
" Dimana Giant? " Ucap Pras
" Maaf Tuan, Giant tidak bisa datang dan dia menyuruh saya untuk menggantikannya di pertemuan ini " Ucap Hagi
" Memangnya kemana dia tidak biasanya dia tidak pernah ada? " Ucap Pras.
Hagi lalu memberitahu semua kepada Pras kenapa Giant tidak ada disana.
" Oh jadi begitu aku mengerti, Duduk lah kalau begitu aku akan bicarakan saja padamu nanti kau beritahu dia " Ucap pras
" Baik Tuan ".
Setelah Cukup Lama Rion dan yang lain menunggu Hagi, Akhirnya Hagi pun kembali menemui Mereka setelah itu ada beberapa hal lain yang ingin di sampaikan oleh Pras kepada Semua anggota yang ada disana itu, setelah selesai Mereka semua lalu pulang dan kembali ke tempat mereka masing masing begitu pun Hagi dan anggota Rings Devilnya itu, Tapi Hagi tak langsung kembali ke tempatnya itu, Hagi dan yang lain mereka pergi dulu ke salah satu Cafe dimana dulu Giant selalu ke tempat itu.
Setelah berada di Cafe itu, Hagi lalu memesan beberapa Kopi dan makanan untuk teman temannya itu sembari menunggu pesanannya datang Hagi mengirim pesan kepada Giant tentang apa yang di katakan oleh Pras kepadanya tadi , Tak lama Giant pun membalas pesan Hagi itu?.
" Baiklah kalau begitu terimakasih " Ucap Giant.
Tiga Hari kemudian Setelah pertarungan hari itu Giant mendapatkan pesan bahwa Ryuen mengundurkan diri dari kampus itu untuk keluar dari sana Giant mengetahui itu dari Rocky.
" Kenapa Dia mencoba untuk keluar dari sini? " Ucap Giant
" Aku sendiri tidak tau " Ucap Rocky.
Giant tiba tiba pergi meninggalkan Rocky
" Hey kau mau kemana? " Ucap Rocky
" Ada sesuatu yang harus kulakukan " Ucap Giant sembari berjalan meninggalkan Rocky.
Di sisi lain keberadaan Ryuen ia sedang berdebat dengan Miya dan orang orang terkuatnya itu .
" Hanya karna kau kalah melawan Giant kau mencoba untuk keluar dari sini, apa kau akan menyerah begitu saja " Ucap Miya
" Aku sudah kalah dan aku sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi meskipun aku sudah menemukan siapa dalang di balik Suzune itu, tapi aku tidak bisa mengalahkannya " Ucap Ryuen
" Tapi kita masih bisa berusaha untuk tetap berada di paling atas "
" Sekarang aku bukan pemimpinmu lagi kau bisa lalukan apapun sesukamu " Ucap Ryuen sembari berjalan meninggalkan Miya
" Jadi ini Ryeun yang ku kenal yang tidak kenal dengan kata menyerah dan tidak kenal dengan kata kalah itu, ternyata sebenarnya kau hanya seorang pengecut saja " Ucap Miya.
Namun Ryuen tak menguraikannya ia tetap pergi meninggalkan Miya, Ryuen lalu berjalan menyusuri taman.
" Aku tidak menyangka akan di kalahkan dan di permalukan oleh orang sepertinya di hadapan semua anggotaku " Ucap Ryuen sembari menyalakan Rokoknya itu.
Tiba tiba Ryuen mendapatkan pesan.
" Ada apa orang ini ingin bertemu denganku " Ucap Ryuen.
Ryuen pun segera pergi dari sana untuk menemui orang itu, Setelah sampai di tempat tersebut Ryuen bertemu dengan.
" Ada apa kau menyuruhku datang kemari? " Ucap Ryuen
" Aku hanya ingin berbicara denganmu " Ucap Giant
" Apa yang ingin kau bicarakan denganku " .
Giant lalu membeli minuman di mesin minuman yang ada disana setelah itu Giant duduk di kursi yang menghadap ke arah sungai , Kemudian Giant memberikan satu minumannya itu kepada Ryuen.
