From Zero To Hero

From Zero To Hero
Chapter 2 : Ryu



Suara teriakan histeris orang orang terdengar di telinga Ryu saat keadaannya masih setengah sadar. Karena lajunya mobil yang menabrak Ryu, kaki Ryu sepertinya patah.


"Panggil Ambulan!" teriak salah seorang pria dewasa sambil memegang tangan Ryu dengan tujuan mengecek denyut nadinya.


Suara teriak histeris orang orang samar samar menghilang di telinga Ryu, Ryu pun akhirnya tidak sadarkan diri sepenuhnya.


"Hei bocah!" ucap seseorang di dalam batin Ryu.


"Apa!? Siapa!?" respon Ryu kepada suara yang muncul dibatinnya pada saat ia sedang tidak sadarkan diri sekarang ini.


"Apa kau melawak!?" tanya orang itu didalam batin Ryu dengan nada yang kesal.


"Kau siapa!? Dan dimana aku!?" Ryu bertanya kembali kepada suara misterius itu.


"Aku adalah kau dan kau ada di alam bawah sadarmu." balas orang itu atas pertanyaan Ryu.


"Biasanya alam bawah sadar setiap orang itu tempatnya berwarna putih tapi alam bawah sadar mu ini murni berwarna hitam, nampaknya kau lebih jahat daripada aku." ujar orang itu di dalam batin Ryu.


"Apa!? Apa maksudmu!?" teriak Ryu kepada suara misterius itu.


"Hei hei hei, apa kau biasanya terus berteriak seperti ini? Kau sangat tidak sopan kepada Dreqiri yang agung ini!" balas orang itu.


"Kesampingkan itu semua. Aku sudah begitu sabar kepadamu, kau berkerja begitu keras demi membayar tagihan rumah sakit kakakmu atau apalah itu, aku masih bisa sabar mengenai hal itu tetapi, kau bertaruh nyawa demi seorang anak kecil, apa kau sudah gila!?" ucap orang yang bernama Dreqiri yang ada dibatin Ryu saat ini dengan nada keras.


"Memangnya kenapa!? Ini hidupku bukan hidupmu, memangnya kau itu siapa!?" teriak Ryu kepada Dreqiri yang ada didalam batinnya.


"Sudah kubilang aku adalah kau! Aku penasaran tentang perubahan sikap yang ada pada diriku di zaman ini, dan sikapku yang sekarang ini membuatku sangat kesal dan aku yang ada di zaman ini sangat lemah!" ujar Dreqiri didalam batin Ryu atau alam bawah sadar Ryu.


"Aku adalah kau? Kau adalah aku? Apa maksudmu?" tanya Ryu pada Dreqiri penuh kebingungan.


"10.000 tahun yang lalu, aku dikenal sebagai makhluk terkuat didalam bangsaku, tetapi aku sudah melewati batas maksimal dari umurku dan akhirnya aku mati, beribu ribu tahun aku menunggu untuk reinkarnasi dan sekarang akhirnya aku bereinkarnasi, aku sangat senang saat mengetahui aku bereinkarnasi. Tetapi, aku bereinkarnasi tanpa tubuh, itu adalah gejala yang sangat aneh." balas Dreqiri atas pertanyaan Ryu yang tadi.


"Aku...tidak mengerti dengan semua perkataanmu" ucap Ryu dengan kebingungan karena tidak mengerti perkataan yang disampaikan oleh Dreqiri di dalam batinnya.


"Hah sudahlah, aku tidak ingin diriku ini mati, jadi aku akan bertanya padamu,"


"APA KAU MENGINGINKAN KEKUATAN UNTUK MEMENANGKAN SEGALANYA?" ucap Dreqiri pada Ryu dengan nada yang sangat serius.


"A...apa maksudmu?" balas Ryu dengan nada yang terpotong potong.


"Aku bisa memberikan kekuatan untukmu, kekuatan ini bisa menyembuhkan kakakmu dari penyakitnya jika kau bisa memanfaatkan kekuatan ini dengan baik." Dreqiri menjelaskan.


Tentu saja Ryu sangat terkejut dengan perkataan yang dikatakan oleh seseorang yang mengaku bernama Dreqiri yang ada di dalam batinnya saat ini. Dulu, beberapa kali kakaknya akan dikeluarkan dari rumah sakit karena Ryu belum membayar biaya tagihan dirumah sakit, pada saat itu Ryu terpaksa meminjam uang kepada orang orang yang dikenalnya.


