CHEOS NAMJA CHINGU/FIRST BOYFRIEND

CHEOS NAMJA CHINGU/FIRST BOYFRIEND
Episode 25 Festifal Sekolah



          Semenjak keluar dari rumah Min ri, sepertinya otak Sung ri berhenti berfungsi, dia terus tersenyum dan suka melamun.


"Ya! Ada apa denganmu? Tanya Min ri penasaran.


"Dia tidak akan menjawabmu, sepertinya dia menyukai Sung won oppa.


"A..ah! Mwo? Sung ri-ah! Lebih baik kau tidak menyukainya, jangan menaruh harapan padanya, Sung won oppa sudah memiliki pacar.


Senyum yang terukir indah di wajah Sung ri pun memudar, di saat itu juga dia merasakan patah hati untuk yang pertama kalinya. Kini dia terisak, membuat semua orang yang berada di dalam bus melirik ke arah yang menangis histeris. Min ri dan Ji soo berpura-pura seolah mereka tidak mengenali Sung ri.


"Ah, dia membuat kita malu ucap Ji soo.


Min ri tak menjawab, tapi dia memberi sebuah sapu tangan pada Sung ri untuk menghapus air matanya.


"Min ri-ah! Gomawo, harusnya kau tidak memberi tahuku jika Sung won oppa sudah memiliki pacar, jadi aku tidak perlu bersedih untuknya ucapnya di selah isakan tangisnya.


"Sungguh memalukan kata Ji soo.


Min ri menarik keras sapu tangan yang saat itu hanya di genggam Sung ri, Min ri berdecak dan memukul bahu Sung ri pelan,"Aish! Kamu membuatku malu saja.


*****


Min ri selalu menyukai acara festifal, apalagi jika bagian pada pertunjukan music, Min ri sangat menikmati pertunjukkan itu, itu merupakan lagu kesukaannya, tanpa Min ri sadari, seseorang sedang berdiri tepat di sebelahnya. Lelaki itu beberapa kali memerhatikan wajah Min ri yang begitu bahagia melihat ke arah panggung, dia bahkan bersenandung.


"Apa Sunbae menyukai lagunya? Tanyanya sembari tersenyum lebar.


Min ri menoleh dan memerhatikan wajah lelaki itu,"Maaf, kau siapa? Apa kau mengenalku?


Lelaki itu kembali tersenyum dan menjulurkan telapak tangannya,"Perkenalkan namaku Kang haneul, aku adalah salah satu fans sunbae.


Dia sangat berbeda dengan Yoon jae, anak ini sama sekali tak punya malu dan cukup pemberani batin Min ri.


Min ri mendekat padanya dan berkata,"Lalu apa maumu? Tentu kau tidak hanya ingin sekedar menyapaku, apa ada hal penting yang ingin kau katakan?


Lagi-lagi Haneul tersenyum, dia segera menyelesaikan pertemuannya itu karena melihat sosok Yoon jae dari jauh,"Sunbae benar katamu, aku bukan hanya sekedar menyapamu, aku menyukai sunbae. Jadi sampai bertemu kembali ucapnya dan segera meninggalkan Min ri yang sangat terkejut mendengar pengakuan orang yang sama sekali tak di kenalinya.


Min ri memerhatikan Haneul yang kini berjalan pergi meninggalkannya,"Apa dia sedang menggodaku? Kenapa junior akhir-akhir ini tidak sopan pada seniornya, sepertinya mereka butuh di beri pelajaran tata krama ucap Min ri dan meninggalkan acara musik.


Min ri menghentikan langkah kakinya. Ia memandang ke arah taman sekolah, Min ri sangat menyukai pemandangan dan udara segar di taman ini, dia duduk di kursi panjang dan memejamkan matanya sejenak,"Aku lelah hari ini, meski aku tidak sesibuk tahun lalu, aku berterima kasih pada Ji soo yang sudah memikirkan ide sebrilian ini, setidaknya festifal di bawah pengawasan kami sejauh ini tidak melakukan kesalahan apapun, Ji soo dan Sung ri sudah sangat berkerja keras ucap Min ri sembari tersenyum puas.


"Jadi acara festifal ini adalah tanggung jawabmu?


Seolah mendengar pertanyaan itu, Min ri berdecak kesal,"Aish! Kenapa suara lelaki brengsek itu bisa terngiang di telingaku? Sungguh menggangguku saja.


"Jadi, aku ini mengganggumu saja?


"Apa ini? Kenapa suaranya kembali muncul.


"Karena saat ini, aku sedang berdiri di hadapanmu.


Min ri bangkit dari duduknya, dia terlihat marah,"Kau adalah orang yang pertama kali merusak hubungan ini bukan, kau tiba-tiba menyuruhku menjauhimu, seolah aku ini hal yang begitu menjijikan bagimu, lalu aku akan bertanya padamu, apa kau tidak akan membenci orang yang melakukan hal itu padamu?


