
Setelah Hagi memanggil Hina , Hinapun kemudian menghampirinya Giant yang tau akan otak semua teman temannya itu, Giant merasa ingin pergi dari tempat itu , Hagi kemudian menyuruh Hina untuk duduk setelah Hina akan duduk Hagi kemudian berbicara kepada Hina?.
Hagi:" Kenapa duduk Disana di samping Giat juga kosong?
Hina:" Anu.... bukanya itu ada orang
Hagi:" Orang dari mana tidak ada kok.
Orang yang duduk di sebelah Giant karna sudah mengerti seketika langsung berdiri mempersilakan Hina untuk duduk Disana,
Hina:" Tapi bukanya...
:" heheh sudah tidak apa apa kok.
Hina kemudian duduk di samping Giant kedua muka mereka seketika menjadi merah karna malu.
Hagi:" Hina kau mau pesan apa?
Hina:" Ko... Kopi saja.
Hati kemudian memesankan Kopi untuk Hina, Tak lama kemudian Hari kemudian datang bersama Gamma dan Nino sembari membawakan pesanan yang lain termasuk Hina juga , ketika Hina akan menggantikan uang Hagi, Hati menolaknya.
Hagi:" Sudah simpan saja
Hina:" Tapi....
Hagi:" Sudah tidak apa apa.
Hina lalu kembali menyimpan uangnya itu, Hina yang melihat Nino ada Disana kemudian berbicara kepadanya?.
Hina:" Nino rupanya kau ada Disini juga
Nino:" Heheh iya aku yang mengajak Giant dan yang lain untuk datang kemari karna waktu itu aku sudah janji kepada Giant untuk mentraktirnya makanan
Hina:" Oh begitu.
di tengah tengah pembicaraan mereka Zayi kemudian memotong pembicaraan mereka.
Zaky:" sebenarnya Giant sempat menolak lalu ketika si mata empat mengajaknya datang kemari dia tiba tiba mau
Saki:" Karna tau kau suka datang kemari jadi Giant mau .
Giant yang mendengar Saki dan Zaky berbicara seperti itu , Giant pun terkejut.
Giant:" Apa apaan mereka ini perasaan aku tidak pernah berbicara seperti itu ( Berbicara dalam hati)
Saki:" Iya kan Giant
Giant:" Apanya yang iya?
Zaky:" Ohiya aku lupa kalau Giant akan malu kalau kami memberitahunya ( Sembari tersenyum lebar.
Giant lalu menutup wajahnya itu, di sisi lain Hina yang mendengar itu semakin tertipu malu dan wajahnyapun semakin memerah, mereka semua lalu saling bercerita satu sama lain selain itu mereka juga saling bercanda dengan membuat Giant malu karena ulah semua anggota Rings devil yang terus berbicara yang tidak tidak tentang dirinya kepada Hina, tapi Giant hanya bisa diam , Nino yang melihat semua anggota Rings Devil seperti itu kepada Giant , Nino ikut tertawa bersama yang lain, Nino merasa begitu senang ketika melihat anggota Rings Devil seperti ini karena yang dulu ada dipikirinya mereka begitu seram dan menakutkan ternyata jauh dari dugaannya itu.
Tak terasa waktupun sudah semakin larut mereka semua lalu memutuskan untuk pulang, Giant keluar dari cafe itu dengan wajah yang suram karna terus di tertawa oleh teman temannya itu, ketika semua akan pulang Rocky lalu berbicara kepada Giant?.
Rocky:" Hey kau mau kemana?
Giant:" Pulang bukannya kita akan pulang
Rocky:" Kami semua memang akan pulang
Giant:" Kalau begitu sama
Rocky:" Apa kau tega membiarkan seorang wanita pulang sendirian?
Ketika Giant akan berbicara tiba tiba Nino memotongnya.
Nino:" Iya bukanya waktu kemari kau janji mau mengantarnya pulang Giant.
Semua Anggota Rings ketika mendengar Nino berbicara seperti itu mereka semua lalu tersenyum.
Giant:" Hey kenapa kalian semua tersenyum seperti itu?.
Semua Anggota Rings Devil seketika langsung pergi dari sana.
Hagi:" Ohiya Giant aku lupa maaf aku tidak bisa mengantarmu pulang aku ada urusan.