Ryu berhasil meminjam uang dengan jumlah yang lumayan banyak, untuk mengganti semua uang itu Ryu berkerja sangat keras untuk mendapatkan banyak uang. Segala cara telah dicoba Ryu untuk menyembuhkan kakaknya tetapi semua cara yang dicobanya itu gagal. Mendengar seseorang yang bernama Dreqiri ini menawarkan kekuatan yang bisa menyembuhkan kakaknya, tentu saja itu membuat Ryu sempat tertarik.


"Ba...bagaimana caramu memberiku kekuatan?" tanya Ryu.


"Itu mudah. Kekuatan sihirku bernama Shape, dan atributku kegelapan. Aku akan memberimu kekuatan itu sekarang juga, aku tidak akan menjelaskan tentang kekuatanku karena waktuku sepertinya tidak banyak." ucap Dreqiri.


"Tapi aku..."


Tanpa banyak lagi penjelasan, alam bawah sadar Ryu yang gelap gulita pun menjadi terang karena kekuatan yang dikeluarkan oleh Dreqiri. Setelah terang, terlihat Ryu yang berada di alam bawah sadarnya sendiri dan ada juga seseorang yang rupanya tidak bisa dijelaskan dengan kata kata muncul didepannya.


Ryu berpikir bahwa itu adalah Dreqiri, tadinya Ryu sempat tidak percaya dengan ucapan Dreqiri yang ingin memberi dirinya kekuatan. Tapi setelah melihat bentuk atau wujud asli Dreqiri, Ryu pun sepenuhnya mempercayai perkataan Dreqiri untuk memberi dirinya kekuatan.


"Jika ini bukan di alam bawah sadarku, aku mungkin sudah pingsan karena ketakutan." Ryu berkata dengan nada yang pelan setelah melihat sosok Dreqiri.


Sebuah bola yang berwarna hitam pekat pun terbang dari arah Dreqiri menuju ke arah Ryu dengan pelan. Bola itu terbang mendekat ke arah Ryu hingga bola itu memasuki wujud tubuh Ryu yang ada didalam batinnya saat ini.


"Ke...kenapa kau memberiku kekuatan?" tanya Ryu kepada Dreqiri sesaat setelah bola hitam itu memasuki wujud tubuh dirinya yang ada di alam bawah sadarnya itu.


"Aku menolongmu bukan karena kau adalah reinkarnasianku. Aku menolong mu karena aku ini dulunya juga seorang adik. Dan satu lagi, berhati hati lah dengan kekuatan yang kuberi ini...jika bangsaku mengetahui kau memiliki kekuatanku, kau akan mati." ucap Dreqiri kepada Ryu dan samar samar wujud tubuh Dreqiri menghilang.


"Ap...Apa maksud..." tiba tiba perkataan Ryu berhenti dan Ryu pun tidak lagi berada di alam bawah sadarnya.


Ryu perlahan membuka matanya, Ryu melihat dinding dinding putih di atasnya dan pada saat ini Ryu sedang berada di rumah sakit.


"Aku...dimana?" Ryu berkata setelah ia sadar dan dia langsung duduk di atas ranjangnya.


"Ternyata aku ada dirumah sakit..." batin Ryu berkata.


"Tadi aku berada di alam bawah sadarku...dan aku diberi kekuatan oleh orang yang tidak kukenal, apakah itu nyata?" batin Ryu mengingat kejadian yang menimpanya tadi sewaktu dia berada di alam bawah sadarnya.


"Dan kenapa aku berada di rumah sakit!?"


"Oh iya, aku tadi menyelamatkan seorang anak kecil dan aku tertabrak mobil?"


"Apa itu mungkin?"


"Aku merasa tidak ada yang terjadi padaku" Ryu mengerak gerakkan kakinya merasa tidak ada yang salah pada dirinya.


"Orang bernama Dreqiri itu memberiku kekuatan...ternyata itu benar. Setelah kurasakan dengan benar, aku merasa tubuhku ini dipenuhi energi yang kuat." Ryu berdiri disebelah ranjangnya dengan mengepalkan tangannya.


Ryu tidak tahu bahwa kekuatannya belum sepenuhnya kuat. Untuk orang yang tidak ada kekuatan sejak lahir, Ryu baru merasakan kekuatan yang ada pada dirinya dan dia berpikir bahwa kekuatan itu kuat. Tapi, Dreqiri hanya memberi kekuatan sihir miliknya yang disebut Shape dengan atribut kegelapan miliknya.


Dreqiri tidak bisa memberikan energi sihir yang besar yang ada pada dirinya kepada Ryu, sihir dan atribut telah diberikan Dreqiri kepada Ryu, selanjutnya tinggal serahkan kepada Ryu saja untuk mengolah atau melatih kekuatan yang sudah diberikan pada dirinya hingga dirinya menjadi kuat.