Foreign Place

Foreign Place
Tent



Saat semua rekan memasuki tenda, Aulia dan Saburu diam diluar, tampang Saburu seperti tidak masalah tetapi tampang Aulia seperti uring-uringan didalam dirinya, Saburu pun bertanya kepada Aulia


"Ada apa?"


Dengan memasang wajah takutnya, aulia menjawab dengan santai


"Ngg..ngga ada apa-apa"


Saburu pun tersenyum


"Maksudku, kamu kenapa?"


Aulia pun menatap Saburu


"Kenapa? Memangnya aku terlihat seperti sedang ketakutan?"


Saburu pun memasang wajah bingung


"Hoo jadi kamu memang takut ya..?"


Aulia pun terdiam


"Gapapa tenang aja kok, kan ada aku. Kalo kamu takut bergantung padaku saja". Ucap Saburu sembari tersenyum.


"Ihh.. Apasi" Aulia yang sedikit memerah.


Sudah 1 jam Aulia dan Saburu menjaga diluar tenda ditemani oleh keheningan malam dan tumblr hangat yang berisi susu kesukaan Aulia. Aulia dan Saburu pun meminumnya untuk menghangatkan badan mereka. Keheningan malam membuat rekan-rekan Ella yang berada ditenda semakin cepat terlelap.


Saburu yang dari tadi sedang mengontrol api unggun tidak kunjung usai dan Aulia yang dari tadi sedang berkhayal tidak kunjung selesai pula, sehingga membuat rasa penasaran Saburu bertanya-tanya.


"Kamu sedang memikirkan apa?"


Aulia pun menoleh kepada Saburu


"Apa kamu tidak merasakan sesuatu"


Saburu pun berjalan untuk pindah posisi mendekati Aulia.


"Merasakan sesuatu seperti apa?". ucap saburu sambil mengambil posisi duduk


Aulia pun menjawab sambil menatap langit


"Ya seperti ini, hutan ini indah jika dilihat oleh fisik kita, tetapi jika kita tau keadaan apa si dalam hutan ini rasanya tidak sama sekali indah dimataku"


Saburu pun mengangkat alis sambil bertanya


"Jadi maksudnya gimana?"


Aulia pun menjawab sambil menatap langit lagi


"Ternyata yang selalu indah belum tentu baik"


Saburu pun tertawa


"Kamu lagi buat puisi ya?".


Aulia pun menatap Saburu dengan raut wajah kesal


"Jadi kamu mau menghina ucapanku?"


Saburu pun menjawab masi dengan nada tertawanya


"Ngga...ngga, hanya saja kamu terlalu mendalami kata-kata itu, aku tidak biasa mendengarkan kata-seperti itu" Ujar Saburu.


Aulia pun menjawab masi dengan nada kesal


"Makanya jangan banyakin diluar".


Saburu pun menjawab sambil nada bercandanya dia.


"Lah kamu makanya jangan kebanyakan nonton Anime".


Aulia pun menjawab dengan nada marah.


"Jangan bawa-bawa itu donk kalo bisa".


Saburu pun reda untuk bercanda, akhirnya Saburu meminta maaf kepada Aulia.


Beberapa menit telah berlalu tampang Aulia sangat mengantuk sekali, akhirnya Saburu memutuskan untuk berjaga bergantian, Aulia pun bingung dengan penawaran Saburu


"Iya, nanti kalo kamu udah bangun, aku yang jaga"


"Berapa lama?"


Sambil mengambil posisi tidur


"3jam masing-masing, bagaimana?"


Aulia pun masi bertanya kepada Saburu


"Ella nggk akan marah?"


Saburu pun menjawab dengan santai


"Gapapa, kan sekarang jamnya kita yang jaga, jadi kalo salah satu dari kita ada yang jaga gapapa, dan lagi sepertinya kamu keliatan ngantuk".


"Yauda, Oke deh"


Aulia pun langsung tertidur


3 jam telah berlalu Saburu pun membangunkan Aulia,  Aulia pun masi berpura-pura tertidur lelap, sehingga Saburu pun menggoyangkan badan Aulia dengan perlahan.


"Ayolah Aul, ga ada kejadian aneh ko, kamu kan berjaganya hanya disekitar api unggun tidak berjaga disekitar hutan ini"


Aulia pun terbangun


"Yauda Iya-iya, tunggu sebentar".


Aulia pun dengan mata setengah terlelap langsung berdiam di tepi api unggun, 2 jam Aulia terdiam disana dan akhirnya Aulia memutuskan untuk kembali ketempat Saburu beristirahat.


tetapi suatu keanehan terjadi saat Aulia akan menghampiri tempat tujuannya, Aulia tidak melihat kebawah, Aulia dari tadi memasang pandangan-nya kedepan, dan saat Aulia berjalan. Aulia melihat Saburu yang tampak jauh dari Tenda, Aulia pun kaget.


"Mm..mm Bukannya tadi Saburu tidur?". ujar Aulia.


Karena penasaran Aulia pun langsung berteriak memanggil nama Saburu.


"Saburu..woyy..Saburu!!!".


Saburu pun menoleh kepada Aulia dengan tatapan kosong yang jelas tatapan itu membuat Aulia kaget, sehingga Aulia berpikiran bahwa itu bukan Saburu tetapi Aulia mencoba tenang dengan nada teriaknya dia.


"Kamu ngapain disitu, Ella nanti marah, jangan jauh-jauh dari tenda woyy!".


Saburu pun langsung menghindari tatapannya kepada Aulia dan tanpa berpikir panjang, Saburu yang Aulia lihat itu memasuki hutan, Jelas Aulia sangat kaget semakin kencang dia memanggil nama saburu sambil dibaluti nada ketakutannya.


"Sabur..woyy..saburuu!!!


Sesaat saburu sudah memasuki hutan, disitu Aulia yang akan mengejarnya, tetapi posisi Saburu yang tadi tertidur menjadi terbangun oleh Aulia.


"Kamu ngapain manggil nama aku sambil teriak-teriak ul?".


Aulia yang tadi ingin lari jadi berhenti sambil terduduk karena dia kaget sekali, sambil memperhartikan Saburu.


"Hey ada apa? Wajah kamu pucat sekali ul".


Saburu pun menghampiri Aulia


"Sabbbb..bu.bu..ru"


Aulia menjawab dengan nada Bergetar seperti layaknya orang ketakutan seperti apa


"Ko kamu gugup si?"


Saburu pun mencoba membedirikan Aulia


"Tattta..tadi..kkkamu..kehutannn"


Saburu pun kaget


"Ha??, Aku dari tadi tidur


"Tttapi..taaaadii..ak..ak..ku..llliat..kkkammuuu..mmmasuk.hhutan"


Saburu pun memasang wajah kaget


"Udah-udah kamu istirahat aja dulu sekarang aku temenin".


Karena kejadian tersebut membuat kegaduhan, sehingga hal tersebut membuat Ella terbangun.