Am I Precious?

Am I Precious?
TERLIHAT BODOH



[√terimakasih selalu mendukung novel ini.


selamat membaca!


silahkan nikmati chapter suguhan author pemula ini✓]


****PREVIOUS***CHAPTER!!!****


Alex mengendurkan dasinya, menyenderkan dirinya ke dinding lift dan menepuk jidatnya.


"haah sudah kuduga seharusnya aku temani Nana, sedari tadi aku ada perasaan ga enak tapi malah Nana jadi gini" ucap Alex merasa bersalah dengan wajahnya yang frustasi.


"udah Lex jangan salahkan diri sendiri, kamu harus kuat" ucap Joshua menenangkan Alex.


...…***…...


"Nana!!!!"


...^_^...


Alex berteriak begitu ia melihat ambulance yang datang setelah ia menunggu ambulance di depan pintu UGD dengan membawa perasaan risau dan bersalah yang berlebih pada dirinya.


"ALEX TENANGLAH! INI RUMAH SAKIT!" tegur Joshua yang merasa Alex telah menganggu beberapa orang di sekitar, meskipun ia adalah anak pemilik rumah sakit ini tapi tetap saja rumah sakit itu bukan tempat umum tanpa peraturan.


"T-Tapi putriku, karna aku" ucap Alex terpotong-potong.


"iya-iya putrimu sakit aku tau itu, tapi ini bukan karena mu, dan kamu tau kan kalau kamu itu adalah ayah dari putrimu harusnya kamu kuat, kalau kamu ga kuat gimana putrimu nanti? apa mau sampai kapanpun kamu ga akan dengar panggilan 'daddy atau papa atau ayah' darinya? tenanglah!" ucap Joshua sambil menahan badan Alex yang hendak berlari mendekat ke ambulance yang belum terlalu dekat dengan pintu UGD tempat mereka berdiri.


Alex terdiam


ah benar juga yang dikatakan Joshua, Nana adalah putriku, bagaimanapun aku harus kuat supaya Nana juga kuat. batin Alex.


dia pun tenang hingga ambulance sudah terparkir pada posisi yang tepat lalu para perawat dan 1 petugas ambulance menurunkan tandu beroda ambulance dan masuk ke UGD, lalu Nana dipindahkan ke bed yang ada di UGD.


Alex hendak mendekati Nana yang telah dipindahkan ke bed, namun Joshua menahannya.


"ngapain nahan aku si?aku mau meriksa putriku!" ucap Alex.


"kamu duduk aja, bahaya kalau kamu dalam keadaan panik dan ga tenang gini meriksa pasien apalagi kalau ini putrimu sendiri!" ucap Joshua.


"HA-" Alex hendak mengomel tapi terputus.


"kamu dokter jaga UGD hari ini kan? cepat periksa putri itu, dia nona muda kecil Healto!" bentak Joshua sambil menahan Alex dan juga menunjuk dokter laki-laki yang tak jauh posisinya dari mereka.


"mana aku mau putriku diperiksa sama laki-laki lain!" ucap Alex.


"hah?! huh ya udah yang cewek mana? suruh kesini segera atau aku akan atur pemotongan gaji 3 tahun untuk semua yang ada di sini.!" ancam Joshua.


"baik pak!" beberapa perawat langsung keluar UGD memanggil dokter jaga UGD perempuan, yang sedang waktunya istirahat siang karena tadi dokter laki-laki tadi dulu yang istirahat.


lalu dokter perempuan itu memeriksa Nana.


"gimana putriku?" tanya Alex cemas.


baru aja dapet 3 suap makan siang tiba-tiba dipanggil dan diancam kalau ga datang ke UGD segera gaji dipotong 3 tahun, haduh sial banget hari ini. batin dokter perempuan itu.


