
*
*
*
Satu Minggu sejak bersatunya Marvel dan Glen bersama Lovely. Keluarga kecil itu tampak dipenuhi canda tawa dan kasih sayang yang berlimpah yang membuat semua karyawan yang melihatnya begitu iri. Tidak ada boss dingin dan kaku lagi ya Marvel selaku Presedir sudah kembali seperti dulu yang terkesan lebih ramah walaupun tidak seramah yang akan tersenyum lebar pada karyawan setidaknya boss nya itu akan mengangguk kan kepala jika ada karyawan yang menyapa dan memberikan senyuman tipis.
Seperti siang itu seperti biasa setelah menjemput putranya dari TK Marvel selalu membawa Glen ke Kantor. Tapi beberapa hari ini Marvel tidak hanya datang bersama Glen dan Asistennya saja melainkan bersama sosok cantik yang menjadi alasan utama perubahan baik dari Sang Presedir. Wanita yang tidak lain adalah Nyonya Starla Del Lioyd yang sudah berganti nama menjadi Lovely Star Lawrence istri dari Tuan Marvel yang sudah lama menghilang.
" Siang Semua." Sapa Lovely dengan senyum manis pada karyawan. Wanita cantik itu begitu ramah membalas sapaan para karyawan suaminya.
Dan senyum manis itu membuat wajah Lovely terlihat jauh berkali lipat lebih mempesona bahkan para karyawan pria sampai terbengong melihat istri cantik boss nya
Marvel memasang wajah tak suka. Marvel memandang sinis pada karyawan pria yang menatap kagum pada Istrinya dan semakin mengencangkan pelukan tangannya di pinggul Lovely untuk menunjukkan kepemilikannya dengan tangan satunya yang menompang tubuh gembul Glen.
Lovely menatap bingung kearah Marvel. Sementara yang di tatap acuh tak acuh sembari terus berjalan tanpa mengurangi kekuatan tangannya yang memeluk pinggul Lovely.
" Sayang, Kau terlalu kencang memeluk ku aku jadi susah berjalan." Protes Lovely dengan suara pelan.
memang benar apa yang di katakan Lovely. Wanita itu berjalan dengan tidak nyaman karena terlalu dekat dengan Marvel. Tapi pria dengan satu anak itu tidak menghiraukan protes sang istri. Sikap protektif dan rasa cemburunya tidak bisa di kendalikan.
Lovely memutar bola matanya. Mulai lagi ini bukan kali pertama suaminya seperti ini saat berjalan di mall pun pria itu selalu merajuk karena cemburu akan pengunjung yang melihatnya. Padahal banyak juga wanita yang melihat ke arah Marvel dengan mata kagum tapi pria itu tidak terlalu memperhatikan dan fokus pada cemburunya padanya.
" Jangan mulai lagi deh, Sayang.." kata Lovely meraih wajah suaminya agar menoleh kesamping. Dan terlihatlah wajah tampan suaminya dengan bibir yang mengerucut.
Lovely terkekeh dan mengecup sekilas bibir suaminya. Sudut bibir Marvel sedikit naik dan dengan secepat kilat pria itu mrnoleh kearah lain karena wajahnya yang merona..
" Mom. Glen juga mau cium!.." Ucap Glen dengan suara kekanakan bocah kecil itu memang persis sang daddy yang suka cemburuan. Melihat sang daddy mendapatkan ciuman dirinya juga ingin di cium oleh wanita yang dicintainya itu.
" Kau sama saja dengan daddy mu Glen. Gampang cemburu.." Ucap Lovely lalu dengan gemas mencium wajah putranya bahkan saking gemasnya Lovely menggigit pelan pipi Chubby putranya yang seperti bakpao itu.
"Baby, kau akan membuat pipi putra kita hilang.." Ucap Marvel sedikit menjauh kan Glen dari jangkauan istrinya.
"Habisnya siapa suruh dia se-menggemaskan dan setampan ini." Sahut Lovely yang masih mecuri cubitan gemas di pipi putranya.
" Aku tampan dan menggemaskan karena aku anak Mommy dan Daddy." Sahut Glen menepuk dada nya dengan bangga dan tersenyum memperlihatkan giginya.
Semua yang melihat perdebatan menggemaskan itu merasa gemas juga dan begitu iri. Ada juga yang berharap jika nanti mereka menikah akan seperti keluarga itu juga tidak terkecuali Markus. Asisten tampan itu juga gemas sendiri berharap jika suatu hari nanti juga akan memiliki istri dan putra seperti Tuan Muda.
Di sepanjang koridor menuju ruangan suaminya Lovely tidak berhenti Tertawa karena menjahili suami dan putranya. Tapi tawa itu hilang seketika saat sudah Sampai di lantai dimana ruangan suaminya.