Am I Precious?

Am I Precious?
pertimbangan



*****PREVIOUS***CHAPTER****!!!


"iya sayang, mungkin Nana pernah dengar ini, bahagia dan sehat itu adalah hal yang sangat mahal, pernah dengar?" tanya paman Roni.


"emm mungkin" jawabku mengangguk


"nah karena itu kesehatan dan kebahagiaan Nana melebihi semua harta milik kami, kedua hal itu sangat berharga untuk kami" lanjut paman Alex yang menanggapi.


"tapi kalau kehadiran Nana dan kebahagiaan Nana malah membuat keluarga Healto menderita bagaimana?" tanyaku.


"T.I.D.A.K A.K.A.N!" Jawab tegas mereka bersamaan.


...^_^...


eh mereka menjawab bersamaan dengan tanpa ragu seperti itu?


aku memang senang tapi aku tidak tau bagaimana, seperti apa dan kapan mereka akan berubah.


"sayang kamu ga perlu berpikir terlalu berat, yang harus kamu lakukan adalah hidup dengan baik sebagai anak-anak seumuran kamu, hidup bahagia, kalau ada yang membuat kamu takut, tidak nyaman dan lainnya kamu bisa cerita ke Alex yang akan jadi ayah mu, atau ke kami" ucap dokter Effie.


aku pun melihat sekeliling, kakek nenek dan Healto 2 bersaudara menganggukkan kepala. kakek dan nenek tidak berbicara apapun, seperti membiarkan anak-anak dan menantunya yang mengatasi ini.


"kalau Nana bingung mau pilih baju nanti aku bantu pilih kalau Nana ingin ditemani tidur pun akan ditemani" ucap paman Alex.


"lalu kalau paman Alex menjadi ayah Nana, Nana harus memanggil paman ayah?, apa boleh Nana memanggil seperti itu?" tanyaku karena suatu alasan yang membuatku takut kalau paman Alex enggan ku panggil ayah.


"iya, tapi kalau Nana belum terbiasa pun tak apa." jawab paman Roni begitu pula paman Alex yang menjawab dengan anggukan dan senyuman.


"tapi apa Nana tidak akan merepotkan keluarga Healto?" tanyaku.


"T.I.D.A.K A.K.A.N!" Jawab tegas mereka bersamaan


"Kenapa paman dan dokter Effie begitu yakin kalau Nana tidak akan merepotkan kalian?" tanya ku.


"karena sekalipun kamu berniat merepotkan kami, kami tidak masalah, justru kami senang kalau Nana merepotkan kami sama seperti Nana sudah mengakui kami keluarga Nana" jawab dokter Effie.


"kalau Nana tiba tiba ingat siapa nama asli Nana dan keluarga Nana, dan ingin bertemu keluarga Nana. maka kami akan mempertemukan Nana dengan keluarga Nana, meskipun begitu dari awal Nana bertemu kami sampai sekarang dan seterusnya kami akan tetap mencari informasi itu, kami tau anak-anak itu sangat membutuhkan keluarga jadi kami akan memberi yang terbaik untuk Nana sebagai keluarga dan akan mempertemukan Nana dengan keluarga Nana kelak jadi tidak usah takut kalau kami akan menahan Nana agar tidak bertemu keluarga Nana" lanjut paman Roni.


"tapi kalau begitu Nana merasa seperti sangat beruntung bagaimana dengan mereka yang di panti asuhan?" jawabku.


"mereka juga tidak punya keluarga, lalu kenapa harus Nana yang menjadi bagian dari keluarga Healto yang baru hampir satu tahun bertemu sedangkan mereka mungkin bertahun-tahun bersama keluarga Healto namun tidak sebagai anggota keluarga Healto apa itu tak apa? mereka kan juga perlu keluarga seperti yang paman bilang, mereka yang di panti apalagi yang masih anak-anak seperti Nana pasti ingin mempunyai keluarga kan? Nana merasa seperti tidak adil, gimana kalau mereka berpikir keluarga Healto itu tidak adil hanya karena Nana?" tanya ku yang memang sangat takut reputasi orang lain akan turun hanya karena aku saja.


"sudah kuduga Nana hanya memikirkan dan peduli tentang orang lain tidak dengan dirinya sendiri " gumam Alex.


"emm?" aku yang tidak mendengar dengan jelas apa yang diucapkan paman Alex.


"tak apa" paman Alex tersenyum.


