
Giant lalu keluar kelas sendirian ia memutuskan untuk melihat lihat tempat yang di beritahu Ibane tadi dan ternyata benar di tempat seperti ini ia melihat banyak sekali toko dan ia seperti di sebuah kota yang kecil fasilitas disana sama seperti di tempat Giant dulu ada Cafe dan yang lainnya, Giant cukup kagum dengan apa yang dia lihat saat ini tapi Giant mengingat satu hal meskipun tempat ini begitu mengagumkan tapi tetap saja seperti penjara jika orang lain menyadari itu, Giant melihat ada sebuah supermarket disana Giant lalu masuk kesana dan secara tidak sengaja Giant bertemu lagi dengan Suzune disana.
Giant:" Tidak aku sangka kita akan bertemu lagi
Suzune:" sebuah kebetulan apa kau memang mengikutiku?
jawabannya masih dingin kepada Giant.
Giant:" Mungkin sebuah kebetulan karna untuk apa juga mengikutimu.
Giant melihat Suzune membeli sabun muka dan sebagainya dengan memilih harga yang sangat murah.
Giant:" Kenapa kau membeli yang harganya begitu murah bukanya kau punya banyak point untuk membeli yang lebih mahal
Suzune:" Memangnya kenapa kalau aku membeli yang murah
Giant:" Tidak apa apa
Suzune:" Kalau begitu pergilah jangan mengganggu ku
Giant:" Aku hanya ingin berteman denganmu
Suzune:" Aku tidak butuh teman sekarang pergilah
Giantpun lalu pergi meninggalkannya tapi sebelum Giant pergi ia sempat memperhatikan Suzune, lalu Giant melihat lihat seisi supermarket tersebut disana Giant menemukan sebuah barang barang yang Gratis seperti makanan ,sabun ,pasta gigi dan lainya Giant sedikit heran ketika melihat nya karna ada juga barang yang Gratis namun ketika Giant kembali melihatnya dan membacanya ternyata itu untuk orang yang tidak mempunyai point untuk membeli jadi pihak kampus menyiadakannya , setelah membaca itu Giant lalu menyadari sesuatu bukannya pihak kampus selalu memberi semua murid seribu point setiap bulannya tapi kenapa ada barang barang gratis seperti itu di supermarket tersebut , Giant lalu melihat ponselnya itu Giant melihat pointnya itu masih utuh.
Giant:" Jadi begitu aku mengerti.
Giant lalu membeli beberapa makanan yang menurutnya cukup untuk dirinya sendiri dan ia pun membeli sabun, pastas gigi untuk kebutuhannya sehari hari selama hidup disana dan Giantpun membeli barang barang itu dengan mencari harga yang sangat murah seperti apa yang di lakuka Suzune sebelumnya setelah Giant selesai berbelanja Giant mendapatkan pesan dari teman temannya itu.
Rocky:" Giant apa kau menyadari sesuatu tentang point itu
Giant:" Iya aku sudah tau
Rocky:" Syukurlah kau harus menjaga pointnya atau menghemat point itu
Giant:" Iya aku tau beritahu yang lain terutama Gamma
Giant:" Baguslah, beritahu aku jika tidak ada yang ku ketahui
Rocky:" Baiklah dan satu lagi asrama kita di lantai yang sama lantai 7.
ketika Giant keluar dari supermarket tersebut Giant melihat ada empat orang yang akan berkelahi disana satu orang dari kelas yang dama dengan Giant sedangkan tiga orang lagi Giant tidak mengenalnya sama sekali bahka Giant tidak tau ketiga orang itu dari kelas mana, Giant mengira mereka akan berkelahi disana ternyata tidak tapi Giant mendengar pembicaraan mereka bahwa mereka bertiga tidak akan mengahajarnya karna ia akan merasakannya sendiri tanpa perlu berkelahi denganya, setelah mendengar itu ketiga orang itu lalu pergi meninggalkan orang yang satu kelas dengan Giant karna tak terima mereka pergi begitu saja orang itu yang masih kesal kepada mereka bertiga, orang itu lalu menendang tong sampah yang ada di dekat supermarket itu sampai berjatuhan tadinya Giant ingin menegurnya tapi Giant melihat ada kamera pengawas disana, Giant lalu merapihkan kembali tong sampah itu dan memasukan sampahnya lagi ke dalam tong sampah tersebut.
