Become a Hero In Another World

Become a Hero In Another World
Sekolah dan Komik



Namaku adalah Sai Akuto usia 17 tahun aku seorang penyendiri dikelas dan tidak memiliki banyak teman disekolah karena hobiku yang gemar menonton anime hingga membuat orang sungkan untuk bergaul denganku.


Tiba - tiba ada bocah lelaki yang menghampiri Akuto lalu bicara dengan nada yg keras.


Anak lekaki :"Oho oi Akuto buku apa ini ?"


Akuto :"I-ini komik !"


Anak lelaki :"huh ? komik kalau gitu aku pinjam ya sebentar !"


Akuto :"E-eh aku baru membelinya dan masih belum selesai kubaca besok akan kupinjamkan aku janji !"


Dengan cepat bocah lelaki itu mengambil buku yang dipegang oleh Akuto.


Anak lekaki :"Ahahaha ! Terimah kasih besok akan kukembalikan"


Bocah itu berjalan kembali ketempat duduknya sambil tertawa.


Sedangkan untuk Akuto dia merengek dengan pelan karena bukunya diambil lagi oleh orang yang bahkan namanya dia tidak ketahui.


Akuto :"Heh... sial lagi - lagi bukuku diambil !"


kring kring


Bel berbunyi menandakan waktunya kelas dimulai guru yang mengajar kelas hari ini pun masuk ke kelas dan melihat buku yang di pegang indra.


( bocah lelaki tadi )


Pak guru :"Hey indra !! sudah berapa kali kubilang ke kau ya !! komik tuh dibaca diluar jam belajar !"


Indra :"Ma - maaf pak !!"


Pak guru :"Sini buku kau ! dah banyak kali ini buku yang kuambil cam mana kau ini aku juga tak baca !!"


Seisi kelas tertawa termasuk indra tapi Akuto memasang tampang sedih diraut wajahnya karena bukunya disita lagi.


Pak guru :"Oi bocah jepun ! pagi gini dah lesu aja kamu cepet cuci muka sana !"


Akuto :"Baik pak !"


Akuto segera keluar kelas menuju toilet untuk membasuh mukanya.


Akuto :"Sial..... kenapa dewi fortuna tidak memihak diriku !!"


Akuto membasuh mukanya dengan cepat hingga menyipratkan banyak air ke lantai toilet.


kebetulan ada guru yang lewat didepan toilet meilhat lantai basah guru itu masuk untuk memeriksa apa ada keran yang masih dibuka.


Bu guru :"Huh ?? bagaimana bisa basah ?"


Seketika Akuto kaget karena mendengar ada yang bicara didekatnya dia pikir itu adalah hantu.


Akuto :"Setan !!! tolong ada setan !!"


Akuto :"Enak aja kamu ya ! kenapa lantainya basah ?!"


Sontak Akuto kaget karena yang sebenarnya muncul bukanlah setan melainkan guru baru yang cantik.


Dalam sekejap jantungku berdetak kencang dan wajahku memanas.


Bu guru :"Kamu kenapa ? saya nanya dijawab dong !"


Akuto :"( whoa... walau pemarah gak apa - apa dah yang penting cantik muehehehe..)"


Pakk !! ( Tamparan dari guru ).


Bu guru :"Kamu bengongin apaan ? cepat ambil pel dan lap lantai yang basah itu !"


Akuto :"Siap buk !"


Seketika aku berlari untuk mengambil pel digudang sekolah yang berlokasikan disebelah toilet.


Bu guru :"Baik sekarang ibu mau kamu pel lantainya sampai kering jangan sampai pas ibu lihat masih basah !"


Akuto :"Baik bu !"


Lalu Akuto mulai mengepel lantai dengan semangat sampai kering.


Akuto :"Whoa !! gua bakalan ngelakuin apapun yang ibu bilang !!!"


15 menit telah berlalu dan Akuto selesai mengepel lantai ditoilet yang basah karena dirinya sendiri.


Bu guru :"Aha ! selesai juga dengan begini ibu pasti senang ehehehe"


Dengan hati yang berbunga bunga akuto kembali kekelas.


Akuto langsung saja membuka pintu dengan santai.


Akuto :"Aku kembali !!" ( dengan wajah penuh senyum )


Pak guru :"Selamat datang bocah jepun !" ( dengan wajah penuh amarah )


Dan seluruh kelas terasa sunyi seketika Akuto menyadari ada yang salah.


