
Giant lalu melempar orang tersebut sampai orang itu pun terjatuh , melihat Giant mampu melemparnya seperti itu mereka pun lalu berpikir kalau Giant sangatlah karna ia mampu melempar salah satu dari mereka hanya dengan satu tanganya saja.
:" Hey aku bisa melaporkanmu karna perbuatanmu ini dan kau bisa di keluarkan juga dari sini
Giant:" Aku tidak peduli lagian di sini tidak ada siapa siapa tidak ada juga CCTV yang melihat kejadian ini, kalian juga tidak mempunyai bukti untuk memberitahunya .
Giantpun lalu menyeringai kepada mereka.
Giant:" luka kalian belum terlihat benar benar parah, aku bisa membuat kaki kalian atau beberapa tulang rusuk kalian patah hanya dengan satu pukulan siapa dari kalian berdua yang ingin lebih dulu aku patahkan?.
mereka berduapun semakin ketakutan ketika mendengar Giant berbicara seperti itu, karna takut Giant akan benar benar melakukan itu mereka berduapun lalu bersujud di hadapan Giant dan akan memberitahu kejadian sebenarnya nanti ketika rapat kedua kelas nanti, Giant pun lalu berjongkok di hadapan mereka berdua sembari tersenyum lebar.
Giant:" Nah begitu kan bagus kenapa kalian tidak bilang seperti itu saja dari awal jadi kita tidak perlu seperti ini.
Kemudian Giant menepuk pundak kedua orang itu sembari berbicara " Akan ku cari kalian berdua jika kalian berani membohongi ku" Giant pun lalu pergi meninggalkan mereka bertiga, setelah itu Giant lalu mendapatkan pesan dari Suzune, Suzune menyuruh Giant untuk segera menemuinya di kelas, Giant pun segera berlari untuk menemui Suzune , setiba di kelas disana Suzune bersama Ruri dan Airi, Giant menghampiri mereka kemudian Suzune memberitahu sesuatu kepada Giant, Bahwa Suzune adalah orang yang melihat kejadian yang menimpa Sudo.
Giant:" Yang benar ia yang melihat kejadian itu
Suzune:" Iya
Giant:" Darimana kau bisa yakin kalau Airi yang melihat kejadian itu .
Suzune lalu memberitahu semuanya kepada Giant jadi ketika dimana kejadian itu terjadi saat Ibane membicarakan masalah itu di kelas hanya Airi saja yang tidak ikut berbicara dan hanya diam saja terlebih lagi Airi hanya menundukan kepalanya dan sikapnya pun sedikit aneh ketika kejadian itu Suzune yang sudah mengetahui itu dari awal sudah ingin membicarakan ini kepada Giant.
Giant:" Tapi kau tidak perlu langsung seperti itu belum tentu dugaan mu itu benar kalau Airi yang melihat kejadian itu
Suzune:" Kau bisa langsung menanyakannya.
Karna penasaran Giantpun lalu menyakan hal tersebut kepada Airi , karna Airi tidak berani menatap wajah lawan bicaranya ia berbicara dengan Giant sembari menundukan kepalannya.
Airi:" I.... Iya ketika kejadian itu aku berada disana aku tidak sengaja melihatnya tapi karna aku takut aku langsung pergi dari sana karna tidak ingin terlibat dengan masalah itu , tapi setelah aku pikir pikir aku merasa bersalah jika diam saja seperti ini tidak membantu Sado jadi aku memberitahu semuanya kepada Suzune meskipun aku tetap takut
Giant:" Tapi apa kau mempunyai buktinya jika waktu itu kau berada disana melihat kejadian itu
Airi:" Ada aku punya buktinya , di kamera ini tapi sayangnya tadi kameraku jatuh dan sekarang rusak.
Ketika Suzune ingin membawa Airi ke kelas tidak sengaja Ruri mendorong Airi sampai ia terjatuh dan kamera yang di bawa oleh Airi pun ikut terjatuh.
