
Giant tidak menyangka kalau kali ini ia akan bertemu langsung dengan monster yang selama ini selalu berbisik dan menghasutnya itu.
" kenapa apa kau takut kepadaku bocah setelah bertemu denganku secara langsung " .
" Aku sama sekali tidak takut kepadamu " Ucap Giant.
lalu monster itu menunjukkan sedikit wajahnya kepada Giant betapa terkejutnya Giant ketika melihat itu, seluruh tubuh Giant bergemetar ia tidak bisa berbicara sepatah katapun seluruh tubuhnya tiba tiba di penuhi oleh keringat.
" ada apa kenapa wajahmu seperti itu , apa kau takut kepada ku ? "
Giant hanya terdiam dan tidak bisa berkata apa apa.
" Ternyata kau memang lemah kalau tidak adanya aku di dalam dirimu kau tidak akan seperti sekarang ini, kau hanya orang lemah dan sampah yang selalu di pukuli orang orang kau tidak mempunyai keberanian untuk membalas mereka, sampah tetap lah sampah "
" Kau bilang padaku kalau kau tidak membutuhkan kekuatan dariku apa kau lupa kalau aku tidak membantumu kau sudah di kalahkan oleh Ginnon dan apa kau lupa ketika kau menerima tendangan keras darinya kau sudah tak sadarkan diri jika bukan karna aku kau tidak akan mungkin seperti sekarang ini lalu kau berbicara seperti itu setelah aku membantumu "
" Ka.... Kau bukan membantumu tapi kau memanfaatkanku saat aku kehilangan kesadaranku dengan mengambil alih tubuhku untuk membunuh seseorang, Kau hanya monster yang haus akan membunuh " Ucap Giant
" Monster kau bilang, monster sesungguhnya adalah kalian manusia kalian saling memanfaatkan dan saling menusuk dari belakang bahkan orang yang kalian percaya dan kalian anggap itu orang baik menusuk kalian dari belakan apa itu lebih dari monster, mereka semuanya lah yang monster begitu keserakahan dan licik orang seperti itu memang pantas untuk di bunuh "
Apa yang di katakan monster itu kepada Giant memang benar monster sesungguhnya adalah manusia selain mereka licik mereka semua pun serakah mereka semua menggunakan segala cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan bahkan mereka juga rela mengkhianati atau membunuh orang terdekat mereka hanya untuk kepentingan mereka sendiri tanpa memikirkan orang lain.
" Kau tau orang yang mengirimu datang kemari orang itu memang baik ingin menolongmu untuk mencapai impian mu tapi di sisi lain ia pun memanfaatkanmu untuk kepentingan nya sendiri apa aku tidak menyadarinya, dasar bodoh! "
" Aku tau aku memang bodoh dan sekarang aku tidak tau haru bagaimana sekarang orang orang yang harus ku hadapi bukan lah orang biasa aku tidak mungkin bisa mengalahkan mereka bukan hanya dalam pertarungan dalam hal lain pun aku tidak mungkin bisa mengalahkan mereka " Ucap Giant
" Sudah kuduga tidak akan lama kau akan mengakui kekuatan ku dan keberadaanku ini dan kau pasti akan meminta bantuanku ini , manusia memang naif"
" Iya aku memang mengakui kalau kau memang kuat kekuatanmu memang luar biasa aku sendiri tau aku tidak akan seperti jika tidak ada kau dan juga Zuno aku hanya manusia tidak berguna yang tidak bisa apa apa, tapi aku tidak suka dengan caramu itu yang mencoba membunuh "
" langsung saja katakan apa yang inginkan bocah ? "
" ternyata aku memang membutuhkanmu aku membutuhkan kekuatan mu tolong pinjamkan aku sedikit kekuatanmu "
" Aku bisa memberimu semua kekuatanku dan membereskan tugas mu ini dengan cepat "
" Yang benar apa kau mau membantuku ? "
" Tapi kau harus bergabung denganku "
Mendengar itu Giant tidak mungkin melakukannya karna Zuno sebelumnya sudah memberitahu Giant untuk tidak memakai kekuatannya atau berhubungan dengan monster itu tapi karna waktu itu amarah mengusai Giant beberapa kali Giant menunggu atau memakai kekuatan dari monster itu, dan Zuno pun memberitahu Giant untuk menjauhi monster yang ada di dalam cincin itu apalagi sampai bergabung denganya akan sangat berbahaya.
