Zombee

Zombee
AWAL WABAH ZOMBIE



Tomi yang terbangun kesiangan mencoba melihat dari jendela ke arah luar yang membuatnya aneh karena tidak ada satu orang pun yang berada di luar rumah padahal siang hari,Tomi yang penasaran pun langsung melihat televisi untuk mengetahui apa yang sedang terjadi saat ini,ternyata ada sebuah berita yang mengabarkan bahwa ada sebuah wabah yang melanda sehingga membuat manusia menjadi seorang kanibal yang memangsa manusia lain.Belum selesai berita itu tiba tiba sinyal siaran itu hilang sehingga membuat Tomi begitu kesal karena dia tidak mendapat kan informasi lebih lanjut tentang apa yang sedang terjadi saat ini,lalu Tomi mengecek handphone nya ternyata sudah tidak ada sinyal.


"Sia sia tolol punya handphone,kalau gak ada sinyal nya gini." ucap Tomi dengan marah lalu membanting handphone nya hingga rusak.


Tapi Tomi menyadari jika ini adalah wabah zombie, karena dia sering bahkan suka sekali melihat film zombie.


Dengan sangat santai,tanpa panik dan tanpa rasa takut sedikit pun Tomi menanggapi keadaan yang telah kacau ini.Tomi pergi ke kamar mandi untuk mandi sebentar, setelah selesai mandi Tomi melakukan aktivitas kesukaan nya yaitu makan,setelah kakek nya meninggal beberapa minggu yang lalu Tomi sering sekali sarapan mie instan dengan alasan malas masak makanan yang lain karena telalu ribet,dan biasa nya untuk makan siang dan malam dia beli di warung.Lalu seketika dia teringat dengan sosok sahabat wanita nya yang sering mengirim kan makanan untuk nya yaitu Sekar.


"Masih hidup gak ya Sekar?." Tomi bertanya tanya pada dirinya sendiri.


Kemudian dia berniat untuk menelpon sahabat nya itu.


"Telpon aja kali ya. " ucap Tomi kemudian pergi ke kamar nya.


Lalu seketika dia ingat jika sinyal telah hilang.


"Sinyal kan hilang ya." ucap Tomi kemudian dengan memegang dahi nya.


Kemudian Tomi kembali ke dapur yang ternyata mie nya sudah matang, sehingga dia mematikan kompor nya dan kemudian dia mengambil mie nya dan di taruh ke piring, kemudian Tomi duduk di meja makan. Dia masih terbayang bayang dengan kakek nya,kepergian kakeknya membuat nya begitu berat apalagi dia terkenal sebagai pengangguran banyak acara, namun pengangguran Tomi tetap mendapat kiriman uang dari orang tua nya yang pergi kerja di luar negri dan belum pernah sekali pun pulang untuk berjumpa dengan Tomi dan kakeknya.Bahkan saat kakek nya meninggal seperti mereka tidak memperdulikan Tomi dan kakek nya. Tapi orang tua nya bilang jika mereka tidak bisa pulang dan meminta maaf kepada Tomi,melalui video call sehingga Tomi pada saat itu marah pada orang tua nya yang lebih mementing kan pekerjaan nya dari pada keluarga nya yang ada di sini. Sehingga setelah kepergiaan kakek nya Tomi selalu menolak telepon dari orang tua nya walaupun begitu orang tua nya masih tetap mengirim kan uang ke rekening Tomi. Hingga akhir nya semalam dia baru menerima telpon dari orang tua nya dan Tomi meminta maaf kepada orang tua nya karena tidak menerima telpon dari mereka namun orang tua nya memahami apa yang di rasakan oleh Tomi sehingga mereka tidak marah dengan apa yang Tomi perbuat.


Tak lama setelah itu Tomi selesai makan mie instan nya dan seperti biasa nya dia langsung menghisap rokok nya agar terasa tenang, namun Tomi masih kepikiran dengan Sekar dan hati nya seperti tak tenang dan ingin segera mencari sahabat nya itu. Karena dia lah orang yang paling dekat dengan Tomi setelah kakek nya, setelah itu Tomi meyakin kan tekad nya untuk pergi dari rumah nya untuk mencari sahabat nya di rumah nya, yang lumayan jauh dari rumah Tomi walaupun satu desa.


Lalu Tomi memakai jaket kesukaanya yang dia dapat kan karena menjadi anggota geng motor di desa nya, walaupun geng motor,tapi geng motor nya ini tidak pernah berbuat jahat kepada orang lain atau bahkan merampas atau merampok. Tapi kadang juga bentrok dengan geng sebelah sehingga kadang sampai ada yang masuk rumah sakit,walaupun seperti itu kakek nya justru mendukung nya karena kakek nya tau jika geng Tomi itu adalah geng motor yang baik. Dengan membawa sedikit persediaan yang di masuk kan di tas nya Tomi keluar dari rumah dan betapa terkejut nya dia ketika melihat seorang tetangga nya telah berubah menjadi zombie.Mau tak mau dia harus melawannya,karena pengalaman nya yang sering menonton film zombie sehingga dia tau titik lemah zombie ada di bagian kepala.Kemudian Tomi mengambil sebatang besi yang ada di dekat nya dan menancap kan batang besi itu ke kepala zombie tetangga nya itu yang mencoba menyerang nya,hingga tewas.


