Become a Hero In Another World

Become a Hero In Another World
Mendaftar Menjadi Petualang



Seorang gadis cantik datang menghampiri Akuto dan dia terlihat sangat khawatir.


"Apa kau tidak apa apa ? apa ada yang terluka ?"


"Ti -tidak ! hanya saja mereka berhasil mengambil tasku dan uangku ada didalamnya"


"Maafkan saya karena terlambat datang untuk membantu.."


Gadis yang nampaknya seorang ksatria wanita membungkukkan tubuhnya kedepan Akuto dan Akuto terdiam karena melihat sebuah belahan.


Bingung karena tidak ada respon dari Akuto gadis itu mengintip Akuto dari posisi membungkuknya


"( Posisi ini ! mata yang melihat keatas !! dan hanya satu yang kyrang.. !! )"


"Kalau begitu izinkan saya untuk membantu ada tuan"


"Huh ? Apa ?!"


Gadis itu membantu Akuto berdiri karena sebelumnya Akuto terjatuh karena disenggol oleh para bandit sialan itu.


"Dilihat dari pakain anda.. apa anda seorang pengembara tuan ?"


"Iya aku baru tiba dikota ini barusan"


"Sungguh nasib yang buruk..."


"( Ini tidak buruk !! sama sekali tidak !! ini sebuah keajaiban hingga bisa bertemu dengan cewe cantik ini !!!!! )"


"Ada apa tuan ? muka anda memerah ?? apa anda deman ??"


Ksatria itu memegang kening Akuto dan menyebabkan suhu tubuh Akuto semakin meningkat.


"Ini berbahaya ! ayo kita harus segera membawa anda ketoko obat !"


"Huh apa ? eh hey !"


Ksatria wanita itu mengendong Akuto dengan kedua tangannya dan membuatnya terlihat seperti seorang putri.


"( Ah.. ! aku bisa merasakan detak jantungnya !! dan kekenyalan ini !! )"


"Ini gawat ! tubuh anda semakin panas ! tuan ! apa kau disana tuan !!"


Dan pada akhirnya Akuto pingsan karena tak kuat menahan perasaan panas yang berkecambuk dalam tubuhnya.


∆ ~~ Boing Boing ~~∆


"Huh ? dimana aku ? tadi.. ahaha ! kurasa hanya mimpi me -"


"Tuan anda sudah sadar ?!"


"Wushaaa !!! Bukan mimpi !!"


"Syukurlah...."


"( Heh ?? apa dia akan menangis ? u - yntukku ? )"


"Kalau begitu mari kita segera pergi"


Dan lagi ksatria wanita itu membantu Akuto untuk bangkit dari tempat tidur, dilihat dari struktur ruangannya sepertinya Akuto sedang berada disebuah klinik.


"Terimah kasih dokter ! berkatmu pria ini sudah sadar sekarang silakan ambil ini"


"Ah tidak apa apa lagi pula aku tak melakukan apapun kurasa dia hanya kelelahan karena perjalanan kusarankan untuk dia beristirahat terlebih dahulu"


Dari tempat duduk untuk pasien menunggu Akuto hanya memperhatikan mereka hanya mengatakan "Dia" ,dan "pria itu" saja.


"Kurasa aku harus memberitahunya namaku ya .. ha aku tak ingin dipanggil " hey pria ituu hey pria ini" nanti akan kuberitahu !"


Setelah cukup lama menunggu akhirnya mereka selesai berbicara


"Baiklah kurasa kita harus mencari penginapan untukmu tuan"


"Yah kurasa begitu juga sebelum tasku dicuri"


"Hmm ?? apa kau akan membayar penginapan dengan sebuah kayu ?"


"Itu sebuah tas.. isinya baju yang diberikan kepadaku dan sejumlah uang .."


Akuto terlihat sangat pasrah dan gadis ksatria itu berniat untuk meminjamkan sebuah uang kepada Akuto akan tetapi sebelum bisa berbicara Akuto menyela


"Kau seorang ksatria bukan ?"


"Huh ? Iya itu betul tuan"


"Apa kau mengetahui dimana guild petualang ??"


"Yah aku mengetahuinya , apa yang kau perlukan disana tuan ? apa kita akan membuat quest untuk mencari bandi itu ? untuk para bandit itu tolong serahkan tang -"


"Bisakah kau mendaftarkanku disana ?!"


"Mendaftar ? kau tuan ?"


Ksatria itu melirik Akuto dari atas kebawah seakan tidak percaya seseorang yang bahkan tak bisa menang ataupun melepaskan diri dari para bandit ingin menjadi seorang petualang.


"Kurasa itu bukan i - ...."


"Kumohon ... !"


"Baiklah kurasa"


"Yeayy !!"


"Yeaay ??"


Setelah ksatria itu menerima tawaran Akuto untuk membantunya mendaftar sebagai petualang diguild mereka pun pergi dari toko obat itu dan segera tiba keguild petualang.