Belum sempat Giant berbicara mereka semua sudah pergi dari sana , tinggal mereka berdua saja, Giant lalu menepuk jidatnya sendiri.
Giant:" Sialan apa apaan mereka ini, sudah aku bilang kalau aku tidak ada hubungan apa apa dengan Hina (Berbicara dalam hati).
Kemudian Hina berbicara kepada Giant?.
Hina lalu berjalan meninggalkan Giant.
Giant:" Kalau begini mau bagaimana lagi haripun sudah sangat malam ( Berbicara dalam hati).
Giant lalu memanggil Hina , Hina yang mendengar Giant memanggilnya , Hina pun berhenti.
Hina:" Ada apa Giant?
Giant:" Tunggu biar aku antar kau pulang.
Giant kemudian berjalan menghampiri Hina.
Hina:" Sudah tidak apa apa aku sudah biasa pulang sendiri kok
Giant:" Sudah tidak apa apa lagian ini sudah sangat malam
Hina:" Tapi...
Giant:" Sudah ayo
Hina:" Ba...Baiklah.
Giantpun lalu mengantar Hina pulang di perjalanan menuju rumah Hina mereka sedikit canggung karena tadi, tapi Giant yang merasa tidak enak dengan kondisinya itu, Giat memberanikan diri untuk membuka pembicaraan dengan Hina.
Giant:" Ohiya Hina yang tadi tidak perlu di dengar mereka memang seperti itu
Hina:"Anu ....Tidak apa apa kok Giant
Giant:" ohiya tumben hari ini kau pulang malam?
Hina:" Iya tadi banyak sekali pekerjaan jadi aku harus malam selain itu ada salah satu pegawai yang tidak masuk kerja karma sakit jadi aku menggantikannya
Giant:" Kau baik sekali apa kau tidak merasa lelah mengerjakan pekerjaan orang lain seperti itu
Hina:" Ah tidak kok aku sudah terbiasa kadang juga aku pulang larut malam seperti ini .
di tengah tengah perjalanan tiba tiba Giant bertemu dengan Uzaki, Itali tempat berdiri Di hadapan Giant sembari merokok.
Uzaki:" Yo Giant
Giant:" Tu...Tuan Uzaki
Uzaki:" dari mana kalian berdua pulang selarut malam ini, apa kalian habis berkencan?
Giant:" Kenapa semua orang berpikiran seperti itu ( Berbicara dalam hati)
Giant:" Tidak kami....
Uzaki:" Sudah aku sudah tau tidak perlu di jelaskan, masa muda memang paling indah
Giant:" Aku belum selesai bicara kenapa dia berpikiran sama seperti yang lain ( Berbicara dalam hati )
Uzaki:" Maaf mengganggu kencan kalian, ada yang ingin aku bicarakan denganmu Giant
Giant:" Apa yang ingin anda bicarakan denganku sampai harus menemuiku seperti ini
Uzaki:" Sudah ayo ikut dulu saja.
Uzaki kemudian membawa Giant dan Hina ke salah satu taman yang ada Disana, Giant dan Hina pun mengikuti Uzaki dari belakang, sesampainya di taman tersebut Giant dan Hina lalu duduk Disana, Uzaki lalu memberi mereka minuman kaleng.
Uzaki:" Ini ambilah
Giant:" Terimakasih , lalu apa yang ingin anda bicarakan? , kenapa harus disini?.
Uzaki hanya tersenyum kepada mereka kemudian Uzaki duduk di kursi taman yang ada di sebelah Giant.
Uzaki:" ini soal Pras
Giant:" memangnya ada masalah apa dengan tuan Pras?
Uzaki:" Tidak ada masalah apa apa, hanya saja dia sedikit berbeda dengan yang dulu
Giant:" Maksudnya bagaimana bukanya tuan Pras masih saja seperti dulu?
Uzaki:" Tidak dia sedikit berbeda sekarang, dulu dia tidak seperti itu
Giant:" Iyakah maaf aku tidak begitu tau soalnya aku baru mengenalnya sekarang dan aku tidak tau tuan Pras dulu seperti apa yang aku tau dia itu orang yang baik
Uzaki:" Dia memang orang yang baik dia adalah temanku yang paling baik.