Am I Precious?

Am I Precious?
REHABILITASI



****PREVIOUS**CHAPTER****!!


"ayo sama kakak !" menjulurkan tangannya untuk menggendongku.


saat kak Nira menyentuh ku untuk menggendong ku dari pelukan paman Alex, tubuhku reflek menolaknya, rasanya tidak senyaman paman Alex.


"eh kenapa sayang?" tanya paman Alex.


aku hanya diam tidak bisa menjelaskannya .


"mungkin karena tak terbiasa selain dengan Alex " jelas dokter Effie.


...^_^...


"eh kenapa sayang? mereka tidak jahat kok, mereka mau bantu Nana biar cepat pulih." tanya Alex


lalu kak Nira yang awalnya kaget karena aku menolak, mulai mendekatiku lagi


dan


aku yang sama-sama kaget tubuhku menolak begitu saja aku hanya bisa refleks semakin mendekap ke paman Alex.


"Lex besok ada jadwal visit jam berapa Lex?" tanya dokter Effie


"emm mulai sih jam 8 paling kalau selesainya jam 10 atau 11 an, kenapa kak?" paman Alex.


"kalau pukul 2 siang kamu dampingi Nana gimana? kalau lihat dari tubuhnya yang lebih nyaman sama kamu kayaknya lebih baik kamu aja, bisa ga?" tanya dokter Effie.


aku yang mendengar itu ingin menolak dan membiarkan kak Nira dan kak Minto bersama ku tapi berat untuk berbicara dan lebih ingin paman Alex bersamaku aku ga tau kenapa cuman kalau paman Alex bersamaku berarti dia hanya istirahat sebentar saja setelah visit pasti ada praktek di poli di rumah sakit.


"wah mau banget tapi aku ada praktek, kalau gitu jam 14.30 aku usahain datang deh paling Lambat ya 14.45" jawab paman Alex dengan semangat.


kenapa paman Alex mau? apa dia tidak akan lelah? gimana kalau setelah aku selesai rehabilitasi tiba-tiba ada pasien darurat pasti capek banget.


"emm" akhirnya aku bisa bersuara.


"kenapa sayang? kenapa menarik bajuku? apa ada yang kamu inginkan?" tanya paman Alex.


dan saat itu aku baru sadar kalau tanganku menarik baju paman Alex yang mungkin saat aku berusaha untuk bersuara dengan menarik baju paman.


"n-nanti capek" jawabku begitu, mengucapkan 2 kata saja butuh usaha keras.


"tenang aja aku kuat!" jawabnya.


mendengar jawaban paman Alex membuatku teringat saat ayah yang memaksakan dirinya saat kak Kazu kembar sakit dua duanya dan kak Hazoe yang habis dirundung oleh teman sekolah karena baru 5 tahun kok sudah SD padahal syaratnya itu 7 tahun, diejek nyuap kepala sekolah dan lainya, karena mengurusi itu semua disaat kakak pertama sedang mengikuti olimpiade internasional di luar negeri dan ditambah lagi ayah bekerja di rumah (pekerjaan dipindah ke rumah karena ke dua kakak sakit) ayah hanya sempat istirahat sebentar saja sampai akhirnya dia jatuh sakit.


saat melihat ayah yang sedang sakit, aku juga merasakan sakit, terkadang aku menyusup ke kamar ayah untuk merawatnya, wajah pucat sekali.


karena itu aku tidak mau paman Alex seperti itu, aku ga tau kenapa aku bisa berpikir seperti itu padahal paman Alex bukan ayah ataupun paman kandungku ataupun kakakku tapi aku tidak ingin dia seperti itu aku takut


"kak Effie, tubuh Nana gemetar dan mulai demam, besok lagi aja ya" ucap paman Alex sambil memelukku dan mengelusku.


aku merasa lebih tenang, dan tidur


saat aku bangun aku sudah terbaring di kamar dan ada paman Alex yang ketiduran karena menungguku saat duduk di kursi.


kenapa seperti ini? kenapa dia sangat peduli padaku? kenapa ayahku tidak peduli padaku? apa karena paman Alex tidak tau kalau aku pembunuh makanya baik padaku,tapi kalau paman Alex tau dan meninggalkanku apa aku akan merasa sedih seperti saat aku tidak bisa bersama ayah dan hanya bisa melihatnya saja??


aku sebenarnya senang karena ada yang peduli padaku, tapi aku juga takut kalau saat mereka tau keburukan ku mereka akan meninggalkan aku sendiri.


saat aku mencoba untuk turun karena ingin ke kamar mandi, tanpa sengaja aku membangunkan paman Alex karena aku berusaha agar bisa bergerak dan turun dari tempat tidur dengan mengeluarkan suara.


"hmm?"


"eh Nana sudah bangun? mau apa Nana?" paman Alex yang terbangun setelah melihatku yang sedang berusaha menggerakkan tubuh ku pun langsung mendekati ku.


"syukurlah panas nya sudah mulai turun, Nana mau turun? mau ke mana? sini paman bantu" paman mendekati ku menyentuh dahi ku dan lalu menggendongku.


