Great Woman

Great Woman
Episode 5



Waktu menunjukkan jam 8:30 malam, Vio saat ini masih berada dalam kamar hotel sambil menunggu taksi yang sudah dipesankan pihak hotel. Karena ponselnya yang tertinggal di dashboard mobil.


Tok!!


Tok!!


Tok!!


Pintu kamar Vio tempati diketuk beberapa kali. Vio pun berjalan menuju pintu sebelum membuka Vio mengintip pada lubang kecil yang berada di pintu. Di lihat staf hotel berada di luar kamarnya. Vio segera membuka pintu.


Ceklek!!


"Dengan nona Viona. A?." ucap staf hotel.


"Hmm." jawab Vio singkat, padat dan jelas.


"Gila ni cewe cantik banget pake T.O.P dah, tapi sayang dingin banget." batin staf tersebut. Sempat melamun sejenak. Segera tersadar saat Vio berkata


"Ada apa?"


"Itt... itu, taksi pesanan anda telah datang." jawab Staf hotel gugup, Vio hanya berdehem. Setelah staf hotel memberitahukan kedatangan taksi. Segera Vio keluar kamar hotel menuju loby.


#


Diwaktu yang bersamaan di Mansion Anastasia



Semua keluarga sudah berkumpul dari keluarga besar Anastasia, keluarga Adrian dan keluarga Amarta. Karena besok akan mengadakan pernikahan Vio dan Gio di mansion Anastasia.


Saat ini ibu Vio sedang mengkhawatirkan anaknya yang dari siang tadi tidak kunjung pulang setelah berpamitan pergi. Bahkan raut wajahnya tidak bisa disembunyikan.


Linda yang melihat raut wajah ibunya pun tersenyum menyeringai. Segera Linda menambahkan bumbu-bumbu keajaiban agar terlihat dramatis. Padahal Linda tahu apa yang dipikirkan ibu nya mengapa terlihat seperti itu.


"Ibu ada apa, mengapa ibu terlihat begitu khawatir?" Linda bertanya


"Kakak kamu belum pulang sampai sekarang, katanya mau ke apartemen Gio." Jawab Ibu.


Gio yang saat ini baru datang berjalan menuju Ruang tamu mendengar namanya disebut angkat bicara.


"Loh bukan nya Vio di rumah ya ibu. Gio bahkan tidak bisa menghubunginya. Gio bahkan seharian sibuk di perusahaan mengurus pekerjaan biar tidak mengganggu acara pernikahan dan Bulan madu nanti." ucap Gio. Berpura-pura sibuk. Padahal indihoyy ama si ono.


Yang lain mendengarkan jawaban Gio pun terdiam. Bahkan ayah Vio pun melihat raut wajah Linda pun berubah gugup. Segera bertanya karena Linda pasti menyembunyikan sesuatu.


"Ada apa Linda?"


"It..itu sebenarnya Linda siang tadi tidak sengaja me.... melihat Kak Vio berada dalam salah satu kamar Hotel, karena teman Vio dari Negara B menginap di sana." ucap Linda gugup sambil menundukkan kepala.


"WHAT!!." serempak mereka terkejut.


Linda hanya mengangguk, kemudian Linda menjelaskan dengan panjang lebar bahkan bukti Vio tertidur dalam pelukan lelaki lain pun diperlihatkannya. Linda yang berakting begitu menakjubkan pun membuat Gio terkesan.


Mereka semua syok melihat bukti Vio yang tertidur nyenyak dalam pelukan lelaki lain. Mereka mengira Vio adalah gadis yang lugu, ceria, mandiri, baik hati. Tapi melihat kenyataan kalau Vio bisa jadi wanita murahan seperti itu. Seluruh keluarga merasa tercoreng di wajah mereka melihat kenyataan yang memalukan.


Bahkan ibu Vio pun menangis, ayah Vio wajahnya sudah memerah menahan amarah. Sia-sia perjuangan mereka mendidik Vio menjadi wanita yang mandiri, wanita baik yang menjaga kehormatannya.


Segera Gio melanjutkan aktingnya dengan mengepalkan tangan terlihat buku-buku putih di jarinya dan rahang yang mengeras.


"LINDA KAMU JANGAN OMONG KOSONG. VIO TIDAK MUNGKIN MELAKUKAN ITU." Teriak Gio sambil mengusap wajahnya. Akting keduanya diacungin 10 jempol kaki. Kalau ada Piala daun pisang bakal author bagi buat mereka.


"Ta... tapi Linda melihat sendiri kak. Linda bahkan menunggu dekat kamar hotel yang kak Vio tempatin selama 1 jam, karena kak Vio tidak keluar juga. Linda meminta tolong kepada Staf hotel untuk mengeceknya," ucap Linda yang masih menundukkan kepala.


"Linda bahkan terkejut staf hotel tersebut memberikan foto kak Vio yang tertidur nyenyak. Linda bahkan merasa tertekan dan syok melihat kak Vio begitu. Tapi kalau Linda tidak memberitahukan kelakuan kak Vio kepada kalian. Nanti kalian akan mendengar dari mulut orang lain. Itu bahkan lebih memalukan." lanjut Linda sambil menggigit kukunya.


