Honey, I Found You

Honey, I Found You
BAB 36



*


*


" Honey ada yang ingin ku ceritakan padamu,?" Ucap Marvel menghampiri Lovely yang sedang mengusap kepala Glen yang tertidur di pangkuannya.


" Ada apa,?" Tanya Lovely dengan suara pelan.


" Aku akan membawa Glen ke kamarnya agar kita bisa berbicara lebih leluasa." Kata Marvel mengangkat tubuh putranya dan membawanya ke kamar..


Setelah merebahkan tubuh putranya di ranjang Marvel kembali menghampiri sang istri yang berada di depan televisi. Marvel duduk di samping sang istri dan menggegam tangan halus istrinya itu.


"Apa yang ingin kau katakan,? Kenapa kau terlihat begitu ragu,?" Tanya Lovely yang melihat gurat ragu dari wajah suaminya.


" Jangan terkejut dengan apa yang akan ku ceritakan oke,? Ini hanyalah kebenaran di masa lalu dan kau sudah bahagia dengan ku dan Glen jadi apapun yang ku ceritakan jangan terlalu terpukul akan hal itu. Apa kau mengerti,?" Kata Marvel sebelum menceritakan apa yang harus di ketahui sang istri..


Lovely mengerutkan dahinya dan mengangguk begitu saja toh dirinya begitu penasaran apa yang akan suaminya cerita kan.


" Begini. Marcus dan Ritz sudah menemukan fakta bahwa kecelakaan Orang tuamu memang sudah di rencanakan. Dan yang merencanakan itu adalah paman mu Kairos dan Istrinya." Kata Marvel sembari melihat gurat wajah istrinya.


" Apa,? Paman Kairos bagaimana mungkin Paman membunuh daddyku yang merupakan adik nya sendiri?," Kata Lovely terkejut wajahnya pun berubah pias..


" Honey. Tenang dan dengarkan ceritaku hingga akhir." Kata Marvel mengusap bahu istrinya supaya kebih tenang.


Setelah istrinya lebih baik Marvel kembali menceritakan setiap detail apa yang terjadi waktu itu. Di mulai dari di adopsi nya Kairos oleh Tuan Besar Del Lioyd yang artinya bahwa Kairos adalah paman tiri istrinya itu. Dan kecelakaan yang di rencanakan Kairos dengan memanfaatkan Faraz yang putranya tengah di jadikan sandra. Semua di ceritakan oleh Marvel tidak kurang sedikit pun termasuk tentang Dela juga.. Marvel juga mengatakan bahwa Faraz meminta putranya Clayton untuk menjadi orang kepercayaan Glen di masa depan untuk rasa terimakasihnya..


Lovely cukup lama berfikir. Memang perbuatan Faraz tidak termaafkan tapi dirinya juga memiliki putra dan tahu bagaimana jika di posisi Faraz. Tapi terlepas semua itu perbuatan pembunuhan tidak di benarkan dan itu adalah berbuatan sangat keji. Tapi bocah berusia sepuluh tahun itu tidak tahu apa-apa dia juga hanyalah seorang korban dan tidak pantas mendapatkan perlakuan seperti itu. Apalagi mengapdikan hidupnya untuk setia pada seseorang atas perilaku sang ayah..


" Dari pada itu. Anak itu masih terlalu kecil alangkah baiknya kita membesarkan anak itu sebagai kekuarga daripada sebagai bawahan Glen di masa depan." Kata Lovely.


Entah terbuat dari apa hati wanita itu sampai mau menerima anak dari orang yang membunuh kedua orang tuanya dengan tangan terbuka. Marvel pun sampai tidak bisa berkata-kata dan jika dirinya yang ada di posisi istrinya jangankan menerima bocah itu jadi bawahannya. melihatnya pun Marvel tidak sudi.


" Honey. Dia itu anak dari orang yang membunuh orang tuamu. Apa kau akan baik baik saja harus melihat wajah anak itu setiap harinya?," Tanya Marvel.


" Yang bersalah adalah ayahnya bukan anak itu Honey. Aku baik baik saja aku harap kau juga memperlakukan dia dengan baik karena itu bukan kesalahan nya." Kata Lovely..


" Honey. Aku sangat beruntung memiliki istri yang berhati baik seperti mu. Entah kebaikan apa yang kulakukan dulu hingga mendapatkan wanita bak malaikat seperti mu." Kata Marvel memeluk erat Lovely saking gemasnya..


" Aku tidak sebaik itu. Kau berlebihan sekali aku hanya berfikir secara logika saja bocah itu tidak bersalah dan sudah cukup menderita atas kelakuan Paman Kairos. Clayton hanyalah korban dari keserakahan Paman dan itu semua tidak luput dari kesalahan kekuarga Del Lioyd. Bocah itu sangat kasihan Honey." Ucap Lovely yang membayangkan betapa menyedihkannya Clayton. Anak yang dari masa balita sudah di pisahkan dari sang ayah dan di Sandra di sebuah kastil dan tidak jarang di siksa juga .


" Perusahaan ayahmu. Aku akan segera mengurusnya atas nama mu. Kedepannya kau bisa memegangnya sendiri atau nenyuruh seseorang yang kau percaya untuk menanganinya." Kata Marvel.


" Aku memiliki suami hebat untuk apa aku repot repot mengurusnya." Jawab Lovely.


Marvel menarik hidung istrinya gemas. " Kau semakin hari semakin malas Honey, Daddy Jeffry Juga beberapa hari lalu mengeluh bahwa kau jarang datang ke kantor dan sekaliinya datang kau justru tidur sepanjang hari di kamar pribadi daddy." Kata Marvel yang mendapatkan keluhan dari mertua barunya beberapa hari yang lalu.


" Aku mengantuk dan itu bukanlah sesuatu yang bisa ku kendalikan Honey bunny!" Sahut Lovely meletakkan kepala di perut keras Marvel dan memeluk suaminya erat..


Marvel hanya menggeleng melihat tingkah manja istrinya sembari mengelus rambut terurai istrinya dengan lembut..