Kemudian keesokan harinya semua orang yang ada di kelas mereka semua membicarakan apa yang sudah mereka beli dengan point mereka, semua orang yang ada di sana benar benar membeli semua barang mahal yang mereka inginkan tanpa pikir panjang mereka benar benar berfoya foya selain itu ketika waktu pelajaran pun semua murid yang ada disana seperti tidak memperhatikan Ibane mereka lebih banyak mengobrol tidur dan bermain Game, Giant merasa aneh dengan apa yang ia lihat saat ini ia merasa tempat ini tidak jauh seperti sekolah Giant dulu tapi Giant yang sudah tau ia tidak mengikuti mereka karna mana mungki Katsuragi menyuruhnya susah payah untuk belajar jika nanti akan seperti ini pasti ada alasannya kenapa Katsuragi menyuruh Giant dan yang lain untuk belajar , Giant pun mendengarkan dan mengerjakan apa yang Ibane sudah jelaskan, Tapi karna Giant di minta untuk tidak terlalu mencolok ia menyamakan nilainya seperti orang pada umumnya dan yang lain pun sama mereka mendapatkan perintah yang sama oleh Katsuragi.
Giant mengira hanya mereka berlama yang belajar dan mendengarkan Ibane berbicara ternyata Suzune yang berada di sampingnya pun sama ia mengikuti pelajaran apa yang di ajarkan oleh Ibane , Giant tidak menyangka ternyata masih ada orang yang tidak sama seperti yang lain kemudia setelah satu bulan berlalu semua murid sedang menunggu kedatangan Ibane disana dan setelah Ibane datang Suki lalu bertanya kepada Ibane tentang point yang belum di terima oleh mereka.
Suki:" Bu kenapa point kita belum di kirim sama sekali?
Ibane:" Apakah benar ibu rasa pihak kampus sudah mengirim point kalian bulan ini
Suki:" Tapi tidak ada sama sekali , yang lain pun sama.
Semua orangpun lalu mulai bertanya tanya kepada Ibane soal Point yang belum mereka terima kemudian Ibane menutup pintu kelas dengan sangat kuat.
BRAKKK!!!!!.
Sontak semua murid pun terkejut ketika Ibane melakukan itu.
Ibane:" Kalian pikir kalian akan hidup enak disini apa kalian tau kalian disini untuk apa?.
Tidak ada satupun yang berani menjawab pertanyaan yang Ibane.
Ibane:" Kalian tau kalian semua itu adalah sampah yang tidak berguna sama sekali dan kalian tau kenapa kalian ada di kelas D ini?.
Tidak ada yang menjawabnya selain menggelengkan kepala.
Ibane:" Karna kalian itu murid yang bodoh yang tidak berguna sama sekali, kalian hanya mengobrol bermain ponsel dan bermain Game saja ketika pelajaran di mulai dan bukan itu saja kalian juga banyak sekali yang bolos karna terlalu bersenang senang dengan point yang kalian punya, pihak kampus memberi kalian uang yang begitu banyak untuk menguji kalian apa kalian pantas berada disini atau tidak dan bahkan di waktu ujian pun nilai kalian semua sangat rendah dan menjijikkan untuk di lihat.
Ibane lalu menunjukan sesuatu di papan tulis kepada semua muridnya itu , ada empat kelas di sana seperti Kelas A, B, C dan D, Ibane lalu memberitahu mereka satu satu kelas tes tersebut sedangkan Giant dan yang lain sudah mengetahui semua itu kalau dari ke empat kelas itu kelas A adalah kelas yang paling pintar dan di kelas itu pun bukan orang orang biasa saja yang berada disana.