Honey, I Found You

Honey, I Found You
BAB 34



*


*


Dua Minggu kemudian...


Sepasang suami-istri sedang bersantai di sofa kamar hotel setelah sekian lama tidak menikmati waktu bersama akibat kesibukan dari sang pria..


" Sayang,?" Panggil Lovely.


" Ya ada apa baby,?" Tanya Marvel menghentikan gesekan wajahnya di perut sang istri..


" Aku lagi menginginkan sesuatu yang panas." Kata Lovely.


" Kau ingin susu hangat,? Tapi tumben sekali,?" Kata Marvel kembali menenggelamkan wajahnya ke perut sang istri..


" Bukan itu..aku ingin panas yang lain." Rengeknya..


" Apa katakan dengan jelas agar aku bisa paham apa yang kau inginkan,? Panas seperti apa,? Kopi? Aku tidak mengizinkan kalau kau meminta kopi Honey." Ucap Marvel semakin bingung dengan rengekan sang istri.


Bukankanya menjawab Lovely justru mendorong Marvel yang sedang berbaring di pangkuannya..


Gubrak!!!


" Honey!." Protes Marvel sembari mengelus pantatnya yang nyeri akibat terjatuh dari sofa.


Lovely tidak menanggapi rengekkan Marvel bahkan sekedar membantu suaminya berdiri pun tidak dilakukannya. Wanita itu justru berjalan kearah ranjang sembari menghentak kan kakinya kesal.


" Kenapa sekalinya aku yang mau dia begitu tidak peka? Brengsek!!." Maki Lovely sembari menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut..


Marvel yang baru sadar akan ketidak peka'anya pun memukul kepalanya sendiri. Merutuki betapa bodohnya dirinya .


" Honey, aku tahu kau ingin bercinta dengan panas kan,?" Bisik Marvel yang sudah ikut masuk kedalam selimut Lovely dan memeluknya dari belakang..


" Aku sudah tidak Mood!!.." Jawab Lovely ketus dan menyingkirkan tangan Marvel dari perutnya..


" Iyakah?,. Kita lihat saja apa kau masih tidak mood." Bisik Marvel dengan suara menggoda. Pria itu juga melancarkan serangan pada sang istri dari belakang.


Lovely yang mendapatkan serangkaian sentuhan dari Marvel pun tidak bisa menahan diri.. Hormon yang mereda karena kesal kembali bangkit dan kali ini keinginannya lebih tinggi lagi..


Tidak menjawab Lovely membalikan tubuhnya dan naik keatas tubuh Marvel.


Marvel tersenyum penuh kemenangan Dan beberapa menit kemudian terdengar erangan ******* dari percintaan menggelora di siang yang panas itu..


*


Sementara itu.


Seorang wanita cantik dengan langkah tergesa dan memiliki ekspresi kesal di wajahnya memasuki Mansion kerabatnya.


" Aunty!!.." Teriak wanita itu sembari melempar tas mahalnya ke sofa..


" Ada apa sih Del,?! datang teriak teriak gak jelas!." Sahut wanita paruh baya yang tergopoh-gopoh menghampiri sang keponakan.


Ya wanita cantik itu adalah Dela yang merasa kesal karena aksesnya untuk bertemu Marvel di tutup.. Dirinya bahkan tidak di izinkan lagi masuk ke kantornya padahal selama ini dirinya bebas keluar masuk kantor maupun mansionnya sekalipun.


" Aunty tahu tidak keponakan Aunty masih hidup dan menghancurkan harapan ku untuk bersatu bersama Marvel?!" Kata Dela pada sang bibi..


" Apa katamu,? Keponakan,?" Tanya Wanita bernama Tery itu bingung. Pasalnya dirinya hanya memiliki saru keponakan dari adik perempuannya yaitu Dela saja.


" Starla dia masih hidup,, Semuanya sia sia pengorbanan ku sia sia!!! Seharusnya aku yang ada di posisinya menjadi putri dari keluarga kaya dan Istri dari Marvel seharusnya itu semua menjadi milikku!!" Kata Dela tak terkendali.


Ya Dela sengaja mendekati Lovely. Dela juga menyembunyikan status nya sebagai keponakan dari Tery yang notabenenya adalah Istri dari paman Lovely. Dela iri karena Lovely terlahir dari keluarga kaya dan orang tuanya sangat memanjakannya. Setelah mengetahui orang tua Lovely meninggal dan Lovely di usir dari rumah jujur saat itu dirinya begitu bahagia melihat Lovely yang menarik semua perhatian pria di kampusnya itu hancur. Tapi rasa bahagia nya tidak berselang lama karena tidak lama kemudian Lovely justru berhubungan dengan seorang kolongmerat yaitu Marvel. Rasa cemburunya semakin dalam ketika dirinya jatuh cinta pada Marvel saat pertama kali Lovely memperkenalkan pria itu padanya. Dan semenjak itulah rasa ingin merebut Marvel dari Lovely semakin besar..


" Tidak mungkin!! Jelas jelas aku dan Kairos sudah membuatnya lenyap seperti kedua orangtuanya!" Kata Tery menggeleng..


" Apa Aunty pernah menemukan jasad nya? Tidak kan? Wanita itu masih hidup dan kembali pada Marvel!" Kata Dela..


" Bisa saja sebentar lagi dia juga akan merebut harta milik orang tuanya dari Aunty dan Uncle. Bukankah Starla adalah satu satunya pewaris sah untuk hatta kilik Tuan Kaisar?," Kata Dela mengompori sang bibi agar bibinya bertindak kalau perlu kembali menghabisi Starla dan dirinya tidak perlu repot-repot bertindak sendiri. Dan pada saat itu terjadi dirinya bisa merebut hati Marvel..


Tery semakin takut. Takut jika apa yang dikatakan Dela benar terjadi.


" Tidak.. aku tidak mau menjadi miskin!! Semua ini miliku dan suamiku. ya dan Sstarla tidak berhak atas semua ini!!" Ucap Tery yang sibuk menekan nomer sang suami..


Prok!! Prok! Prok!!


" Wow Amazing!. Tidak kusangka aku seberuntung ini!!" Ucap seorang pria yang berada di ambang pintu dengan dua pria paruh baya di belakangnya satu pria yang lebih tua di jerat erat oleh satu pria satunya.