
"Kalian dari mana saja! Apa kalian tahu, bapak dan semua temanmu merasa cemas dan sepanjang malam mencari kalian berdua.
Min ri dan Yoon jae saling menatap seolah sedang bertelepati. Apa yang akan kita jelaskan pada mereka.
Min ri memberi kode pada Yoon jae agar menurukannya. Yoon dengan pelan menurunkan Min ri dan tetap memegang tangannya,"Pak, maaf ini semua karena kecerobohanku.
Sung ri berbisik pada Ji soo,"Aku yakin telah terjadi sesuatu di antara mereka.
Ji soo menyikut perut Sung ri agar dia diam dan tidak bergosip,"Kau jangan mengandalkan fantasi liarmu di saat-saat seperti ini.
"Memangnya kau melakukan kesalahan apa Min ri? Tanya pak Choi.
"Aku dengan bodohnya mengambil barangku yang akan terjatuh ke tebing, tapi aku malah terjatuh ke dalamnya dan dengan penuh tanggung jawab Yoon jae menolongku hingga pada akhirnya kami berdua jatuh ke dalam tebing itu.
"Apa? tebing? Tapi jika kau terjatuh ke dalam tebing, kenapa kalian baik-baik saja?
"Itu karena tebingnya tidak terlalu dalam pak jawab Yoon jae dengan cepat. Itu hanya membuat seseorang tak sadarkan diri saja ucap Yoon jae seolah sedang mencibir Min ri.
"Iya pak, seperti itu yang terjadi pada kami. Min ri berusaha melangkahkan kakinya, tapi sepertinya rasa sakit di pergelangan kakinya sudah tidak bisa di tahannya lebih lama lagi, dan pada saat itu Min ri kehilangan kesadarannya, beruntung saja Yoon jae tak jauh darinya jadi di waktu yang sangat tepat dia berhasil menangkap tubuh Min ri.
Suara teriakan dari semua orang yang menyaksikan Min ri yang pingsan terdengar di seluruh hutan. Sung ri dan Ji soo langsung berlari dan mendekati Min ri.
"Wajahnya sangat pucat. Apa yang terjadi padanya tanya Ji soo sembari menatap Yoon jae.
"Mungkin itu karena semalam dia demam dan semua itu di picu karena kakinya yang membengkak.
Sung ri dengan cepat mengangkat celana jeans yang di gunakan Min ri dan membuka kaos kakinya. "Ya Tuhan, kakinya sudah menjadi keunguan pak.
Pak Choi duduk dan melihat bengkak di kaki Min ri. "Ini bengkak bukan karena tergilir, sepertinya tanaman berduri menusuknya. Kemungkinan tanaman itu beracun, itu sebabnya dia demam. Ayo cepat bawa dia ke bus. Hari ini kita kembali ke Andong.
Min ri, Ji soo dan teman lainnya mengangkat tubuh Min ri menuju bus sekolah. Sementara Yoon jae dia terlihat frustasi dan sedang terlihat nemikirkan sesuatu. Aku hampir saja membuatnya celaka, aku tidak bisa melindunginya. Aku bahkan tidak tahu jika dia terkena racun, aku pikir itu hanya bengkak yang di sebabkan oleh kaki yang tergilir, tapi rupanya. Aku hampir saja membunuhnya, apa dia akan selamat? Batin Yoon jae.
Kwon min menepuk bahu Yoon dan membuatnya tersadar dari lamunannya,"Kau tidak apa-apa? Apa kau terluka?
"Aku baik-baik saja, tidak ada hal yang membuatku terluka.
"Baiklah, tapi mungkin kamu masih lelah. Aku akan memapahmu.
"Terima kasih.
*****
"Kau kenapa? Apa ada hal menarik yang terjadi semalam? Tanya Kwon min menggoda.
"Tidak, sepanjang malam aku hanya melihatnya bertingkah imut dan melakukan hal-hal yang aneh. Lalu sepanjang malam aku memeluknya.