"maaf dokter Alex, untuk kondisi fisik putri anda demam tinggi bisa menyebabkan nafsu makan turun dan juga ada sesak nafas karena seperti ada sesuatu yang menahannya, seperti bukan penyakit saluran pernapasan, hanya itu pemeriksaan fisik dari saya, kalau boleh saya minta penjelasan beberapa saat sebelum pingsan apa yang terjadi karena kemungkinan besar putri dokter ada sesuatu yang ada di dalam pikirannya yang menyebabkan dia pingsan misal trauma atau semacamnya " penjelasan dokter itu.


"hah ah itu ibu dan ah iya si nao nao" ucap Alex.


setelah itu Joshua pamit sebentar untuk memanggil Yemi dan Nao.


setelah tiba di ruangan itu, nao dan temu menjelaskan kalau sebelum pingsan dia tidak ada tanda-tanda sakit dia hanya sudah terlalu asyik dengan buku bacaan miliknya, dia tidak berlari-lari atau berkegiatan yang membuatnya kelelahan tapi saat Nao mengenalkan Nana pada beberapa orang yang baru datang tiba-tiba pucat, badan demam tinggi dan semakin lemah tubuhnya hingga pingsan.


setelah itu Nao diajak keluar oleh Joshua dan diberikan pada Effie yang saat itu sedang jam istirahat dan datang ke tempat Nana.


dan dari cerita tersebut dokter jaga mengambil kesimpulan.


"Emm begitu ya, kalau gitu saya di sini tidak akan bisa membantu tuan putri kecil Healto" ucap dokter naga itu.


"hah apa maksudnya?" tanya Alex kaget. dia pikir tidak bisa diselamatkan.


"ah maaf bukan itu maksud saya, hanya coba serahkan dibawah perawatan dokter psikolog, dokter Rosie misalnya. karena dari cerita tadi saya menduga kalau tuan putri kecil takut akan keramaian dan membuatnya shock hingga seperti terlilit tali di sekitar dadanya setelah telinga dan mata terasa tidak berfungsi dengan baik kemudian menyebabkan demam tinggi dan sesak nafas " ucap dokter itu.


"ah begitu baiklah, akan aku segera mintakan pada dokter Rosie " ucap Joshua yang faham.


Alex dan Yemi diam mencerna setiap kata dari penjelasan dokter jaga UGD itu, karena Yemi dan juga Alex itu kalau udah panik atau khawatir berlebih kadang jadi lama mencerna sesuatu meski mereka disebut-sebut jenius tapi ya manusia tidak sempurna dan itulah hubungan ibu anak, buah jatuh tak jauh dari pohonnya.


sementara mereka mencerna semuanya, Joshua sudah sigap menghubungi dokter Rosie dan memerintahkan perawat untuk memindahkan Nana ke kamar khusus (kamar yang Nana gunakan saat dirawat waktu itu).


setelah semua beres, dan dokter Rosie akan tiba 2 jam setelah itu lalu Joshua dengan sabarnya menunggu nyonya dan tuan muda nya selesai mencerna dan memahami semuanya.


sedangkan dokter jaga di sana merasa gugup karena yemi dan Alex dari tadi diam saja dia takut melakukan kesalahan.


"ah kamu, tak apa tenang aja, mereka kalau lagi berpikir emang gitu kok" ucap Joshua yang menyadari kegugupan dokter jaga itu.


"eh oh ah, baik terimakasih" ucap dokter jaga yang gugup dan gagap. dia antara percaya dan tidak percaya, keluarga pemilik tempat kerjanya yang dibilang-bilang jenius di bidang sastra(Yemi) dan kedokteran(Alex, Roni, dan Patro tapi terutama Alex saat ini) terlihat bodoh.


^^^bersambung…^^^


...££££...


hai


pembaca!!


aku author pemula, mohon bantuannya ya!!


like 👍,


comment🎤,


favourite💖,


hadiah🎁,


vote🎫🎟️,


n


share 😉


juga


kritik saran 📃📜


first novelku!


maaf banyak


kekurangan 😊


tengkyu! sankyu!


see you next!


see you 2 - 3 days again!!


INSYAALLAH!