Become a Hero In Another World

Become a Hero In Another World
Serangan Dan Gua



"Uhmm... apa aku tertidur ?"


Akuto terbangun dari tidurnya lalu melihat sekitar.


"Oh iya aku kan di air terjun pantas saja dingin uhuk uhuk ! ah tenggorokanku kekeringan !"


Karena sangat kehausan Akuto langsung ke tepi danau lalu meminum air dengan kedua tangannya.


"Whoaa ! aku merasa lega ! baiklah sekarang aku harus kemana ?"


Akuto yang bingung berpikir sejenak


lalu terdengar sebuah suara dibelakang tubuhnya Akuto pun berbalik untuk melihat asal suara mengerikan tersebut.


"Grrrr ....."


"Se - serigala !! tunggu dulu ini agak berbeda"


Serigala yang dilihat Akuto adalah serigala berwarna putih dengan mata merah.


Akuto mencoba tenang dan perlahan menuju tombak yang ia gunakan untuk menangkap ikan sebelumnya.


"Baik .. sedikit lagi aku akan mendapatkannya"


"GUAAARRR !!"


Serigala yang awalnya tenang mendadak datang menerkam Akuto.


Akuto yang kaget membanting kan tubuhnya ke arah tombak lalu mengarahkan tombak tersebut keatas.


"Guarr.. !"


"Kena kau !!!"


Tombak yang Akuto arahkan keatas telah berhasil menembus dada serigala putih dengan mata merah tersebut.


"Ahaha ! sekarang siapa yang akan di makan ahahaha !!"


Akuto melemparkan tubuh serigala yang jatuh diatasnya kesamping lalu ia berdiri untuk mencabut tombak miliknya itu.


"Aha ! tadi benar benar hebat !"


Akuto yang baru pertama kali mengalami diserang oleh serigala merasa senang karena berhasil selamat dari terkaman serigala tersebut.


Sayangnya sekarang bukan saatnya merayakan kemenangan tersebut karena banyak muncul mata berwarna merah di semak semak.


"Satu dua.. tidak ! banyak sekali !"


Akuto yang mulai khawatir akan keselamatannya memikirkan sebuah cara untuk selamat.


"A - apa yang harus kulakukan..."


Mendadak muncul sebuah ide dari kepala Akuto.


"SPRINT POWERRR !!!!"


Akuto meneriakkan kata kata itu sebelum lari sebagai penyemangat nya lalu ia mulai berlari melalui banyak pohon pohon di hutan.


Kawanan serigala yang melihat Akuto berlari mulai mengejarnya dari belakang


sayangnya Akuto tidak cukup cepat untuk bebas dari kawanan serigala putih itu.


"Whoaa !! mereka makin mendekat !"


Akuto yang panik berlari sekuat tenaga


lalu sampai ia menabrak sebuah semak semak.


"Hoho ! aduh !!"


Akuto menembus semak semak itu lalu terjatuh mencium tanah.


"Hauuuuu !!!"


Dari belakang terdengar suara lolongan serigala Akuto dengan panik merangkak dan berlari sambil memegang tombak yang ia bawa.


Setelah beberapa langkah Akuto berlari langkahnya langsung terhenti.


"Ju - jurang !!"


Akuto melihat banyak batuan tajam didasar jurang tersebut.


Bukan hanya jurang yang menghalangi jalan didepannya dibelakang Akuto telah banyak muncul serigala - serigala putih.


Akuto yang ketakutan melihat kawanan serigala yang mengepungnya berjalan mundur lalu tiba tiba batu yang ia jadi tempat pijakannya longsor.


"Apa yang harus Ah !!"


Akuto yang terkaget meloncat kedepannya lalu kawanan serigala juga datang mengarah kepada Akuto.


"Guaarrr !!"


"Tidak ada pilihan lain .. SASAGEYOOO !!!"


Akuto yang sudah bingung harus melakukan apa memilih untuk maju menyerang kawanan serigala tersebut sambil melontar sebuah kata kata yang ia tahu dari sebuah anime.


"A -"


Tak sempat berbicara seekor serigala datang mengarah ke Akuto.


Seperti sudah biasa Akuto mengayunkan tombak kayunya kearah serigala tersebut.


Lalu banyak serigala yang secara bersamaan meloncat untuk menerkam Akuto.


"Wind Blade !!"


