
KEESOKAN HARINYA
Hari ini Giant libur sekolah tak biasanya Giant hanya berdiam diri dirumah seharian Giant hanya diam dirumah sembari menonton televisi bersama Dinda karna Dinda pun sama hari ini sedang libur bekerja lalu Giant teringat tentang Uzaki yang meminta bantuan kepadanya ketika malam lalu setelah Giant ingat itu Giant mencoba untuk membantunya akan tetapi Giant tidak tau harus membantunya dengan cara seperti apa karna Giant sama sekali tidak terlalu dekat dengan Pras selain itu Giant pun merasa sedikit tidak sopan kalau bertanya tentang masalalunya Pras , Lagi lagi Giant kebingungan dan tidak tau harus berbuat apa tiba tiba Giant berteriak Dinda yang terkejut karena Giant tiba tiba berteriak seperti itu.
Dinda:" Kau ini kenapa tiba tiba berteriak seperti itu?
Giant:" Heheh maaf maaf ( Sambil menggaruk kepalanya) .
Giant lalu memutuskan untuk keluar rumah mencari angin dan semoga saja dia tau harus bagaimana, Giant lalu mengambil Hoddynya kemudian keluar dari rumah sebelum Giat pergi Dinda menyuruhnya untuk tidak pulang terlalu malam, Giant pun mengiyakannya kemudian Giant pergi dari sana, setelah sudah pergi dari rumah Giant tidak tau mau kemana Giant hanya mengikuti jalanan yang ada entah kenapa tujuannya Giant pun tidak tau, Cuaca hari ini pun tidak terlalu bagus awan sudah mendung pertanda akan turunnya Hujan apalagi sekarang ini sedang musimnya hujan, Giant lalu mampir ke salah satu Cafe yang ada di ada Disana , Giant pun memesan satu kopi untuk menemaninya lalu tiba tiba ada seseorang yang menyapanya dan rupanya itu adalah Pras , Giant tidak menyangka akan bertemu dengannya disini.
Giant:" Tuan Pras
Pras:" Halo Giant, tumben kau sendirian Disana teman temanmu yang lain
Giant:" Mereka sedang di tempat Hagi karma hari libur seperti ini mereka sudah pasti ada disana
Pras:" Lalu kenapa kau tidak bersama mereka?
Giant:" Tidak apa apa aku sedang tidak ingin saja.
Kemudian Pras duduk di samping Giant salah satu anggota Pras membawakan kopi dan makanan yang di pesan oleh Pras.
Giant:" Anda suka datang ke Cafe ini?
Pras:" Iya karna Cafe miliku sesekali aku harus datang kemari meskipun terkadang melelahkan tapi mau bagaimana lagi
Giant:" Ja....Jadi Cafe ini miliknya sebenarnya orang seperti apa dia ini, Cafe semewah ini miliknya ( Berbicara dalam Hati).
Hujan pun tiba tiba turun dengan begitu derasnya, Giant merasa ini adalah kesempatan untuknya karena kebetulan Juga dirinya bertemu dengan Pras disini tapi Giant tidak tau harus memulainya dari mana dulu karna kalau langsung berbicara ke titik utamanya tidak mungkin Juga.
Giant:" Anu...Tuan
Pras:" Iya Giant ada apa?
Giant:" Begini bagaimana kejadian waktu itu?
Pras:" Ketika kita sedang melawan orang orang bocah itu?
Giant:" Iya
Pras:" Bagaimana yah di bilang menang kita tidak menang melawan mereka di bilang kalah tidak pun kita juga tidak kalah
Giant:" Lalu bagaimana?
Giant:" Lalu kedepannya bagaimana mereka tidak mungkin akan diam saja kan mereka pasti masih merencakan sesuatu dan entah kapan mereka pasti akan menyerang kita lagi
Pras:" Iya kau benar tapi aku sebagai pemimpin kalian merasa merasa kecewa kepada diriku sendiri akan kejadian hari itu, aku tidak pantas di sebut sebagai pemimpin
Giant:" Mungkin aku harus memberitahunya akan apa yang di bicarakan tuan Uzaki kepadaku kemarin, tapi....sudahlah bagaimana nanti saja responya akan seperti apa tidak akan tau kalau aku belum mencobanya ( Berbicara dalam hati).
