From Zero To Hero

From Zero To Hero
Episode 143



Giant lalu mengusulkan Suzune untuk menjadi pemimpin di ujian kali ini.


" Bagaimana kalau Suzune saja selain dia pintar dia juga bisa di andalkan " Ucap Giant


" Iya kau benar, nanti aku akan berbicara kepadanya "


Setelah selesai mendirikan tenda Saki lalu menemui Suzune entah apa yang mereka berdua bicarakan Giant tidak tau, ia lebih tau membantu orang orang yang bekerja.


" Giant aku menemukan beberapa buah buahan yanh bisa di makan " Ucap Gamma


" Baguslah kau bisa memberikannya kepada Saki untuk di makan nanti oleh teman teman yang lain " Ucap Gamma


" Apa aku mencari ini hanya untukmu Giant aku tidak mau membaginya dengan yang lain "


" Di tempat seperti ini kita harus membantu satu sama lain "


" Tapi Giant nanti kau bagaimana "


" Kita bisa memakannya bersama sama nanti "


" Iyasudahlah " Ucap Gamma sembari berjalan menghampiri Saki.


kemudian mereka di kejutkan oleh Maki yang berhasil menangkap ikan di sungai, cukup banyak Maki membawa ikan itu.


" Ternyata ikan di sungai ini banyak sekali, jadi kita tidak perlu kesusahan makanan " Ucap Maki


" Iya selain itu di sekitar sini juga banyak buah buahan yang bisa kita makan " Ucap Jane


Semua orang lalu merasa tenang setelah mengetahui itu mereka jadi tidak perlu kesusahan makanan karna banyak sekali makanan yang bisa mereka makan disana selain itu mereka juga jadi bisa menyimpan point yang mereka punya, mereka akan menggunakan point itu jika benar benar terjadi sesuatu yang darurat dan memang butuhkan baru akan memakainya.


" Tadi Saki menemuiku dan dia ingin aku menjadi pemimpin di ujian kali ini " Ucap Suzune


" Benarkah " Ucap Giant


" Iya lalu dimana Goa itu kita harus mengambil pointnya sekarang , tapi apakah kelas yang lain juga sudah mengetahui tempat itu? "


" Aku tidak tau tapi lebih baik jika kita lebih cepat dari mereka "


Giant dan Suzune pun lalu segera pergi ke Gua tersebut setelah di dalam sana Giant dan Suzune melihat ada sebuah alat untuk menggesekan kartu itu, Suzunepun lalu menggesekan kartu itu dan berhasil, mereka pun berhati berhati dan melihat ke sekeliling untuk berjaga jaga dari kelas lagi agar tidak yang mengetahui dari mereka berdua siapa pemimpinnya.


" Tapi Menurutmu dari mereka berdua siapa yang menjadi pemain anggotanya " Ucap Suzune


" Aku tidak tau karna aku tidak melihat mereka berdua menggunakan kartu itu dalam " Ucap Giant.


Malam pun tiba semua orang masih sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing ada yang membuat api unggun dan yang lainnya , setelah Giant dan Suzune akan kembali ke perkemahan di tangah jalan Giant melihay wanita yang selalu berada di samping Ryuen , Giant melihat wanita itu seperti sudah berkelahi karna ada bekas luka di wajahnya selain itu pakaian yang ia kenakan juga begitu kotor.


" Hey bukannya kau itu yang suka bersama Ryuen ? , kenapa kau berada disini " Ucap Giant


" Memangnya kenapa apa ada masalah" Ucap Miya


" Lebih baik kau ikut dengan kami disini sangat berbahaya ,selain itu sepertinya sebentar lagi akan turun Hujan " Ucap Giant sembari melihat ke atas langit


" Aku tidak butuh rasa kasihan dari kalian, lagian apa kalian tidak takut membawa musuh ke dalam tempat kalian " Ucap Miya


" Apa kau gila akan membawa ke perkemahan, apa kau lupa dia itu siapa " Ucap Suzune kepada Giant .


Tanpa banyak basa basi Giant pun lalu membawanya.


" Hey apa yang kau lakukan lepaskan aku! " Ucap Miya sembari mencoba melepas pelukan dari Giant


" Lukamu itu akan berbahay jika tidak di obati , apalagi luka yang ada di kakimu itu " Ucap Giant sembari mencoba menggendongnya?.


