
Setelah rapat itu selesai ketika semua murid yang ada di sana bubar terlihat jelas semuanya jika mereka semua terlihat akur jika hanya di dalam ruangan itu saja setelah keluar dari sana berbeda dengan sebelumnya jadi memang benar bahwa semua pemimpin dari berbagai kelas itu bermusuhan hanya saja Giant dan beberapa murid yang lain saja yang menyadari itu mereka semua menganggap semua orang dari kelas lain adalah musuh mereka tapi Giant merasa aneh dari keempat kelas itu hanya Aori dan semua anggotanya yang menyapa anak anak dari kelas D dia memang sangat baik dan ramah kepada siapapun tapi Giant tetap waspada karna Giant tidak tau apa yang dia rencakan di balik kebaikannya itu kepada semua murid kelas D, tapi Saki dan Ruri mereka ya seperti itu mereka pun ramah kepada Aori dan yang lainnya tapi meskipun Aori berbicara dengan mereka berdua tapi pandanganya melihat ke arah Giant sampai sesekali ia tersenyum kepada Giant namun Giant dia menyikapinya seperti biasa seperi tidak tau apa apa kalau wanita itu berbahaya, Setelah Aori dari kelas B menemui Giant dan yang lain kemudian dari kelas C Ryuen sang pemimpin Kelas C menemui Saki dan yang lain ia berbicara kepada Saki ?.
Ryuen:" kejadian hari lalu kalian boleh senang tapi kalian harus ingat kami tidak akan berhenti sampai di situ saja, Bagaimanapun caranya aku akan menjatuhkan kelas kalian bukan hanya kalian melainkan mereka semua.
Saki hanya bisa terdiam saja karna ia takut kepada Ryuen melihatnya saja Saki tidak berani bahkan ia bergemetar ketika di hampiri olehnya , kemudian Ryuenpub pergi meninggalkan Saki dan yang lain tapi sebelum ia pergi ia sempat berbicara kepada semua anak dari kelas D itu.
Ryuen:" Siapapun kau yang sudah membuat ketiga orang orang bodohku itu mengakui kesalahannya, lihat saja kau akan menyesal karna sudah berani berurusan dengan kami.
setelah itu Ryuenpun pergi Saki bisa bernafas dengan lega kemudian tak terasa waktu pulang pun Suzune mengerim pesan kepada Giant untuk menemuinya di taman kampus , Giant pun segera menemui Suzune setelah mereka bertemu Suzune lalu membahas soal rapat tadi sebelumnya.
Suzune:" Apa kau menyadari sesuatu setelah rapat tadi?
Giant:" Iya aku tau
Suzune:" Sepertinya kita sudah tau siapa saja yang harus kita waspadai , dan kita juga harus berhati hati, karna aku tidak yakin hanya Ryuen saja mencoba menjatuhkan kita mungkin yang lain juga sama
Giant:" Aku tidak tau jika tujuan mereka semua sama seperti Ryuen tapi kita lihat saja nanti
Suzune:" Jika benar tujuan mereka semua sama bagaimana? , yang ada pikiranku saat ini aku berpikir bahwa mereka tidak ingin posisi mereka tergantikan oleh kita ,aku juga tidak yakin kalau mereka juga benar benar orang orang pintar mungkin....
Giant:" sekarang lebih baik kita berhati hati sekarang karna kita tidak tau apa yang akan mereka rencakan nanti untuk membuat kita semua tetap di kelas ini, kita buktikan saja kalau kelas kita nanti bisa berada di paling atas
Suzune:" Baiklah kau benar sekarang kita hanya perlu berhati hati saja dan lihat apa yang akan terjadi nanti
Giant:" kalau begitu aku pergi dulu masih ada sesuatu yang harus aku kerjakan.
