
terimakasih selalu mendukung novel ini.
selamat membaca!
silahkan nikmati chapter suguhan author pemula ini
*****PREVIOUS***CHAPTER*****!!
ternyata semuanya sangat khawatir pada ku. tapi aku tidak tau harus bagaimana sampai waktu terlewat dan
"apa ada yang Nana inginkan?" paman Alex.
aku pun teringat pembicaraan Hiro sebelumnya.
"iya ada" jawabku.
"oh apa itu?"
...^_^...
tanya paman Alex penasaran.
"apa Nana boleh sekolah?" tanyaku.
namun paman Alex dan yang lainnya melihatku dan terdiam sejenak.
aku takut salah bertanya salah meminta, karena saat aku masih di rumah kak Hazoe bilang aku ga akan boleh sekolah karena aku bodoh.
atau mereka takut dipermalukan oleh ku yang sangat bodoh saat sekolah nanti yang padahal keluarga Healto adalah keturunan keluarga dokter kalau dokter sudah dipastikan pintar tapi kalau aku bodoh pasti mereka akan menjadi buruk nama baiknya.
"sekolah? boleh kok! boleh banget malah!" jawab paman Alex.
aku setelah mendengar itu pun sangat senang.
"tapi Nana, apa Nana akan kuat sekolah? Nana takut keramaian bukan?" tanya paman Roni.
aku diam, itu benar juga.
"kalau gitu apa Nana mau terapi sama dokter biar ga takut keramaian lagi dan bisa bersekolah?" tanya dokter Rosie.
"em mau" jawabku yakin.
lalu semua yang mendengar jawabanku terlihat tersenyum.
akhirnya esok hari aku memulai terapi, supaya aku bisa bersekolah dan siapa tau aku bisa bertemu kakak ku hehe.
"Nana, kita mulai terapinya tapi aku ingatkan dulu ya kalau terapi ini ga akan bisa memastikan kamu bisa sembuh sepenuhnya, yang aku yakini setidaknya kamu bisa berada di keramaian yang terbilang rendah dibanding seperti demo yang sangat tinggi tingkat keramaiannya. ok!?" jelas dokter Rosie padaku.
"emm Nana mengerti" jawabku.
....…***…...
1 Minggu berlalu.
di kamar paman Alex.
"Nana, setelah banyak penantian. kamu resmi menjadi anakku!" ucap paman dengan girang dan memelukku.
aku tidak menjawab apapun karena setelah itu paman berbicara lagi padaku
"dengan begini akta lahirmu juga sudah dicetak dan dicatat kalau kamu lahir di hari yang sama dengan hari pertama kita ketemu di perbelanjaan perbatasan kota!" ucap paman Alex dengan girang.
"jadi Minggu depan kamu ulang tahun yang ke 4 yey!" paman menggendongku dan mengangkat ku tinggi-tinggi.
ya karena aku menghitung ulang tahun saat tahun baru dan masih 4 tahun, tahun baru yang lalu, tapi kalau secara resmi aku ulang tahun ke 4 di Minggu depan.
dok! dok!
"ya masuk" ucap paman Alex.
"maaf hari ini jadwal terakhir nona muda kecil untuk terapi" ucap pak Toma.
"oh baiklah, ayo Nana!" ajak paman Alex.
setelah selesai terapi di rumah sakit,
"Nana sekarang kita coba dulu ya ke taman yang sedikit ramai tenang aja akan ada ayah Alex dan aku jadi ga perlu takut" ucap dokter Rosie.
aku ragu menyetujui dokter Rosie
"ah iya juga, di semua taman di kota F ini atau di kota sebelah, ada banyak sekali mainan yang dijual juga ada eskrim, ada crêpes, ada banyak, nanti kalau Nana mau minta dibelikan yang ada di sana ayah akan belikan kok! jadi gimana?" bujuk paman Alex karena mungkin sadar kalau aku agak ragu tadi, em ya aku belum bisa memanggil paman Alex ayah dengan alasan yang sama.
aku memang awalnya ragu tapi ini demi aku bisa bersekolah.
"emm baiklah" jawabku lirih.
