
Sung ri tertawa receh dan berkata,"Pak, tentu saja Min ri bersama kami.
"Lalu jika dia bersamamu, di mana dia sekarang Sung ri?
Ji soo dan Sung ri berbalik dan mencari sosok Min ri tapi mereka tidak menemukannya lalu keduanya saling bertukar pandang dan berteriak bersama,"Akh!! Pak, kami meninggalkannya di tengah hutan. Bagaimana ini Ji soo, Min ri tidak bisa melihat dalam kegelapan, pasti saat ini baterai senternya sudah mati, dia akan menangis dan sangat ketakutan, aku akan mati olehnya nanti.
Ji soo dan Kwon min melangkah maju mendekati Pak choi,"Pak, kita harus mencari mereka pak.
Pak choi menutup buku absennya lalu memberi perintah untuk semua orang agar segera mencari kedua muridnya itu.
*****
Yoon jae memperhatikan Min ri yang sudah tertidur, beberapa kali Yoon melihatnya terbangun karena kepalanya tak punya sandaran. Melihat itu membuat Yoon jae tertawa. Dia kemudian mendekat pada Min ri dan membaringkan kepala Min ri di pundaknya,"Gomawo Yoon jae-ah. Kau tidak perlu malu, aku memang tipekal orang yang mudah terganggu saat tertidur, jadi ketika seseorang menyentuhku atau mengacakku bicara aku pasti langsung terbangun, dan aku sadar kau adalah anak yang sangat baik.
"Hmm, lalu bagaimana dengan Minho Shinee? Apa dia lelaki yang sangat baik sepertiku?
Min ri mengangkat kepalanya dan memukul bahu Yoon jae keras,"Ya! Itu pengecualian, dia tidak sebanding denganmu. Tapi mengenai fans, aku jadi penasaran akan sesuatu.
"Pengecualian pantatku. Memangnya kau penasaran tentang apa?
"Apa kau tidak memiliki idola?
Yoon jae tertawa sinis dan menyipitkan matanya sambil memegang dagunya,"Tentu saja ada. Apa kau mengenal IU?
"IU? sayang sekali aku tidak mengenalnya, tapi aku tahu dia siapa, dia adalah penyanyi solo bersuara merdu. Siapa yang tidak tahu tentangnya. Tapi kau juga harus tahu kalau aku juga memiliki suara yang bagus, yah meski tak sebagus suara IU.
Yoon jae tertawa meremehkan Min ri,"Benarkah? Kalau memang bagus, apa aku punya kesempatan untuk mendengarmu bernyanyi?
"Hmm. Ku akui aku sama sekali tidak pernah menyanyi pada siapapun, berhubung kau sudah menolong dan menjagaku, aku akan mengabulkan pemintaanmu. Aku akan menyanyikan salah satu lagu Shinee untukmu. Karna hanya lagu mereka yang aku tahu.
"Tentu, itu tidak masalah bagiku.
"Dengar baik-baik, aku akan berusaha membuatnya terdengar lebih baik. Meski sebenarnya aku ragu dengan suaraku sendiri. Aku akan mulai.
Ireol tae reul pomyeon na eorikinun
Hanga bwa nonape dugodo eoji haljul mola
Eoteohgedeul sarangeul sijanhago inunji
Saranghanun saramdeul malhaeyuyo
Eonjenga geunyeo soheul jaba bolnal olkkayo
Gameun dunun wie kiss hanun naldo wajolkkayo
Hello hello nareum daero yonggil naesseoyo
Hello hello jamsyegi halraeyo
Hello hello naega jom seotoljin molado
Who knows eojjeom urin jal dwiljido mola
Yoon jae menahan senyumnya, lalu membalas pandangan Min ri,"Tidak ada apa-apa, aku terdiam karena suaramu terlalu bagus untuk di dengarkan.
Min ri menepuk lengan Yoon jae kesal,"Aish! Jika sangat jelek katakan saja, kau tidak perlu berbohong karena kau takut jika aku terluka dengan ucapanmu.
"Kapan aku melakukan itu, aku memang memujimu. Karena suaramu memang sangat merdu.
"Aku tetap tidak percaya, lalu kenapa kau menahan senyummu tadi sesàt aku selesai bernyanyi. Bagaimana jika giliran kau yang menyanyikan lagu untukku?