"Oh Yoon jae-ssi. Apa kau melakukan sesuatu pada gadis itu? Dia memang menarik dan terlihat sangat cantik. Tapi aku tidak pernah melihatnya. Apa dia sunbae?
"Ania, dia teman sebaya kita. Dia kelas sebelah.
"Mungkin dia sedang keluar saat kau ke kelas mereka.
Kwon min mengaruk kepalanya yang tak gatal,"Apa kau menyukainya? Kupikir kau tidak suka di sentuh, tapi aku lihat kau bahkan mengendongnya.
"Itu karena aku merasa bersalah padanya dan aku tidak ingin dia menjadi bebanku karena langkah kakinya yang lamban. Tapi berhubung kita membicarakan kakinya. Kwon min?
"Apa? Kau membuatku takut saja.
"Apa dia akan baik-baik saja?
"Jadi kau mengkhawatirkannya? Kau sudah berubah hanya dalam semalam.
"Kau jangan bercanda. Aku bertanya serius padamu.
Kwon min tertawa puas dan merangkul Yoon jae,"Kau tenang saja, racun tanaman biasa tidak mematikan. Walau terkadang ada yang bisa mematikan. Tapi jika melihat ciri-ciri luka yang aku lihat tadi, dia hanya butuh cairan dan vitamin saja. Dia akan baik-baik saja.
"Kau bicara yang benar. Jangan membuat orang takut. Baguslah jika itu tidak apa-apa. Kau kan hebat dalam hal tanaman.
"Iya, ayahku memang membuka toko herbal jadi aku tahu mana tanaman beracun dan tidak. Mungkin jika dia mengkonsumsinya mungkin akan berakibat fatal tapi beda halnya jika dia hanya tersengat saja. Jadi kau tidak perlu khawatir lagi.
"Memangnya siapa yang khawatir.
*****
Ji soo dan Sung ri terus berusaha membuat Min ri tersadar. Tapi tidak membuahkan hasil. "Pak, kenapa dia tidak sadarkan diri?
"Kau jangan menangis Sung ri, dia akan baik-baik saja karena Yoon jae menjaganya dengan baik. Itu hanya racun jenis ringan saja. Yang membuat suasana mencekam itu adalah tangisanmu Sung ri. Lalu semua orang tertawa mendengar pak Choi menggoda Sung ri.
"Ini semua karena kita meninggalkannya sendiri ucap Sung ri sembari menatap Ji soo.
"Akh! Kau memang tidak bisa dibiarkan, pak Choi kan sudah bilang, Min ri akan baik-baik saja. Karena racunnya hanya ringan saja Sung ri. Jadi berhentilah menangis, kau hanya akan menganggu tidur Min ri.
"Aku tidak bisa. Seharusnya saat dia mengatakan jika dia ingin meminta izin, kita biarkan saja. Dia mungkin tidak akan menderita begini.
Ji soo menarik pipi Sung ri keras,"Bukankah ini bagus? Jadi dia bisa berduaan dengan Yoon jae. Aku yakin jika aku membahas masalah seperti ini padanya dia akan terdiam.
Sung ri melepas cubitan Ji soo dan mulai berbisik,"Kau ada benarnya, jika mereka berdua bisa dekat dan bahkan lebih, aku akan sangat mendukung mereka. Min ri yang cantik dan Yoon jae yang tampan bagaikan pasangan yang sangat sempurna.
Ji soo hanya memperhatikan imajinasi liar Sung ri berpetualang demu membuatnya berhenti menangis dan membuat keributan. Aku memang sangat mengenalnya, aku sudah mengira kalau dia pasti akan senang jika membahas masalah pribadi mengenai Yoon jae dan Min ri. Apa itu sangat menarik baginya batin Ji soo.
*****
"Bagaimana keadaan murid saya dokter? Tanya pak Choi khawatir.
"Dia baik-baik saja, seperi dugaan anda. Jika racun yang menyenggatnya hanya racun ringan saja dan itu tidak berdampak buruk karena anda segera membawanya kemari. Hari ini juga murid bapak bisa pulang, jika dia sudah sadar.
"Terima kasih dokter.