Am I Precious?

Am I Precious?
BULAN dan MATAHARI



****PREVIOUS***CHAPTER****!!


terpotong karena nenek bilang.


"tak perlu berpikir dalam tentang keluarga, kalau Nana ingin tau apa keluarga Nana harus punya keluarga, tidak perlu mencari karena kami siap menjadi keluargamu Nana"


"sudah, sekarang coba baca bukunya" sambil menunjuk ke buku.


...^_^...


"nenek ini b atau bukan?" tanyaku pura-pura memastikan


"iya Nana sayang". jawabnya


lalu aku membaca dengan mengeja dan pura-pura tiba-tiba ingat huruf


jika aku menceritakan di sjni akan lama. langsung ke buku ceritanya saja ya


buku cerita FIKSI


BULAN dan MATAHARI


pada suatu hari ada seorang anak bernama Brian yang memiliki pertanyaan kepada ibu dan ayahnya.


"ibu, ayah saat matahari ada di siang hari saat bulan ada di malam hari, lantas mereka tidak bisa bersama, apakah mereka kesepian karena sendirian?" tanya anak itu.


"wahai anakku Brian yang pintar meskipun mereka tidak bertemu di waktu yang sama tapi mereka memancarkan cahaya yang sama dan saling membantu untuk menolong kita, mereka adalah pahlawan kita" jawab sang ibu.


"saat matahari terbit, matahari menggantikan bulan yang bekerja di malam hari, dan memberikan sang bulan untuk istirahat, begitu pula saat malam tiba." jelas sang ayah


"mereka saling membantu, agar bisa menolong kita, bayangkan saja bila malam hari tidak ada bulan apakah malam kita akan jadi menyenangkan karena tidak ada cahaya dari langit? tentu tidak" lanjut sang ayah


"begitu pula saat siang, matahari memberi kita waktu untuk bekerja dan bersekolah" lanjut sang ibu.


sang ayah lalu mengeluarkan buku cerita bergambar dengan judul cahaya malam dan cahaya siang.


sang ayah pun membacakannya.


pada suatu hari ada anak bermimpi bertemu dengan bulan sang cahaya malam.


"wahai bulan! apakah kau tidak ingin menjadi seperti sang matahari yang sangat terang dan disukai banyak orang yang takut akan malam?"


"tentu saja tidak, aku akan terus menjadi bulan dan menerangi mereka di malam hari, aku tidak cocok untuk berada di pusat perhatian, cukup mereka saja yang senang pada ku tak perlu semua orang menyukaiku, lagi pun cahaya ku berasal dari sang matahari "


"emm begitu lantas jika aku menyukaimu apa kamu mau jadi kawanku?" tanya anak itu


"tentu saja! tapi maaf waktu ku sudah hampir habis, sampai jumpa lagi di malam hari berikutnya kawan" jawab sang bulan yang sudah mulai terbenam dan pudar cahayanya karena langit mulai tersiram cahaya matahari.


saat mulai berganti.


"wahai matahari apa kau tidak mau menambah cahaya ke sang bulan agar dia disukai banyak orang?" tanyaku.


"aku pun ingin seperti itu, tapi sang bulan menolak karena tidak ingin mengganggu manusia yang tidur jika cahayanya terlalu terang." jawab sang matahari.


"kenapa banyak orang tidak menyukainya padahal bulan sangat baik seperti ini?" jawab sang anak.


"tidak semua orang tau kebaikan si bulan, aku pun meski begitu terang, ada juga orang yang tidak menyukaiku."


"kenapa seperti itu? kalau begitu aku tidak akan hanya menyukai bulan,tapi aku juga menyukai matahari lantas apakah matahari mau berkawan dengan ku seperti bulan dan aku berkawan?."


"tentu saja boleh aku dan bulan pun berkawan, jadi kawan ku tidak semua orang mengetahui kebaikan kecil orang lain apalagi orang yang membenci pun terkadang tidak tau kebaikan lawan yang dibencinya, seperti aku dan bulan. jika aku tidak bekerja pada waktu yang ditentukan maka tidak akan cahaya siang hari jika aku tidak berkawan dengan bulan, aku tak akan memberikan cahaya padanya dan bumi akan gelap gulita, aku pun sebenernya ingin bertemu dengan kawanku sang bulan apakah kamu bisa membantuku?"


"baiklah aku akan membantumu bertemu sang bulan!"


lalu sang anak mempertemukan keduanya, setangah badan sang anak berada di siang dan setengah lagi berada di malam lalu menarik tangan sang bulan dan matahari.


kemudian mereka mengobrol dengn sangat gembira,


"terimakasih karena telah mempertahankan kami namun kawan ini sudah waktunya kamu bangun dan bersiap bersekolah" jawab sang matahari


"betui kawan, kamu harus bangun"


kemudian sang anak yang ternyata Brian sedang bermimpi menjadi tokoh dalam. buku dari ayahnya pun merasa senang karena akhirnya ia bisa mempersatukan bulan dan matahari.


tamat.


kenapa cerita ini sedikit ambigu ya…


itu pikirku.


"wah Nana pintar membaca!" nenek terlihat senang.


namun aku tidak membalas senyum atau apapun selain aku yang masih melihat buku itu bingung dengan ceritanya.


