!!." Teriak Lovely dengan suara oktafnya.


Kedua pria itu hanya mengusap telinganya dan kembali tertidur seakan teriakan Lovely barusan hanyalah suara nyamuk yang lewat. Yang semakin membuat Lovely kesal adalah Glen juga mengubah posisi tidurnya dengan pantat yang menungging di atas tubuh telanjang daddy nya.


Merasa gemas Lovely menepuk pelan pantat putranya.


Puk puk puk.." Baby. Jika kau tidak mau bangun mommy tidak akan memasak untuk mu lagi!" Ancam Lovely karena belakangan putranya itu tidak mau maoan jika bukan masakan darinya dan itu di jadikan senjata ampuh jika sang putra tidak mematuhinya..


" Mommy suka mengancam," Rengeknya sembari mengucek matanya.


" Mommy gak ngancam itu karena Glen tidak patuh.. ayo mandi dan pergi sarapan jangan menjadi pemalas.." Ucap Lovely.


" Kan hari ini libur Mom, apa salahnya untuk menjadi malas di akhir pekan.." Gerutunya dengan bibir yang mengerucut..


" Itu akan menjadi kebiasaan nanti,, Ayo cepat mandi tidak ada drama dan rengekan, Glen!!" Tegas Lovely.


Barulah bocah itu turun dari tubuh sang daddy dan merentangkan kedua tangannya pada Lovely meminta gendong.


Lovely mengangkat tubuh putranya dan berjalan ke sisi tempat tidur dengan Glen di gendonganya. Lovely membungkuk dan mendekatkan bibirnya di telinga Marvel.


" Kau ingin bangun apa tidak,? Jika dalam lima menit kau tidak kunjung bangun jangan harap mendapatkan jatah dalam hal apapun dariku, Suamiku Tercinta." Bisik Lovely sembari menjilat telinga Marvel untuk menggoda. Dan berbalik ke kamar mandi untuk memandikan Putranya.


Mata marvel langsung terbuka lebar dan berlari dengan hanya menggunakan boxer di belakang Lovely.


" Oh Refleks mu cepat juga teryata.." Kata Lovely menoleh kebelakang.


" Aku langsung terbangun begitu mendengar bisikan yang begitu menakutkan bagiku.." Sahut Marvel dengan seringainya.


" Apa daddy baru saja bermimpi di beri bisikan hantu,?" Tanya Glen menatap daddynya dengan matanya yang begitu polos.


" Lebih menakutkan dari hantu Boy.." Sahut Marvel yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Lovely.


" Memang ada yang lebih menakutkan lagi dari hantu,?" Tanya Glen.


" Ada, Kehilangan Mommy adalah hal yang paling menakutkan." Sahut Marvel.


Glen mengangguk setuju. " Benar kehilangan mommy paling menakutkan.." Sahut Glen memeluk leher Lovely erat.


" Kalian berhenti berbicara omong kosong, Mommy tidak akan pergi lagi... Lebih baik kalian berdua mandi dan turun untuk makan.." Lovely menyerahkan Glen pada Marvel supaya keduanya bisa mandi bersama Karena Dirinya sudah mandi.


" Mommy akan menyiapkan pakaian, Mandilah bersama daddy.. Sayang mohon bantuannya." Kata Lovely dan mengecup pipi suaminya kemudian berlalu ke walk in Closet.