Honey, I Found You

Honey, I Found You
BAB 17



*


*


Lovely dan orang tuanya pun akhirnya berangkat menuju Mansion Rodriguez diman mansion itu di tinggali oleh para tetua Keluarga itu. Anak buah Jeffry menyarankan agar mereka datang ke Mansion utama milik keluarga Rodriguez mengingat banyaknya Mansion yang dimiliki Marvel mereka tidak yakin Mansion yang manakah yang di tempati anak bungsu dari Jesslyn dan Hansel Rodriguez itu.


Jeffry melajukan mobilnya dengan santai mereka memutuskan tidak menggunakan sopir dan beberapa saat kemudian mobil itu memasuki kawasan Mansion yang begitu megah. Ya itu hal yang bisa di maklumi mereka adalah keluarga Rodriguez yang terkenal kaya raya itu.


Begitu sampai di depan gerbang menuju halaman Mansion Jeffry Membuka kaca mobilnya dan bertanya pada penjaga bahwa dirinya Jeffry Lawrence ingin bertemu dengan Tuan Hansel Rodriguez.


Sang penjaga pun tidak langsung membuka kan gerbang melainkan mengambil interkom menghubungi pihak dalam Mansion Bahwa ada seseorang yang ingin bertemu dengan Tuan Hansel.


Beberapa menit menunggu sang penjaga Kembali menghampiri Jeffry mengatakan bahwa Tuan nya sedang menunggu di dalam.


Jeffry pun melakukan Kembali mobilnya setelah di buka kan gerbang oleh penjaga.


" Kau siap Love,?" Tanya Jeffry yang melihat wajah tegang putrinya.


" Siap tidak siap aku harus siap. Semangat!!." Kata Lovely mengepalkan tangannya.


Mereka bertiga pun keluar dari mobil disana sudah ada dua pelayan yang menyambut kedatangannya.


" Selamat datang Tuan. Nyonya dan----" dua pelayan itu membeku dengan mata membelalak saat melihat wajah wanita muda di antara pasangan paruh baya itu. Bagaimana tidak Shock jika mereka melihat istri dari tuan mudanya yang sudah di anggap meninggal kini tengah berdiri dengan keadaan sehat tanpa ada yang lecet sedikitpun.


" Nn-Nona Starla,?!" Panggil dua Pelayan itu dengan terbata bata.


Lovely dan orang tuanya saling menatap tak lama kemudian Lovely menatap dua Pelayan itu dengan senyum manisnya." Hallo," Sapa Lovely.


Dua Pelayan itu tersenyum canggung dan tidak larut dalam terkejutnya mereka segera tersadar dan menunjukkan jalan untuk ketiga orang itu.


Lovely berjalan di belakang Jeffry dan Sharon. Lovely tampak melihat sekeliling Mansion yang terdapat lukisan lukisan dan berbagai foto. Salah satunya adalah potret keluarga besar yang ada dirinya juga di sana. Dirinya tidak ingat kapan foto itu di ambil tapi melihatnya tergantung disana ada kehangatan yang memenuhi dadanya.


Sampai di sebuah ruangan yang mewah mereka di sambut hangat oleh pria dan wanita yang masih tampan dan cantik di usianya yang tidak muda lagi itu.


" Berbicara saja dengan santai tidak perlu begitu kaku kita sedang berda di rumah bukan di Perusahaan. Sebaiknya kita semua duduk dulu." Kata Hansel dan semua pun duduk sesuai ajakan tuan rumah.


" Sepertinya aku kurang lebih tahu apa yang ingin kau bicarakan pada ku. Wanita di samping mu bukankah itu adalah menantuku yang hilang empat tahun yang lalu,?" Ucap Hansel langsung tepat oada intinya sembari menatap menantunya dengan pandangan teduh.


" Apa kau sudah tahu bahwa Lovely adalah menantu mu yang hilang,?" Tanya Jeffry.


" Lovely,?" Hansel mengernyitkan dahinya lalu melihat kearah istrinya yang memandang menantunya dengan penuh kerinduan.


" Ya sejak tinggal bersama ku dia bernama Lovely Star Lawrence." Kata Jeffry yang tahu kebingungan Hansel sembari menyentuh pundak Lovely.


Hansel mengangguk paham. " Jadi apa kau sudah menginggat semuanya menantu ku,?" Tanya Hansel oada Lovely.


" Ya. Aku mengingat sebagian hal penting saja termasuk Marvel dan Glen Karena itulah aku datang ke Mansion daddy dan Mommy untuk bertemu Suami dan Putraku." Sahut Lovely yang langsung memanggil Jesslyn dan Hansel dengan sebutan Mommy dan Daddy karena itulah panggilannya dulu dan mereka semua sudah sangat dekat satu sama lain di masa lalu karena itulah Lovely tidak merasa canggung sedikit pun.


" Oh my god. Syukurlah kau sudah mengingat Marvel. Mommy sangat senang mendengarnya Star." Ucap Jesslyn menaan haru tidak bisa di bayangkan bagaimana bahagianya Marvel jika mengetahui hal ini.


" Maafkan aku Mom, Dad Karena melupakan kalian terutama pada Gken dan Marvel. Tolong maafkan aku." Ucap Lovely lirih.


" Itu bukan salahmu. Tidak ada orang yang menginginkan hal mengerikan itu terjadi kau hidup dengan sehat kami sudah sangat bersyukur." Sahut Hansel.


Mereka pun akhirnya bertukar cerita dalam empat tahun terakhir terutama Jesslyn yang begitu antusias dan selalu memeluk menantunya yang telah lama hilang itu.


" Tunggu Mommy sampai lupa menghubungi Marvel!" Ucap Jesslyn menepuk keningnya.


" Sayang, tunggu sebentar Mommy akan menghubungi suami dulu." Pamit Jesslyn yang akan pergi ke kamarnya.


Lovely mengangguk sembari tersenyum sebagai jawaban.


Jesslyn pun bergegasPergi ke kamarnya setelah berpamitan dengan sharon juga. Setelah sampai ke kamar Jesslyn segera menekan nomer putranya dengan perasaan menggebu..