From Zero To Hero

From Zero To Hero
Episode 146



Giant lalu menggendong Suzune yang tak sadarkan diri itu , Giant lalu membawanya ke tepi pantai ke tempat dimana para guru dan medis disana .


" Bu Suzune sakit ia terlalu memaksakan diri sampai ia tak sadarkan diri tadi ketika ia sedang mencari makanan " Ucap Giant


" Padahal kalian tinggal satu hari lagi tapi salah satu dari kalian ada yang sakit, mungkin akan ada point yang hilang karna ada seseorang yang sakit " Ucap Ibane


" Tidak apa apa yang penting terjadi apa apa kepada Suzune " .


Suzune lalu di bawa oleh para medis.


" Ohiya bu ada yang ingin aku tanyakan kepadamu " ucap Giant


" Apa Giant " Ucap Ibane


" Bukankah tidak masalah mengganti pemimpin ujian ini jika terjadi apa apa kepada pemimpinnya? "


" Tidak apa apa jika benar pemimpin kelas kalian mengalami sakit atau pun hal hal yang lain yang menimpanya "


" Kalau begitu Terimkasih , Saya harus kembali "


" Iya baiklah Terimkasihbm karna sudah membawa Suzune kemari"


" Iya ".


Giant lalu pergi dari sana , di sisi lain Miya kembali ke tempat dimana pertama kali ia bertemu dengan Giant dan juga Suzune, Miya lalu menggali tanah yang ada di bawah pohon tempat ia duduk sebelumnya.


" Apa kenapa tidak ada " Ucap Miya


Kemudian langkah kaki terdengar , Miya dengan cepat segera menengok ke arah langkah kaki tersebut.


" Apa kau sedang mencari ini " Ucap Rocky sembari menunjukan walki talki dan juga kamera


" Apa kenapa benda itu ada padamu? " Ucap Miya


Rocky lalu melempar kedua benda itu ke bawah kaki Miya .


" Dari awal aku sudah tau apa yang kau rencakan aku, Kau berkomikasi dengan Ryuen memberitahu informasi dari kelas kami kepadanya menggunakan benda itu, selain itu kami menyusup ke kelas kami untuk mencari tau siapa pemimpin ujian di kelas kami bukan, agar kau mendapatkan point kami " Ucap Rocky


" Itu salah kalian sendiri kenapa kalian percaya kepadaku" Ucap Miya sembari mengambil benda yang ada di bawah kakinya itu


" Apa benda Rusak " Ucap Miya sembari melemparkan walki talkinya itu


" lalu apa yang akan kau lakukan sekarang kau tidak akan bisa memberitahu Ryuen kalau kau berhasil mengambil kartunya itu "


" Kau pikir aku ini bodoh kami sudah merencakan ini jika Ryuen tidak bisa menghubungiku ia pasti akan datang kemari, aku hanya perlu mengulur waktu sampai ia datang kemari " Ucap Miya


" Sebaiknya kembalikan kartu itu karna jika kau sengaja mengulur waktu kau akan menyesal nanti " Ucap Rocky


" Kau pikir aku takut ancaman seperti itu tidak akan membuatku takut sama sekali "


" Terserah kau aku sudah berniat baik ingin berbicara baik baik denganmu ".


" Berisik!! " Ucap Miya.


Miya lalu menyerang Rocky.


" Aku tidak ingin bertarung denganmu " Ucap Rocky.


Miya tidak mendengarkanya sama sekali, Miya terus menyerang Rocky.


" Jangan meremehkan ku hanya karna aku seorang wanita, Hadapi aku dan jangan menahan dan menghindar saja " Ucap Miya Sembari trus menyerang Rocky.


Tendangan Miya berhasil mengenai Rocky.


" Gerakannya cepat juga selain itu pukulannya sangat kuat, Giant benar dia bukan orang biasa aku tidak bisa terus menahanya akan berbahaya jika aku trus menahan serangannya " Ucap Rocky.


Rocky pun kini mulai melawan ia sekarang tidak hanya menahan saja ia pun kini mulai melepaskan pukulan pukulannya itu.


" Sudah lama sekali aku tidak bertarung seperti ini, boleh juga kau untuk menjadi lawanku saat ini " Ucap Rocky.


