CHEOS NAMJA CHINGU/FIRST BOYFRIEND

CHEOS NAMJA CHINGU/FIRST BOYFRIEND
Episode 12 Karya Wisata



        Min ri berjalan mundur berusaha menghindari Yoon jae yang mendekat padanya,"Aa..aa..apa yang kau lakukan?


Kedua bola mata mereka bertemu, ini kedua kalinya Yoon jae berani menatap bola mata seorang gadis. Matanya sangat bulat dan indah, dia sangat cantik batinnya. Yoon jae menarik dirinya untuk kedua kalinya, sebelum melangkah lebih jauh lagi,"Aa..aa..aku tidak bermaksud apa-apa.


Min ri melewati Yoon jae dengan raut wajah marahnya, saat jauh dari Yoon jae, Min ri memegang wajahnya yang terasa panas,"Kenapa dia harus melakukan hal seperti tadi, aku tidak percaya terpengaruh dengan anak yang lebih muda dariku, dia membuatku takut saja katanya dan kembali ke kelasnya.


Sementara Yoon jae, dia merasa malu pada dirinya. Hampir saja aku mempermalukan diriku batinnya sembari menggelengkan kepalanya bukti jika dia merenungi perilakunya.


*****


"Apa yang akan kau lakukan sekarang? Tanya kedua sahabat Min ri dengan nada santai.


Min ri menghelah napas dan memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jas sekolahnya,"Seperti yang kalian lihat, aku tidak akan melakukan apa-apa, lagipula Tae joon sudah tidak ada, dia hanyalah lelaki yang mengores luka hatiku dan pergi begitu saja, menyebalkan.


Ji soo dan Sung ri saling menatap, Ji soo segera memberi isyarat pada Sung ri untuk tidak mengatakan apapun. "Baiklah, karena ini adalah kehidupan asmaramu. Aku tidak akan terlibat di dalamnya ucap Ji soo.


"Tapi itu berbeda denganku, kali ini aku memang tidak akan ikut campur dengan Tae joon tapi akan berbeda dengan lelaki lain yang akan mendekatimu tambah Sung ri penuh semangat.


Min ri mengangguk pasrah,"Terserah, aku tidak akan menghalangi selama tidak membuat keributan. Ketiganya lalu saling menatap dan tertawa bersama.


*****


Ujian sudah berakhir, ini adalah waktunya karya wisata. Min ri dan kedua sahabatnya ikut serta dalam karya wisata kali ini, jujur Min ri sangat benci mengikuti acara di mana ada banyak orang yang berkumpul.


Min ri menyandarkan punggungnya di dinding depan sekolah dengan tasnya yang mengelantung di pundak kirinya, sesekali dia menatap jam tangannya,"Kapan kita berangkat? Busnya di mana? Tanyanya kesal pada Ji soo.


"Sepertinya ada sedikit kendala, tapi tenang kepala sekolah sudah menyelesaikannya, kita tunggu sebentar lagi ucap Ji soo santai.


Sung ri tersenyum saat melihat Yoon jae berdiri tak jauh dari mereka, dia lalu menyenggol Min ri dan Ji soo lalu menggiring mereka dengan matanya menuju target,"Lihatlah, si tampan juga ikut karya wisata. Min ri dia sangat keren, baju yang kau pakai sekarang mirip dengannya, apa jangan-jangan kalian diam-diam berencana memakai baju pasangan? Aku jadi iri pada kalian katanya menggoda Min ri


Min ri menatap tajam pada Yoon jae. Sial! Kenapa bocah itu memakai baju yang sama denganku batin Min ri.


"Apakah yang di katakan Sung ri itu benar Min ri? Tanya Ji soo di sertai tawa mengejeknya.


"Diam, itu tidak seperti apa yang kalian pikirkan.


Yoon jae berjalan menemui mereka, dia lantas memandang Min ri dari kepala hingga ke ujung kakinya,"Kenapa kau memakai baju yang sama denganku? Apa kau merencanakan sesuatu?


Sepertinya ini pembicaraan yang sedikit sensitif batin Ji soo, dia lalu menarik Sung ri agar keduanya bisa leluasa berbicara. "Kau? Kata Min ri sembari menunjuk ke arah Yoon jae.


"Kenapa kau selalu bicara non formal padaku? Kau ingin cari masalah denganku?


Ujung bibir Yoon jae terangkat dengan angkuh,"Jika kau ingin aku bicara formal padamu, kau harus menjadi lebih tua dariku.


Min ri malas berurusan dengan Yoon jae, dia sudah pusing karena di paksa datang kemari, dia hanya menginjak kaki kanan Yoon jae dengan sepatunya dan itu membuat Yoon jae kesakitan,"Aku tidak ingin bertengkar, jadi kubiarkan kau kali ini ucapnya dan menarik troli kopornya pergi meninggalkan Yoon jae.