"kamar mandi" jawabku


"baiklah, oh ya Nana lapar tidak? Nana melewatkan jam makan malam Lo" ucapnya.


aku menggelengkan kepalaku tapi tiba-tiba


kruyuk!.


perutku bersuara, malu sekali padahal aku menggelengkan kepalaku tapi malah perutku berbunyi seenaknya.


"haha lapar ya.. " tawa paman Alex.


aku pun menunduk dan menarik bajunya karena malu.


setelah keluar dari kamar mandi.


sambil menyuapiku paman bertanya


"Nana sayang yang tadi Nana bilang itu maksudnya karena takut paman sakit kelelahan?" tanyanya


"emm iya" jawabku.


"oh kenapa begitu, apa kamu ingat sesuatu tentang sakit karena kelelahan?" tanya nya


"a-aku tidak tau t-tapi itu anu hanya saja kalau lelah kan harus istirahat biaf ga lelah seperti aku yang sakit harus istirahat biaf sembuh" jawabku secepat kilat mencari jawaban yang pas agar tidak lebih dicurigai lagi kalau aku selalu berbohong.


"emm begitu... tenang saja sayang, justru bertemu Nana malah membuat paman lebih bersemangat, rasa lelah hilang seperti obat untuk paman, apalagi kalau paman melihat Nana senang" jawabnya sambil tersenyum.


"kenapa begitu?" tanya ku yang memang penasaran akan alasan itu.


"karena Nana itu ..."


karena aku itu? apa?


"karena Nana itu sudah seperti anak ku sendiri banyak orang bilang kalau lelah terus melihat anaknya tertawa lelah nya hilang dan itu yang aku rasakan saat bersama Nana " jawabnya tanpa ada ragu atau tidak nampak jawaban itu dibuat-buat membuatku semakin bingung, karena ini pertama kalinya aku berhadapan dengan orang lain dengan orang yang seperti paman Alex, ini pertama kalinya.


dan lagi aku baru bertemu sebentar saja sudah dianggap sebagai anaknya, sedangkan ayahku sedikitpun tidak ingin menganggap ku ah tidak ayahku lebih tidak menginginkan aku yang membuatku harus hidup tanpa adanya tempat bersandar, kenapa bisa seperti ini?


dia sudah menganggap ku anaknya tapi aku belum bisa menjawab dan memilih menjadi keluarganya atau tidak, karena aku tidak bisa dan tidak ahli dalam memilih.


kalau dari buku yang aku baca, saat anak tidak bisa memilih di situ peran orang tua memberi klue mana yang sebaiknya dipilih tapi aku tidak pernah seperti itu lalu apa yang harus aku lakukan?


ayah? apa ayah mendengarku di sana? apa yang harus kupilih? jika aku menjawab iya maka aku akan memiliki 2 ayah baik itu menjadi adik paman maupun menjadi anak paman Alex, tapi ayah aku tidak pernah berpikir kalau aku akan memiliki 2 ayah, apa yang harus kulakukan ayah? bisakah kau memberikan pada ku satu klue saja? ayah apa ayah sedang bingung karena aku tidak di rumah atau sedang senang karena aku tidak di rumah? apapun itu yang aku mau katakan adalah aku selalu sayang ayah.


tetiba aku teringat pada ayah.


apa ini? kenapa hal aneh selalu terjadi akhir-akhir ini padaku?


"Nana? ada apa Nana? apa karena perkataan ku membuat Nana tidak nyaman? atau membuat Nana bingung karena teringat pilihan dari paman?" terlihat wajahnya yang khawatir hampir seperti paman Harry.


"paman, Nana tadi teringat sesuatu" jawabku


"teringat sesuatu? apa itu?" jawab paman


"Nana seperti pernah membaca buku kalau orang tua yang menentukan jalan anak, tapi aku tidak punya orang tua jadi aku harus bagaimana paman? aku tidak punya sesuatu yang bisa menentukan untukku karena aku tidak punya orang tua" jawabku.


"ada kok, aku kan wali mu, ayahmu!"


^^^bersambung…^^^


...@!!!!@...


PEMBERITAHUAN!!


INSYAALLAH AKAN TERBIT 2-3 HARI SEKALI.


PUKUL 18:19 Waktu Indonesia Barat.


18 Adalah usia ku sekarang yang menginjak ke usia 19.


KALAU TELAT, akan Aku DOUBLE-TRIPLE UPDATE!


INSYAALLAH!


terimakasih sudah membaca!


🔥MAAF YAA .. HP YANG AKU PAKE BUAT UPDATE NOVEL RUSAK JADI TERLAMBAT UPDATE TERUS, MAAAF YAAAA!!!!🔥


...££££...


hai


pembaca!!


aku author pemula dalam pembuatan novel, emm aku pernah buat komik tapi aku Hiatus karena aku lebih milih novel untuk sekarang, jadi mohon bantuannya ya!!


bantuan like 👍, comment🎤, favourite💖, hadiah🎁, vote🎫🎟️, and share 😉 juga kritik saran 📃📜 hehew.


so, kalian tau kan karena aku pemula jadi ini first novelku!


maaf kalau banyak kekurangan 😊


tengkyu! sankyu!


see you next! see you 2 - 3 days again!!