Lalu dia pergi ke garasi rumah nya tempat menyimpan motor kesayangan nya itu, yang di beri kakek nya,hingga dia pergi dengan motor kesayanganya yang dibelikan oleh kakeknya dulu,lalu dia menyalakan mesin motor nya dan dia naik ke atas motor nya kemudian dia pergi meninggal kan rumah kesayangan nya itu dan pergi ke rumah Sekar untuk mengecek keadaan Sekar. Namun baru saja melakukan perjalanan tiba tiba motor Tomi mogok.


"Sial malah mogok nih motor." ucap Tomi dengan wajah kesal.


Kemudian Tomi mau tak mau harus turun dari motor nya, lalu Tomi dengan marah menendang motor nya itu hingga motor nya sedikit rusak, dan Tomi melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki tapi untung nya dia menemukan motor keren yang tergeletak di jalan,kemudian dia menghampiri motor itu dan memberdirikan motor itu serta mencoba menyalakan motor itu.


Dan akhirnya motor itu masih bisa untuk di gunakan, Tomi pun bahagia kemudian langsung menaiki motor itu dan melanjut kan perjalanan nya.


Namun beruntungnya Tomi ketika melihat sahabat nya yang dia cari sedang duduk di samping jalan dengan wajah yang terlihat pasrah, kemudian Sekar menyadari jika ada orang yang mendekati nya dan menoleh ke arah Tomi yang sedang menuju ke arah nya, dan wajah pasrah itu seketika berubah menjadi bahagia.Kemudian dia berdiri, sementara Tomi telah sampai di hadapan Sekar dan memberhentikan motor nya tepat di hadapan Sekar.


"Sekar kan ya?. " Tanya Tomi dengan wajah sok gak kenal.


"Ya ampun,gak salah lihat kan aku. " Lalu Sekar mengusap matanya "Tomi kamu masih hidup. " Ucap Sekar dengan wajah bahagia.


"Iya ini aku Tomi, sahabat kamu. " Kata Tomi dengan kemudian turun dari motor.


Kemudian Sekar memeluk Tomi dengan sangat erat.


"Tomi aku kangen sama kamu. " Kata Sekar dengan tersenyum.


"Yaelah gak usah lebay gitu kali." Kata Tomi dengan tersenyum.


Kemudian Sekar melepaskan pelukanya.


"Tomi aku sangat bahagia tau kamu masih hidup." Kata Sekar dengan tersenyum.


"Aku juga bahagia,mbak perawat." Kata Tomi dengan tersenyum.


"Kok mbak perawat sih. " Kata Sekar dengan tersenyum.


Kemudian mereka berdua duduk berdampingan di sana.


"Kita mau ngapain habis ini, orang orang telah berubah menjadi kanibal Tomi." ucap Sekar dengan sedih.


"Kita harus mencari tempat yang aman untuk menjauh dari mereka Sekar." ucap Tomi dengan menoleh ke arah Sekar.


"Kenapa ya mereka bisa menjadi seperti itu?." tanya Sekar dengan sedih.


"Itu nama nya zombie Sekar,mereka gak punya pikiran." Jelas Tomi.


"Kok kamu tau?. " tanya Sekar lagi.


"Aku tau karena sering melihat film zombie Sekar." jawab Tomi.


"Berarti di film kini jadi kenyataan ya?." tanya Sekar lagi.


"Mungkin seperti itu." jawab Tomi.


Kemudian Tomi memegang tangan Sekar yang duduk di samping nya.


"Kamu gak usah takut Sekar ada aku di sini." ucap Tomi dengan tersenyum kearah sahabat wanita nya itu.


"iya Tomi." ucap Sekar dengan tersenyum ke arah Tomi.


Kemudian Sekar mengambil tas nya yang ada di samping nya dan mengeluarkan sebuah makanan yang di bungkus dari tas nya itu.


"Ini Tomi kamu makan ya." ucap Sekar dengan memberikan makanan itu kepada Tomi.


Lalu Tomi menerima makanan yang di berikan Sekar itu dan membukanya ternyata itu adalah Kentucky makanan kesukaan Tomi.


"Kamu buat sendiri ya?." tanya Tomi dengan tersenyum.


"Iya, aku buat tadi malam dengan perasaan takut yang luar biasa tau, aku kunci rumah aku takut nya ada orang yang berubah masuk ke dalam rumah." ucap Sekar dengan tersenyum.


