
Min ri menopang dagunya di atas meja, dengan santai dia menoleh ke arah Sung ri dan mendengarkan berita paginya.
"Min ri, apa kau tidak dengar gosipmu pagi ini?
Min ri mendengus pelan dan berkata,"Gosip apa?
Sung ri terlihat antusias sembari menggebrak meja,"Apa benar kau dan Yoon jae berkencan?
Min ri memejamkan matanya dan menjawab,"Oh begitu. Tapi tiba-tiba dia kembali membuka kelopak matanya, membuatnya bulat hampir melompat dari tempatnya,"Mho? Ucapnya kembali.
Sung ri menganggukkan kepalanya pasti,"Benar, di luar mereka banyak membicarakan itu. Kalau itu memang benar ucap Sung ri sambil tersenyum lebar. "Aku turut senang katanya lagi sembari memeluk Min ri.
Min ri melepas pelukan Sung ri padanya, dia meraih kedua bahu Sung ri dan menatapnya tajam,"Berkencan? Itu tidak mungkin, aku dan dia tidak saling kenal bagaimana kau bisa menyimpulkan jika aku dan bocah tak sopan itu berkencan seru Min ri penuh tekanan. Dia lalu melepas cengkramannya dan kembali duduk di mejanya dengan gusar.
Aku sama sekali tidak mengharapkan ini, sepertinya ini akan menjadi masalah batin Min ri.
*****
Jam istirahat berbunyi beberapa detik yang lalu, Min ri merapikan buku paket dan buku catatannya lalu memasukkannya di dalam laci, ketika ada yang meneriakkan namanya dan Min ri pun berpaling.
"Min ri! Min ri!
Kedua sahabatnya, mereka kembali setelah sebelumnya meminta izin ke toilet, tetapi saat di dalam toilet suara bel istirahat berbunyi.
"Gawat kata Sung ri sembari berdiri di depan meja milik Min ri.
"Gawat? Ucap Min ri sembari mengerutkan keningnya.
"Iya ini sungguh gawat celoteh Ji soo membuat Min ri semakin penasaran.
"Apanya yang gawat tanya Min ri dengan sopan.
Sung ri mecondongkan dirinya lalu membisikkan sesuatu ke telinga Min ri, lalu Min ri mendengarkan dengan tenang,"Semua orang terus membicarakanmu yang tengah berkencan dengan lelaki tampan di sekolah. Mereka bilang kau yang menggodanya.
Min ri memukul meja dengan penuh amarah,"Omong kosong, apanya yang menggoda, yang ada aku muak dengan bocah itu. Min ri menjelaskan.
"Tak akan ada yang dengar penjelasanmu saat ini kata Ji soo sembari mengusap bahu Min ri.
Sung ri mengangguk membenarkan,"Untuk saat ini, semua percaya pada Yoon jae si murid teladan.
Min ri menghela napas dalam,"Itu membuat aku semakin membencinya, mulai detik ini jangan pernah sebut nama Yoon jae lagi.
Sementara di tempat lain, Yoon jae mengorek kupingnya sembari berkata,"Aneh, aku merasa ada seseorang yang memakiku dengan kasar di suatu tempat ucapnya pada Kwon min yang sedari tadi memandangnya dengan tatapan tajam.
Yoon jae berusaha mengalihkan pandangannya pada Kwon min,"Jadi apa maumu?
Kwon min tersenyum licik dan masih menunggu kejujuran Yoon jae,"Jadi? Kau masih memilih untuk tidak mengatakan yang sejujurnya padaku?
"Sudah berapa kali kukatakan padamu, aku dan dia sama sekali tidak punya hubungan apapun.
"Bohong, aku tidak percaya padamu. Di depanku saja kau mengatakan tak tertarik dan tak peduli padanya, tapi kenyataannya kau menyukainya bahkan berkencan dengannya.
Kwon min kini menyerah, dia sangat mengenal sahabatnya itu, dia percaya jika saat ini dia sedang serius dan mengatakan yang sebenarnya.
"Baiklah, aku akan percaya padamu. Lalu bagaimana orang bisa bergosip tentang hubunganmu dengan Min ri sunbae.
"Aish! Aku jadi merinding jika kau menyebutnya sunbae. Aku akan mati di tangannya, jika dia tahu kebenarnya. Bahwa aku sudah tahu jika dia itu lebih tua dariku.
"Kau itu bodoh? Jelas-jelas setiap hari kau melihatnya dengan Soo rim sunbae dan beberapa sunbae lainnya, ku pikir kau sudah kehilangan akalmu.
"Ya! Siapa suruh dia terlihat seperti anak SD, jadi kupikir dia seumuran dengan kita.
"Entahlah, kau itu polos atau memang sangat bodoh.
"Ka..kau bilang apa?
*****
Min ri memijat keningnya yang sedikit nyeri mendengar omelan Sung ri saat ini,"Min ri kita harus mengupas habis di mana rumor itu berdasar ucapnya penuh semangat. Bahkan Min ri melihat kilatan di dalam matanya, sungguh meresahkan ketika Sung ri seperti itu.
"Aku setuju denganmu Sung ri, aku juga penasaran makhluk mana yang berani mengusikmu gumam Ji soo sama semangatnya dengan Sung ri.
Astaga, kenapa Ji soo yang kuanggap normal malah terhasut dengan kelakukaan bar-bar Sung ri batin Min ri.
Saat itu pula Min ri terpikir akan sesuatu, dia baru ingat jika tadi pagi dia melihat Bong cha dan sangat penasaran dengan apa yang di bicarakannya dengan Yoon jae di tengah lapangan sepak bola,"Apa dia yang menyebar rumor jika aku dan Yoon jae berkencan?
Sung ri dan Ji soo berteriak sesaat kemudian,"Jadi? Bong cha yang sudah merencanakan semua ini?
"Aku tidak tahu, tapi dia sempat menanyakan soal itu padaku. Apa mungkin dia? Tanyaku santai.
Ji soo mencabut rumput di dekatnya dengan kasar dan membuangnya,"Aku yakin dia yang menyebar rumor itu.
Sung ri menoleh dan menunjuk ke arah Ji soo,"Aku sependapat denganmu, dia pasti marah padamu Min ri. Kau ingat saat penerimaan siswa baru? Kau dan Soo rim sangat dekat, yah kami juga bahkan berpikir jika kau ada sesuatu dengan Soo rim dan kau tahu Bong cha dan Choon hee sangat menyukai Soo rim. Bisa jadi ini adalah balas dendamnya padamu.
"Kau ini tahu sedetail itu yah? Aku bahkan tidak pernah tahu jika ada rumor seperti itu tentang aku dan Soo rim.
Entah bagaimana di saat yang bersamaan, Ji soo dan Sung ri sama-sama membatin tentu saja rumor itu tak sampai di telingamu, karena kami sudah membereskannya.
"Aku tidak akan membahas mengenai masalah Soo rim, tapi masalah dengan anak itu aku tidak bisa diam saja. Aku harus melakukan sesuatu.
"Tentu saja kau tidak boleh diam saja. Aku dan juga Ji soo akan bertanya pada si terdakwa Bong cha.
"Tapi? Bagaimana jika itu bukan dia? Aku pasti akan merasa bersalah kata Min ri sembari menundukkan kepalanya.
"Kau jangan terlalu baik. Jika kau terlalu baik maka mereka akan menginjak-injak harga dirimu ucap Ji soo pada Min ri.
"Kau ada benarnya juga. Baik sudah ku putuskan aku akan bertanya baik-baik pada Bong cha.
"Kau mengambil keputusan yang benar Min ri kata Sung ri dan bersiap menemui Bong cha.