" Lepaskan segel itu dan bergabunglah denganku, kau akan mendapatkan kekuatan yang luar biasa " .
Giant lalu berjalan mendekati penjara besar itu.
" Bagus mendekatlah dan letakan telapak tanganmu itu disana "
" Kau itu menumpang di dalam tubuhku dan aku ini pemilik tubuh ini jika kau bergabung denganku turuti apa perkataan ku karna aku adalah tuanmu " Ucap Giant
" Kau mencoba memerintahku Bocah! "
" Kau sudah menumpang di dalam tubuhku ini tidak ada salahnya jika kau memberikan sedikit kekuatanmu itu karna kau sudah berada di dalam tubuhku ini, jika kau benar benar ingin bergabung denganku turuti apa perintahku "
" Baiklah tapi sebagai gantinya aku berhak sedikit mengendalikan tubuhmu ini karna jika aku sudah bergabung denganmu jika kau mati maka akupun akan mati "
" Baiklah tidak masalah asalkan memang benar seperti itu "
" Baik kalau begitu segera buka segelnya, baru kali ini aku bekerja sama dengan seorang manusia yang menjijikan "
Giant hanya tersenyum kemudian ia meletakan tanganya itu ke penjara besar tersebut dan seketika pintu itu terbuka dan tiba tiba angin pun keluar dari dalam penjara itu dengan sangat besar sampai Giant pun tidak bisa menahan hembusan angin itu, tiba tiba monster besar keluar dari sana dan memakan Giant.
" ARGGGGHHH !!!!"
tiba tiba Giant terbangun dari tidurnya itu ia begitu tergesa gesa tubuhnya di basahi oleh keringatnya , Giant lalu melihat jam dinding sudah pukul 6 Pagi, Giant segera pergi ke kamar mandi dan segera bersiap siap untuk pergi ke kampusnya itu, di perjalan menuju ke kelas Giant masih memikirkan hal itu sesampainya di kelas Giant kemudian duduk di kursinya itu.
" Selamat pagi Giant " Ucap Airi yang tiba tiba menghampirinya
" Selamat pagi airi "
" Apa kau baik baik saja Giant " Sembari menatap mata Giant
" aku baik baik saja "
" Syukurlah " sembari duduk di kursinya itu.
setelah kejadian itu Giant tidak merasakan sesuatu yang berubah dari dirinya itu dan Giantpun berpikir mungkin itu hanya sebuah mimpi saja tapi sebelumnya ia pun pernah mengalami hal tersebut, karna tidak ingin terlalu memikirkannya lalu setelah itu tiba tiba seluruh siswa yang ada disana di panggil untuk berkumpul di ruangan rapat sebelumnya, Giant dan yang lain pun segera pergi ke ruangan tersebut entah akan ada apa Giant pun tidak tau setelah Giant sampai di ruangan tersebut seperti biasa semua siswa dari kelas lain berkumpul disana, dan hanya kelas C saja yang baru datang ke tempat itu.
" Sepertinya aku sudah tau siapa yang sudah membuat ketiga orang itu mengakui kesalahannya mereka, ternyata itu kau Suzune " Ucap Ryuen kepada Suzune
" Iya memangnya kenapa? "
" Sepertinya aku terlalu meremehkan mu tapi kau lihat saja nanti kau akan bersujud di hadapanku karna menyesali perbuatan mu "
" Dasar orang bodoh jangan bermimpi aku akan melakukan hal seperti itu kepadamu ".