Yoon jae menggaruk ujung alisnya yang tak gatal,"Mungkin kau ada benarnya, aku juga akan melakukan hal yang sama seperti yang kau lakukan.


"Setidaknya kau tidak sebodoh yang kupikirkan.


"Dan kau dengan mudahnya terbodohi.


"Apa? Benar-benar orang ini.


Min ri berjalan tergesa-gesa meninggalkan Yoon jae dengan perasaan kesal. Tetapi Yoon jae menghentikannya,"Kau mau ke mana? Aku belum selesai bicara denganmu, apa begini tingkat kesopananmu?


Min ri yang mendengar ucapan omong kosong yang keluar dari mulut Yoon jae menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya,"Omong kosong! Seharusnya kau yang belajar sopan santun bukannya aku.


"Baiklah, kalau begitu aku minta kau mengajariku bertingkah sopan santun.


Min ri tersenyum kecut dan memandangi Yoon jae,"Kau harus belajar mulai dari dasarnya dulu, seperti yang kau tahu, aku ini adalah sunbaemu, maka dari itu kau jangan memanggilku dengan sebutan kau! Jadi hari ini mulailah belajar memanggilku sunbae, bagaimana?


Yoon jae terlihat sedang berpikir keras, lalu dengan waktu yang cepat dia kembali fokus dan menatap Min ri serius,"Hmm...bagaimana yah, sepertinya aku merasa aku lebih tua darimu, jadi bagaimana aku bisa memanggilmu sunbae.


Min ri terdiam sejenak lalu kembali memandang Yoon jae yang sepertinya serius mengatakan jika dia lebih tua darinya,"Begitu rupanya, jadi itu alasanmu selama ini enggan memanggilku sunbae karena kau merasa kau lebih tua dariku.


Yoon jae mengangguk membenarkan.


Min ri berjalan mendekati Yoon jae, lalu saat dia sudah dekat dengan Yoon jae dia berjinjit dan membisikkan sesuatu di telinga Yoon jae,"Baiklah jika kau memang lebih tua dariku Ajossi! Setelah membisikkan itu Min ri kembali menatap wajah Yoon jae yang terlihat kesal, Min ri lalu tersenyum mengejek padanya.


"Jika kau ingin belajar tata krama padaku, belajarlah memanggilku sunbae terlebih dulu ajossi ucapnya lalu Min ri berjalan pergi meninggalkan Yoon jae.


Min ri berjalan di tengah festifal dengan senyum lebar tergambar di wajahnya,"Puas rasanya melihat ekspresi ajossi menyebalkan itu, apa aku kurang membuatnya kesal? Seharusnya aku lebih bisa membuatnya marah lebih dari itu.


*****


Yoon jae bermaksud menyusul Min ri, dia tidak terima Min ri memanggilnya ajossi. Tapi tiba-tiba air pancuran untuk menyiram taman bunga berputar otomatis. Sinar matahari dan perikan air membentuk pelangi kecil dan air itu membasahi Yoon jae. Air dingin yang mengalir turun ke lehernya membuatnya mengigil kedinginan,"Akh! Kenapa aku harus sesial ini.


Untung saja Yoon jae selalu menaruh baju ganti di lokernya, dia memutuskan mengganti bajunya di sana.


Saat di tengah perjalanannya menuju kelasnya, dia lagi-lagi harus bertemu dengan Min ri. Min ri terlihat khawatir melihat Yoon jae basah kuyup. Dia lalu mendekat dan menyeka air yang mengalir di pelipis Yoon jae kemudian mengacak rambut Yoon jae yang terlihat lepek karena air,"Ajossi habis kehujanan di mana? Min ri lalu memandang ke sekelilingnya, mencari di mana ada hujan turun.


"Aneh? Aku sama sekali tidak melihat hujan turun ucapnya lalu memandang ke arah Yoon jae.


"Jangan memanggilku Ajossi, lagipula ini semua karenamu. Aku lupa jika terkadang air pancuran untuk menyiram taman itu akan otomatis berputar setiap enam jam sehari dan karena aku sial waktu itu pun tiba.


Min ri menahan tawanya, sepertinya Min ri tahu akan air pancur itu.


"Sudahlah jangan menghalangiku lagi, aku akan mengeringkan rambutku di kelas ku saja. Yoon jae berjalan melewati Min ri tetapi kini giliran Min ri yang menghentikan lengan Yoon jae, Yoon jae berbalik dan Min ri menawarkan sebuah handuk padanya,"Kini saatnya aku yang membalas kebaikanmu padaku, apa kau bersedia?


Degh! Suara detak jantung tak karuan tiba-tiba bergerak di dalam tubuh Yoon jae. Perasaan macam apa ini? Batinnya.