"kenapa? ceritanya jelek ya? haha itu tulisan banyak anak-anak panti asuhan yang kami miliki lalu menjadikannya buku namun entah kenapa itu menjadi populer" ucap nenek healto.


ohh pantas saja.


"kalau Nana ingin menulis cerita Nana bisa belajar pada nenek, nenek pekerjaan nya bukan dokter tapi penulis, jika Nana ingin membuat buku nenek bisa membantu" .


membuat buku? aku yang selama ini sangat menyukai buku apakah aku bisa membuat buku? dan ternyata nenek ini penulis apakah nenek juga penulis buku cerita? atau bahkan buku yang pernah aku baca saat ada di rumah?


"penulis? nenek pernah membuat buku? buku apa itu? apa aku bisa membacanya?" tanyaku penasaran.


"salah satu karya yang populer adalah saat rasa sakit menghilang"


eh kenapa paman Alex ada di sini? tunggu buku itu aku pernah membacanya, buku itu pernah dibawa paman Harry karena aku yang kebal terhadap sakit dari pukulan ibu. ternyata buku itu tulisan nenek?


"hai Nana, pemeriksaan ya. hei wanita tua kenapa tidak membiarkan Nana istirahat?kenapa sok akrab dengan Nana kecil ku? " ucap paman Alex.


"ga punya sopan santun, biarlah dia sudah aku anggap cucu ku sendiri, Nana kecil mu? kamu ayah Nana?" tanya nenek


"ah aku ingin begitu"


mereka lanjut ribut melalui mulut saat paman Alex memeriksaku, tapi anehnya yang mereka ributkan adalah aku, dan aku tidak bisa menengahi mereka, dan entah karena aku tida pernah berbicara dengan ibu aku jadi merasa iri melihat mereka.


"Nana kesehatanmu sudah meningkat, besok rehabilitasi ya, sekarang paman mau membawa mu ke ruang rehabilitasi dan bertemu dokter Effie juga perawat di sana." ucapnya.


lalu aku dibuat kaget ternyata aku digendong oleh paman, ini kali pertama aku digendong orang lain.


"yuk kita berangkat, sekalian jalan-jalan pasti bosan kan di kamar terus apalagi mendengar pembicaraan membosankan dari wanita tua ini" ucapnya


"heh anak ini" jawab nenek.


lalu aku dibawa ke ruang rehabilitasi di lantai bawah, nenek yang awalnya ingin ikut namun saat keluar ruangan kakek dokter memanggilnya ke ruangannya jadi nenek pergi dan meninggalkan kami dengan wajah kecewanya.


...…***…...


tok tok tok!


"masuk Lex" jawab seseorang di dalam yang sepertinya itu adalah suara dokter Effie.


saat kami masuk, dokter Effie dan perawat perempuan juga laki-laki menyapaku dan paman Alex menjelaskan dokter Effie dan paman Roni bertanggungjawab atas rehabilitasi ku karena dokter Effie adalah dokter anak, dan paman Roni lalu karena aku lebih sering bersama paman Alex, jadi paman Alex dianggap sebagai wali ku.


"hai nona kecil Nana, kenalkan saya Minto dan perawat perempuan di samping saya"


buk!


"aw!"


"hai nama saya Nira" senyum dan melambaikan tangan


"oi apaan si kok main siku aja? sakit tau" Minto


"ah lemah Lo, aku kan mau kenalin diriku sendiri" Nira


mereka berbisik-bisik tapi aku mendengar sedikit kalau kak Nira ingin memperkenalkan dirinya sendiri bukan dari kak Minto .


merekapun mengajak ku untuk duduk di kursi roda.


"ayo sama kakak !" menjulurkan tangannya untuk menggendongku.


saat kak Nira menyentuku untuk menggendong ku dari oelukan paman Alex, tubuhku reflek menolaknya, rasanya tidak senyaman paman Alex.


"eh kenapa sayang?" tanya paman Alex.


aku hanya diam tidak bisa menjelaskannya .


"mungkin karena tak terbiasa selain dengan Alex " jelas dokter Effie.


...@!!!!@...


PEMBERITAHUAN!!


INSYAALLAH AKAN TERBIT 2-3 HARI SEKALI.


PUKUL 18:19 Waktu Indonesia Barat.


18 Adalah usia ku sekarang yang menginjak ke usia 19.


KALAU TELAT, akan Aku DOUBLE-TRIPLE UPDATE!


INSYAALLAH!


terimakasih sudah membaca!


🔥MAAF YAA .. HP YANG AKU PAKE BUAT UPDATE NOVEL RUSAK JADI TERLAMBAT UPDATE TERUS, MAAAF YAAAA!!!!🔥


...££££...


hai


pembaca!!


aku author pemula dalam pembuatan novel, emm aku pernah buat komik tapi aku Hiatus karena aku lebih milih novel untuk sekarang, jadi mohon bantuannya ya!!


bantuan like 👍, comment🎤, favourite💖, hadiah🎁, vote🎫🎟️, and share 😉 juga kritik saran 📃📜 hehew.


so, kalian tau kan karena aku pemula jadi ini first novelku!


maaf kalau banyak kekurangan 😊


tengkyu! sankyu!


see you next! see you 2 - 3 days again!!