Giant:" Ohiya tuan begini
kemarin malam tuan Uzaki menemui ku
Pras:" Ada apa dia menemuimu apa dia mengganggu mu?
Giant:" Tidak tidak sama sekali tidak
Pras:" Lalu ada apa dia menemuimu?.
Giant lalu memberitahu semua kepada Pras akan apa yang di bicarakan Uzaki kepadanya malam itu ,Pras tidak menyangka Uzaki akan menceritakan masalalunya itu kepada Giant , setelah selesai memberitahunya Pras lalu berbicara kepada Giant? .
Pras:" Orang itu masih saja menyebalkan ( Sambil tersenyum kepada Giant)
Giant:" Maaf saya tidak tau apa yang terjadi kepada anda dengannya tapi tuan Uzaki merasa anda seperti bukan Pras yang dulu lagi , saya tidak tau apa yang terjadi kepada anda sampai menjadi anda seperti ini tapi Tuan Uzaki ingin melihat anda seperti dulu lagi, tuan Uzaki merasa kasihan melihat anda seperti sekarang ini dia ingin anda seperti dulu tapi tuan Uzaki tidak tau harus berbuat apa.
Pras seketika terdiam setelah mendengar Giant berbicara seperti itu kepadanya .
Giant:" Tapi apapun itu saya tetap mengaggumi anda meskipun saya tidak tau anda dulu seperti apa tapi di mata saya anda tetap orang yang sangat hebat dan saya juga berharap suatu hari nanti saya bisa menjadi orang yang hebat seperti anda .
Pras lalu tersenyum kepada Giant sembari mengucapkan rasa terimakasih kepadanya karena Pras tidak menyangka kalau Giant ingin menjadi seperti dirinya .
Pras:" Terimakasih Giant tapi aku tak sehebat atau sekuat yang kau pikirkan kalau aku kuat dan hebat mungkin aku bisa menjaga orang orang yang ada di dekatku mungkin aku tidak akan kehilangan mereka sekarang , semakin kau kuat dan semakin kau hebat lalu namamu semakin di dengar oleh orang lain semakin banyak bahaya yang datang kepadamu mereka mungkin tidak akan menyerang ku atau melawanmu karna mereka tau mereka tidak akan bisa mengalahkanmu tapi mereka bisa menyakiti orang orang yang ada di dekatmu atau orang orang yang kau sayangi
Giant:" Aku mengerti
Pras:" Bahkan sekarang pun bahaya seperti itu sudah ada kepadamu kau ingat ketika kejadian yang menimpa kepada bibimu beberapa bulan lalu , untung saja Bibimu tidak mati terbakar bersama toko bunganya itu
Giant:" Tapi.....
Pras:" Mereka mungkin tidak bisa menyakitimu atau memukulmu karma mereka tau mereka tidak mampu melakukan itu tapi mereka bisa menyakiti perasaanmu, merasa kesakitan bukan hanya karena di pukuli seseorang tapi merasa kesakitan juga bisa melalui perasaanmu malah itu lebih menyakitkan dari pada di pukuli seseorang karena di pukul nanti kita bisa sembuh kembali tapi kehilangan seseorang tidak akan bisa kembali lagi dan perasaan sakit itu tidak akan hilang begitu saja.
Giantpun terdiam tidak bisa berkata apa apa lagi karna yang di katakan Pras itu memang benar karna ketika kejadian yang menimpa kepada Bibinya itu Giantpun merasa seperti itu terlebih lagi bukan kepada Bibinya saja kepada Dinda pun.
Pras:" Kau tau sebenarnya aku menyesal menjadi seperti ini andai saja aku tidak berpikiran ingin menjadi orang yang kuat menjadi orang biasa biasa saja mungkin tidak akan seperti ini mungkin karena dulu aku masih remaja tidak tau kedepanya akan seperti apa coba saja aku sudah berpikir seperti sekarang mungkin akan tidak akan melakukan hal bodoh seperti ini dan apa sebenarnya yang aku dapat dengan menjadi seperti ini hanya dengan di akui oleh orang lain karena aku hebat bisa mengalahkan mereka padahal kalau kita menjadi orang sukses saja kita juga pasti akan di akui oleh mereka.