Honey, I Found You

Honey, I Found You
BAB 15



*


*


.. Sharon berdiri dari duduknya dan dengan langkah tergesa pergi ke kamar untuk mengambil benda yang mungkin saja bisa membantu kebingungan Lovely. Sejak dirinya dan Jeffry mengaku pada Lovely dirinya tidak berniat untuk menyembunyikan apapun pwda putrinya itu.


" Dad ada apa dengan Mommy,?" Tanya Lovely pada Jeffry karena heran dengan mommy nya yang begitu tergesa-gesa pergi ke kamarnya.


Jeffry yang juga bingung pun mengangkat bahunya tidak tahu. " Mungkin Mommy mu sedang kebelet." Sahutnya asal.


Dan keduanya pun kembali melakukan pembicaraan. Lovely melanjutkan ceritanya dan menyeritakan awal mula pertemuannya dengan Glen dan berakhir bertemu di perusahaan karena utusan daddynya yang tidak lain adalah Jeffry sendiri.


" Apa sebelumnya Marvel sudah tahu jika kau adalah istrinya oleh karena itulah pria itu memberikan alasan yang sangat tidak nasuk akal agar aku mengirim orang kepercayaan ku seorang wanita,? Oh ya apa diruang pertemuan dengan Marvel tidak ada seorang Pria,?" Tanya Jeffry yang teringat tentang utusan RD CORP yang memberitahunya bahwa presedir itu alergi terhadap pria dan menyuruh dirinya untuk memakai seorang wanita dalam rapat itulah sebabnya dirinya mengutus Lovely.


" Omong kosong sekertaris pribadinya saja adalah seorang pria.!" Jawab Lovely mesti bingung untuk apa Jeffry menanyakan hal itu tapi Lovely tetap menjawabnya.


" Oh God,! Itu sudah pasti Marvel sudah tahu tentang mu sebelum menawari daddy kerjasama.!" Kata Jeffry.


" Maksud daddy pertemuan di perusahaan tadi siang sudah di rencanakan,?" Tanya Lovely.


" Hmm. Jadi apa yang kau lakukan kedepannya jika kau benar-benar sudah memiliki anak dan suami,?" Tanya Jeffry. Sebenarnya mendengar tentang lovely yang mungkin saja memiliki putra Membuat Jeffry bersemangat tapi mengetahui jika suaminya adalah Marvel Membuat nya sedikit cemas. Ada rasa takut jika pria itu mengambil lovely dari sisinya.


" Entahlah Dad. Aku belum mengingat apapun. untuk Glen. Aku tidak keberatan dengan keberadaan anak itu bahkan aku sangat nyaman berada di dekatnya tapi untuk Marvel aku belum terbiasa dengan dirinya bahkan biaa dikatakan dia adalah orang asing bagiku." Sahut Lovely.


" Mungkin benda ini akan membantu mu mengingat sesuatu Love." Ucap Sharon sembari membawa kitak merah kecil di tangannya.


" Mom, benda apa maksudmu,?" Tanya Lovely bingung.


" Iya benda apa yang kau bicarakan itu, sayang,?" Sela Jeffry.


Sharon duduk di sofa di depan Jeffry dan Lovely. Wanita itu membuka kotak cincin itu dan mengambilnya.


" Ini adalah cincin yang kau pakai saat kecelakaan itu. Mungkin kau akan sedikit mengingat dengan melihat Cincin ini." Ucap Sharon menyerahkan Cincin itu di tangan lovely.


Lovely menatap Sharon dan Jeffry secara bergantian dan beralih menatap cincin di tangannya.


Lovely mengamati cincin itu dengan seksama. Di bolak balik nya Cincin itu tidak ada yang istimewa menurutnya walaupun cincin itu kelihatan mahal sekali. Disaat mengamati cincin itu lebih seksama lagi Lovely melihat ukuran di dalam cincin itu ukuran itu adalah M&S.


Deg.....


Dadanya rasanya hampir copot kepalanya terasa pusing di sertai bayangan bayangkan yang muncul di kepalanya.


" Sesuai keinginan mu, Nyonya." Sahut sang lelaki sembari mengecup bibir sang wanita.


*


" I love you istriku. Starla kau adalah hadiah terbaik yang di kirimkan Tuhan untuk ku."


" I love you too my Husband. Marvel bertemu dengan mu adalah keberuntungan bagiku."


*


" Honey, terimakasih sudah memberiku seorang putra tampan seperti ku. I Love you so much." Ucap pria dan mengecupi seluruh wajah istrinya.


" Sayang, Kau beri nama siapa putra tampan kita,?" Tanya seorang wanita yang tengah memangku bayi mungil.


" Bagaimana jika Glen Alexander Rodriguez,?" Sahut sang pria.


" Bagus aku suka." Kata wanita itu dengan senyum yang sumringah


*


" Sayang, aku akan keluar sebentar ada sesuatu yang harus kulakukan dengan segera." Kata wanita itu meminta izin pada suaminya.


" Biar ku antar ya,?"


" Tidak tidak!.. aku akan pergi sendiri, tolong jaga Glen saja untuk ku." Tolaknya.


" Honey, biar supir yang mengantarmu.!! Perasaan ku tidak enak!!" Ucap Pria itu menahan tangan sang istri ketika akan masuk kedalam mobil.


" Sayang tidak ada waktu lagi. Percayalah padaku aku akan berhati-hati. Tolong jaga Glen dengan baik." Ucapnya tidak lupa memberikan kecupan singkat di bibir suaminya dan melajukan mobilnya ke suatu tempat dengan kecepatan tinggi.


Setelah lima belas menit perjalanan saat berada di sepanjang jalan berkelok Wanita itu merasakan ada yang tidak beres rem mobil nya tidak berfungsi sementara mobil melaju dengan kecepatan yang begitu tinggi. Wanita itu begitu panik dan menekan nomer darurat berharap sang suami bisa membantunya tapi naas belum juga panggilan di angkat mobilnya semakin susah di kendalikan dan terjadilah kecelakaan. Mobilnya menabrak pembatas jalan dengan kencang dan body mobil itu hampir terjatuh ke jurang.


*


." Arhhhhhhh!!!" Teriak Lovely sembari meremas kepalanya kuat sakit itulah yang dirasakan nya saat ini. Bukan hanya kepalanya dadanya pun terasa sesak seketika setelah beberapa bayangan tentang masa lalunya muncul.


" LOVELY?!!" Pekik Sharon dan Jeffry cemas.