Am I Precious?

Am I Precious?
KERISAUAN ALEX



*****PREVIOUS***CHAPTER*****!!!


terimakasih Nana sudah mengkhawatirkan ku dan terimakasih karena membuat kehidupanku berbeda dari sebelumnya, aku akan terus menyayangimu tidak seperti orang yang melukaimu seperti bekas luka ditubuh mu.


gumam Alex dan mengelus lebih lembut dari sebelumnya, mencium dahinya ia menangis sebentar dan tertidur.


emm ada yang gerak


batin Alex.


apa Nana bangun?


ah iya dia bangun, tapi kenapa dia masih merasa bersalah dan minta hukuman? kalau gitu...


"hukumannya harus tidur denganku!"


masih menolak? udahlah tidur aja, aku ga bisa menghukum mu.


...^_^...


[masih Alex]


kenapa ya Nana begitu merasa bersalah, padahal kebanyakan anak seusianya pasti tidak akan seperti itu tidak akan merasa bersalah berlebihan tidak akan meminta maaf berkali-kali dan tidak akan meminta hukuman.


sebenarnya apa yang terjadi pada Nana? apa ada sesuatu yang membuatnya begitu sebelum kami bertemu?.


Tuhan, apa engkau mengizinkan ku untuk menjadi ayah angkat dari Nana? aku akan lebih bertanggung jawab pada Nana supaya Nana bisa tertawa dan bermain seperti anak-anak seumurannya tidak perlu khawatir akan apapun apakah aku boleh menjadi ayahnya?.


saat pertama kali bertemu aku kira dia bersama keluarganya tapi setelah itu kami dipertemukan saat Nana pingsan dengan darah yang menggenang.


saat dioperasi karena ternyata di lengan kirinya mengalami fraktur, kami membersihkan darah yang ada di luar tubuhnya di kulitnya. saat darah sudah menghilang dari kulit meski tidak terlalu bersih kami melihat banyak bekas luka seperti telah mengalami penganiayaan yang lama.


saat aku menggendongnya pun tubuhnya sangat kurus, seperti tidak pernah makan.


setelah operasi, raut wajahnya berubah menjadi seperti sedikit relax yang sebelumnya terlihat seperti menahan sakit yang besar.


saat dia sadar, dia mengalami amnesia dan muntah darah lalu saat itu dia terlihat sekali sangat tersiksa. sebenarnya apa yang telah dan sedang dijalaninya selama ini? kenapa nampak sangat tersiksa, seperti tidak bisa lepas dari itu.


selepas itu, kami biarkan dia istirahat.


saat aku kembali ke ruangannya Nana sedang tertidur dan bergumam di tidurnya


"terimakasih, maaf."


aku tidak tau kenapa tapi aku sangat ingin berada di sampingnya, aku menggenggam tangannya dan mengelusnya supaya bisa tidur nyenyak.


saat Nana bangun dia seperti bingung, seperti tidak terbiasa tapi senang saat aku ada di sampingnya.


saat aku mandikan dia, dan bertanya tentang luka pun dia seperti biasa saja, apa memang dia tidak ingat dan bersikap biasa saja?


lalu saat rehabilitasi dia tidak bisa disentuh orang lain, terasa menyedihkan sebenernya apa yang telah dilewatinya, tapi disaat bersamaan aku merasa senang karena Nana bergantung padaku tapi lepas dari itu aku juga sedih dengan itu.


aku pun mendampinginya saat rehabilitasi aku sangat senang tapi dia takut aku akan kelelahan jadi aku pun minum vitamin dan merawat tubuh supaya tidak sakit dan membuat Nana khawatir tapi pada akhirnya aku malah sakit dan membuat dia khawatir.


aku tak tau harus gimana saat melihat tubuhnya gemetaran karena sangat merasa bersalah itu, ingin segera memeluknya dan ingin segera menjadi ayahnya meski aku bilang tidak perlu tergesa-gesa tapi aku ingin segera dipilih menjadi ayah nana oleh Nana apa itu egois tuhan?.


tubuh mungilnya penuh luka luar dan mungkin pun ada banyak luka di hatinya aku ingin menyembuhkannya dengan kehadiran ku. apa itu egois tuhan?.


aku ingin memanjakannya, karena saat mendengar cerita ibu kalau Nana tidak terbiasa manja pada orang yang lebih tua, aku jadi ingin memanjakannya membelikan mainan, mengajak ke taman bermain, membelikan baju, meninabobokan Nana.


apa itu salah?, banyak orang bilang jangan terlalu menuruti keinginan anak karena nanti bisa jadi anak manja. tapi aku ingin memanjakan Nana supaya dia menjadi anak pada umumnya supaya dia menjadi tergantung pada ku pada ayahnya.


apa itu salah?


awalnya aku senang karena Nana lebih banyak bicara padaku, tapi saat aku nyanyikan lagu untuknya supaya tidak menangis tapi dia semakin menangis.


sebenarnya apa keberadaan ku hanya bisa membuatnya menangis?


saat mendengar kata ibu kalau Nana suka buku, aku pun sudah banyak mempersiapkan buku anak-anak di rumah.


