
kemudian salah satu anggota Dove ada yang tidak terima melihat Giant melakukan sesuatu seperti Kepada Johan selain itu Giant juga berani memasuki tempat anggota Dove , Lalu sebagian anggota Dove mencoba menyerang Giant meskipun yang lain tidak ikut atau tidak berani melawan Giant, mereka berlari menghampiri Giant dan mencoba untuk memukul Giant.
:" Jangan mentang mentang kau kuat kau pikir kami akan diam saja melihat ini.
Rocky dengan cepat menahan pukulan orang itu kemudian Rocky mencekik leher orang tersebut Rocky pun membanting orang itu ke lantai dengan keras, anggota Rings Devil yang yang lain pun mereka tidak diam saja terutama Chiro, Anggota Dove yang tak cukup banyak mencoba untuk melawan Anggota Rings Devil yang di bawa oleh Chiro, mereka tau mereka tidak akan menang melawan Chiro dan yang lain tapi mereka tidak ingin diam saja melihat situasi seperti ini, Johan yang melihat keributan di sana mencoba melarikan diri untuk pergi dari sana namun Giant yang menyadari itu langsung menendang wajah Johan yang akan berdiri meninggalkan tempat itu, Johan pun terjatuh kemudian Giant menginjak wajah Johan.
Giant:" Kau pikir aku akan lengah hanya karena hal seperti ini.
Johan hanya bisa diam saja tidak bisa melawan, tak butuh waktu lama Chiro dan yang lain mampu menghabisi mereka selain itu beberapa barang yang ada Disana seperti kursi dan yang lainnya hancur oleh anggota Rings Devil meskipun belum semuanya di hancurkan.
Chiro:" Masih ada lagi yang ingin bertindak bodoh seperti mereka?.
Anggota Dove yang melihat sebagian teman temannya seperti itu di habisi oleh Chiro semakin membuat mereka ketakutan apalagi mereka juga melihat pemimpin mereka tidak berdaya di hadapan mereka , selain itu Johan pun memohon kepada Giant untuk memaafkannya dan melepaskannya karna dia juga sudah menerima apa yang sudah dia lalukan kepada Nino, Giant pun lalu mengangkat kakinya itu dari kepala Johan , Johan yang berpikir Giant sudah memaafkannya tapi ternyata Giant mengangkat kakinya bukan untuk memaafkan Johan melainkan Giant mengangkat kakinya untuk menendang kepala orang yang ada di hadapan Giant yaitu orang yang sudah mematahkan tangan Nino yang di suruh oleh Johan.
BRUKK!!!?.
orang itu pun terjatuh setelah menerima tendangan keras dari Giant yang menimpa wajahnya itu, Orang itu tidak menyangka kalau Giant akan menendangnya kemudian ketika Giant akan berjalan menghampirinya tiba tiba Handpone Giant berbunyi setelah Giant melihat itu telpone dari Dinda, Giant pun menghentikan langkahnya itu, Giant lalu menjawab telpone dari Dinda itu.
Dinda:" Kau sedang dimana sudah larut malam seperti ini kenapa belum pulang? , Bibi sudah menunggumu sedari tadi.
mendengar Dinda berbicara seperti itu Giantpun lalu memutuskan untuk pulang.
Giant:" Aku sedang di jalan sebentar lagi sampai
Dinda:" Syukurlah kalau begitu , cepat pulang
Giant:" Iya.
Giant lalu mematikan telponenya itu kemudian Giant berjalan menghampiri Rocky kemudian pergi dari sana, Anggota Dove merasa lega karna Giant tiba tiba pergi dari sana terutama Johan dia merasa dirinya sudah aman sekarang tapi dia merasa sedikit aneh karna kenapa hanya Giant saja yang pergi dari sana sedangkan yang lainnya masih berada disana, kemudian Rocky dan yang lain berjalan menghampirinya , kemudian Rocky menarik bajunya Johan.
