Become a Hero In Another World

Become a Hero In Another World
Kebangkitan Pahlawan Palsu



"Muda muda muda !!"


Akuto melayangkan banyak pukulan ke wajah naga air itu dan lalu dengan pukulan terakhirnya Akuto mengaliri kekuatannya dikepalan tangannya.


"WHOAAA !! Rasakan ini dasar naga sialan !!"


"OAAARR !!"


Naga itu terhemmpas kebelakang dan menabrak air terjun dibelakangnya lalu banyak batu yang berjatuhan akibat tabrakan tubuh naga itu dengan sisi dinding batu air terjun.


"Ha... ha... ha.. apa aku berhasil ?"


Dengan terengah - engah Akuto melihat tubuh besar naga yang setengahnya tertimpa batu batuan.


"ROAAARR !! Dasar makhluk sialan !! berani beraninya kau !!"


Naga itu bangkit lalu mengaum sekuat kuatnya.


"Cih ! dasar keras kepala ! mati saja kau !!!"


Sang naga menganyunkan cakar kanannya mengarah kepada Akuto menyadari hal itu Akuto dengan cepat melompat untuk menghindarinya.


Akan tetapi saat Akuto sedang berada diudara cakar kiri naga itu datang dan membanting tubuh Akuto ke tanah.


"Ughk !!"


Dampak dari serangan cakar membuat beberapa tulang dibagian dada Akuto patah lalu beberapa tulang lainnya juga patah dikarenakan menghantam tanah.


"Rasakan ini makhluk bodoh !"


Naga air itu mengangkat mulutnya ke atas dan mengeluarkan gumpalan cahaya disana.


"Uhuk ! sial.."


Akuto melihat gumpalan - gumpalan cahaya yang makin membesar yang akan diarahkan kepada dirinya.


"Whuaaa !!!"


Akuto juga mengumpulkan semua kekuatan dalam dirinya dan lalu matanya menjadi lebih terang.


Semua tulang yang sebelumnya patah sekarang kembali normal.


"Rasakan ini !! Pure Light !!"


"Apa ?"


Cahaya dengan cepat melesat ke tempat dimana Akuto berada sebelumnya.


"Hmm.."


Naga itu memandangi tempat Akuto berada yang penuh oleh asap debu yang berterbangan akibat serangan cahaya murni tadi.


"Lihat kemana kau ?!"


"Huh ?!"


Akuto datang dari sisi kanan wajah naga itu lalu menendangnya dengan keras.


Naga itu sudah dalam mode bertarungnya sehingga dia takkan terhempas dengan mudah kali ini.


Akuto yang berdiri ditanah melihat ke atas mengarah naga itu melihatnya tidak terhempas berbeda seperti sebelumnya.


"Heh ? sepertinya bukan aku saja yang mulai serius disini"


"Hahaha ! hebat juga kau manusia telah membuatku sedikit serius"


"Hmm ? jadi kau belum serius kalau begitu !!!"


Akuto melesat dengan cepat mendekati naga itu akan tetapi naga itu tidak membiarkan Akuto mendekati dirinya.


"Hey kemari kau !"


Menggunakan sayapnya naga itu terbang ke atas menghindari serangan Akuto dan membuat banyak panah cahaya dengan sihirnya.


"Pure Light Arrow !!"


"Oh tidak !"


Banyak panah yang melesat ke Akuto akan tetapi Akuto dengan cekatan menghindari panah - panah yang mendatanginya.


"Giliranku !! Fire Ball !! Fire Ball !! Fire Ball !!"


Akuto menembakan banyak bola api ke naga itu lalu bola - bola api itu banyak meledak saat terkena tubuh naga itu.


"Makan itu !"


"Ahaha ! aku tidak mungkin akan memakannya !"


Akuto terbelanga saat melihat naga itu tidak menderita luka apapun dari serangan yang ia lancarkan sebelumnya.


"Ahaha ! Asal kau tahu naga sepertiku memiliki sebuah perlindungan ilahi yang membuatku takkan terluka dengan mudah"


Naga itu mengatakannya seolah - olah semuanya akan selesai dengan sekejap.


"Cih !"


Akuto mendecapkan lidahnya karena ketidak beruntungnya dirinya harus melawan naga ini.


Akuto menatap naga itu lalu berpikir bagaimana cara untuk mengalahkan naga menyebalkan ini.


