
Johan:" Melihatmu seperti ini mungkin memamg menakutkan Giant tapi kau jangan meremehkan ku.
Gamma meskipun sudah di pukuli oleh kayu dan tangan oleh mereka tapi Gamma tetap berdiri kokoh Disana sembari membalas pukulan mereka bahkan sesekali dia membenturkan kepalanya.
DUKK!!!!.
Gamma:" Rasakan itu keparat!!!.
Giant berlari dengan kacang kemudian menendang salah satu orang dengan lututnya yang mencoba menghalanginya, Johan yang sudah tidak tahan melihat itu akhirnya ikut bertarung dengan anggotanya , Johanpun kemudian berlari menghampiri Giant sembari melompat melepaskan pukulan kepadanya.
Johan:" Rasakan ini!!!.
Giant yang tidak menyadari adanya Johan Disana terkena pukulan keras Johan tepat di arah wajahnya setelah itu Johan lalu menyerang Giant dengan memukul Giant secara terus menerus , Giant yang menerima pukulan itu segera menghindar dari seranganya itu kemudian Giant balik menyerang Johan dengan memukul dagunya dengan keras, darahpun keluar dari mulut Johan setelah menerima pukulan tersebut tapi Johan kembali memukul balik Giant, Ryuji melihat anggota Dove yang lain mencoba menyerang Giant dari belakang, segera Ryuji berlari menghampiri Giant.
Ryuji:" Sialan ini namanya bukan satu lawan satu tapi lawan semuanya.
Giant yang tidak tahu anggota Dove yang lain menyerangnya dari belakang Giantpun mendapatkan serangan dari orang tersebut, orang itu memukul Giant menggunakan kursi kayu yang ada di sana, orang itu menunjukkannya dengan keras sampai kursi tersebut pun hancur seketika, Giant yang menerima serangan itupun terjatuh, melihat Giant terjatuh seperti itu Johan memanfaatkan situasi itu dengan menginjak kepala Giant dengan keras , kepala Giant pun membentur tanah.
DUKK!!!!.
darah keluar dari kepala tak sampai di situ saja Johan juga menendang kepala Giant, Ryuji yang melihat itu lalu menendang orang yang tadi memukul Giant dengan kursi, Ryuji menendang orang itu sampai terjatuh kemudian Ryuji membantu Giant dengan menyerang Johan, Johan yang tidak mengetahui adanya Ryuji Disana menerima tendangan keras yang di berikan oleh Ryuji, Johan terjatuh sampai berguling guling.
Ryuji:" Keparat apa ini yang namanya satu lawan satu hah!!!.
ketika Ryuji mencoba untuk kembali menyerang Johan Giant kemudian bangkit sambil berbicara kepadanya.
Giant:" Hentikan ini pertarunganku dengannya
Ryuji:" Tapi dia....
Giant:" Minggir aku yang akan menghabisi nya.
Johan terkejut ketika menerima serangan tadi lalu Johan kembali bangkit.
Johan:" Hahah kau terlalu meremehkan ku Giant.
Giant yang sudah muak Kepadanya kemudian belari menghampirinya.
Giant:" Cukup sudah aku sudah muak akan kuhabisi dia sekarang juga!!!.
setelah di hadapan Johan, Giant melompat kemudian menendangnya dengan kedua kaki Giant, Johan pun kembali terjatuh sedangkan Giant dengan cepat sudah kembali berdiri Giant kemudian menendang wajah Johan sembari belari setelah itu Giant Giant menarik baju Johan, Giant membangunkannya kemudian melempar Johan ke arah toko yang ada di sebelahanya itu dengan sekuat tenaga, Johan berusaha untuk kembali bangkit, Giant berjalan menghampirinya, Johan tidak bisa berbuat apa apa lagi , posisi Johan yang duduk sembari bersandar ke belakang hanya bisa menatap Giant, Giant kemudian menendang wajah Johan sampai kaca yang ada di belakang tubuh Johan pecah karna begitu kerasnya tendangan Giant kepadanya.
PRANKKK!!!!!
Johan:" ARGHHHH!!!!!.
orang orang yang ada Disana pun terkejut ketika melihat itu terutama Nino yang baru pertama kali melihat Giant seperti ini, Nino hanya diam sembari ketakutan melihat Giant seperti itu.
