Honey, I Found You

Honey, I Found You
BAB 21



Warning area dewasa!!!!!!!


*


*


*


Brakk!!!


Marvel menendang pintu hotel dengan kakinya sembari mendorong tubuh istrinya dan mencium bibirnya dengan penuh gairah. Ya karena tidak tahan Marvel berhenti di sebuah hotel pria yang sudah lama tidak merasakan sentuhan dari wanita itu seakan tidak tahan walaupun hanya menunggu beberapa menit lagi untuk sampai ke Mansion miliknya. Alhasil disinilah mereka berada di sebuah hotel yang berjarak tujuh menit saja dati Mansion Utama. Mrmang sudah gila rupanya Marvel Alexander Jhonson Rodriguez ini.


" Sayang,, Pelan-pelan tidak ada yang akan meganggu kita..." Ucap Lovely dengan susah bayah Karena suaminya begitu brutal menyusuri leher jenjangnya. Bahkan lovely sampai meremas rambut Marvel Karena tidak tahan dengan sensasi yang di timbulkan dari bibir seksi suaminya itu.


" Tidak bisa, Honey.. Aku sangat kehausan akan dirimu. Ohhh my, Your smell drives me crazy baby!!" Erang Marvel yang di buat gila akan harum manis dari tubuh istri tercintanya.


Marvel semakin gencar menekan Lovely ke dinding dengan bibir yang masih menyatu tangan pria itu tidak tinggal diam tangan besar itu melucuti satu persatu baju yang di kenakan.


Lovely seakan pasrah dengan gairah Marvel yang begitu besar. Lovely juga sadar jika suaminya itu sudah terlalu lama menderita. Lovely membalas sentuhan dari suaminya tak kalah agresif wanita itu ingin menebus penderitaan suaminya yang selama ini di yakini Lovely sudah menahan gairah Nya.


" Kau masih saja nakal seperti dulu, Honey.." Ucap Marvel tersenyum Smirk dan mengangkat ala Koala tubuh telanjang Lovely.


" Aku hanya bersikap nakal pada mu saja Sayang." Sahut Lovely mengalungkan tangannya di leher Marvel dan menyesap dalam dalam leher Suaminya yang membuat Marvel mengerang nikmat.


Marvel meletakkan Lovely di atas ranjang dengan posisi terlentang. Dengan kedua lutut Marvel berada di kedua sisi tubuh Lovely. Marvel menatap penuh gairah pada Istrinya dengan wajah menggoda Marvel mengulurkan tangan kirinya dan memasukkan dua jarinya kedalam mulut Lovely dan satu tangannya lagi membuka gesper di celananya. Lovely refleks menyesap dua jari Marvel dan menjilatinya Marvel yang melihat aksi menggoda istrinya itu semakin panas. Dengan cepat Pria itu menarik jarinya dan membuka seluruh kain yang menempel di tubuh kekarnya.


" Come on, sayang!! I want you!!.." Ucap Lovely menggoda suaminya.


" Shitt!!!.. Kau telah membangunkan se ekor singa istriku.." Geram Marvel dan membenamkan wajahnya di antara kedua pangkal Lovely.


Lovely menjerit tubuhnya melengkung tapi di tahan oleh dua tangan kelar Marvel. Pria itu seperti singa kehausan. Lovely dibuat tak berdaya hanya dengan permainan lidah Marvel.


Marvel tersenyum puas sembari mengusap bibirnya dengan punggung tangannya.


" Bagaimana,? Apa kau puas dengan pelayanan pembuka dariku, Honey." Bisik Marvel menggoda istrinya yang kini sedang terengah-engah menetralkan nafasnya.


" Kau seperti singa yang belum makan selama satu minggu, Sayang.. lebih dari itu kau benar-benar sudah gila.!" Kesal Lovely menggigit Pelan dada suaminya.


Marvel terkekeh." Ini masih awal dan saatnya kita ke bagian inti. Akan ku pastikan kau menjerit memanggil namaku semalam penuh, Lovely, Starla istri ku." Kata Marvel memposisikan miliknya.


Lovely menelan ludahnya kasar dan sedetik kemudian jeritan keluar dari bibir mungil itu tapi segera di bungkam dengan ciuman membukan dari Marvel.


Lovely mengalungkan tangannya di leher Marvel memandang wajah penih keringat yang terlihat seksi itu dengan mata sayunya. Dirinya juga menyukai penyatuan untuk petama kalinya setelah empat tahun berpisah dan dirinya juga merindukan sentuhan memabukkan itu dari suaminya.


" Don't Stop, Sayang!!! I love You.. l love you so much. Please Don't Stop!!!" Teriak Lovely sembari memejamkan mata saat Marvel bergerak begitu cepat.


" S s sesuai ke inginan mu, Honey... Ahhh Lovee!!" Erang Marvel tak kalah dari Lovely.


Kedua pasangan itu begitu menggebu ranjang berdecit dengan keras sesuai dengan irama pergerakan suami istri yang di landa gairah itu.


*


*


*


Setelah selesai dengan penyatuan yang sudah beberapa kali itu. Kini Marvel sedang bersandar di sandaran ranjang dengan Lovely yang memeluk tubuh suaminya.


Dengan tubuh bertelanjang dengan selimut yang menutupi keduanya berbincang santai.


" Apa selama aku menghilang kau sungguh tidak pernah dekat dengan wanita lain, Sayang,?" Tanya Lovely mendongak menatap suaminya.


Marvel menundukkan pandangan tersenyum tipis dan mengecup sekilas bibir istrinya.


" Tidak ada wanita lain dalam hidup ku selain kamu, Honey." Jawab Marvel mantap.


" Beneran tidak ada satupun wanita yang ada di sisimu,?" Tanya Lovely seakan tidak percaya.


Marvel berfikir sejenak. Sebenarnya itu tidaklah penting baginya tapi dari Istrinya berfikir yang macam macam di kemudian hari. Marvel berniat memberi tahu istrinya itu.


" Hanya Dela. Kau ingat dela kan,? Teman dekat mu,?" Ucap Marvel.


Lovely mengernyit. Wanita itu tampak begitu heran. " Bukankah kau tidak suka dengan nya bahkan kau tidak ingin aku berteman dengannya lalu sekarang kau dekat dengannya saat aku menghilang?!" Tanya Lovely yang spontan menjauh dari suaminya.


Sadar jika istrinya mungkin salah paham. Marvel berusaha meraih tangan Istrinya tapi belum juga menyentuh tangannya di tepis kasar oleh Lovely.


Lovely begitu Kecewa dengan Marvel bagaimana bisa suaminya itu dekat dengan temannya saat dirinya di nyatakan menghilang. Dela ya dirinya ingat Dela adalah temannya tapi sebagian ingatannya tentang Dela menghilang dirinya hanya mengingat sebatas dia adalah temannya dan Marvel saat itu begitu membenci Dela. Saat ini Lovely merasa sangat di hianati oleh suaminya sendiri.


" Honey, Listen to me?, Ini tak se--


" Kau jahat!! Bagaimana kau bisa menghianatiku Marvel!!!.. sekalipun aku hilang ingatan tidak sekalipu aku pernah berdekatan dengan seorang pria selain daddy Jeffry. Sementara kau bisa-bisanya kau semudah itu melupakan ku dan bersenang-senang dengan Dela!!!" Teriak Lovely murka sembari memukul dadanya sendiri.