tapi aku berpikir kembali, apa aku bersikap seperti ini pada Nana karena adikku yang meninggal dunia beberapa tahun yang lalu?


apa aku merasa kalau Nana itu seperti adikku? tapi Nana itu Nana dan adikku itu adikku.


tapi aku takut kalau aku mendekati Nana karena Nana kujadikan pengganti adikku.


lagi pula kalau aku jadi ayah Nana apa Nana akan senang? atau menderita?


banyak sekali yang kupikirkan banyak sekali yang ku risau kan banyak sekali, sangat banyak sekali.


apa yang harus kulakukan? apa aku memberinya 2 pilihan antara menjadi anggota keluarga Healto atau menjadi anggota panti asuhan itu sudah benar? apa aku memberikan tekanan padanya?


dia bilang dia tidak tau apa yang akan dilakukannya karena tidak ada yang mengarahkannya seperti orang tua yang mengarahkan anaknya ke jalan yang benar menurut orang tuanya , tapi pilihan ini adalah memilih wali / keluarga untuknya di mana wali Nana sekarang adalah aku itupun karena Nana lebih banyak bicara ke aku, kalau aku yang nentuin aku bakal milih Nana lebih baik sama Healto tapi itu pilihan memihak.


ah tapi yang harus kulakukan adalah memberinya kebahagiaan mau di mana dia tinggal, aku akan berikan yang terbaik, ya gitu aja dulu.


jadi mengingatkanku pada ucapan ibu kalau Nana suka membaca.


kalau gitu beberapa buku di rumah akan aku bawa ke sini dan meminta nya membaca untukku.


Alex pun dengan pelan-pelan meraih smartphone di desk sampingnya, dia pelan-pelan supaya tidak membangunkan Nana yang tidur di sampingnya.


membuka kunci layar smartphone nya.


lalu membuka aplikasi Chattoo On


membuka pesan kontak Pa**k Toma


dan mengetik.


Alex: [pak Toma maaf mengganggu, saya minta tolong siapapun boleh, untuk mengantarkan beberapa buku anak-anak yang baru saya beli belum lama ini di kamar saya, terimakasih pak Toma]


Alex: [oh ya siapapun yang mengantar ke rumah sakit di kamar inap saya saat masuk ketuk pintu pelan ya supaya Nana tidak bangun, terimakasih]


Pak Toma: [baiklah tuan muda, 10 menit lagi sampai]


Alex: [bawa secukupnya saja tidak perlu banyak-banyak]


Pak Toma: [baik tuan muda]


lalu setelah itu Alex mematikan layar smartphone miliknya dan meletakkan di tempat semula dengan hati-hati seperti tadi supaya tidak membangunkan Nana.


selesai meletakkannya, tiba-tiba Nana bergumam di tidurnya ya melindur.


"maaf paman maaf paman"


seperti itu.


lalu Alex yang tersentuh pun memeluk Nana dia tersenyum senang dan sedih kerena sifat Nana yang sudah dewasa sejak dini itu menunjukkan banyak hal yang dilalui Nana dan sifat itulah yang membuatnya semakin ingin menjadi ayah dari Nana, memang sifatnya dewasa sebelum saatnya namun itulah juga yang menampakkan dia yang masih kekanak-kanakan.


meski dia berpikir dan bersikap dewasa namun hatinya masih anak-anak.


dia berbicara, bersikap dan berpikir seperti orang dewasa, dia lebih memikirkan orang lain dibandingkan dirinya sendiri, persis seperti orang dewasa. dan itu membuatnya tidak seperti tidak memikirkan dirinya sendiri dan juga sama saja tidak memiliki masa kecil yang bahagia dan itu yang ditakutkan oleh Alex. karena anak kecil memiliki hak untuk hidup dengan bahagia.


setelah ia berpikir seperti itu sambil memeluk Nana ada yang mengetuk pintu kamarnya dengan suara yang pelan.


"masuk" ucap Alex pelan.


Kriet!


pintu terbuka


"ini pesanannya, tuan muda" ucap Puki utusan pak Toma


"baiklah letakkan tas itu di sofa, terimakasih" jawab Alex.


setelah itu Puki keluar.


yey buku untuk Nana telah tiba!!


^^^bersambung…^^^


...@!!!!@...


PEMBERITAHUAN!!


INSYAALLAH AKAN TERBIT 2-3 HARI SEKALI.


PUKUL 18:19 Waktu Indonesia Barat.


18 Adalah usia ku sekarang yang menginjak ke usia 19.


KALAU TELAT, akan Aku DOUBLE-TRIPLE UPDATE!


INSYAALLAH!


terimakasih sudah membaca!


...££££...


hai


pembaca!!


aku author pemula di novel, jadi mohon bantuannya ya!!


bantuan like 👍, comment🎤, favourite💖, hadiah🎁, vote🎫🎟️, and share 😉 juga kritik saran 📃📜 hehew.


so, kalian tau kan karena aku pemula jadi ini first novelku!


maaf kalau banyak kekurangan 😊


tengkyu! sankyu!


see you next! see you 2 - 3 days again!!