"ok! jadi kita putuskan akan ke taman ya sore ini setelah jam kerja resmi selesai" jawab dokter Rosie senang.
kesampingkan itu, aku Mau menjelaskan kalau jam kerja resmi di rumah sakit Healto kota F dari pukul 6 pagi hingga 2 siang, kalau untuk dokter dan perawat jaga kerjanya 8 jam per shift, pagi-siang, siang-sore, dan sore-malam. karena keluarga Healto dan pemegang saham rumah sakit tidak ingin para dokter dan perawat overworked lalu jatuh sakit, dan juga supaya dalam bekerja bisa fokus dan berkualitas karena juga bisa beristirahat dengan cukup.
sore sudah tiba.
"Nana Ayo kita ke taman bersama!" ucap dokter Rosie yang berpakaian berbeda dari pagi tadi, dia mengenakan celana dan baju yang tidak terlalu ketat tapi tidak akan membuat repot kalau ada kondisi darurat.
kalau paman Alex hanya melepas kemeja dan dasinya dan tersisa kaos yang biasanya dipakai di rumah.
hari ini adalah Sabtu, besok adalah Ahad, jadi menurutku akan ada banyak pengunjung di taman, aku harus mempersiapkan diri.
kami berangkat dengan mobil pribadi milik paman Alex dengan paman Alex yang menjadi supirnya dan di sebelah paman Alex ada sekretaris paman Alex, sedangkan aku duduk di belakang dengan dokter Rosie.
oh ya aku lupa memperkenalkan sekretaris paman Alex.
dia laki-laki berkacamata kulit putih seperti pada umumnya tinggi sama dengan paman Alex rambutnya pirang kecoklatan matanya orange, umurnya sama dengan paman Roni, dan namanya adalah Joshua.
tidak hanya sebagai sekretaris tapi juga pengawal pribadi paman Alex, dan karena aku hadir jadi Joshua ini juga pengawal pribadiku, dan juga supir paman Alex dan aku ya meski aku ga tau kenapa tiba-tiba paman Alex ingin menjadi supir sekarang.
dia sangat baik sekali, entah karena aku adalah anak angkat paman Alex atau memang karena dari awalnya baik atau mungkin gimmick seperti pelayan yang ditugaskan untuk memberiku makan saat di kediaman Aloxford, mereka gimmick mereka berbohong sudah memberiku makanan yang banyak dan sehat padahal yang diberikan hanya roti dan susu yang sudah kadaluarsa.
"Nah kita sampai!" ucap pama Alex memotong pikiranku yang melayang ke masa lalu.
"Nana, apa Nana sudah siap?, ini aku berikan gelang ya, gelang ini bisa mendeteksi detak jantung Nana jadi kalau ada yang membuat nana tidak nyaman, dokter Rosie dan ayah Nana bisa tau" ucap dokter Rosie sambil memakaikan gelang itu padaku setelah sudah selesai parkir dan melepas sabuk pengamannya.
gelangnya sangat cantik rangkaiannya berbentuk bunga dan hati dengan hiasan batu warna biru berlian yang dilapisi logam silver.
setelahnya paman Alex turun dan menyerahkan kunci mobil pada Joshua, lalu mengajakku turun dari mobil, pada awalnya aku mau turun terus jalan sendiri tapi malah paman Alex kekeh mau menggendongku sampai di tempat duduk sebelah air mancur.
"Nana, Nana mau dibelikan apa?" tanya paman Alex.
"Nana sekarang aku akan pergi dari sini dan memantau Nana dari jauh, dan Nana akan ditinggal bentar sama ayah, jadi Nana akan sendirian sebentar, coba ditahan sebentar sampai ayah kembali kalau benar-benar ga kuat nanti aku langsung datang kok." jelas dokter Rosie.
^^^bersambung…^^^
...@!!!!@...
PEMBERITAHUAN!!
INSYAALLAH AKAN TERBIT 2-3 HARI SEKALI.
PUKUL 18:19 Waktu Indonesia Barat.
18 Adalah usiaku sekarang yang menginjak ke usia 19.
terimakasih sudah membaca!
MAAF TERLAMBAT UNTUK UPDATE KALI INI!!!
...££££...
hai
pembaca!!
aku author pemula di novel, jadi mohon bantuannya ya!!
bantuan
like 👍,
comment🎤,
favourite💖,
hadiah🎁,
vote🎫🎟️,
n
share 😉
juga
kritik saran 📃📜
first novelku!
maaf kalau banyak kekurangan 😊
tengkyu! sankyu!
see you next! see you 2 - 3 days again!!
INSYAALLAH!