Become a Hero In Another World

Become a Hero In Another World
Dewi Dan Dunia Lain



Akuto terbangun dan merasakan nyeri dibagian perutnya.


"Urgh... Aduh-duh.. Perutku !"


Setelah rasa sakit yang bersarang diperut akuto memudar ia mulai bangkit dan memperhatikan sekitarnya.


"Gelap sekali tempat apa ini ?"


Akuto mencoba berjalan dikit demi sedikit dalam kegelapan sambil meraba raba udara.


Perlahan Akuto mulai mengingat kejadian yang menimpanya sebelumnya dan menyimpulkan dimana dia berada sekarang ini.


"Sial apa aku ada diselokan ? tapi tidak ada bau busuk disini ?"


Akuto menggaruk kepalanya dengan bingung dimana sekarang dia berada dan ditangan kanannya dia merasakan sedang memegang sesuatu.


"Apa ini komik milikku ?"


Dengan seringai dimulutnya Akuto menertawakan kebodohannya sendiri karena telah mengambil komik yang terlempar dan mengakibatkan dia terperangkap ditempat gelap ini.


Selang beberapa detik tiba tiba ada cahaya muncul dan seperti diikuti suara suara aneh.


"Mataku ! tunggu ini lagu malaikat ? huh apa aku disurga ?!!"


Cahaya yang sebelumnya bersinar dengan terang sekarang menyebar kesekitar dan menerangi tempat gelap itu.


Dan setelah diterangi tempat itu terlihat seperti ruangan serba putih lalu tidak lama kemudian Akuto merasakan sesuatu yang muncul dibelakangnya.


"Duaarrrr !!" ( Suara seorang anak kecil )


"Ayam eh ayam !!! Hey gadis cebol kau membuatku kaget tahu !!"


Dengan wajah kesal dimukanya Akuto memarahi seorang gadis kecil dengan rambut perak dan mata biru didepannya.


Setelah Amarahnya mereda Akuto sekarang menjadi kagum akan kecantikan tunggu.. seharusnya keimutan gadis kecil itu.


"Kakak jelek yang cerewet apa kau sudah selesai berteriak tidak jelas ?"


"Aku tidak berteriak !! dan apa apaan dengan kata kakak jelek itu !!"


"Hmm.. kakak jelek !"


"Dasar gadis cebol !!!!"


Akuto mencoba meraih gadis menyebalkan yang ada didepannya dengan kedua tangannya.


Sayangnya tidak berhasil gadis itu tiba tiba menghilang dan Akuto tersungkur kebawah dan mencium lantai putih yang indah.


"Kufufu selain jelek kakak juga bodoh kufufu !"


Setelah mendengar ejekan dari gadis cebol itu Akuto terus berulang kali mencoba untuk menangkap gadis itu dan dia berulang kali mencium lantai putih yang sangatt indah itu.


"Hey !! itu curang !! kemarilah kau gadis cebol sialan !!"


"Kak kau sepertinya tak belajar dari pengalamanmu asal kau tahu ! kau tak akan bisa menangkapku kufufufu !"


Setelah mendengar perkataan gadis itu Akuto terdiam sambil menatap tajam kearah gadis cebol tersebut.


"A - apa jangan menatapku be - begitu !!"


"Jangan - jangan.. KAU MALAIKAT PENCABUT NYAWAA !!!!!"


"EHHH !!!"


Setelah mendengar perkataan dari Akuto gadis cebol tersebut menjadi cemberut.


"Hm..... dasar bodoh !"


"Jadi bukan ? kalau begitu.. apa kau setan ??"


"Huh ?!! jangan mengada ngada aku adalah D E W I !!!!"


"Aku tak percaya"


Kesal karena sikap Akuto Dewi Loli itu langsung menembakan sinar sinar kecil yang mengarah ke Akuto.


"duh ! aduh ! oi cebol !! itu sakit !"


" Mueeekk ! karena kau jelek aku akan menghukummu !!"


Dewi loli itu mengangkat tangannya keatas dan ditangannya banyak berkumpul cahaya bersinar.


"Ba - baik !! aku percaya ! kau dewi kan ?!"


"Huff ! kau tipe orang yang harus diberikan sedikit dorongan agar otakmu berjalan"


"Baiklah kalau begitu bisa kau jelaskan dimana ini ?"


"Kau telah mati !"


"Huh ?!!"


Akuto yang ketakutan memegang megang tubuhnya dengan cemas.


"Aneh jika aku mati kenapa aku memegang komikku ??"


"Yah aku membiarkan kau membawa buku itu kesini"


"Memangnya siapa yang akan membawa komik kesurga ? ahahahaha !"


"Memang siapa yang mengatakan kau akan masuk surga"


Sontak Akuto menghentikan tawanya dan menjadi membeku setelah mendengar perkataan dewi itu.


