From Zero To Hero

From Zero To Hero
Episode 130



Setelah kejadian hari itu Nilai Sado pun sedikit lebih baik dari sebelumnya meskipun di ujian hari lalu ia mendapatkan nilai yang rendah tapi lebih baik dari pada sebelumnya , semua murid di kelas pun ikut senang akan perubahan Sado itu meskipun sikap Sado masih seperti itu kepada murid yang lain tapi setidaknya ia sudah memiliki teman sekarang selaim itu Giant dan Suzune pun sedikit lega karna masalah itu sudah mereka selesaikan tapi mereka salah sebenarnya masalah sebenarnya baru saja di mulai, ketika semua murid sedang istirahat tiba tiba Ibane datang bersama Sado ia lalu memberitahu semua muridnya kalau masalah terjadi kepada Sado, Ibane memberitahu semua muridnya itu kalau Sado memukuli atau menghajar siswa dari kelas C dan Sadi bisa di keluarkan dari sekolah karna prilakunya itu dan guru dari kelas C akan meminta keadilan dari apa yang sudah Sado lakukan kepada muridnya itu, Giant dan lain tidak tau harus apa berbuat lagi setelah apa yang Sado perbuat itu, semua murid yang ada di kelas D mulai membicarakan Sado.


:" Kenapa dia tidak di keluarkan saja dia itu selalu membuat onar.


Tapi Sado tidak diam saja ia berbicara kepada Ibane kalau mereka yang memulainya lebih dulu.


Sado:" Sudah aku bilang mereka yang memulainya lebih dulu, selain itu mereka bertiga mencoba menghabisiku


Ibane:" Sudah diam.


Suki yang melihat itu ia lalu bertanya kepada Sado tentang kejadian itu dan kenapa bisa terjadi seperti itu Sado pun lalu menjelaskan kejadian tersebut kepada Suki, Jadi ketika Sado di angkat menjadi pemain inti di club basketnya itu kemudian tiba tiba anak dari kelas C menyuruh Sadi untuk menemuinya di suatu tempat di dekat Lab , Sado yang tidak merasa curiga sama sekali ia pun menemuinya disana namun ketika Sado menemuinya tiba tiba saja orang itu dan kedua temannya menyerang Sado , mendengar penjelasan Sado sebagian orang ada yang mempercayainya dan sebagian orang tidak mempercayai malah lebih banyak orang yang tidak mempercayai Sado, Sado yang kesal karna tidak ada yang mempercayainya ia pun lalu pergi dari sana.


Sedangkan Giant ia merasa sedikit aneh dengan apa yang di katakan oleh Sado itu.


Giant:" Jika benar ada tiga orang yang mencoba menghajarnya pasti Sado mendapatkan luka yang cukup serius tapi ia tidak terluka sama sekali, apa orang itu sengaja kalah dari Sado atau apa aku merasa sedikit aneh ( Berbicara dalam hati).


Kemudian Ibane memberitahu semua muridnya itu jika Sado tidak bersalah ia tidak akan di keluarkan dari kampus tersebut dan kelas merekapun tidak akan kehilangan point yang sudah susah payah mereka dapatkan asalkan Sado bisa membuktikan ucapannya itu memang benar tidak bersalah, Tapi Giant berpikir walaupun Sadi benar tidak bersalah tetap saja semua orang tidak akan percaya kepadanya dari sifatnya yang seperti itu yang kasar dan selalu membuat ulah di sekolah tentu semua orang akan lebih percaya kepada ketiga orang itu dari pada Sado karna sudah terlihat jelas Sado seperti apa , setelah waktu istirahat selesai mereka semua kembali melanjutkan belajarnya itu sampai tak terasa waktu pulang pun sudah tiba Giant yang sedang berjalan di koridor ia tiba tiba di panggil oleh Suzune mendengar Suzune memanggilnya Giant pun berhenti, Suzune pun kemudian menghampirinya.


Suzune:" Giant ada yang ingin aku bicarakan denganmu


Giant:" Aku sudah tau tentang Sado kan?