"Untung kamu masih selamat ya." ucap Tomi kemudian memakan Kentucky buatan Sekar itu.


"Untung banget di sekitar rumah ku gak ada makhluk mengerikan itu." ucap Sekar dengan tersenyum.


"Enak banget loh, gak ada niatan mau jualan Kentucky gitu?. " tanya Tomi dengan terus memakan Kentucky buatan Sekar.


"Yee,siapa yang mau beli coba?, emang zo apa tadi?." tanya Sekar dengan bingung.


"Zombie Sekar." jawab Tomi.


"Oh iya, emang zombie yang mau beli." ucap Sekar dengan tersenyum.


"Iya juga ya Sekar, aku lupa tau." ucap Tomi dengan memegang dahi nya.


Lalu tiba tiba ada satu zombie yang datang ke arah mereka,dengan cepat Tomi berdiri dan menghajar kepala zombie itu dengan kayu yang ada di samping nya hingga kepala nya hancur.Sekar yang melihat nya pun langsung menutup mata nya, sementara Tomi yang telah selesai membunuh zombie itu menghampiri Sekar yang sedang duduk dan menutup matanya.


"Sekar ayo pergi bahaya tau di sini mulu." ajak Tomi yang kemudian naik ke atas motor nya.


Kemudian Sekar pun membawa tas nya dan ikut naik ke atas motor Tomi, lalu mereka melakukan perjalanan yang belum pasti tujuan nya.


"Kita mau kemana sih Tomi?." tanya Sekar dengan penasaran.


"Gak tau, kita keluar aja kali dari desa kita." jawab Tomi.


Tapi terkejut nya Tomi ketika melihat sekelompok zombie yang ada di perbatasan desa dengan jumlah begitu banyak, sehingga Tomi pun memberhentikan motor nya.


"Kenapa berhenti?. " tanya Sekar yang kaget.


"Itu ada banyak zombie di perbatasan." jawab Tomi.


Kemudian Tomi membelok kan motor nya ke jalan yang ada di samping mereka yang menuju ke arah hutan.


"Lewat hutan, aman gak sih?. " Tanya Sekar dengan bingung.


"Gak tau kita coba dulu kan dari pada lewat perbatasan, mau jadi zombie kamu. " Kata Tomi dengan terus fokus mengendarai motornya.


"Aku mau kok jadi zombie."ucap Sekar dengan tersenyum


"Yaudah aku lemparin aja kamu ke perbatasan biar jadi zombie." Kata Tomi dengan tersenyum.


"Tunggu, tapi kamu rela sahabatmu yang cantik ini berubah jadi zombie." Kata Sekar dengan tersenyum.


"Aku gak bisa bayangin betapa lucunya nanti kalau kamu jadi zombie." Kata Tomi dengan tersenyum.


"Emang gue badut apa ada lucu lucunya." Kata Sekar dengan muka datar.


"Iya seperti itu kurang lebih." Kata Tomi dengan tersenyum.


Kemudian Sekar menggelitiki Tomi sehingga Tomi tertawa terbahak bahak dan membuat motornya itu tak seimbang dan hampir terjatuh,tapi karena Tomi dulu adalah mantan geng motor membuatnya tidak panik sama sekali,sehingga mereka berdua akan memasuki hutan namun sebelum memasuki hutan mereka menemukan rumah yang masih terlihat bagus, beda dengan rumah yang ada di desa desa membuat Tomi yang lelah pun mengajak Sekar beristirahat di rumah itu untuk waktu yang agak lama. Kemudian Tomi mengetuk pintu rumah itu


"Tok tok tok" Suara Tomi mengetuk pintu.


Kemudian bahagianya mereka setelah melihat ada seorang wanita sedang menggendong bayinya itu, lalu dengan tanpa rasa curiga sedikitpun wanita itu mempersilahkan Tomi dan Sekar untuk masuk kedalam rumahnya. Kemudian mereka masuk dan duduk di kursi yang ada di ruang tamu.


"Mau perjalanan kemana kalian berdua?."tanya ibu itu.


"Gak tau bu belum punya tujuan." jawab tomi.


"Oh iya kenalin nama ibu,Tina dan ini anakku Koko." kata ibu itu. memperkenalkan dirinya.


" Saya Tomi alviansah dan ini Sekar claudia bu." Tomi memperkenalkan dirinya kepada ibu Tina.


"Oh salam kenal ya." ucap Bu Tina dengan tersenyum.


"Iya bu. " balas Tomi dan sekar dengan tersenyum.


Lalu ibu Tina bercerita tentang kehidupanya sebelum wabah zombie terjadi yang di tinggal suaminya pergi ke Amerika untuk bekerja dan sampai saat ini belum pernah kembali, pekerjaan bu Tina sendiri adalah asisten rumah tangga.


"Bu Tina sudah tau kalau ada berita tentang wabah?". tanya Tomi.


"Sudah kok, yang orang orang jadi kanibal itu kan." jawab Bu Tina.


