From Zero To Hero

From Zero To Hero
Episode 105



Ketika Giant akan melangkahkan kakinya dia bertemu dengan Gracia agak cukup lama mereka berdua saling bertatapan mata lalu kemudian mereka berdua saling menyapa satu sama lain secara bersamaan karna malu lalu Giant bertanya kepada Gracia " Kau mau kemana? " Gracia pun menjawabnya kalau dirinya akan pulang namun Giant kebingungan karna arah jalan pulang Gracia bukanlah kesini.


Giant:" Bukanya arah rumahmu bukan kesini?.


Gracia pun kebingungan karna benar apa yang di katakan oleh Giant barusan karna bingung mau menjawab apa lalu Gracia menanya balik Giant?.


Gracia:" Kau sendiri mau kemana?


Giant:" Aku mau ke toko bunga bibiku kau mau ikut?.


mendengar Giant berbicara seperti itu tanpa pikir panjang Gracia pun langsung mengiyakan ajakan Giant itu karna tujuan Gracia adalah bertemu dengan Giant dan ingin berduaan dengannya jadi dirinya tidak perlu mencari alasan lagi untuk berduaan dengan Giant karna dia sudah di ajak oleh Giant tadi, mereka berdua pun lalu pergi ke toko bunga tersebut di persimpangan Giant bertemu dengan Gideon , Gideon yang melihat Giant ada di hadapannya langsung menghampirinya dengan wajah di balut oleh plester dia langsung menyapa Giant.


Gideon:" Yo Giant


Giant:" Ada apa?


Gideon:" Apa kau sedang berkencan?


Giant:" Lagi lagi berbicara seperti itu apa semua orang akan berbicara seperti itu ketika melihat seorang pria berjalan dengan seorang wanita ( berbicara dalam hati)


Gideon:" Ohiya Giant aku belum bisa mengalahkan Timmy aku tidak menyangka kalau dia juga begitu hebat tapi aku tidak akan menyerah besok aku akan kembali mengajaknya untuk bertarung lagi denganku


Giant:" Kau ini sembuhkan dulu lukamu itu


Gideon:" Tidak perlu luka seperti ini tidak ada apa apanya untukku


Giant:" Kau ini benar benar keras kepala


Gideon:" Heheh Lihat saja nanti aku pasti aku bisa mengalahkan nya dan nanti selanjutnya kau Giant Tunggu aku mengalahkannya lalu aku akan bertarung dengamu dan akupun pasti akan mengalahkanmu ( Tersenyum dengan penuh percaya diri)


Giant:" Baiklah baiklah akan ku tunggu kau nanti


Gideon:" kalau begitu sampai nanti ada yang harus aku kerjakan dulu sekarang, semoga kencanmu menyenangkan.


Gideon lalu berlari meninggalkan Giant dan Gracia.


Gracia:" Sepertinya orang itu sakit


Giant:" Iya kau benar.


Mereka berduapun lalu melanjutkan perjalanannya itu, Tak terasa merekapun sampai juga di toko bunga milik bibi Giant itu.


Bibi:" Selamat datang, Eh Giant


Giant:" Halo bibi


Bibi:" Tidak biasanya kau mampir kemari Giant, ada Gracia juga


Gracia:" Halo bibi bagaimana kabarnya


Bibi:" Baik kau sendiri bagaimana?


Gracia:" Baik


Giant:" Ohiya bibi bagaimana toko bunganya?


Bibi:" Hari ini sedang ramai karma sebentar lagi festival kembang api jadi bibi banyak mendapatkan pesanan


Giant:" Wah syukurlah kalau begitu


Bibi:" Dan ini juga bibi harus mengantarkan bunga lagi


Giant:" Sini biar Giant saja yang antarkan bunga itu


Bibi:" Tapi kau kan baru juga sampai Giant


Giant:" Tidak apa apa Bibi biar Giant saja yang antarkan lagian kan Giant datang kemari untuk membantu mu


Bibi:" Tapikan....


Sang bibi pun lali memberi bunga yang harus di antar itu kepada Giant selain itu sang bibipun memberitahu alamatnya kepada Giant agar Giant tahu kemana dia harus mengantar bunga itu , ketika Giant keluar toko untuk mengantar Bunga itu Gracia mengikuti Giant keluar toko.