" Kenapa kau tiba tiba melukan hal bodoh seperti itu mencoba keluar dari sini , apa karna aku sudah mengalahkanmu " Ucap Giant sembari meminum kopi kalengnya itu
Kemudian Ryuen duduk di samping Giant.
" Iya dan bukan hanya itu saja jika aku sudah di kalahkan olehmu berarti akupun sudah pasti akan di kalahkan oleh mereka yang ada di kelas lain dan kesempatan untukku menang sangatlah sedikit bahkan mungkin tidak ada " Ucap Ryuen
" Bukan hanya itu saja di ruangan basket kemarin ada kamera CCTV dan kamera itu merekam kejadian itu, dan jika aku mencoba untuk bertahan disini pun rasanya tidak mungkin sebelum pihak kampus mengekuarkan ku lebih baik aku lebib dulu keluar dari sini " Ucap Ryuen.
Ryeun lalu memberitahu Giant kalau sebenarnya ia pun ingin berada di kelas A di kelas paling atas memimpin semuanya dan menjadi yang terbaik namun karna semua rencananya di gagalkan oleh Giant dan di hancurkan oleh Giant, tapi meski Begitu sebenarnya Ryeun masih ingin berusaha namun karna ia sendiri sudah tau akan di keluarkan dari sana, Ryeun lalu mengurungkan Niatnya itu untuk trus bersaing bersama yang lain.
" Sebaiknya langsung saja kau katakan apa yang kau inginkan dariku karna aku tau kau tidak mungkin hanya mengajakku berbicara tanpa ada maksud apapun " Ucap Ryuen
" Ternyata kau menyadari itu " Ucap Giant
" Kau kira aku ini bodoh "
" Aku sudah menghapus rekaman CCTV itu dan menghancurkannya, kau bisa mengurungkan niatmu itu untuk keluar dari sini " Ucap Giant
" Apa yang benar bagaimana bisa? "
" Kau tidak perlu tau bagaimana itu bisa terjadi "
" Jadi sebenarnya apa yang kau inginkan dari ku sampai kau melakukan itu bukanya aku ini adalah musuhmu "
" Tidak ada hanya saja aku ingin kau bekerja untuku"
" Sudah kuduga " Ucap Ryuen
" Bagaimana? "
" Menantangmu aku sudah tidak bisa dan aku juga tidak yakin bisa mengalahkanmu "
" Jadi kau menerimanya? "
" Iya aku terima aku akan bekerja untukmu "
" Baguslah kalau begitu " Ucap Giant sembari tersenyum
" Tidak ku sangka sekarang aku akan di peralat oleh seseorang " Ucap Ryuen sembari tersenyum kepada Giant
" Aku membutuhkan orang licik sepertimu untuk melancarkan rencanaku "
" Memangnya apa yang sudah kau rencanakan "
" Kau jalankan saja apa yang aku perintahkan dan kau sendiri akan tau nanti " Ucap Giant sembari berjalan pergi meninggalkan Ryeun
Setelah Giant sudah pergi dari sana Ryeun lalu kembali menemui anggotanya itu dan memberitahu mereka kalau ia akan tetap berada disini.
" Ingat tujuan utama kita adalah menghancurkan semua kelas lain " Ucap Ryuen
Miya dan yang lain senang Ryeun bisa kembali seperti dulu dan kembali bersemangat seperti itu, Miya tidak tau apa yang sudah terjadi kepadanya tadi ia sangat senang karna sudah bisa melihat pemimpinnya itu kembali seperti biasanya.
Tak terasa Hari pun sudah sore Miya yang baru saja selesai latihan Tenis bertemu dengan Rocky mereka saling bertatapan satu sama lain.
" Ada apa Kau menemuiku? " Ucap Miya
" Tidak ada apa apa, Aku hanya ingin mengajakmu minum kopi " Ucap Rocky
Miya terdiam dan bepikir sejenak apaka ia harus menerima ajakan Rocky itu atau tidak .
" Baiklah kalau kau tidak apa apa " Ucap Rocky sembari tersenyum.
Ketika Rocky akan pergi dari sana tiba tiba Miya memanggilnya.
" Tunggu " Ucap Miya
" Ada apa? "
" Iya aku mau " Ucap Miya