What Will You Do When Being God?

What Will You Do When Being God?
Chapter 9. Manusia Terkuat



“Dengan segala hormat dan penyesalan.. Hamba telah mencoba melakukan hal itu hingga ratusan ribu kali percobaan. Namun entah karena alasan apa.. Selalu saja berakhir dengan kegagalan yang menyakitkan.


Meski hamba kebal dengan serangan spiritual yang menyerang batin, kegagalan ini seolah mengabaikan semua pertahanan itu dan mengoyak diri hamba dari dalam.”


Melihat Noire yang biasanya begitu kuat dan mengintimidasi sedang tersungkur menyedihkan seperti ini membuat Ren merasakan sensasi yang memuaskan.


Senyum mengerikan itu semakin melebar. Dia begitu menikmati perasaan putus-asa yang dirasakan oleh Noire.


Hahahah apa ini.. Wajah itu.. Reaksi yang benar-benar luar biasa.


Hanya dengan melihat wajah Noire, Ren dapat mengetahui jika dia meneruskannya.. Noire mungkin akan menangis seperti anak kecil yang merasa bersalah atas kebodohannya.


‘Aku tidak perlu mempermalukannya lebih dari ini.. Terlebih di hadapan pasukan khusus; black numbers yang ia miliki.’


Ren melirik ke barisan yang berada tepat di belakang Noire, tersusun rapi dari individu-individu bertopeng hitam serta memiliki nomor di dahi mereka. Kelompok tersebut terlihat begitu kuat dan menyeramkan. Mereka dengan tenang menyaksikan orang yang menjadi guru sekaligus pemimpin mereka sedang bertingkah seolah seperti anak kecil di hadapannya.


\=\=\=


Numbers, sebuah kelompok rahasia superior yang dipimpin langsung oleh para Zodiac Commander itu sendiri. Terkadang Zodiac Commander memberikan mereka nama sesuai dengan karakteristik dari diri mereka sendiri.


Dan hierarki mereka dari yang terkuat memperoleh angka paling kecil diantara yang lain; pemegang angka 1 merupakan individu terkuat diantara kelompoknya.


\=\=\=


“Cukup, Noire. Kau telah berusaha untuk merealisasikannya. Setidaknya kau tidak perlu menyalahkan dirimu sendiri.”


“Terima kasih banyak atas kebaikan hatimu, Yang Mulia.”


Menanggapi perkataan Noire, Ren hanya mengangguk kemudian melirik ke arah Claire dan mengucapkan sepatah kata.


“Selanjutnya, Claire. Patuhi panggilan-ku.”


“Baik.”


Claire dengan profesional berdiri, kemudian berjalan beberapa langkah menuju hadapan takhta.


Setelah berada di jarak yang pas di sebelah Noire, Claire berlutut dan meletakan telapak tangan kanannya di jantung kemudian menundukkan wajahnya.


“Claire Kharsa memenuhi panggilan Sang Raja dengan segera.”


Paras nya yang begitu cantik tidak hanya membuat sekitarnya merasa terpesona, batin Ren pun sempat dibuatnya terpana hingga tersadar beberapa saat setelah keheningan terjadi.


“Ambil senjatamu dan perkenalkanlah dirimu.”


“Baik.”


Atas izin-nya, Claire mengambil sepasang Gauntlet berwarna coklat elegan dengan aksesoris permata-permata tajam mengkilap yang menghiasi permukaannya.


Dapat dijamin jika ada ‘sesuatu’ yang setidaknya tidak lebih kuat darinya, akan mendapatkan kerusakan yang begitu parah atau bahkan langsung kehilangan harapan atas hidupnya.


Claire kemudian memasang Gauntlet itu, dan secara tiba-tiba cahaya oranye bersinar cukup terang dari sekujur tubuhnya.


Saat cahaya itu mulai meredup, terlihat Claire dengan baju zirah berwarna hitam kokoh lengkap dari atas hingga ujung kakinya sedang berlutut dan menundukkan kepalanya hingga begitu rendah.


Zirah helmet milik Claire mempunyai tanduk yang tidak begitu panjang berwarna hitam selaras dengan armor miliknya.


Di ujung pelipis bagian kiri hingga ujung pelipis bagian kanan terdapat celah sempit berbentuk V yang digunakan untuk bernapas dan melihat.


Kemudian di bagian armor pelindung dada, terdapat garis merah mencolok berbentuk V yang cukup besar. Di bagian tengah garis merah itu terdapat simbol rasi bintang Pisces yang berdetak seperti sebuah jantung.



Lalu di bagian pundak terdapat 2 hiasan kepala makhluk yang dikenal sebagai penguasa kuat di lautan dalam.


Dimulai dari sisi kirinya, terdapat sebuah kepala naga lautan berwarna biru yang legendaris, atau lebih dikenal sebagai Leviathan.