Yang lain mendengar penjelasan Linda pun hanya menganggukan kepala. Kakek Vio pun segera berucap dengan marah


"Memalukan\, aku tidak mau punya cucu j***** seperti itu bikin malu keluarga bahkan mencoreng wajah ku sebagai Kakeknya. Leo segera putuskan Fasilitas Vio dari ATM\, Mobil\, dan lainnya. Usir dia dari rumah ini jangan ada yang menerimanya."


Ibu Vio yang mendengar kalau anaknya bakalan diusir dari rumah hanya pasrah, dia bahkan malu melahirkan anak seperti itu.


_____________________________________________


Di lain sisi, Vio yang saat ini berada dalam taksi sambil melamun mengingat perselingkuhan Gio dan Linda. Tanpa sadar air matanya pun menetes segera Vio menghapusnya. Amarah Vio memuncak bahkan Vio mengepalkan tangannya sampai berdarah akibat tertusuk kuku Vio yang panjang. Bahkan darahnya pun mengenai pakaian yang Vio pakai.


"Gue bakal batalin pernikahan gue\, gue tidak mau menikah dengan lelaki b******* itu." batin Vio.


Segera taksi sampai didepan Gerbang, Mang Ujang melihat taksi yang berhenti pun segera membuka Gerbang melihat Nona nya berada di taksi tersebut. Mang Ujang bingung dan bertanya-tanya dalam benaknya. Mang Ujang yang kepo pun mengikuti taksi tersebut yang sudah berhenti didepan halaman mansion.


Mang Ujang Melihat Vio yang keluar dengan pakaian yang berdarah terkejut bahkan raut wajah Vio pun tidak menampilkan kebahagiaan malah sebaliknya. Mang Ujang pun membatin "atuh si neng mukanya ko ditekuk gitu ya. Gak pernah Ujang liat muka si neng gitu amat dah bakalan ada hot newse nih". Si mang Ujang paling suka ghibah. wkwk, jan lupa buka lapak. Tarik mang Uhuyy..


Vio pun masuk ke Mansion segera mang Ujang mengikuti dari belakang karena langkah Vio yang lebar, mang Ujang pun berjalan dengan tergopoh-gopoh.


Ruang Hacker


"Tim Alpha segera memasuki sistem keamanan cctv mansion Anastasia, tim Beta segera persiapan yang saya infokan segera laksanakan. Jaga my Queen jangan sampai terjadi sesuatu, saya dan mereka (menunjuk pilot dan co pilot) akan menuju ke mansion." Ucap Dina seraya berjalan menaiki helikopter.


Mansion Anastasia


Pada saat Vio sudah sampai di ruang tamu tiba-tiba suara tamparan menggema di ruangan tersebut.


PLAK!!


PLAK!!


Vio yang baru sampai terkejut bahkan sudut bibirnya pun berdarah akibat tamparan yang begitu keras. Vio tidak merasakan sakit di pipinya tapi sakit di ulu hatinya orang yang menamparnya adalah sosok yang begitu dicintai dan dikasihinya.


"What happened? Mengapa kalian menatap ku dengan pandangan seperti itu? dan ibu mengapa ibu menamparku apa salah ku?" ucap Vio bingung. Dia bahkan tidak tau kalau dia saat tidur berada dalam pelukan seorang pria yang tidak di kenalnya.


Pak!!


(foto yang dilempar ayahnya ke wajah Vio)


"Ii..ini bagaimana bisa, Vio tidak melakukan apapun Vio bahkan tidak mengetahui ini sama sekali. Ini pasti ulah kalian berdua." ucap Vio syok sambil menunjuk ke arah mereka berdua.


"DASAR ANAK KURANG AJAR\, MENGAPA KAU MALAH MENYALAHKAN ORANG LAIN. BAHKAN KAU MENGELAK BUKANNYA MENGAKU. IBU MELAHIRKAN MU\, MEMBESARKAN MU JADI ANAK YANG TERHORMAT BUKAN JADI J*****\, BAHKAN IBU MENYESAL TELAH MELAHIRKAN DIRIMU DALAM RAHIM KU. AKU TIDAK SUDI MEMPUNYAI ANAK SEPERTI MU." teriak ibunya bahkan menatap Vio dengan tatapan jijik. Bahkan ayah Vio pun memalingkan mukanya.


Dilihat Kakek nya hanya terdiam saja tidak berucap sepatah katapun, nenek Vio yang sejak awal terdiam pun berucap.


"Kamu bukan lagi keturunan keluarga Adrian dan Anastasia, bagi kami kamu sudah mati. Satu-satunya Keturunan kami adalah Linda Anastasia. Dia yang akan menggantikan posisi mu sebagai ahli waris."


Vio pun menatap orang terkasihnya dengan mata yang penuh kekecewaan. Mereka tidak mempercayainya, mereka mempercayai orang asing. Vio bahkan menoleh ke arah Linda dan Gio yang tersenyum menyeringai.


Visual Leo Anastasia/Ayah Vio


sumber: google



Visual Raymon Anastasia/kakek Vio


sumber: google



Visual Mikhayla Anastasia/Nenek Vio


sumber : google



next ya, semoga kalian suka🙃, Maafkan author kalo gaje ya. wkwk. author perlu dukungan kalian dari rate, like, commen, and vote😉