"Iya, emang ibu gak takut tinggal di sini sendirian?. " tanya Sekar.


"Gak,udah biasa soal nya." jawab bu Tina.


"Lalu pernah ada zombie yang ke sini gak bu?. " tanya Tomi.


"Zombie itu apa?. " tanya balik bu Tina.


"Orang orang kanibal itu bu." jawab Tomi.


"Oh,belum ada tuh."ucap bu Tina dengan tersenyum.


Setelah itu Tomi pun keluar.


"Mau kemana Tomi?." tanya Sekar.


"Mau keluar bentar." jawab Tomi yang kemudian keluar.


Bu Tina sedang memasak makanan di dapur rumah nya,Sekar yang melihat nya pun berniat untuk membantu bu Tina yang sedang memasak.


"Bu Tina aku bantu ya." ucap Sekar dengan tersenyum.


"Jadi ngerepotin." ucap bu Tina dengan tersenyum.


"Gak apa apa kok bu." ucap Sekar dengan tersenyum.


"Oh iya kamu dulu kerja apa neng Sekar?." tanya bu Tina dengan memasak makanan.


"Sebelum wabah ini terjadi, aku seorang perawat bu." jawab Sekar dengan tersenyum.


Tiba tiba Tomi menghampiri Sekar dan bu Tina yang sedang memasak makanan di dapur.


"Sekar aku mau ke desa dulu ya." pamit Tomi ke Sekar.


"Mau ngapain Tomi?. " tanya Sekar dengan khawatir.


"Ngambil persediaan di toko Sekar." Jawab Tomi.


"Hati hati ya Tomi."kata sekar dengan tersenyum.


"Selalu Sekar ,doain aku agar bisa dapat persediaan yang di butuh kan".kata Tomi kepada Sekar


lalu Sekar membalasnya dengan senyuman, sementara Tomi pergi menuju keluar,ke arah motor nya dan Tomi langsung pergi dengan motor nya itu.


perjalanan Tomi ke toko itu berjalan dengan lancar tanpa ada halangan sedikitpun membuat Tomi dengan cepat sampai di toko itu, keadaan toko yang masih begitu bagus membuat pergi nya ke toko itu tidak sia sia.Dan Tomi mengambil karung yang ada di toko itu kemudian mengambil barang yang di butuhkan.


Ketika sedang mengambil barang


yang ada di toko,tiba tiba dia terkejut karena ada wanita bertopeng yang menodongkan pistol kepadanya dan setelah wanita itu membuka topengnya ternyata itu adalah Hana teman sekolahnya dulu sma.


"Tomi kau masih hidup?." tanya Hana dengan terkejut.


"Iya lah Hana." jawab Tomi dengan tersenyum


"Aku ikut kamu boleh gak?." tanya Hana dengan memohon.


"Kamu kira aku tega ninggalin kamu di sini." jawab Tomi dengan tersenyum.


"Ya aku kira gak sih, kan kamu baik hati." ucap Hana dengan tersenyum.


"Giliran ada mau nya aja gitu."ucap Tomi dengan tersenyum.


"Kamu kok gitu sih." kata Hana dengan merengek.


"Gak bercanda kali." ucap Tomi dengan tersenyum.


"Yaudah ambil barang yang kamu butuhin." ucap Hana dengan tersenyum.


"Bayar gak nih." ucap Tomi dengan tersenyum.


"Bayar dong, gak gak bercanda." ucap Hana dengan tersenyum.


Setelah mendapatkan barang yang di butuh kan Tomi langsung mengajak Hana pergi dari Toko,dan mereka naik diatas motor Tomi lalu mereka pergi meninggal kan toko itu.


"Kamu sembunyi di toko itu semalaman?. " tanya Tomi.


"Iya Tomi aku sembunyi di gudang toko,dingin banget tau di dalam gudang tadi malam." jawab Hana dengan tersenyum.


"Ngomong ngomong dari mana kamu dapat pistol itu?." tanya Tomi dengan penasaran.


"Itu pistol mainan Tomi masa sih kamu gak tau."jawab Hana dengan tersenyum.


" Anjir, tapi bener sudah pantas jadi perampok kamu."ucap Tomi dengan tersenyum.


"Apa apaan sih Tomi masa orang cantik gini dibilang perampok." kata Hana dengan tersenyum.


"Bercanda Han, gitu aja ngambek".Kata Tomi dengan tersenyum.


" Oh iya Tomi, bagaimana Sekar masih hidup kan?."Tanya Hana dengan tersenyum.


"Masih hidup kok, dan Sekar juga ada di rumah itu kok." Jawab Tomi.


"Syukur lah kalau begitu Tomi,tapi gimana ceritanya kamu bisa ketemu sama Sekar?." tanya Hana dengan bingung.


"Jadi aku waktu itu ketemu Sekar duduk sendirian di jalan." jelas Tomi.


