From Zero To Hero

From Zero To Hero
Episode 142



lalu semua orang pun mulai berdiskusi dengan apa yang akan mereka butuhkan nanti.


" Bagaimana kalau kita pakai point itu untuk membeli toilet umum , untuk kita semua " Ucap Karui kepada pacarnya itu


" Untuk apa kita membeli toilet kita bisa buang air dimana saja, membuang buang uang saja " Ucap Sudo


" Apa kau gila kami para wanita tidak mungkin seperti itu, kami tidak bisa buang air sembarangan seperti kalian " Ucap Karui.


Dari diskusi menjadi debat Giant yang mendengar itu semakin memiliki firasat buruk yang akan terjadi nanti.


" Kau tidak ikut berdiskusi bersama mereka? " Ucap Suzune


" kau sendiri kenapa diam saja? " Ucap Giant


" Itu bukan berdiskusi melainkan berdebat hanya karna keinginan mereka masing masing "


" Iya kau benar , sepertinya akan susah jika kita semua tidak bekerja sama nanti " Ucap Giant.


Setelah lamanya akhirnya Saki memutuskan untuk membeli Toilet itu dan membeli dua beberapa tenda untuk laki laki dan juga perempuan.


" Aku tidak suka dengan wanita itu dia memanfaatkan status pacarnya itu untuk kepentingannya sendiri " Ucap Ryuji kepada Giant


" Sudahlah kita tidak ada waktu untuk itu " Ucap Giant.


setelah apa yang mereka perlukan sudah terpenuhi mereka semua lalu masuk kedalam hutan tersebut.


" semangat kalian pasti bisa menyelesaikan ujian ini " Ucap Ibane sembari menyemangati murid muridnya itu.


kemudian mereka semua menyusuri hutan tersebut Saki yang menjadi pemimpin kelas ia mencari tempat untuk mereka berkemah dan bertahan hidup sampai satu minggu kedepan, baru saja menyusuri hutan beberapa orang sudah kelelahan dan mengeluh karna cape dan tidak kuat tapi karna Saki masih belum menemukan tempat yang menurutnya pas untuk berkemah terpaksa ia pun harus beristirahat sejenak.


" Sebenarnya tempat seperti apa yang kau cari dari tadi kita hanya trus mengikutimu" Ucap Sudo


" Aku tidak tau sebelumnyanya aku tidak pernah seperti ini " Ucap Saki


" Apa kau gila lalu untuk apa kau trus berjalan seperti itu bodoh " Ucap Sudo sembari menarik baku Saki


" Sudah sudah jangan bertengkar di tempat seperti ini kita haru bekerja sama " Ucap Maki


" Berisik " Ucap Sudo sembari mendorong Maki


" Aku tau tempat yang nyaman untuk kita bertahan hidup disini, sebelumnya aku pernah berkemah di hutan ataupun di gunung seperti ini ketika aku masih kecil bersama kedua orangtuaku.


Giant tidak menyangka kalau di kelasnya itu ada salah satu orang yang sudah berpengalaman atau memiliki pengalaman seperti ini, Maki lalu mencari tempat yang nyaman untuk semua teman temannya itu, setelah lumayan lama mengikuti Maki, Maki pun menemukan tempat yang ia Cari.


" Kalau kita berkemah di tempat seperti ini kita harus mencari tempat yang dekat dengan air agar kita tidak kesusahan " Ucap Maki sembari meminum air yang mengalir di depannya itu


" Apa tidak apa apa meminum air itu " Ucap Airi


" Tidak apa apa dulu saat aku masih kecil aku sering minum air seperti ini dan tidak terjadi apa apa karna air ini alami turun dari gunung " Ucap Maki


Saki dan yang lain lalu mulai membangun tenda ,Saki memberi tugas ke masing masing anggotanya itu, Giant yang di tugaskan untuk mencari kayu untuk membuat api unggun, Giant dan Airipun mencari Kayu, ketika Giant sedang mencari kayu Giant sedikit menyusuri Hutan tersebut.


" Giant kau mau kemana " Ucap Airi


" Ada banyak ranting pohon disana, kau tunggu di sini saja aku akan kesana mengambil ranting ranting itu " Ucap Giant sembari berjalan meninggalkan Airi


" Baiklah ".