Giant pun kembali ke perkemahan sembari membawa Miya, semua orang sontak melihat ke arah Giant yang membawa Miya kesana.


" Giant bukan itu Miya, kenapa kau membawanya kemari " Ucap Saki


Giant lalu memberitahu Saki kalau Miya tadi bertarung dengan Ryuen ,Giant memberitahu semuanya kepada Saki dengan apa yang sudah Miya katakan kepada Giant sebelumnya ketika perjalanan kembali kesana.


" Oh begitu kalau begitu tidak apa apa, kita hanya perlu membantunya sampai kita kembali nanti ke kapal pesiar karna akan bahaya juga jika dia sendirian di tempat seperti ini " Ucap Saki


" Kalau begitu Terimakasih karna sudah mau menerimanya disini " Ucap Giant.


Meski Saki mempercayainya tetap saja yang lain tidak karna bisa saja Miya hanya mata mata Ryuen yang sengaja di asingkan olehnya, Bisa saja Miya di perintahkan oleh Ryuen untuk mencari tau setiap pemimpin berbagai kelas lain di ujian kali ini.


" Kenapa kau membawa kemari, kenapa kau tidak biarkan saja dia mati disana " Ucap Ginnon


" Sebaiknya kau bantu aku mengobatinya " Ucap Giant sembari berjalan


" Kau ini baiklah " Ucap Ginnon sembari mengikuti Giant dari belakang.


Giant dan Ginnon lalu mengobati luka Miya itu.


" A... Anu Giant ini aku bawakan bajuku untuknya " Ucap Airi


" Apa tidak apa apa Airi " Ucap Giant sembari menatapa wajahalnya


" tidak apa apa lagian bajunya sangat kotor, ia tidak mungkin memakainya seperti itu "


" Kalau begitu terimakasih " Ucap Giant


" Kenapa kau mau melakukan ini untukku " Ucap Miya kepada Giant


" Sebaiknya kau ganti pakaianmu itu " Ucap Giant sembari melemparkan pakaian Airi yang sebelumnya Giant pegang .


Giant lalu pergi meninggalnya , Airi lalu membantu Miya untuk mengganti pakaianya itu, ketika Giant akan membantu Maki yang sedang membakar ikan ia berpapasan dengan Ryuji, Giant lalu menatapa Ryuji, Ryuji yang mengerti akan itu Ryuji pun menganggukkan kepalanya itu.


" Apa ada yang bisa aku bantu " Ucap Giant kepada Maki


" Ah Tidak perlu Giant " Ucap Maki sembari tersenyum


" Kau hebat sekali , aku bisa menyalakan api tanda adanya korek api selain itu banyak sekali yang kau ketahui tentang ketika berada di tempat seperti ini " Ucap Giant sembari duduk di sampingnya itu


" Heheh kau terlalu berlebihan Giant aku hanya mengetahui beberapa saja tidak semuanya ini juga karna dulu kedua orang tuaku selalu membawaku atau mengajakku berkemah di tempat seperti ini jadi ada beberapa yang aku ketahui itupun tidak banyak " Ucap Maki


Giant lalu membantu Maki menyiapkan makan untuk semua orang, karna sedari tadi Giant melihat Maki bekerja keras lebih dari yang lain , Giant memanggil Gamma yang sedang mengisi beberapa botol di aliran air yang berada di dekat perkemahan


" Ada apa Giant? " Ucap Gamma


" Apa yang sedang kau lakukan ? " Ucap Giant


" Mengisi air untuk minum "


" Biar aku saja kau bantu Maki sempa tugasnya itu selesai " Ucap Giant


" Lalu apa yang di lakukan si Saki itu apa kerjaanya itu hanya berpacaran saja ? , dan menyuruh nyuruh orang lain saja " Ucap Gamma


" Dia juga sama bekerja seperti yang lain , sudah cepat bantu dia "


" Benarkah kalau aku lihat kerjaanya cuman berpacaran aja ku hajar dia, selain sudah berani memerintah tuanku dia juga bertindak seenaknya " Ucao Gamma sembari mencengkeram laut botol yang di pegangnya itu


" Gamma "


" Ba.... Baik Giant aku akan segera membantunya " Ucap Gamma sembari berlari meninggalkan Giant.