Setelah Akuto meneriakkan kata kata itu datang sebuah angin yang cukup lebar dengan horizontal mengarah ke serigala serigala yang melompat tadi.


"Guaar.. !"


Perut serigala serigala tersebut terbelah yang membuat banyak darah yang menyembur keluar mengenai wajah Akuto.


Serigala yang lain mundur ketika melihat rekan rekannya dibunuh dengan serangan angin yang sangat cepat itu.


Setelah semua serigala pergi meninggalkan dirinya sendiri Akuto mencoba untuk kembali ke air tersebut berharap dapat membersihkan darah serigala ditubuhnya.


"Setelah aku melewati semak ini aku berlari kesini dan lalu.."


Akuto mencoba kembali ke air terjun dengan mengingat ingat jalan yang ia lalui dengan berlari sebelumnnya.


Walau membutuhkan waktu yang lama Akuto berhasil mendengar suara air yang jatuh yang menandakan dia sudah dekat.


"Baik ! aku tinggal mengikuti suara air itu saja"


Akuto berhasil kembali ke air terjun lalu membersihkan bajunya dan mukanya yang terkena darah serigala.


"Sebaiknya aku membuat api unggun.. hmm apa aku bisa mengeluarkan api dari tanganku ? atau aku harus melakukan beberapa gerakan tangan lalu menyembuarkan api !!"


Pertama tama Akuto menyusun ranting ranting pohon yang telah ia ambil sebelumnya.


Dan lalu Akuto mulai melakukan banyak percobaan aneh mulai dari mengeluarkan api dengan matanya dan mengeluarkan bom asap dari pantatnya.


"Hmm tidak ada yang berhasil.. sebelumnya bagaimana aku melakukannya ?"


Akuto mencoba mengingat perasaan dan semua yang ia lakukan sebelumnya lalu ia mengikutinya dengan perlahan lalu mata akuto berganti warna dan.


"Wind Blade !!!"


Lalu angin yang sama mengarah ke air terjun lalu membelahnya.


"Berhasil !! tunggu dulu ! apa ada gua dibalik air terjun itu ?"


Akuto curiga ada gua dibalik air terjun itu karena saat angin tadi mengarah kesana tidak terdengar suara batu yang terbelah atau semacamnya.


Melainkan air itu terbelah lalu terlihat sekilas sebuah ruang gelap.


"Sepertinya aku menemukan sebuah gua ! tapi sebelum itu aku harus membuat penerangan"


Akuto mulai berpikir untuk melakukan hal yang sama tapi mengeluarkan api Akuto menarik nafas lalu matanya berubah warna lagi.


"Fire Ball !!"


Akuto kali ini mengarahkannya ke tumpukan kayu yang ia buat sebelumnya.


"Baik akan kuambil satu untuk kujadikan obor !"


Akuto mengambil sebuah kayu yang terbakar di api unggunya lalu membawanya.


"Baik sekarang bagaimana cara untuk naik keatas situ ?"


Akuto melihat lihat lalu dia menyadari ada jalan menanjak yang bisa lewati.


"Mari kita lihat apa yang ada dibalik air terjun itu !!"


Akuto pun sudah sampai didekat air terjun dia berhati - hati agar obornya tidak padam oleh air.


"Hoho ! sepertinya ada jalan setapak yang cukup lebar !"


Akuto pun berjalan untuk mencari gua yang ia lihat sebelumnya.


Setelah berjalan beberapa langkah Akuto akhirnya menemukan sebuah gua yang gelap.


"Hmm ini sangat gelap sepertinya akan berbahaya.."


Akuto yang sekarang lebih waspada karena kejadian sebelumnya memikirkan monster apa saja yang bisa didalam sebuah gua.


"Hmm aku teringat goblin.. sial kuharap goblin didunia ini tidak menculik para gadis untuk bersenang senang !"


Akuto mulai merasa sedikit sedih karena dia teringat sebuah adegan di anime dimana ada petualang yang dibuat hamil oleh segerombolan goblin.


Tubuh Akuto menjadi merinding lalu ia memutuskan kembali ke bawah untuk menunggu siang.


"Sebaiknya aku kembali besok"


Lalu Akuto kembali dan memanjat pohon yang ia bisa dia gunakan tidur diantaranya.


"Dengan begini tidak ada hewan buas yang menyerangku saat tidur"


Akuto memejamkan matanya lalu tertidur.