Suzune:" Iya tapi apa kau tidak merasa aneh dengan apa yang Sado katakan tadi


Giant:" Iya akupun merasa aneh, jadi apa yang akan kau lakukan?


Suzune:" Tentu aku akan membantunya menyelesaikan masalah ini


Giant:" Kau ini ternyata benar benar....


Suzune:" Iya dan aku tidak ingin apa yang sudah susah payah aku lakukan ini begitu saja terhenti karna Sado aku tidak ingin memulainya lagi dari awal aku sudah berusah keras untuk bisa ke kelas A


Giant:" Iya iya aku mengerti


Suzune:" Lalu apa kau akan diam saja bukannya tujuanmu juga sama agar bisa ke kelas A, Kita punya waktu selama tiga hari untuk membantu sado membuktikan kalau ia tidak bersalah


Giant:" Iya tapi kau harus mempunyai bukti kalau ia tidak bersalah selain itu kau harus mempunyai seorang saksi untuk membuktikan itu, apa di tempat kejadian Sado itu ada seorang saksi yang melihat perkelahian mereka?


Suzune:" Ada aku mendengarnya dari kelas lain , ketika kejadian perkelahian itu ada salah satu siswi yang melihatnya.


Ruri:" Maaf aku mengganggu kalian berdua


Giant:" Tidak apa apa, ada apa?


Ruri:" Sebenarnya aku ingin membantu Sado membereskan masalah ini, karna aku tidak ingin dia di keluarkan dari sini, aku tidak ingin melihat semua orang kecewa karna sado di keluarkan kita semua jadi kehilangan point yang sudah susah payah kita dapatkan


Giant:" Baguslah kalau kau juga begitu, kau bisa membantu Sado bersama Suzune


Suzune:" Apa!


Ruri:" Anu apakah Suzune juga mencoba untuk membantu Sado juga


Suzune:" Aku bisa membantunya menyelesaikan masalah ini tanpa perlu bantuan mu, aku bisa mengatasinya sendiri.


Suzune lalu pergi meninggalkan Giant dan Ruri.


Ruri:" Suzune ternyata memang tidak menyukaiku padahal aku ingin sekali dekat dan berteman dengannya


Giant:" Dia memang seperti itu


Ruri:" Aku melihat kalian begitu dekat terlebih lagi belakangan ini aku selalu melihat kalian selalu berduaan, apa kau bisa membantuku untuk berteman dengan Suzune?


Giant:" Itu tidak seperti yang kalian lihat kami sebenarnya tidak dekat sama sekali


Ruri:" Benarkah? , tapi apakah kau bisa membantuku untuk berteman dengan Suzune karna di kelas kita hanya dia saja yang sulit di dekati semua orang padahal semua ingin sekali dekat atau berteman dengannya


Giant:" Aku tidak bisa menjamin itu tapi aku akan mencoba membantumu untuk berteman dengannya


Ruri:" Wahh benarkah terimkasih Giant.


Giant yang mengetahui Ruri pandai berteman dengan orang lain dan mudah dekat dengan orang lain ia berpikir bahwa mungkin Ruri bisa membantunya mendapatkan informasi tentang kejadia Sado itu terlebih lagi Ruri ini cukup terkenal banyak Siswa dan siswi lain yang mengenalnya di kelas manapun karna sifat ramah dan mudah bertemannya itu.


Giant:" Ohiya bukanya tadi kau ingin membantu Sado


Ruri:" Iya tapi aku tidak tau harus mulai dari mana?, Bagaimana kalau kita membicarakan ini di Cafe saja biar lebih enak membahasnya.


Giantpun menerima ajakannya itu kemudian Giant dan Ruri pun pergi ke Cafe tersebut tapi ketika ia akan pergi kesana Ruri menyuruh Giant untuk menunggunya sebentar entah ada apa Giant pun tidak tau, ketika Giant sedang menunggu Ruri di depan Sekolah tiba tiba ada seorang wanita menghampirinya?.