"Lalu dimana dia sekarang? " tanya Hana lagi.


"Sekarang dirumah ibu ibu deket hutan itu" .Jawab Tomi.


Setelah beberapa menit perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah bu Tina dan mengajak Hana masuk ke dalam rumah, tak lama setelah itu Sekar menghampiri mereka dan Sekar langsung memeluk Hana yang ternyata masih hidup.


"Aku juga Sekar." ucap Hana dengan tersenyum.


kemudian Sekar melepaskan pelukan nya.


"Yaudah kalian berdua ayo masuk makananya udah matang tuh." ajak Sekar.


Kemudian mereka pergi ke dapur,bu Tina yang melihat ada seseorang lagi pun begitu senang.


"Siapa namamu neng? " tanya bu Tina dengan penasaran.


"Hana cyintia buk temen Tomi dan Sekar".jawab Hana dengan tersenyum.


Lalu mereka semua duduk di meja makan dan makan makanan yang ada di meja makan itu bersama sama dengan begitu bahagia.


"Anak ibu lucu banget." ucap Hana dengan tersenyum ke arah Koko yang di gendong bu Tina.


"Kenalin ini Koko anak ibu,Hana." ucap bu Tina dengan tersenyum ke arah Hana.


"Maaf,kalau ibu nama nya siapa ya?. " tanya Hana dengan penasaran.


"Nama ibu, Sutina rahman, panggil aja ibu Tina." ucap Bu Tina dengan tersenyum.


"Pasti nama suami ibu,Rahman?. " tanya Sekar dengan tersenyum.


"Kok tau sih neng Sekar." jawab bu Tina dengan tersenyum.


"Gak baik makan sambil bicara." saut Tomi yang dari tadi menyimak.


"Iya kak maaf." ucap Sekar dengan tersenyum.


Setelah mereka selesai makan Sekar mengajak Hana berbicara tentang dirinya bisa bertemu dengan Tomi, lalu Hana menjelaskan bahwa dia berada di toko pada waktu itu dan dia melihat ada orang yang berlumuran darah di mulut nya yang ada di luar toko,dengan berjalan sempoyongan Hana yang ketakutan pun sembunyi di gudang dan mengunci nya dari dalam, Hana tidak berani untuk keluar dari gudang itu sampai akhir nya Tomi datang dan dia ikut dengan Tomi.


"Kamu suka Tomi gak ya kira kira? " tanya Hana dengan tersenyum.


"Apaan sih Hana gak jelas deh pertanyaannya kamu" jawab Sekar dengan tersenyum.


"Iya kamu suka gak sama Tomi? " tanya Hana lagi


"Tomi sama aku itu cuma temen" jawab Sekar


Lalu Tomi datang mengajak Hana untuk pergi berjalan jalan dengan motornya itu dan mereka berdua berpamitan sama Sekar.


"Sekar aku sama Hana pergi dulu ya. " ucap Tomi.


"Iya iya hati loh kalian berdua." ucap Sekar dengan tersenyum.


lalu mereka berdua menuju ke desa lagi dengan motor kesayangan nya itu dan berjalan jalan mengelilingi desa yang sudah tak berpenghuni itu.Di tengah perjalanan ada sesosok zombie wanita yang sedang berjalan yang ternyata itu adalah Lydia sahabat Hana yang telah berubah menjadi zombie.


"Lydia." ucap Hana dengan menatap zombie sahabat nya itu sambil menetes kan air mata.


Namun Tomi tetap melanjutkan perjalanan dan meninggalkan zombie Lydia begitu saja.


"Yang sabar ya Hana." ucap Tomi mencoba menenang kan Hana.


"Iya Tomi." ucap Hana dengan tersenyum.


lalu Hana mengajak Tomi pergi ke rumah nya untuk bertemu ibu nya,Hana berharap ibunya itu masih hidup, rumah Hana jarak nya yang lumayan jauh dari keberadaan mereka saat ini, dan mereka pun pergi kerumah Hana, betapa kagetnya mereka setelah melihat rumah Hana yang tampak bersih seperti masih ada yang tinggal disana padahal rumah disampingnya terlihat kotor dan rusak.Kemudian mereka turun dari motor,mereka pergi kedepan pintu rumah Hana dan Hana membuka pintu rumahnya dengan hati hati.


"Ibu." Panggil Hana.


Kemudian betapa terkejut nya Hana ketika melihat ibu nya yang sudah berubah menjadi zombie dan mencoba menyerang nya,namun dengan cepat Tomi menusuk kan pisau ke kepala zombie ibu Hana sehingga zombie ibu Hana pun tewas. Kemudian Hana yang tidak kuat pun menangis di samping ibu nya yang sudah tak bernyawa lagi.


"Ibu kenapa ibu tinggalin Hana sendirian gini sih." ucap Hana dengan menangis.


"Sabar ya Hana aku juga pernah kok merasakannya" kata Tomi yang mencoba menenangkan Hana.