"Aku tidak bisa bernyanyi, tapi mengiringimu dengan piano saat kau jadi aktris ataupun penyanyi solo. Aku juga akan terus mendukungmu, aku janji.
"Kenapa tiba-tiba kau menyuruhku menjadi aktris?
"Karena kau punya bakat di dunia itu. Percaya padaku, kau pasti akan menjadi terkenal.
*****
Matahari pagi menyinari pepohonan, pohon menari riang mendapat makanan dari sinar matahari, sebuah cahaya yang tak ada daun yang menutupi Min ri sesekali menggelitik wajahnya, Min ri menarik selimut yang begitu hangat sehingga membuatnya malas terbangun dari tidurnya, tapi ada yang aneh, kasur yang biasanya empuk entah mengapa terasa tak seperti biasanya, bahkan Min ri merasa ada sesuatu yang menahan lengannya untuk bergerak, dengan pelan Min ri membuka matanya, alaangkah terkejutnya saat melihat seorang lelaki berada dekat dengannya dan kini tengah memeluknya, jadi orang ini yang menjadi alasan dia tidak bisa bergerak? Min ri kembali menutup matanya, Min ri pikir ini hanyalah mimpi aneh baginya. Tetapi kenapa Min ri merasa ada napas panas yang menerpa wajahnya. Min ri membuka matanya dan berteriak keras,"Akh!
Yoon jae terbangun dan mendesah,"Apa lagi kali ini tanyanya.
Min ri memeluk badannya, dia lalu mengintip di balik jaket yang menutupinya,"Syukurlah, aku pikir terjadi sesuatu.
Yoon jae bangkit dari tidurnya dan melempar beberapa helai daun ke depannya,"Aku tidak melakukan apapun, apa kau tahu betapa sengsaranya aku menjagamu sepanjang malam, kau tiba-tiba kedinginan, aku menutupi seluruh badanmu dengan jaket, lalu demi menahanmu banyak tingkah, aku memegang pundakmu. Sungguh musibah menjagamu di saat kau sakit, mengerikan katanya. Yoon jqe lalu memanjangkan kaki kanannya sementara kaki kirinya dilipat dan menaruh kepalanya di sana,"Aku jadi tidak bisa tidur karenamu.
Min ri tertawa garing dan menarik lengan baju Yoon jae,"Maaf sudah merepotkanmu, aku tidak mengingat jika aku melakukan hal seperti itu.
"Apa saat kau mengatakan jika seseorang menyentuh atau mengajakmu bicara kau akan langsung terbangun? Kurasa itu bohong, bahkan aku meneriakumu saja kau tidak bergeming sedikitpun ucapnya lalu mengacak rambutnya frustasi.
"Mungkin karena aku terlalu lelah, bagaimana jika kita melanjutkan perjalannya, sepertinya teman-teman dan juga Pak choi pasti khawatir pada kita.
"Baiklah. Yoon bangkit dari duduknya, menepuk-nepuk daun kering yang menempel pada celananya.
Sedangkan Min ri di saat dia akan bangkit dari duduknya, dia malah terjatuh karena kakinya yang masih bengkak.
Yoon jae membantu Min ri saat dia melihatnya tak bisa bangkit,"Kau tidak apa-apa? Apa kakimu masih terluka?
Min ri mengangguk merespon pertanyaan Yoon jae,"Kakiku sangat sakit, aku tidak bisa berdiri.
Yoon jae berbalik dan menarik Min ri naik ke atas pungunggnya,"Naiklah, aku akan mengendongmu. Cepat.
Min ri memeluk leher Yoon jae kuat dan Yoon jae bangkit lalu berjalan kembali ke perkemahan,"Maaf, aku sudah terlalu banyak merepotkanmu.
"Sudah terlambat, kenapa kau baru sadar akan kebaikanmu selama ini.
"Tidak selama ini, aku hanya merepotkanmu selama semalam saja, kau lalu menganggapnya terlalu jauh.
"Diam, mulutmu terlalu dekat dengan telingaku. Bisa-bisa gendang telingaku pecah gara-gara mendengar ocehanmu.
Saat di tengah perjalanan, Pak choi dan semua orang menemukan Min ri dan Yoon jae. Pak choi berteriak,"Kalian dari mana saja!
Min ri dan Yoon jae pun saling beradu pandang, seolah mereka sedang bertelepati. Bagaimana kita akan menjelaskan apa yang terjadi pada kita kepada mereka semua.