"Hey ? apa kau sudah berpikirnya ?"


"Urghk !!"


"Bagaimana dengan ini ?!"


Naga Itu berulang - ulang kali menyerang tubuh Akuto diudara sedangkan Akuto hanya terlempar kesana kemari bagaikan bola.


"( Sial aku harus bagaimna .. ? )"


"Roaaarr !!"


Lalu naga itu mengibaskan ekornya dan membuat tubuh Akuto jatuh dengan cepat ke tanah.


"Kali ini aku tidak akan meleset !"


Naga itu kembali mengangkat mulutnya seperti sebelumnya lalu mengumpulkan gumpalan cahaya.


"( ha.. aku harus melakukan sesuatu )"


Akuto menyadari dia akan kembali diserang oleh serangan cahaya itu lagi tapi kali ini dia tidak bisa menghindarinya.


"( ??!! )"


Pandangan Akuto menjadi kabur lalu kekuatan didalam dirinya bergejolak seakan ingin keluar lalu.


"Pure Light !!"


"AAAAHHHGG !!!!"


Semua kekuatannya berkumpul dibola matanya dan membuat urat disekitar matanya timbul.


Cahaya yang menyerang Akuto menghilang tanpa tersisa sontak naga air itu terkaget melihatnya.


"Haha.. serangan seperti itu tak mungkin bisa menggapaiku"


"Tidak mungkin ! kau jangan - jangan ?!"


Akuto mengeluarkan cairan yang berwarna hitam dari tangannya lalu membentuk sebuah pedang cutlass yang berwarna hitam.



( Ilustrasi pedang cutlass :v bayangin aja yak warnanya hitam legam )


Akuto melesat terbang keatas lalu menebas sayap kanan naga itu.


"Roaaar !!"


Walau dengan satu sayap naga itu masih bisa terbang ia membalik badannya lalu melayangkan banyak serangan sihir cahaya kepada Akuto.


"Pure Light Shot !!"


"Hmm !"


Semua Cahaya yang terbang menuju Akuto semua lenyap ketika ditebas oleh pedang hitam yang dipegang Akuto.


"Dasar !! PAHLAWAN SIAALAAN !!"


Sayap kanan yang sebelumnya telah terpotong dengan pedang Akuto sekarang telah kembali beregenerasi.


Naga itu terbang mendekati Akuto yang entah mengapa juga bisa terbang.


"Roaaarr !!"


Naga itu membuka mulutnya lebar - lebar berniat menghancurkan Akuto dengan taringnya.


Akan tetapi Akuto terbang menuju mulut naga air itu lalu.


"Tamatlah riwayatmu !"


Dari mulut lalu diakhiri ekor naga terbelah menjadi dua dan naga yang sebelumnya terbang seketika terjatuh dengan cepat menuju tanah.


Akuto juga turun kebawah untuk melihat kondisi naga air itu lalu dengan matanya dia melihat sesuatu.


"Benda apa itu ? Orb bukan sepertinya benda yang mirip seperti yang diberikan dewi cebol itu !"


Akuto menyadari bahwa dia telah melihat inti kekuatan sihir milik naga itu ditubuhnya.


"Hmm apa ? apa yang kulakukan ?!"


Entah mengapa mata milik Akuto menyerap inti kekuatan itu keluar dari tubuhnya lau perlahan menuju matanya.


"Eh tunggu !"


"Err dasar.. pah... ughk sialan !"


"Kau masih hidup ? oi jelaskan apa yang terjadi ?"


Naga itu tidak menjawab pertanyaan Akuto lalu inti kekuatan naga itu telah masuk kemata Akuto atau bisa dibilang kekuatan mata Akuto adalah mengambil inti kekuatan sihir.


"Sial ! apa yang terjadi ?!"


Akuto kebingungan dengan benda yang masuk dalan tubuhnya anehnya benda itu seperti diserap dengan paksa oleh mata milik Akuto.


"Aku menyerap benda aneh itu.. tapi benda apa itu ?"


Akuto berpikir untuk menyimpulkan benda apa yang masuk dalam tubuhnya sebelumnya.


"Itu seperti benda yang diberikan dewi kepadaku berarti apa itu kekuatan sihir ?"


Akuto lalu menatap ke arah mayat naga itu lalu mengganti pandangannya ke telapak tangannya.


"Pure Light !!".