Giantpun lalu pergi meninggal Suzune tiba tiba setelah itu Hujan pun turun begitu deras Giant yang ingin pergi ke asrama terpaksa harus berteduh di belakangan gedung kampus di belakang gadis kampus ada sebuah lapangan yang cukup besar , Giant yang sedang berteduh disana di kejutan dengan sebuah pemandangan yang sangat menarik untuknya Giant yang berada di belakang gedung tersebut melihat ketiga pemimpin dari kelas lain sedang berkumpul disana dengan orang orang terkuat mereka, mereka semua berada di sana Giant yang berada di dalam gedung kampus pun selain melihat mereka semua berkumpul disana Giant pun mendengar pembicaraan mereka, Giant yang melihat pertunjukan itu hanya tersenyum,
Ryuen:" Yo Hima sepertinya kau berhasil menjinakkan hewan peliharaamu itu , kenapa kalian begitu patuh kepada wanita pincang itu
Ryuen:" Itu dulu sekarang aku akan membalas nya
Hima:" Ucapanmu itu sama sekali berbeda dengan kenyataanya.
Hima adalah salah satu anggota dari Kaburagi ,Giant tidak tau Hima orang seperti apa tapi setelah mendengar itu mungkin Hima bukanlah seorang wanita biasa meskipun ia terlihat seperti itu tapi Giant tidak melihat Aori dari kelas B berbicara begitu banyak tidak seperti Ryuen dan anggota Kaburagi, malah Aori dan anggotanya lebih cepat meninggalkan mereka, Giant yang sudah mendengar banyak pembicaraan mereka Giant pun lalu pergi dari sana karna ia sudah mendapatkan informasi yang sangat berharga untuknya.
Giant:" Jadi seperti itu akan aku tunjukkan kepada kalian apa itu sebuah permainan.
Setelah Giant kembali ke asramanya itu Giant melihat Ruri berada di kamarnya, Giant terkejut karna Ruri tiba tiba ada disana selain itu kenapa ia bisa masuk ke kamarnya ,melihat Giant ada disana Ruri pun lalu menghampirinya, ia memberitahu Giant kenapa ia bisa masuk ke kamarnya setelah memberitahu semuanya Giant pun mengerti kemudian Ruri membahas tentang Suzune yang masih seperti itu kepada selain itu Ruri bertanya kepada Giant apakah ia menyukai Suzune?.
Giant:" Huh aku sudah sering memberitahumu kalau aku tidak menyukainya dan aku hanya menganggapnya sebagai teman saja meskipun dia tidak pernah menganggap ku sebagai temannya
Ruri:" Tapi kalian begitu dekat sekali membuatku iri
Giant:" Membuatmu iri?
Ruri:" Hah tidak lupakan saja sepertinya aku salah bicara tadi.
tiba tiba Ruri pun keluar dari kamar Giant itu, Giant melihat ponsel Ruri tertinggal di sana Giant mencoba untuk mengembalikan ponsel milik Ruri itu, tapi ketika melihat lift Giant melihat Ruri tidak kembali ke kamarnya itu melainkan pergi ke bawah apartemen seperti akan keluar dari sana, Giant pun mengikutinya bahkan sampai keluar dari asrama itu, Giant melihat Ruri pergi ke tempat dimana waktu itu ia bertemu dengan Ruri dan Aori, Giant melihat Ruri menendangi pagar pembatas yang ada di pinggir danau selain itu Giant pun mendengar apa yang di katakan Oleh Ruri disana.
Ruri:" Dasar Suzune Sialan wanita ****** dia pikir dia siapa , hanya karna ia lebib pintar dariku jadi dia selalu saja seperti itu Hah! , lebih baik kau mati saja ******!!!.
Mendengar itu Giant tidak menyangka dengan apa yang dia lihat saat ini karna Ruri yang ia lihat berbeda dengan sebelumnya ternyata di balik wajah murah senyumnya itu dia seperti ini lalu tiba tiba ponsel Ruri yang Giant pegang berbunyi Ruri yang mendengar itu lantas berbicara?.
Ruri:" Siapa disana.