Damn I'm Crazy

Damn I'm Crazy
Star In The Sky.



Tiada yang lebih menyenangkan daripada merendam tubuhku ke dalam bak mandi berisi air hangat dan aroma terapi. Dengan mematikan lampu kamar mandi dan menyalakan lilin. Suasana romantis untuk gadis yang kekurangannya belaian.


Poor you emerald


Saat mengingat kejadian tadi, aku tidak bisa menahan cekikikan ku. Seorang wanita berambut pirang datang lagi, sama seperti sebelumnya. Wanita itu tidak melihat ke arahku dan mulai berpose untuk menggoda si Cony-lovely.


Oh ini akan menjadi seru, dua pirang bersaing mendapatkan perhatian pria hot.


Nafasku memburu seolah aku habis klimaks. Apa kalian tidak melihatnya? ayolah ini pertunjukan persaingan dan dorama duo pirang mendapatkan pantat seksi Cony-lovely. Pasti sangat seru. Jika bisa aku ingin memakan popcorn dan menonton seri televisinya.


Anehnya, wanita tadi juga terkejut ketika melihat diriku. Dia bahkan tersandung high heels sepatu yang ia kenakan hingga terjengkang dengan posisi menungging. Para pelayan langsung panik dan membatu si pirang berdiri.


Lucu sekali...


Aku hampir tertawa terbahak-bahak, yah jika tidak mengingat aku berada di hotel elite dengan pria elite di depan ku. Dia pasti aku tertawakan habis-habisan. Oh tidak karena menahan mulut yang diatas tidak tertawa tapi yang bawah jadi beraksi. Ck sial.


"Pergilah Inoe," aku mengingat jika Mr Cony-lovely tadi menyebut namanya Inoe. Seperti pernah dengar nama itu sebelumnya.


Sudah satu jam aku berendam. Handuk adalah barang pertama kali yang aku ambil dan membebatkan di tubuhku. Ku amati sebentar dadaku. Meskipun tidak sekecil kemarin, tapi ramuan kakek Ken cukup berhasil. Ini bertambah besar, apa nanti akan sebesar bola. Kita lihat keajaiban ramuan kakek Ken. Jika berhasil aku akan membuat gebrakan dengan produk ini. Siapa tahu aku bisa kaya mendadak. Jaman sekarang siapa yang tidak ingin dada besar, bahkan wanita berkantong tebal rela melakukan operasi plastik.


Sudahlah, pikiranku semakin absurb... Aku putuskan sesi mengkhayalku malam ini.


Aku melangkah keluar kamar mandi. Nampaknya minum air dingin akan menyegarkan, sebab tak terasa aku sangat haus.


Setelah minum, keputusan untuk pergi mengecek pintu apartemen ku. Maklum saja, kadang aku lupa mengunci pintu. Meskipun tubuh ini masih hanya terlilit handuk tapi masa bodoh. Tidak ada orang di sini, apapun yang kulakukan tidak ada yang protes.


Klek


Klek


Ya Tuhan, ada maling, oh tidak. Dalam keadaan seperti ini kenapa ada maling masuk apartemen ku. Ponsel di kamar dan telepon apartemen ada di ruang tamu. Aku benar-benar dalam masalah.


Seluruh tubuhku menegang, aku bahkan bisa mendengar suara detak jantungku. Aku meringkuk sambil membawa penggorengan di tangan. Hanya ada ini yang bisa ku andalkan untuk membela diri. Ucapkan selamat datang pada real life, di LA penjahat mengintai setiap saat. Mulai dari psikopat Hingga perampok. Tapi percayalah dari semua penjahat yang paling aku takutkan adalah psikopat. Mereka sadis dan entahlah mungkin bisa dibilang tidak bermoral atau keji. Hebatnya lagi mereka bisa membaur dengan masyarakat seolah mereka makhluk normal.


Creepy...


Tak tak


Tubuhku semakin takut, aku bersembunyi dari balik pintu. Rencananya jika penjahat itu melewati dapur akan aku pukulkan wajan penggorengan anti lengket yang agak berat ini.


Tap tap


Oh Tuhan.... Penjahat itu semakin dekat. Nafasku memburu karena tegang dan takut. Tapi aku mencoba mengendalikan ketakutan ku. Jika tidak maka semua kacau dan aku berakhir.


Tap tap


Oh Tuhan... oh Tuhan...


Sosok itu muncul... Aku langsung menyerang dirinya!


"Hiaaat!""


Tepat saat tangan ku di atas kepala penjahat itu menoleh.


"Tuan Connor!""


Aku sampai terkejut ketika orang yang ku kira penjahat itu adalah Mr Cony-lovely yang menggemparkan mimpi erotis seluruh Washington.


"Cerry, apa yang kau lakukan dengan penggorengan itu?"


"Itu.."


Set


Kyaaa!


Kenapa handukku melorot di saat begini. Aku langsung mendudukkan diriku dan meraih handuk. Sedangkan Mr Cony lovely hanya terbengong dengan kejadian barusan.


********, memangnya apa yang ada di pikirannya....?


Kenapa dia masuk ke apartemen ku malam hari...?


Meskipun aku tidak bosan memandangnya tapi aku ingin menikmati waktu santai ku....!


Setelah kecelakaan yang tidak sengaja tadi, Mr Cony-lovely duduk di balkon apartemen ku. Aku sudah rapi dan memakai pakaian rumahan. Peduli setan dengan penampilan, orang ini melanggar teritorial ku.


"Baik katakan, kenapa anda ke apartemen saya dan bagaimana anda bisa tau password apartemen saya?"


Hohoho biasanya orang ini akan berlagak menjadi bos dan mengintrogasi bawahannya. Sekarang aku yang berada di posisinya.


"Hn." Dia hanya menjawab itu dan menyeringai.


Oh Gosh, aku benar-benar ingin mencekiknya ...


"Aku merindukan mu."


Are you kidding me? It was two hours ago we just lunch together. And now he say miss me.


"Aku tau kau masih Cerry ku."


Mr Cony-lovely menarikku dan membuat wajahku menabrak dadanya.


"Sir!"


Meskipun aku liar tapi charming. Tidak ada seorang pun yang boleh memelukku, terutama orang asing.Aku hampir berteriak protes dan menendang pantat pria ini, sampai ku lihat setitik air mata di sudut matanya. Niat mengulitinya aku urungkan, lagi pula sangat disayangkan jika populasinya orang tampan berkurang.


Aku merasakan emosi yang luar biasa dari tubuhnya. Dia bergetar seperti menumpahkan segala perasaannya saat memelukku. Karena tidak tega tangan ini turut membelai punggungnya. Dia semakin erat memelukku. Tanpa ku duga dia langsung tertidur.


Apa yang sebenarnya terjadi? Tidak mungkin semua kejadian ini hanyalah kejadian biasa. Semua ini pasti ada jawaban yang masuk akal.


Terpaksa aku membiarkan Mr Cony lovely tidur di ranjangku dan aku tidur di sofa. Siapa tau gajiku akan naik setelah si bos senang dengan kebaikan hatiku hohoho.


"Cerry... Jangan pergi..."


"Cerry...."


"Cerry...."


Astaga, orang ini kenapa sangat berisik. Dari tadi memanggil nama Cerry terus. Akhirnya ku putuskan pergi ke ranjang dan membelai rambut nya agar tenang. Sesaat kemudian aku tidurnya tidak lagi berisik. Akupun terlelap sambil duduk karena sangat mengantuk.


Besok aku akan mencari tahu siapa itu Cerry. Kenapa nama itu membuat hidupku tidak tenang.


TBC