Rocky:" Jangan merasa senang dulu kau pikir kami akan melepaskanmu begitu saja ( Sembari tersenyum kepada Johan ) .
sebelum Giant pergi Giant sempat berbicara sebentar Kepada Rocky, Giant menyuruh mereka untuk membalas perlakuan mereka kepada Nino, Giant menyuruhnya untuk lebih parah dari apa yang sudah mereka lakukan kepada Nino itu , Rocky lalu melirik ke arah Chiro, Chiro yang mengerti apa itu tak banyak lama Chiro dan anggota lalu menghabisi orang orang yang ada disana, di sisi lain keberadaan Giant, Giant yang sedang di dalam Bus menuju perjalanan pulang merasa khawatir dengan Nino karna dia masih belum tau kondisinya akan seperti apa nanti Giant berharap tidak terjadi hal yang tidak di inginkan menimpa Nino , tak terasa Giant pun sampai di rumah.
Giant:" Aku pulang.
Dinda yang mendengar suara Giant segera menghampirinya.
Dinda:" Kenapa kau pulang larut malam seperti ini apa kau lupa aku sudah menyuruhnya untuk pulang lebih awal?
Giant:" Heheh maaf maaf aku lupa
Dinda:" Kau ini.
Giant lalu berjalan menghampiri bibinya yang sedang duduk di meja makan Giant lalu menyapa Bibinya itu sambil tersenyum, Dinda melihatnya dari kejauhan .
tak lama Dinda pun kemudian ikut berkumpul bersama mereka, mereka bertiga pun lalu makan malam bersama setelah selesai makan malam Giant memutuskan untuk pergi kekamarnya, Dinda yang melihat itu lalu mengejar Giant , Ketika Giant akan masuk ke kamarnya Dinda lalu memanggil Giant?.
Dinda:" Giant
Giant:" Ada apa?
Dinda:" Apa terjadi sesuatu kau terlihat aneh hari ini?
Giant:" Tidak ada apa apa ( Sembari tersenyum kepada Dinda) .
Sebenarnya Giant selain mengkhawatirkan Nino dia juga mengkhawatirkan orang orang terdekatnya seperti Dinda dan Bibinya itu , Giant Juga takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan terjadi kepada mereka berdua selain itu Giant juga takut tidak bisa membuktikan apa yang sudah dia katakan kepada Pras sebelumnya , Giant juga sebenarnya takut sesuatu yang buruk menimpanya seperti kejadian terbakarnya toko bunga milik bibinya itu, karna kejadian seperti itu bisa datang kapan saja tanpa sepengetahuan Giant, Giant semakin dia buat bingung oleh ke khawatiranya itu.
Giant lalu memegang kepala Dinda Kemudian memeluknya ,karna Giant tidak ingin membuat khawatir orang orang yang dia sayangi Giant tidak memberitahunya atau menutupi semuanya.
Giant:" Tidak perlu khawatir tidak ada apa apa kok , ohiya Dinda apa Ada yang tau Kalau kau.....
Dinda:" Kalau kau apa?
Giant:" emm tidak jadi
Dinda:" Kalau aku salah satu orang yang paling dekat denganmu seperti bibimu
Giant:" Iya
Dinda:" Kenapa memang?
Giant:" Tidak Ada hanya bertanya saja
Dinda:" Kau takut terjadi sesuatu kepada kami kalau ada yang mengetahui itu?
Giant:" Tidak malah yang lebih aku takutkan wanita akan menjahuiku kalau mereka tau ada dokter tang begitu menakutkan dekat denganku
Dinda:" Kau ini.
Dinda kemudian memeluk Giant begitu erat setelah mendengar Giant berbicara seperti itu namun sebenarnya Giant hanya membuat Dinda untuk tidak mengkhawatirkannya dengan cara menutupinya seperti itu kepada Dinda.
Giant:" Kalau begitu sebaiknya kau istirahat bukanya besok kau harus pergi bekerja
Dinda:" Iya baiklah.
Dinda lalu melepaskan pelukannya itu sebelum Giant masuk kekamarnya Giants sempat mengelus elus rambut Dinda dulu setelah itu Giant masuk dalam kamarnya, Dinda yang merasa memang tidak ada sesuatu yang terjadi kepada Giant Dinda pun lalu masuk ke dalam kamarnya.