Pukulan demi pukulan Rocky berikan kepada Miya dan betapa terkejutnya ketika Miya mengetahui kalau Rocky begitu kuat, Miya kembali melepaskan tendanganya itu namun Rocky menahannya dengan memegang kakinya itu, Rocky kemudian melempar Miya sampai Miya terbentur dengan pohon.


" Sial!! " Ucap Miya sembari kembali bangkit


Miya kembali menyerang Rocky dan pukulan Miya berhasil memukul wajah dan perut Rocky selain itu tendanganya pun berhasil mengenai Rocky, Tapi Rocky pun mampu membalasnya di tengah tengah pertarungan mereka tiba tiba munculah Giant bersama Ginnon dan juga yang lain.


" Giant menyuruhmu mengambil kembali kartu itu kenapa kau malah bersenang senang Rocky " Ucap Ryuji


" huh aku sudah berusaha berbicara baik baik padanya " Ucap Rocky.


Kemudian Giant berjalan menghampiri Miya.


" sebaiknya kau kembalikan kartu itu kepada kami Miya " Ucap Giant


" Kau pikir aku akan menyerah kartu ini begitu saja kepadamu hah, hanya dengan kalian bertambah banyak sekarang kau pikir aku takut "


" Sebaiknya cepat kembalikan kartu itu "


" Ambil sendiri jika kau memang benar benar menginginkannya " Ucap Miya sembari tersenyum


" Aku tidak ingin bertarung denganmu "


" Menghadapi kutu buku sepertimu bukanlah apa apa untukku" Ucap Miya sembari berlari menghampiri Giant.


Miya menyerang Giant namun dengan mudahnya Giant mampu menghindari semua seranganya itu.


" Apa dia dengan mudah mampu menghindari semua seranganku " Ucap Miya.


Miya trus menyerang Giant sampai ketika ia mencoba melepaskan pukulan kerasnya itu, Giant dengan mudah menahan pukulannya.


" Dasar wanita bodoh habislah sudah " Ucap Ryuji


Ketika Giant menahan tanganya itu Giant kemudian memukul perut Miya.


" BUKKK!! "


Hanya dengan satu pukulan saja Miya terjatuh di hadapan Giant.


" Aku tidak menyangka kalau pukulannya itu begitu kuat " Ucap Miya sembari memegangi perutnya itu.


Giant Lalu berjongkok di hadapannya, Miya terkejut ketika ia bertatapan muka dengan Giant, Miya melihat Giant berbeda seperti sebelumnya.


" O.... Orang ini kenapa tatapannya tiba tiba berubah menjadi menjadi menyeramkan selain itu auranya juga berubah, berbeda seperti sebelumnya bukan kah Dia hanya kutu buku " Ucap Miya.


Giant kemudian mencekik leher Miya lalu Giant mengangkatnya ke atas, Miya meronta rontak berusaha melepaskan cekikan Giant.


" Sial dia kuat sekali aku tidak bisa melepaskannya, selain itu aku semakin kesulitan untuk bernafas " Ucap Miya sembari memegang tangan Giant


Semakin lama semakin sulit Miya untuk bernafas.


" BRUK!! "


Miya terjatuh ketika Giant melepaskan Cekikannya itu.


" Uhuk Uhuk "


" Cepat ambil kembali kartu itu kita tidak boleh boleh lama lama disini, kita harus kembali ke perkemahan disana juga masih ada masalah " Ucap Giant sembari berjalan meninggalkan tempat itu.


Gamma dan Ginnon mengikuti Giant dari belakang sedangakan Rocky dan Ryuji mereka berdua mengambil kembali kartu itu dari Miya .


" Bangunlah kau harus segera kembali ke tempatmu , kau bisa sakit jika trus berada disini " Ucap Rocku sembari mengulurkan tanganya itu


" Berisik, lihat saja akan ku balas kau nanti " Ucap Miya sembari menepis tangan Rocky.


Rocky dan Ryuji lalu pergi dari sana.


" Jangan bilang kau menyukai wanita itu " Ucap Ryuji sembari berjalan


" Dia wanita yang sangat menarik " Ucap Rocky


" Aku tidak menyangka orang bodoh sepertimu akan jatuh cinta kepada wanita seperti itu " Ucap Ryuji sembari tersenyum kepada Rocky.