"Tapi sebelum itu apa anda yakin ingin menjadi petualang tuan ? apa anda tak ikgin berdagang atau semacamnya ??"


"Tidak aku hanya ingin menjadi petualang dan menjadi pahlawan yang hebat seperti di anime !"


"Itu.."


"Apa ini tempatnya ?"


"Yah benar tuan"


"Baklah kalau begitu !"


"Apa ?!"


"Huh ??"


Didalam sana banyak orang yang terlihat kuat dan ada beberapa orang menggunakan zirah yang sedikit berbeda dari pada yang lainnya.


"Owh Alicia ! apa yang sedang dilakukan ksatria diguild petualang ??"


"halo kenzo senang bertemu denganmu aku disini ingin membantu pria ini mendaftar sebagai seorang petualang disini"


"Hmm ? apa dia orangnya ?"


"ya benar"


Petualang bernama kenzo itu melirik Akuto dari atas sampai bawah dan dia terlihat sedikit ragu.


"Baiklah serahkan dia kepadaku !"


"Apa kau serius ?"


"Tenang saja aku sudah terbiasa melakukan ini !"


"Baiklah kalau begitu aku mohon izin"


Ksatria wanita itu menundukan kepalanya kepada kenzo lalu berbalik dan menghampiri Akuto.


"Tuan mulai sekarang dialah yang akan membantumu , maafkan saya saya tidak bisa membantu anda karena saya harus segera kembali"


"Tidak apa apa ! aku akan mendaftar bersamanya"


"Kalau begitu aku pergi terlebih dahulu"


Ksatria wanita itu pergi lalau petualang bernama kenzo itu datang menghampiri Akuto.


"Yo ! jadi kau ingin menjadi petualang ??"


"Ya"


"Apa aku tidak mendengarmu ??"


"Huh ?? Yaaa !!"


"Lebih kerass !!! keluarkan seluruh semangatmuuu !"


"Yaaawww !!!"


"Hmm apa itu ?? terdengar seperti kucing garong ?"


Beberapa orang yang menonton tertawa ketika mendengar teriakan melengking Akuto.


"Itu tak masalah kalau begitu ayo kita keresepsionis guild"


"Baik !"


Akuto bersama Kenzo pergi keresepsionis disana ia melihat seorang gadis dengan kacamata sedang berdiri diam.


"Apa ada yang bisa kubantu"


"Yoo Onanie chan ! pria ini ingin mendaftar sebagai seorang petualang"


"Baiklah silakan kemari untuk mendaftar tuan"


"Hmm baiklah !"


Akuto datang mendekat lalu Gadis berkaca mata itu menyiapkan beberapa kertas lalu menaruh selembarnya dimeja.


"Tolong isi biodata ini"


" Baiklah.. nama.. tempat tinggal.. Anu aku adalah seorang pengembara jadi aku tak punya tempat tinggal tetap sebelumnya"


"Kalau begitu anda bisa mengisi kolom tersebut dengan nama kota ini tuan"


"Hmm baiklah"


Setelah selesai mengisi selembar kertas itu Akuto memberikannya kembali ke resepsionis , gadis berkaca mata itu mengeluarkan sebuah mangkuk kaca berisikin sebuah air yang bersinar.


"Ini adalah alat untuk mengukur kekuatan sihir dan memperkirakan job class anda tuan dengan membayar 3 koin perak anda bisa menyelesaikan tahap ini"


"Apa kita melewati tahap ini ?"


"Maaf tapi itu tidak bisa ini adalah bagian penting untuk mendaftar"


"( Sial ! kenapa aku harus kehilangan tas kayu bakarku !! )"


"Apa ada masalah Onanie chan ?"


"Kenzo ? sepertinya dia tak mempunyai uang untyk mendaftar"


"Hmm sebentar... sepertinya uangku tak cukup.. maaf sobat aku sepertinya tak bisa membantu"


"Ah tidak apa apa aku akan datang lagi saat punya uang nanti , ( Saatnya memburu para keparat sialab itu !! )"


Sebuah pintu didalam meja resepsionis terbuka lalu keluar pak tua dengan memegang sebuah surat.


"Manajer ?"


"hey apakah kau melihat orang yang namanya Sai Akuto ??"


"Sai Akuto... dia orangnya manajer"


"Teman lamaku memintaku untuk membantunya mendaftar apa dia sudah mendaftar ??"


"Belum manajer dia belum memiliki uang untuk menggunakan air pengykur"


"Gratiskan saja lagi pula temankulah yang memintaku untuk membantunya mendaftar bila ia belum menjadi petualang maka akan kupasang dimana mukaku nanti"


"Baiklah.."


Gadis resepsionis itu datang menghampiri Akuto yang sedang duduk.


"Tuan anda bisa mendaftar sekarang"


"Iya aku tahu aku perlu.. apa ?"


Akhirnya tiba saat dimana Akuto bisa mengukur kekuatan miliknya apa dia akan menggemparkab seisi guild atau dia akan menggemparkan dunia.