Gracia:" Giant aku ikut


Giant:" Hah tidak perlu kau diam saja disini istirahat saja


Gracia:" Tidak apa apa aku ingin ikut


Giant:" Kau yakin apa kau tidak cape?


Gracia:" Tidak kok


Giant:" Iyasudah.


Giant lali menaruh bunga di keranjang sepeda milik bibinya itu setelah itu Giant lalu mengambil sepeda itu kemudian menaikinya.


Giant:" Ayo naik


Gracia:" A... Apa jadi kita berboncengan naik sepeda ini kesana


Giant:" Iya kenapa kau tidak mau kalau kau tidak mau tidak apa apa kau jalan kaki saja


Gracia:" A... Aku tidak bilang tidak mau


Giant:" Iyasudah cepat naik.


Graciapun lalu duduk di belakang sepeda itu setelah itu Giant lalu mengayuh sepedanya mereka berduapun lalu pergi mengatar pesanan bunga tersebut .


Gracia:" Jangan bilang kalau aku gendut dan berat kalau kau bilang begitu akan ku pukul wajahmu itu


Giant:" A.... Aku tidak bilang begitu


Gracia:" Awas saja kalau kau berani berbicara seperti itu


Giant:" Wanita ini benar benar menyeramkan apa benar dia itu seorang wanita ( berbicara dalam hati Sambil menelan ludahnya karna panik).


Lalu ada salah satu orang dari sekolah lain yang melihat Gracia berboncengan dengan Giant, Orang itu tampak kesal ketika melihat Gracia berboncengan dengan Giant seperti itu.


:" Sialan kenapa orang itu bisa mengajak Gracia dengan sepeda jeleknya itu sedangkan aku yang bisa memberi dia lebih dari sepeda itu tidak mau kepadaku padahal aku punya motor dan mobil mewah tapi kenapa dia tidak mau kepadaku.


Orang itu lalu segera mengikut Giant dan Gracia menggunakan mobilnya itu.


:" Sial aku tidak terima Gracia berpacaran dengan orang seperti itu aku jauh lebih baik darinya , bagaimana aku bisa terima kalau kalah dari orang rendahan sepertinya.


dengan perjalanan yang lumayan cukup jauh Giant dan Gracia pun sampai ke tempat diraba bunga itu harus di antar meskipun Giant terlihat seperti akan mati karena sepanjang perjalanan dia harus membawa Gracia.


Giant:" Sampai juga aku kira aku akan mati setelah ini.


ketika Giant sudah mengantar bunga itu Giant beristirahat sejenak dengan membeli sentil air mineral tak lupa Giant pun membelikan minuman yang lain seperti jus kepada Gracia ketika Giant sedang menikmati minumannya itu tiba tiba orang yang mengikuti Giant itu datang menghampiri Giant dan Gracia.


:" Oh jadi ini orangnya kau tidak mau kepadaku hanya demi seorang pengantar bunga ini


Gracia:" Apa maksudmu?.


Giant yang tidak tahu apa apa hanya bisa celingak celinguk saja seperti orang bodoh kemudian Giant kembali meminum minumannya itu, tapi orang itu trus trusan berbicara kepada Giant dengan nada yang tinggi tapi Giant tidak memperdulikannya karna kesal Giant tidak mendengarkanya lalu orang itu menarik dasi Giant dengan kencang sampai air minum yang sedang Giant minum tumpah, Gracia yang tidak terima itu langsung memarahinya.


Gracia:" Kau ini apa apaan lepaskan dia


:" Kenapa memangnya hah aku tidak terima kalau kau berpacaran dengan orang seperti dia


Gracia:" Memangnya kenapa kalau aku berpacaran denganya apa urusannya denganmu!


:" Apa yang kau lihat dari orang seperti dia bahkan dia tidak punya apa apa selain sepeda jeleknya itu, aku bisa memberimu tumpangan dengan mobil mewahku dan aku juga bisa mengajakmu ke tempat tempat mahal disini tidak seperti orang ini!


Gracia:" Aku tidak peduli akan hal itu cepat lepaskan dia kalau tidak aku tidak akan memaafkan mu.