BODYGUARD BERHIJAB

BODYGUARD BERHIJAB
Rencana Gila Refan



Setelah pulang dari markas mereka dan telah merencanakan semuanya dengan matang, Hana kembali mengantar Arga kekantornya sekaligus melaksanakan tugas barunya sebagai sekretaris Arga. Sedangkan Refan dan Kessy akan memulai rencana mereka untuk menyelidiki rumah yang diberitahukan oleh Hana kemarin.


#Dimobil Arga


" Hana! " Hana yang merasa namanya dipanggil, langsung melirik Arga dari kaca spion depan mobil.


" Ya tuan? " tanya Hana


" Aku melihatmu tadi membuka pintu rumah itu dengan matamu, ah maksudku ada alat yang memindai matamu, tapi aku heran bagaimana mereka masuk kedalam rumah itu sedangkan kau sedang bersamaku? " Ucap Arga, sedari tadi pikirannya terus berkelana memikirkan itu, namun karna situasi mengurungkan niatnya untuk menanyakan itu pada Hana.


" Mereka masuk tidak melewati pintu utama tuan, mereka masuk melalui jalan rahasia yang berada dibelakang rumah, disana mereka masuk hanya menggunakan kode pasword tuan muda " Jelas Hana sambil tetap fokus mengemudikan mobil.


seberapa dalam dan tersembunyinya rumah ini, benar-benar luar biasa, aku pikir rumah yang seperti itu hanya ada dalam animasi saja, tapi tak ku sangka aku menemukan ada rumah semacam ini bahkan aku memasukinya, beruntung sekali aku hidup dizaman modern ini. Batin Arga


" Apakah mereka sudah pernah melewati pintu utama untuk masuk? "


" Belum pernah tuan muda, bahkan mereka tidak tau tentang keadaan rumah itu yang sebenarnya, entahlah saya mengira mungkin mereka juga menganggap rumah itu seperti rumah pada umumnya namun, memiliki ruang bawah tanah "


" Jadi, akulah orang pertama yang kau aja masuk kedalam rumah itu? " ucap Arga penuh harap Hana menjawab iya.


" Untuk itu, saya rasa tidak tuan, " mendengar jawaban Hana yang tak sesuai dengan pikirannya entah mengapa membuat Arga sedikit kecewa.


Ada apa denganku, kenapa aku merasa kecewa dia mengatakan itu, memangnya aku siapa hingga aku jadi orang pertama yang dia ajak masuk kesana. Batin Arga.


" Tapi, setelah tuan Pervaiz memberikannya pada saya, saya hanya pernah berkunjung kesana bersama Kak Asraf. Selain dia mungkin anda orang pertama yang saya ajak memasuki rumah itu tuan " Ucap Hana memperjelas, seketika Arga mengembangkan senyumnya, menurutnya walau dia bukan orang pertama setidaknya ia jadi orang kedua yang diajak Hana kerumah tersebut.


Hana yang merasa tak lagi mendengar suara tuannya, ia melirik Arga dari kaca spion, Hana mengerutkan keningnya, Kenapa dia senyum-senyum seperti itu, kalau orang lain mungkin akan mengatakan senyumnya manis tapi menurutku itu sangat mengerikan, dia tersenyum sendiri seperti orang gila, ah Hana apa yang kau pikirkan, kau mengatai tuanmu sendiri gila, bagaimana jika dia benar-benar gila, sia-sia sudah pengorbananku selama ini. Ucap Hana dalam hati sambil bergidik ngeri, uuh jangan sampai.


Mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing hingga tak terasa mereka sudah memasuki kawasan gedung Admadja Group.


Sedangkan ditempat lain, Kessy dan Refan sudah berada tak jauh dari lokasi, ya tempat rumah itu berada. Mereka sekarang berada didalam mobil milik Refan, Refan bingung sendiri karna sedari tadi suara Kessy membuat telinganya panas karna maracau tak jelas bahkan sampai memukulnya.


" Aaa ... aku menyesal menyetui ide gilamu ini, dasar menyebalkan, Aaa ... ini sangat memalukan, aku tidak mau, tidak mau, tidak mau! " Teriak Kessy memekak telinga Refan, jangan lupakan tangannya yang tak henti-hentinya memukul lengan Refan membuat Refan sedikit meringis.


" Hei hentikan ini, kau menyakitiku, apa kau mau aku lapornya atas tindakan KDRT mu ini? "


" KDRT apanya, kau pikir aku ini istrimu? "


" Kau ... dasar gila! rasakan ini, rasakan! "


Bugh ... bugh ... bugh ...


Kessy terus saja memukul Refan, dia benar-benar kesal dengan Refan, Refan sangat pandai mengambil kesempatan untuk mengerjainya dalam situasi seperti ini. Kessy didandani layaknya seperti wanita yang sedang hamil tua, memakai baju daster dengan perut yang dibuat dari bantal kecil sehingga terlihat seperti wanita yang sedang hamil. Wig pendek sebahu menambah kesan yang sangat lucu bagi Refan dan tak lupa make up karakter yang benar-benar membuat Kessy tidak dikenali sebagai dirinya. Begitu juga Refan, ia juga didandani hingga terlihat bukan seperti dirinya.


Tawa Refan terhenti tatkala melihat sebuah mobil memasuki rumah yang akan mereka selidiki.


" Hei! berhentilah memukulku, lihatlah kesana ada sebuah mobil yang baru saja memasuki rumah itu " ucap Refan, Kessy berhenti memukuli Refan dan segera mengalihkan pandangannya kearah yang ditunjukkan oleh Refan.


" Siapa itu? "


" Ya mana aku tau, jika aku mengetahuinya kita tak perlu susah-susah berdandan seperti ini, " Ketus Refan.


" Ah lupakan itu, ayo sekarang kita lanjutkan akting kita, ku harap kau profesional " Kessy menganggukkan kepala. Setelah itu mereka langsung keluar dari mobil menuju rumah tersebut.


Saat mereka berjalan, dari kejauhan tampak ada beberapa penjaga disana, Refan mengamati sekeliling, benar benar sepi, pikirnya. Tiba-tiba ...


" Aaa! ... "


.


.


.


Aku sedih karena ga banyak yang like 😔 aku udah usaha buat menuhin permintaan kalian tapi cuma sedikit yang like 😥


Yah deh aku tau ini salah aku yang udah gantungin kalian selama berbulan-bulan 😭😭


Okeh! tetap semangat!! 💪


JANGAN LUPA LIKE VOTE AND COMEN YAH