
*
*
*
" Oh my god!!.. Marc aku masih tidak percaya ada orang yang jahat dan tidak tahu diri seperti Tuan Kairos ini!!" Guman Ritz setelah berhasil menangkap supir truck yang pernah terlibat kecelakaan dengan Tuan Kaisar Del Lioyd.
" Benar. Aku sebenarnya sudah menduga dari awal tapi setelah mendengar langsung dari orang bodoh ini aku juga masih terkejut." Sahut Marcus sembari mendorong dahi pria yang wajahnya sudah tidak berbentuk akibat pukulan itu.
Seseorang yang tidak lain adalah sopir truk yang di bayar Kairos untuk menyelakai Kaisar dan Istrinya. Ritz Butuh waktu berjam-jam untuk melacak keberadaan orang ini dengan bermodalkan vidio remang dari beberapa tahun silam yang bahkan polisi tidak bisa melacak dengan mengandalkan video yang tidak jelas itu. Parahnya lagi si Kairos tidak membuang sopir itu keluar negeri jadi lebih sulit mencari informasi yang ada, tapi bukan Ritz namanya jika menyerah sebelum berperang dengan kemampuannya akhirnya Sopir itu di temukan di daerah jawa tengah tepatnya di kabupaten Magelang. Gila bukan,? Siapa yang akan menyangkanya bahwa Ritz dan Marcus si asisten bule dari perusahaan besar akan menjelajah sampai jauh ke kabupaten Magelang. bahkan Ritz dan Marcus pun baru tahu kabupaten itu saat melacak si sopir.
" Aku harus meminta bonus lebih pada Tuan Muda karena sudah bekerja ekstra sampai harus berjalan kaki menyusuri sawah hanya untuk mencari Orang Biadab ini!!." Kata Ritz dengan percaya dirinya sembari menendang sopir yang berusia sekitar empat puluhan itu.
" Sudah untung kau di tarik kembali dari hukuman mu!! Bonus,? Cih jangan berharap lebih.. Tuan terlalu memanjakan mu Ritz!!" Cibir Marcus yang tidak habis pikir dengan temannya itu.
Ritz hanya bisa berdecak dalam hati apa yang dikatakan Marcus benar. Sudah syukur dirinya di tarik dari hukuman dan bisa menikmati kebebasan kembali. Dan yang terpenting dirinya bisa puas ke club dan bermain wanita dan tidak terjebak lagi di sebuah desa terpencil di luar negeri.
*
Sementara itu di Mansion yang ada di ibukota.
Marvel menuruni tangga sembari menggendong Glen. Keduanya terlihat begitu tampan dan segar.
Marvel mengecup dahi istrinya lalu mendudukkan Glen di kursi makan.
" Wow Mom, Mommy yang terbaik!!.." Sorak Glen saat melihat nasi goreng Dan udang Krispy kesukaannya sudah tertata rapi di meja makan.
" Tidak ada alasan. Aku hanya ingin saja toh masakan ini adalah kesukaan Glen, Apa kau ingin ku ambil kan roti saja, Sayang? Jika kau tidak ingin nasi goreng nya,?" Tanya Lovely yang tahu jika sabg suami selalu sarapan dengan yang ringan.
" Tidak. Aku akan makan apapun yang kau masak." Sahut Marvel cepat dan menyiapkan nasi goreng ke mulutnya.
Sementara Glen jangan di tanya lagi bicah kecil itu sudah tidak memperdulikan percakapan orang tuanya dan fokus dengan nasi goreng dan udang buatan sang mommy tercinta.
Di tengah makan tiba tiba ponsel Marvel berdering dan itu panggilan dari marcus. Setelah berbicara dengan Marcus. Marvel mengelap bibirnya dan beranjak dari duduknya.
" Ada apa,?" Tanya Lovely.
" Honey, Aku akan bersiap sebentar. Kau lanjutkan makan mu bersama Glen." Kata Marvel mengacak lembut rambut Lovely sebelum akhirnya pergi ke kamarnya.
Lovely hanya mengangguk dan melanjutkan makannya.
Lima menit berlalu Lovely sudah menyelesaikan makanya begitupun dengan Glen yang sudah dibuk dengan Game di laptopnya.
Lovely melihat sekilas sang putra memastikan jika Glen baik baik saja san tenang duduk di atas karpet dengan laptopnya. Lovely tersenyum dan naikbke atas untuk menyusul sang Suami.
" Sayang. Kau mau kemana,? Ini kan hari libur,?" Tanya Lovely saat melihat Marvel mengganti kaosnya dengan kemeja hitam.
" Aku akan ke kantor ada hal penting yang ingin di bahas Marcus dan Ritz disana. Aku akan segera kembali. I love you.." Kata Marvel dan pergi ke perusahaan dengan terburu buru setelah mengecup singkat dahi Lovely.
" Ck. Aku kan ingin berduaan menghabiskan waktu bersama di akhir pekan!!. Selalu saja begini saking sibuknya sampai hari libur pun tetap pergi ke kantor. Dasar menyebalkan!!." Gerutu Lovely menatap pintu dimana sang Suami sudah tidak terlihat lagi.