"Tomi aku sudah tidak punya siapa siapa lagi." Kata Hana dengan sedih.


"Kan masih ada aku Sekar dan bu Tina."ucap Tomi memberikan semangat kepada Hana yang sedang bersedih.


" Iya Tomi,tapi aku." ucap Hana yang masih menangis.


"Sudah ya, mendingan kita kuburin mayat ibumu agar ibu mu tenang di sana." kata Tomi.


Kemudian setelah itu muncul lah dua zombie wanita dari dalam rumah yang ada di samping rumah Hana dan Hana mengenal dua wanita itu yaitu teman ibunya.


"Tante indri, tante Sarti." ucap Hana yang menangis ketika melihat zombie kedua teman ibunya.


"Arggghh." bunyi zombie itu.


Kemudian Tomi membunuh dua zombie itu dengan begitu mudah.


Kemudian Tomi menggali lubang yang lumayan besar untuk menguburkan mayat mereka bertiga di depan rumah,setelah beberapa menit akhirnya Tomi pun selesai mengubur kan mayat ketiga zombie itu dan Tomi yang kelelahan pun langsung berbaring di teras rumah Hana,sementara Hana masih duduk di samping makam ibunya dengan menangis. Tapi Hana melihat Tomi yang kelelahan pun berniat membuatkan dia minum,Lalu Hana menghampiri Tomi yang sedang berbaring di teras.


"Tomi mau aku buatin minum jus atau apa gitu. " Hana menawarkan kepada Tomi.


"Emang ada ya, yaudah aku ikut kedalam deh. " Kata Tomi yang kemudian berdiri.


Mereka berdua pun masuk ke dalam rumah Hana.


"Rumah kamu besar juga ya Hana. " kata Tomi dengan tersenyum.


"Gak kok Tomi biasa aja. " kata Hana dengan tersenyum.


"Oh iya Hana ada yang mau aku omongin ke kamu." kata Tomi.


"Mau ngomong apa Tomi ?., ngomong aja sama aku." Tanya Hana dengan tersenyum.


"Sebenarnya sebelum wabah zombie ini,aku cinta sama kamu Han tapi. " kata Tomi dengan ragu ragu.


"What!, gak salah denger gue Tomi?. " Tanya Hana dengan terkejut.


"Tapi kalau kamu menolak ya terserah kamu, itu juga hak kamu. " jawab Tomi.


"Tapikan bukanya kamu suka sama Sekar?." tanya Hana lagi.


"Sekar itu sahabat aku Hana, dan aku suka sama kamu" kata Tomi


"Tapi aku gak nyangka deh kamu bisa suka sama aku." kata Hana dengan tersenyum.


"Gimana Hana jawabanya , apapun jawabanya aku akan terima kok." kata Tomi dengan pasrah.


"Yaudah kalau begitu aku mau deh jadi pacar kamu bahkan jadi istri kamu, walaupun dulu kita tak terlalu akrab." kata Hana dengan tersenyum.


"Beneran Hana, jangan Terima karena terpaksa,lebih baik juga kamu tolak jika harus terpaksa" kata Tomi yang meyakinkan Hana


"Tomi aku beneran,tulus dari dalam hatiku,karena aku yakin kalau kamu adalah orang yang baik. " kata Hana dengan tersenyum manis yang keluar dari wajah cantiknya itu


"Makasih Hana telah mau menerimaku." Kata Tomi dengan tersenyum.


"Santai aja sayang, yaudah kalau begitu minum dulu jusnya sayang " kata Hana dengan tersenyum


"Kok sayang sih?."tanyaTomi dengan muka datar.


"Kan kita udah jadian terserah dong aku mau manggil kamu sebutan apapun."kata Hana dengan tersenyum.


"Yaudah sayang aku minum ya. " Kata Tomi yang kemudian meminum jus buatan Hana.


Setelah mereka meminum jus buatan Hana mereka pun memutuskan kembali kerumah bu Tina.ditengah perjalanan mereka kembali menemukan zombie Lydia yang terdiam.namun mereka membiarkan nya dan memilih melanjut kan perjalanan mereka ke rumah bu Tina, tapi mereka terkejut ketika melihat perbatasan telah kosong tidak ada satu zombie pun di sana yang berkeliaran, dan mereka langsung pergi ke rumah bu Tina dan sesampai nya di rumah bu Tina ternyata ada empat zombie di sana,sementara di kejauhan tepat nya di hutan terlihat zombie zombie yang ada di perbatasan telah berpindah di sana.


Tomi pun langsung turun dari motor nya kemudian menghajar empat zombie itu dengan pisau yang dia bawa hingga zombie zombie itu tewas. Tomi pun mengecek ke dalam rumah bu Tina ternyata dia melihat ada tulisan di dinding yang menunjuk kan jika Sekar dan bu Tina pergi ke pengungsian.Lalu Tomi pun kembali ke motor nya yang telah di tunggu Hana dari tadi,dan mengajak Hana pergi ke rumah Hana kembali dan Hana pun menyetujui nya.