Sebenarnya Giant bukan mengambil ranting pohon itu melainkan untuk menyusuri hutan tersebut , ketika Giant menyusuri Hutan tersebut agak jauh Giant pergi dari tempat sebelumnya itu, kemudian ia melihat sebuah Gua yang tak jauh darinya ketika Giant akan ke Gua itu, Tiba tiba Giant melihat dua orang dari kelas A keluar dari sana yang satu berbadan besar dan berkepala plontos dan satunya lagi berambut pirang mereka berdua bernama Kuzi dan Hanzi , Giant mendengarkan pembicaraan mereka berdua.


" Tempat pertama ternyata hanya baru kita saja yang baru sampai kesini, selanjutnya kita pergi ke tempat kedua untuk mengambil point selanjutnya sebelum kelas lain lebih dulu dari kita " Ucap Kuzi sembari menunjukan kartunya itu


" Ternyata ujian sekarang lebih mudah dari sebelumnya " Ucap Hanzi


" SRUK SRUK "


" Sebentar sepertinya ada seseorang disini " Ucap Kuzi


" Apa dia tidak boleh sampai mengetahui siapa pemimpin di ujian ini " Ucap Hanzi.


Suara yang mereka dengan berasal dari Airi yang diam diam mengikuti Giant,Giant tidak tau kalau dia mengikutinya sampai kesana, Giant lalu memeluk Airi dari belakang sembari menutup mulutnya itu.


" Sutt jangan berisik " Ucap Giant sembari menutup mulut Airi" .


Kuzi da Hanzi tidak berhasil menemukan Giant dan Airi.


" Ternyata tidak ada orang disini " Ucap Kuzi


" Kalau begitu kita harus segera pergi dari sini " Ucap Hanzi sembari berjalan meninggalkan Kuzi.


Setelah mereka berdua pergi Giant lalu melepaskan Airi.


" Sebenarnya apa yang sedang kau lakukan Giant " Ucap Airi


" Tidak ada ayo kita kembali, Saki dan yang lain mungkin sudah menunggu kita " Ucap Giant sembari membantu membangunkan Airi.


Mereka berdua lalu kembaki ke perkemahan sembari membawa kayu yang di perintah kan oleh Saki.


" Lama sekali dari mana kau? " Ucap Suzune


Giant lalu memberitahu Suzune dengan apa yang dia lihat sebelumnya.


" Jadi begitu sepertinya, sebelumnya mereka sudah pernah mengikuti ujian ini " Ucap Suzune


" Aku tidak tau tapi ada dua kemungkinan pertama salah satu dari kelas A ada seniornya disana yang pernah mengikuti ujian ini dan yang kedua bisa saja mereka sudah mengetahui tempat ini " Ucap Giant.


" Tunggu dari kelas A ada salah satu orang yang tidak ikut dengan kita semua "


" Siapa? "


" Kau tau Hima "


" Iya aku tau wanita yang menggunakan tongkat itu "


" Iya katanya ia tidak bisa ikut bersama kita karna ia sakit dan katanya sudah beberapa hari ia dirumah sakit jadi dia tidak ikut bersama kita atau pun yang lain "


" begitu tapi aku juga tidak melihat kakakmu? "


" Aku juga tidak tau bahkan sebelum ujian ini di mulai akupun tidak melihatnya sama sekai ketika masih di kapal pesiar " Ucap Suzune


" Baiklah aku mengerti " Ucap Giant.


Setelah itu Giant lalu membantu Saki mendirikan tenda .


" Maaf Giant sudah merepotkan mu " Ucap saki


" Iya tidak apa apa "


" Ohiya untuk ujian kali ini kira kira siapa yang akan menjadi pemimpin anggota kita "


" Aku tidak tau "


" Aku kurang berpengalaman di tempat seperti ini selain itu jika aku yang menjadi pemimpin anggotanya akan mudah untuk di ketahui oleh pemimpin dari kelas lain dan bukan hanya itu aku juga tidak bisa pergi ke tempat tempat untuk mengambil point ".