"Cih ! dasar gadis menyebalkan"


"Ahaha seterah kau ingin bilang apa tapi aku akan memberikanmu pilihan !"


"Pilihan apa itu ??"


"Yang pertama kau akan direinkarnasikan didunia lain dan harus membantu menyelamatkan dunia itu !"


"Oho !!"


"Kedua kau akan dimasukkan keneraka bersama komikmu !"


"Hey ini bukanlah pilihan namanya !! dan siapa yang ingin masuk keneraka dasar gadis licik !!"


"Kufufufu.. jadi ? apa jawabanmu ??"


"Tentu saja aku memilih direinkarnasikan didunia lain !!"


"Baiklah ! pilihan yang bagus !"


Mendadak tubuh Akuto bersinar dan mulai akan memudar.


"Apa yang terjadi ?!"


"Jiwamu akan dipindahkan didunia lain Baiklah Aku Hestia akan memberikanmu Sebuah hadiah"


Lalu ada benda hitam seperti sebuah orb yang sangat besar yang masuk kedalam tubuh Akuto.


"Gadis cebol !! apa yang kau coba berikan ini !!"


"Baiklah semoga beruntung !"


"Tunggu !!"


Lalu ada kilatan cahaya yang menandakan Akuto telah berhasil dipindahkan kedunia lain dan menyisakan dewi tersebut sendirian disana.


"Kufufu padahal bisa saja kau membuat pilihanmu sendiri dasar bodoh !"


Dewi itu tersenyum dengan licik sambil berjalan lalu menghilang seketika tempat itu menjadi gelap gulita kembali.


 


"Hmm..."


Akuto yang terbangun membuka matanya lalu melihat lingkungan sekitarnya.


"Aku dimana ? Aduh kepalaku !"


Tiba tiba kepala akuto menjadi sakit dan muncul serpihan serpihan kejadian diingatan Akuto.


"Baiklah.. aku telah mati karna jatuh dari jembatan lalu bertemu seorang dewi cebol... WHOAAAA !!! AKU AKHIRNYA MASUK KEDUNIA LAIN !!"


Akuto yang gembira berteriak dengan keras sambil mengangkat tangannya.


"BANZAI !!! BANZAII !!"


Lalu terdengar banyak burung yang terbang meninggalkan pohon pohon.


"Huh ? suara burung hoho sepertinya aku berada disebuah hutan !"


Akuto mulai melihat lihat sekitarnya lalu ia berpikir untuk berjalan menyusuri hutan.


"Hmm apa aku punya kekuatan ?"


Akuto yang penasaran mulai berkhayal dia memiliki sebuah kekuatan api, air, tanah, dan udara.


"Huhu kalau aku bisa mengendalikan semuanya mungkin rambutku akan botak dan akan muncul tanda panah dikepalaku hahaha !"


Sambil berjalan Akuto menertawakan khayalan yang dia pikirkan sebelumnya lalu dia akhirnya menemukan sebuah air terjun yang cukup besar.


*gruk gruk gruk*


"Kebetulan perutku lapar sebaiknya aku bersiap untuk membuat ikan bakar !"


Akuto mengingat jalan ke air terjun tersebut lalu pergi untuk menyusuri lingkungan sekitar.


Ketika Akuto sedang berjalan untuk menyusuri hutan disekitar air terjun tersebut dia menemukan banyak jamur didekat akar akar pohon.


"Hoho aku menemukan jamur disini !"


Akuto mulai memetik banyak jamur dan membuat baju sekolahnya untuk menampung jamur \- jamur tersebut.


"Baiklah kurasa ini sudah cukup sebaiknya aku kembali sekarang sebelum aku melupakan jalannya"


Akutopun berjalan menuju air terjun lalu mencari tempat yang bagus untuk masak dan makan disana.


"Hmm kurasa disini bagus ! baiklah jamur san kamu aku taruh disini ! Okey saatnya untuk mencari kayu bakar !"


Setelah setengah jam mencari kayu bakar Akuto telah menemukan lumayan banyak kayu dan kembali ke air terjun lalu dia mengambil salah satu kayu yang ia runcingkan dengan batu untuk menombak Ikan.


"Ahaha saatnya mencari ikan !!"


Selama 1 jam lebih Akuto berenang dan melemparkan tombaknya dari semua lemparan yang dia lakukan yang berhasil ia dapatkan hanya satu ikan.


"Heh... hanya satu syukurlah tadi aku memetik beberapa jamur"


Akuto pun sekarang mencoba menyalakan api dengan berbagai cara mulai dari menggosok kayu dengan kayu dan memukulkan batu dengan batu.


Usahanya berhasil api menyala lalu dia mulai membakar ikan dan jamur lalu makan bagaikan raja.