Setelah beberapa menit akhirnya Hana dan Tomi tiba di rumah hana, mereka pun masuk kedalam dan Tomi


Pun menggembok pintu rumah itu dengan sangat rapat,sehingga zombie kemungkinan tidak bisa masuk kedalam rumah Hana.


"Sayang,Sekar kemana? " Tanya Hana dengan khawatir.


"Di pengungsian sayang. " Jawab Tomi dengan.


"Apa kita harus mencari Sekar? " Tanya Hana dengan penasaran


" Iya sayang,kita akan cari Sekar di pengungsian itu. " Jawab Tomi dengan tersenyum.


"Tapi kamu tau tempat nya kan?. " tanya Hana lagi.


"Gak tau sayang, besok kita cari." ucap Tomi dengan tersenyum.


Kemudian Hana pun mengantuk.


"Aku mau tidur dulu sayang udah ngantuk. " Kata Hana yang kemudian berdiri menuju ke kamarnya.


"Iya, aku tidur di ruang tamu ya kalau kamu butuh apa apa bangunin aku ya. " Kata Tomi dengan tersenyum kearah pacar barunya itu.


"Iya sayang i love you, selamat malam." Kata Hana dengan tersenyum manis.


"Iya sayang tidur yang nyenyak ya. " Kata Tomi dengan tersenyum.


Hana pun pergi ke kamarnya untuk tidur tapi dia merasa begitu aneh yang membuatnya tidak bisa tidur dan dia terus kepikiran ibunya yang baru meninggal membuatnya sedih dan serasa ingin sekali mengulang apa yang telah terjadi, namun apa yang bisa dibuat semuanya sudah terlambat ibunya telah pergi meninggalkannya untuk selama lamanya, Hana yang sedih pun kemudian kembali ke ruang tamu untuk menenangkan diri. Dan membicarakan sesuatu kepada Tomi, namun Tomi sudah tertidur sangat nyenyak, Hana yang melihatnya merasa bahagia karena Tomi satu satunya orang yang membuatnya memiliki semangat untuk bertahan hidup.


Tak lama setelah itu dia mendengar suara mobil dari luar rumah yang ternyata itu adalah sekelompok para militer yang sedang bertugas entah mereka mau pergi kemana , lalu Hana menutup jendela agar mereka tidak melihatnya dan duduk dikursi disamping Tomi yang tertidur, Hana mengambil sesuatu barang yang ada di atas almari tapi sayangnya barang itu terjatuh dan membuat Tomi terbangun karena suara itu.


"Hana apa yang sedang kau lakukan ?." Tanya Tomi dengan setengah sadar.


"Gak ini cuma mau ngambil barang diatas almari kok." Kata Hana dengan tersenyum ke arah Tomi.


"Kenapa Kok kamu gak tidur , sudah malam loh?."Tanya Tomi lagi.


" Aku gak bisa tidur sayang, kepikiran ibu mulu. "kata Hana dengan sedih.


"Ya ampun sayang kenapa gak bangunin aku aja sayang,kan bisa aku temenin?." Tanya Tomi dengan perhatian pada Hana.


"Kasihan kamu sayang, kamu kan capek butuh istirahat dan nanti takut nya kamu marah lagi." Jawab Han dengan tersenyum manis.


"Gak apa apa kok sayang, aku gak akan marah kok." Kata Tomi dengan tersenyum ke arah Hana.


Tomi melihat wajah Hana dengan tersenyum senyum gak jelas Hana yang melihatnya pun bingung lalu bertanya padanya.


"Kenapa senyum senyum sayang ada yang aneh ya dengan wajahku?." Tanya Hana dengan bingung melihat pacar barunya yang senyum senyum sendiri seperti orang gila.


"Nggak Hana, cuman nggak nyangka aja bisa dapetin kamu gitu aja." Kata Tomi dengan tersenyum.


"Tomi sayang aku sekarang pacar kamu, dan sebentar lagi mungkin aku akan jadi istrimu,ibu dari anak anak kita nanti jadi kamu gak usah khawatir" Kata Hana dengan tersenyum bahagia.


"Kalau pacar kamu dulu masih hidup gimana sayang?. " tanya Tomi dengan cemas.


"Gak tau sayang,jangan mikir gitu lah." jawab Hana.


"Padahal dulu kamu benci banget sama aku , tapi jujur dulu aku sangat senang jika kamu memanggil namaku." Kata Tomi dengan tersenyum bahagia.


"Ya ampun Tomi segitunya ya kamu suka sama aku dulu , maafin aku ya jika responku dulu kepadamu terlalu buruk." Kata Hana dengan menyesali perbuatannya dulu.