Akuto :"Anu pak ? ada apa ni ?"


Pak guru :"Kau kemana aja ?! cuci muka lama kali kau ini !"


Akuto :"Tadi saya disuruh ngepel sama bu guru pak"


Wajah yang awalnya penuh oleh amarah seketika menjadi santai ketika mendengar kata bu guru.


Akuto yang merasa jengkel dengan tingkah laku pak guru menggerutu


Akuto :"Dasar buaya.."


Pak guru :"Apa kau bilang ?!"


Akuto :"Tidak pak ! tidak ada apa apa !"


Pak guru :"Kalau begitu cepat duduk bosan aku lihat kau berdiri disitu !"


Dengan cepat Akuto kembali ketempat duduknya dan mulai beljar


kring kring


Bel sekolah berbunyi dan jam mengarah pada jam 14.00 menandakan waktunya untuk pulang.


Pak guru :"Baik anak anak waktu belajar telah selesai sekarang bersiaplah untuk pulang"


Kelas yang awalnya sunyi seketika menjadi bising oleh suara murid murid yang sedang merapikan barang barangnya.


Murid lelaki:"Dodi entar pulang kita mampir kewarnet dulu ya !"


Murid lelaki (2) :"Siap bor !"


Setelah mendengar kawan kawannya itu Akuto merasa iri karna dia tidak memiliki teman dekat untuk dia ajak menonton anime bareng.


Guru :"Baik anak anak ! sekarang kalian boleh pulang !"


Guru yang berbicara tadipun menjadi yang keluar pertama dikelas dan diikuti para murid.


Seperti biasa Akuto sengaja menjadi yang terakhir keluar setelah semuanya keluar dan tidak ada kerumunan yang menghadang.


Akuto :"haha ! sepi bener dah nih koridor ! kgak kaya pas gua pertama kali masuk


sekolah !"


Sebenarnya ketika Akuto pertama kali masuk sekolah ia pulang bergerombol bersama murid yang laiinnya.


Dari kejadian itu Akuto mendapatkan pengalaman mencium ketiak orang yang berhimpitan dengannya.


Karenanya Akuto berjanji pada dirinya sendiri untuk pulang saat semua orang telah keluar dan juga selalu memakai deodoran sebelum pergi kesekolah.


Akuto sudah sampai digerbang sekolah dan dia melihat satpam ingin menutupnya Akutopun melakukan kuda kuda lalu berlari secepat cepatnya.


gedubrak !!


Akuto :"aduh duh... sakit.. "


Pak satpam :"Lah masih ada toh bapak kira dah pada keluar"


Satpam sekolah kembali membuka gerbang yang dia tutup sebelumnya


dan mempersilahkan Akuto keluar.


Pak satpam :"Nah cepetan keluar bapak mau pulang juga ini"


Akuto :"Baik pak ! terimah kasih !"


Akuto berjalan keluar dari gerbang sambil memegangi kepalanya yang habis tertabrak gerbang sekolah.


Waktu menunjukan pukul 15.00 yang berarti sudah satu jam setelah pulang sekolah.


Sekarang Akuto sedang berjalan menuju kerumahnya melalui sebuah jembatan setelah membeli komik yang sama seperti sebelumnya.


Akuto :"heh... uangku tinggal 5 ribu ah !!"


Dengan kesal Akuto menganyunkan lengan kanannya.


Akuto :"Si - sial !!!! Bukuku !!"


Akibat dirinya menganyunkan lengan kanannya buku yang ia pegang terlepas dari genggaman tangannya.


Buku komik yang Akuto beli terlempar mengarah keluar jembatan menuju parit besar yang berada dibawah jembatan tersebut.


Akuto :"SPRINTT POWERR !!!"


Dengan kecepatan tinggi walau hanya khayalan Akuto berlari untuk menangkap komik yang telah ia beli dan dia berhasil.


Akan tetapi Akuto menabrak pagar pembatas dan membuat perutnya menabrak pagar pembatas itu.


Akuto :"Da - Ughk...!!"


Akutopun terjatuh dari jembatan dan menuju parit besar yang ada dibawahnya.


Dengan pasrah karena dia tahu dia akan jatuh lalu tewas akuto berkata.


Akuto :"Apa ini akhirnya ??"


Tiba tiba ada sinar yang membutakan mata muncul didepan Akuto.


Akuto :"Ahhh !!!!!"


Dunia disekitar Akuto seketika menjadi gelap gulita.