Giant:" Kalau begitu sepulang sekolah nanti kita pergi perbaiki kemera itu masih ada waktu dua hari lagi untuk masalah ini selesai , nanti aku akan mengantarmu memperbaiki kemaremu
Airi:" A.... Anu tidak perlu repot repot aku bisa...
Giant:" Sudah tidak apa apa aku akan mengantarmu nanti
Airi:" Ba..... Baiklah.
Setelah selesai pelajaran Giant pun menunggu Airi di depan gedung sekolah dan ternyata Airi datang bersama Ruri dan juga Suzune mereka memberitahu Giant kalau mereka juga akan ikut mengantar Airi memperbaiki kameranya itu tanpa basa basi mereka pun lalu pergi ke tempat dimana mereka bisa memperbaiki kamera Airi itu , setelah disana Giant melihat Airi seperti ketakutan ketika berbicara dengan orang yang akan memperbaiki kameranya itu.
:" Besok sore kamera ini sudah bisa di ambil hanya ada masalah kecil saja
Airi:" Iya terimakasih
orang itu terus berbicara kepada Airi meskipun Giant tidak tau apa yang mereka bicarakan tapi Giant yang melihat Airi ketakutan seperti itu Giant pun lalu menghampirinya.
Giant:" Ada apa Airi
Airi:" Anu Giant.....
:" Dia tidak mau menuliskan nomor ponselnya disini jadi bagaimana aku memberitahunya jika kameranya ini sudah di perbaiki jika ia tidak meninggalkan nomor ponselnya disini
Giant:" Sudah biar nomor ponselku saja kau memberitahuku nanti
:" Tapi...
Giant:" Kau hanya perlu memberitahu saja kan paman?
:" E..... Sudahlah.
setelah Giant selesai menulis nomor ponselnya disana Giant dan yang lain pun lalu pergi dari sana setelah itu mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak ke Cafe biasa yang sering Suzune kunjungi setelah disana Giant dan Airi di tinggal oleh Suzune dan Ruri, Ruri yang pergi ke Toilet sedangkan Suzune pergi memesan untuk mereka, Kini Giant hanya berdua dengan Airi, tiba tiba Airi berbicara kepada Giant?.
Airi:" Terimakasih Giant sudah mengantarku
Giant:" Tidak apa apa
Airi:" Anu terimakasih juga atas yang tadi
Giant:" Iya tapi apa kau mengenal paman yang tadi?
Airi:" Tidak aku sama sekali tidak mengenalnya.
Tiba Tiba Giant terkejut karna baru kali ini ia melihat Airi berbicara dan berani melihat lawan bicaranya?.
Giant:" baru kali ini aku melihatmu berbicara dan berani melihat lawan bicaramu itu
Airi:" Aku sendiri tidak tau ketika melihatmu aku tidak merasa takut Giant, tatapanmu itu tidak seperti orang lain
Giant:" apa benar begitu?
Airi:" Iya tapi Giant apa aku yakin aku bisa membantu Sudo aku masih merasa takut
Giant:" Kau tidak perlu takut jika kau memang benar lagian yang kau lakukan ini sudah bagus kau membantu teman teman yang lain yang sudah bersusah payah, kau tidak perlu takut yang kau lakukan itu sudah benar.
Airi:" Ba.... Baiklah Giant
Giant:" Kau tidak perlu mendengarkan apa kata orang lain selagi apa yang menurut mu itu benar kau lakukan saja.
Tak lama Suzune dan Ruri pun kembali menemui Giant dan Airi setelah selesai beristirahat merekapun lalu kembali ke asrama, Ketika Giant akan beristirahat tiba tiba ia mendapatkan telpone dari Ruri, Ruri memberitahu Giant bahwa Suzune masih saja seperti itu kepada Ruri.
Ruri:" Sepertinya Suzune benar benar tidak menyukaiku Giant sepertinya dia memang tidak ingin berteman denganku.
Setelah Ruri selesai menelpon tak lama Suzune menelponeya , Giant hanya bisa menepuk kepalanya sendiri sambil menggeleng gelengkan kepalanya itu.