Nino:" Apa ini benar benar Giant ( berbicara dalam hati).
Giat kemudian menarik baju Johan yang sudah tidak berdaya itu, Giant lalu memukul wajah Johan dengan keras secara terus menerus, Rocky yang melihat itu segera menghentikannya , Rocky lalu menahan Giant.
Rocky:" Giant hentikan.
Rocky:" Sudah Giant cukup lihat dia sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi, kalau kau terus memukulinya dia bisa mati.
Giant lalu melepaskannya meskipun dia begitu marah kepada Johan, Johan hanya bisa berbaring seperti itu tidak bisa berbuat apa apa lagi, apalagi melawan Giant, anggota Dove yang melihat pemimpinya sudah dikalahkan oleh Giant mereka pun lalu berhenti bertarung dari kejauhan Ibo yang melihat Johan seperti itu, Ibo hanya bisa melihatnya.
Ibo:" kalau tidak di hentikan tidak tau apa yang akan terjadi nanti, sepertinya memang benar Giant benar benar menakutkan, ternyata benar kita sudah salah berurusan dengan mereka ( Berbicara dalam Hati).
Giant lalu berjalan meninggalkan Johan tapi sebelum Giant pergi Giant memberitahu Johan.
Giant:" kau sudah kalah sekarang yang memegang anggota Dove adalah Nino dan yang menjadi pemimpin di sekolahmu sekarang adalah dia kalau kau tidak menepati janjimu itu aku sendiri yang akan mencarimu apalagi berani macam macam kepada Nino.
Giant kemudian pergi dari sana, Johan yang masih kesal dan tidak terima dirinya di kalahkan oleh Giant tapi dia tidak bisa berbuat apa apa lagi.
Johan:" SIALAN AKU TIDAK MUNGKIN DI KALAHKAN OLEH ORANG SEPERTINYA!!! ( berbicara dalam Hati).
Johan:" ARGGGGHHHHH!!!!!.
MALAM HARINYA SETELAH KEJADIAN TERSEBUT.
di sebuah cafe yang sebelumnya Giant dan Hina pernah kunjungi, Giant dan teman temannya sedang berada Disana termasuk Nino, mengetahui kalau Nino adalah teman Giant yang lainnya menjadi baik kepada Nino setelah mengetahui itu meskipun Nino masih merasa Canggung kepada mereka tapi Nino berusaha untuk berteman dengan mereka.
Saki:" Aku tidak menyangka kalau disini ada tempat sebagus ini Giant
Giant:" Aku juga tidak akan tau kalau Hina tidak memberitahukan waktu itu
Zacky:" Wah jadi waktu itu kau dengan Hina kencan di sini?
Giant:" SIAPA YANG KENCAN!!! ( dengan ekspresi wajah yang memerah)
Zacky:" Hahah yang benar.
Anggota yang lainpun lalu menertawakan Giant, Giant yang semakin malu makin memerah wajahnya, Nino yang melihat itupun tersenyum.
Nino:" jadi ini yang di namakan pertemanan mereka begitu dekat, aku belum pernah merasakan ini sebelumnya, mungkin karena aku selalu sendirian.
Tiba tiba Gamma merangkul Nino.
Gamma:" Hei mata empat kenapa wajahmu seperti?
Nino:" A....anu ti.....tidak apa apa kok
Gamma:" Ayo antar aku pesan makanan untuk teman teman
Nino:" A.... iya.
Gamma dan Nino lalu pergi memesan makanan melihat Gamma yang terus berbicara kepadanya Nino pun merasa senang sembari tersenyum.
Nino:" Orang ini meskipun tampangnya begitu menyeramkan tapi ternyata dia begitu baik ( Berbicara dalam hati).
Ketika sedang adik bercanda tiba tiba Giant bertemu dengan Hina Disana, Hina yang baru masuk kedalaman Cafe tersebut pun terkejut melihat Giant ada Disana, tak sengaja merekapun saling bertatapan satu sama lain, Ryuji yang melihat kedua wajah mereka hanya bisa diam , tiba tiba Hagi memanggil Hina untuk ikut bergabung dengannya
Hagi:" Oi Hina kemari.