"Nana mungkin memang seperti yang Nana pikirkan mereka bisa iri pada Nana, tapi tidak mungkin hanya karena itu sampai mengecap keluarga Healto menjadi keluarga yang tidak adil, karena pasti mereka sudah sangat bersyukur karena bisa hidup di panti, bisa terlindungi dari cuaca ekstrem seperti hujan lebat atau kemarau terik, juga bisa mendapatkan makanan, pendidikan, dilimpahi kasih sayang dari pengasuh panti dan bahkan kesehatan yang terus dipantau dari pihak keluarga Healto" tiba-tiba dokter Ian masuk dan menjawab pernyataan ku.


"sekalipun mereka mengecap kami seperti itu, kami pun akan biasa saja dan TIDAK AKAN PERNAH menyalahkan Nana karena itu" jawab paman Alex.


"Nana satu hal yang membuat ku ingin mengadopsi Nana itu adalah karena aku sangat sayang pada Nana, sehingga ingin melindungi, merawat layaknya orang tua untuk Nana, jika ditanya alasan sayang pada Nana itu apa, aku sendiri tidak bisa menjawab karena perasaan sayang pada Nana tidak bisa dijelaskan, apa Nana sayang aku? apa Nana ingin menjadi anak adopsi ku?" tanya paman Alex.


[author]


di saat itu 2 orang, Alex dan Nana memikirkan satu hal.


Alex \=> apakah aku tidak pantas dan membuat Nana tidak nyaman untuk menjadikanku ayahnya?


mereka sama-sama berpikir mengenai ke berhak an nya diri mereka untuk yang lain.


[not author again]


"Nana tidak tau harus menjawab apa, Nana tidak tau sayang itu apa tapi Nana tidak ingin membuat kalian kerepotan karena Nana" aku yang memang sejak awal hanya pernah menerima perasaan benci dari ibu, ayah, ke empat kakak ku. sekalipun paman Harry bilang sayang pada ku tapi yang aku rasakan hanya kebencian ibu, ayah, dan ke empat kakak ku daripada rasa sayang paman Harry yang aku dapatkan sebentar saja itu.


"Nana sayang itu perasaan saat kamu mengkhawatirkan seseorang atau banyak orang, saat kamu ingin terus bersama dan menghabiskan waktu bersama dengan seseorang atau banyak orang saat seseorang atau banyak orang bersedih dan kamu merasa sedih saat senang pun seperti itu juga" jawab dokter Effie.


aku pun berpikir jadi selama ini aku benar kalau perasaanku pada ibu, ayah, ke empat kakak ku, dan paman itu adalah perasaan sayang?


aku merasa sedih saat mereka sedih, aku merasa senang saat mereka senang, aku rela melakukan apapun untuk mereka agar mereka senang


berarti paman Alex pun juga merasa seperti aku pada keluargaku?


"b-baiklah dokter Effie, paman Roni paman Alex kakek nenek healto, Nana bersedia menjadi bagian dari keluarga Healto tapi sebelumnya maaf kalau Nana berbuat salah untuk sebelum, saat ini dan seterusnya terimakasih sudah memperdulikan Nana" jawabku.


"terimakasih Nana, kamu bebas memanggil ku apapun besok pukul 10 kita pergi mencatat ke kantor sebagai keluarga ya, kamu anakku dan aku ayahmu," jawab paman Alex senang menggenggam tanganku


begitu pula yang lain langsung datang memeluk ku begitu aku setuju menjadi keluarga Healto


"lalu kalau tidak capek kita lanjut ke-"


^^^bersambung…^^^


...@!!!!@...


PEMBERITAHUAN!!


INSYAALLAH AKAN TERBIT 2-3 HARI SEKALI.


PUKUL 18:19 Waktu Indonesia Barat.


18 Adalah usia ku sekarang yang menginjak ke usia 19.


KALAU TELAT, akan Aku DOUBLE-TRIPLE UPDATE!


INSYAALLAH!


terimakasih sudah membaca!


...££££...


hai


pembaca!!


aku author pemula di novel, jadi mohon bantuannya ya!!


bantuan like 👍, comment🎤, favourite💖, hadiah🎁, vote🎫🎟️, and share 😉 juga kritik saran 📃📜 hehew.


so, kalian tau kan karena aku pemula jadi ini first novelku!


maaf kalau banyak kekurangan 😊


tengkyu! sankyu!


see you next! see you 2 - 3 days again!!