Dia selalu saja cari masalah denganku, ini akibatnya jika aku terlalu baik pada juniorku efeknya dia tidak tahu menempatkan diri ocehnya tanpa henti.


Di dalam bis, Min ri duduk sendiri karena Sung ri dan Ji soo memilih untuk duduk bersama. Aku lelah sekali, aku lebih baik tidur saja Batinnya. Kalian, bangunkan aku jika kita sudah sampai aku akan tidur katanya dan menutup wajahnya dengan topi miliknya.


"Soo rim sunbae? Sapanya.


"Oh Yoon jae-ah, apa kau juga tidak dapat tempat duduk hingga kau di kirim kemari? Tanyanya yang menandakan jika ada beberapa teman seangkatannya juga berada di bus ini.


"Iya hyung, aku kehabisan tempat duduk.


"Kau duduk saja di situ, kau tidak perlu khawatir gadis di sebelahmu akan terus tertidur jika kau tidak menganggunya katanya di sertai senyum yang mencurigakan.


*****


"Kamu? Kenapa kau ada di sini Tanya Ji soo penasaran.


Bukankah mereka ini adalah senior yang selalu bersama dengan gadis jepit rambut sombong itu? Sepertinya mereka ini mungkin sanak keluarganya, lebih baik aku tidak berurusan dengan mereka batinnya. Yoon jae bangkit dari duduknya, dia mengambil tas miliknya dan meninggalkan mereka lalu turun dari bus sekolah.


"Kau lihat, mereka memang berjodoh ucap Sung ri.


Ji soo tidak berkata apapun, dia hanya melihat Yoon jae hingga Yoon jae menghilang dari pandangannya. Min ri, ayo bangun kita sudah tiba.


Min ri bangun dari tidurnya, topi kesukaannya jatuh di pangkuannya,"Kita sudah sampai? Padahal aku masih ingin tidur. Dia lalu bangkit dan menyambar tas miliknya.


"Kau tidak perlu membawa turun kopermu, bus hanya menepi untuk makan siang.


"Baguslah, kebetulan aku juga sudah lapar, aku akan memesan dua mangkuk kue beras.


Min ri dan kedua sahabatnya duduk di meja paling depan,"Ahjumma, saya pesan dua mangkuk kue berasnya. Ahjumma melihat Min ri sembari menganggukkan kepalanya.


Sung ri menepuk bahu Min ri dan meliriknya lirih,"Kau serius akan memakan semua itu? Tanyanya.


Min ri menganggukkan kepalanya dengan raut wajah polosnya,"Iya, aku akan menghabiskan semuanya, memangnya kenapa?


"Sudah, kalian tidak perlu berdebat karena makanan. Ucap Ji soo mencoba menghentikan keduanya.


"Hmm desah Min ri. Ini bukan kesalahanku, berapa banyakpun makanan yang aku makan, entah kenapa itu tidak akan membuatku gemuk.


Sung ri memanyunkan bibirnya,"Apa di masa lalu kau pernah menolong raja? Kenapa kau bisa memiliki keistimewaan seperti itu, aku sangat iri padamu celoteh Sung ri, sembari mengeluarkan bekal berisi sayuran dan melahapnya tanpa selera.


*****


Pak choi bertepuk tangan dan memanggil semua siswanya,"Anak-anak waktu istirahat habis, segera selesaikan urusan kalian dan kembali ke bus, kita akan melanjutkan perjalanan.


Min ri bangkit dari duduknya setelah berhasil menghabiskan dua mangkuk kue beras,"Ini belum membuatku kenyang, aku akan membayar makanan kalian, lalu memesan satu mangkuk lagi, kalian tunggu aku di sini.


Sung ri dan Ji soo melirik Min ri,"Jangan lama, Pak choi sudah menyuruh kita kembali ke bus, jangan sampai kita di tinggal.


Min ri berbalik dan melempar senyum termanisnya,"Aku tahu, aku akan memakan kue berasnya di bus ucapnya sembari mengedipkan matanya.


Min ri berdiri di depan ahjumma itu, mengambil pesanan yang sudah di bungkus ahjumma dengan cepat, dia merogoh tasnya dan mengambil dompet bermotif bunga biru navi yang sangat indah, lalu membuka dompet dan mengambil satu lembar uang lima puluh ribu won kemudian menyodorkannya pada bibi penjual, seorang lelaki tiba-tiba memegang tangan Min ri, lalu keduanya bertatapan,"Apa maksudmu? Ucap Min ri kesal.