"Gak apa apa lagi pula dulu kan salah aku terlalu kepo denganmu." Kata Tomi dengan tersenyum kearah pacar barunya.


"Aku janji sayang, aku akan selalu menyayangimu sampai aku tidak bernyawa lagi." Kata Hana dengan penuh ketulusan.


Lalu Tomi mencubit pipi Hana yang membuat Hana malah tersenyum melihat pacarnya bahagia, merasa kehidupanya kembali menjadi indah walaupun di tengah wabah zombie yang menakutkan ini, lalu Hana menceritakan apa yang di lihatnya tadi tentang ada beberapa milter yang pergi kearah perbatasan yang tak tau jelas apa tujuanya,namun Tomi yang mengantuk mengajaknya untuk tidur di ruang tamu lalu Hana berbaring disamping Tomi dan bertanya kepada Tomi.


"Apa besok kita jadi ke pengungsian? " Tanya Hana dengan tersenyum.


"Jadilah sayang kita juga tidak bisa hidup sendirian di sini kan dan juga kita harus mencari Sekar." Kata Tomi dengan tersenyum bahagia.


"Iya juga ya " Kata Hana dengan merenung.


"Tapi beneran deh kamu cantik banget malam ini" Kata Tomi dengan bahagia.


"Apaan sih sayang kamu ada ada aja deh" Kata Hana dengan tersenyum


"Beneran sayang aku gak bohong, manisan kamu dari pada gula" Kata Tomi dengan tersenyum bahagia.


"Iya percaya aku, tapi sekarang kita tidur dulu besok kan kita mau ke pengungsian " Kata Hana yang menyuruh Tomi untuk tidur.


"Siap nyonya" Kata Tomi dengan tersenyum dan menoleh kearah Hana yang ada disampingnya.


"Iya pangeran ku yang ganteng." Kata Hana dengan tersenyum.


Mereka pun tidur bersebelahan namun agak jauh dan tidak terlalu ddekat,untuk menghilangkan


kecapekan dan beristirahat karena besok mereka akan pergi ke pengungsian untuk bertahan hidup disana,agar kehidupan mereka lebih terjamin karena banyaknya orang yang berada di pengungsian itu bisa membantu mereka nantinya.


Setelah keesokan harinya mereka yang telah mempersiapkan barang barang sebagai persedianya,untuk perjalanan panjang ke pengungsian yang berada di kota.Tapi Tomi penasaran dengan barang yang diambil oleh Hana kemarin malam, yang belum sempat dia tanyakan kepada pacarnya itu.


"Sayang kemarin malam yang kamu ambil barang apa sih? " Tanya Tomi dengan tersenyum.


"Oh itu foto foto aku,kenanganku bersama adikku dan ibukku" Jawab Hana.


"Lah emang adikmu kemana sayang?" Tanya Tomi dengan penasaran.


"Adikku meninggal beberapa bulan lalu." Kata Hana dengan sedih.


"Maaf ya sayang aku tidak tau, kalau ayah kamu dimana?." Tanya Tomi dengan penasaran.


"Ayah aku kerja di luar kota, mudah mudahan nanti ayahku masih hidup ya." Jawab Hana dengan berharap.


"Lalu orang tuamu dimana, sepertinya dulu aku gak pernah lihat kamu dengan orang tuamu?." Tanya Hana dengan penasaran.


"Ayah dan ibuku ke luar negri sejak aku masih bayi, dan belum pernah pulang sampai saat ini,dan aku selama ini tinggal sama kakek aku,tapi kakekku sudah meninggal beberapa minggu yang lalu." Jelas Tomi kepada Hana.


"Ya ampun, yang sabar ya sayang, aku akan selalu ada disampingmu kok baik susah maupun duka." Kata Hana dengan senyum yang keluar dari wajah cantiknya itu.


"Tapi mereka sering ngirim uang buat aku dan kakek, tapi aku hanya bisa berbicara dengan mereka melalui telpon dan video call" Kata Tomi dengan tersenyum.


"Tapi saat kakek mu meninggal mereka gak pulang?. " Tanya Hana dengan penasaran.


"Iya sayang, mereka gak pulang tapi mereka sudah minta maaf padaku jika mereka tidak bisa pulang. " jelas Tomi.


" Ohh, kamu yang sabar ya sayang, aku pokoknya selalu ada buat kamu." Kata Hana dengan tersenyum.


"Makasih ya sayang sudah mau menemaniku." Kata Tomi dengan tersenyum.


"Seharusnya aku yang berterima kasih kepada kamu sayang." Kata Hana dengan tersenyum.


Kemudian dengan mengejutkan Hana mencium pipi Tomi dengan penuh kasih sayang,dan Tomi yang baru pertama kali merasakan di cium oleh cewek yang sangat disayanginya pun merasa sangat bahagia.


....................BERSAMBUNG......................


Akankah Tomi dan Hana menemukan pengungsian itu dan bertemu kembali dengan Sekar?.