Leviathan merupakan iblis sekaligus penerus dari penguasa lautan di Dunia tempat asalnya. Ia memiliki perawakan ular bersisik begitu tajam di bagian badannya dan kepala yang berbentuk seperti naga.


Kulitnya mustahil dapat ditembus melalui serangan fisik super human atau bahkan raksasa sekali pun. Terlebih pada senjata tajam biasa, itu sama sekali tidak berguna di hadapannya.


Sihir? Bahkan jika ada sebuah bola api sebesar gunung sekali pun jatuh menimpanya, Leviathan tidak akan merasa kesakitan. Sudah jelas jika kulitnya tidak terbakar sedikit pun.


Tidak hanya itu, dari segi ukuran saja Leviathan begitu mengerikan karena dia dapat menutupi seluruh samudera Dunia hanya dengan panjang tubuhnya.


Claire dapat membunuhnya satu lawan satu dengan menggunakan kemampuan penyerang 『 Instant Slice 』melalui matanya.


Dikisahkan bahwa mata ke-8 mempunyai daya serang yang sangat kuat, mampu memberi perlindungan yang mustahil ditembus, dan dapat menyembuhkan luka sefatal apa pun keadaannya.


Dan hanya dengan salah satu variasi serangan mata mode penyerang miliknya yakni 『 Instant Slice 』Leviathan langsung terpotong-potong menjadi ribuan bagian besar yang rapi.


Setelah memilah hal yang berharga yakni kepala dan inti kehidupannya dari lautan, Claire kembali bersama Chloe.


Inti kehidupan pada makhluk hidup itu sangat penting, lebih penting dari jantung itu sendiri. Karena beberapa makhluk masih dapat bertahan meski jantungnya hancur.


Namun dapat dipastikan mereka akan mati jika inti kehidupan yang berbentuk kristal ini hancur.


Dari pertarungan tersebut Claire tidak menerima kerusakan yang parah, paling hanya terdapat sebuah goresan tipis pada armornya akibat kuku dan taring dari Leviathan.


Setelah itu, Claire meminta tolong pada Andora untuk mengecilkan ukuran dari kepala Leviathan agar pas untuk bisa dijadikan aksesoris di pundaknya.


Andora sebagai putri dari dewa naga memiliki otoritas atas semua makhluk yang mempunyai darah keturunan naga, meski pun itu darah campuran.


Dia dapat memanipulasi kematian, ukuran, kehidupan, dan apa saja yang berhubungan dengan para naga.


Kemudian di bagian kanan terdapat kepala ular silver yang sisiknya jauh lebih tajam dari Leviathan, mungkin hanya dengan tidak sengaja menyentuhnya akan membuat kulitmu robek seketika.



Mengenai taringnya, mulut ular—atau yang lebih dikenal sebagai Jörmungandr ini tertutup rapat, karena akan menjadi masalah jika terbuka.


Karena terdapat racun yang begitu mematikan, akan langsung membunuh siapa pun yang tidak memiliki daya tahan racun tingkat tinggi dalam sekejap.


Jörmungandr sendiri merupakan penguasa lautan sebelum Leviathan. Ia secara tiba-tiba menghilang secara misterius, jauh puluhan ribu tahun sebelum Leviathan menjadi penguasa lautan yang baru.


Dan kebenarannya akan diungkapkan disini. Chloe pergi ke masa lalu membawa Claire bersamanya, di masa dimana Jörmungandr belum dinyatakan hilang.


Kemudian mencarinya di titik paling ujung lautan yang ada pada Dunia tersebut. Di dalamnya terdapat Jörmungandr yang sedang tertidur lelap.


Terdapat sebuah legenda di Dunia tersebut, konon katanya jika ular silver - Jörmungandr terbangun maka Dunia akan segera runtuh dan tunduk pada kekuatannya.


Ketika berhadapan langsung dengan Jörmungandr yang telah terbangun dari tidurnya, mereka benar-benar seperti bakteri ketika berhadapan dengan seekor naga.


Karena ukuran Jörmungandr sangatlah tidak masuk akal! Dengan ukurannya dia bahkan dapat dikatakan mampu mencapai matahari apabila meluruskan seluruh tubuhnya secara maksimal.


Tapi entah apa alasannya, Jörmungandr terkurung pada tempat di ujung Dunia itu. Tempat misterius yang mampu menampung segala macam ukuran di dalamnya.


Ketika bertarung, taring dari Jörmungandr cukup merepotkan Claire, karena hampir dapat menghancurkan armor dada miliknya.


Itulah alasan terdapat motif V yang cukup besar di armor dadanya sekarang, itu merupakan hasil modifikasi dari kenang-kenangan Jörmungandr.


Chloe dengan santainya saat itu hanya mengamati pertarungan dari jarak yang sangat jauh, namun meski jarak memisahkan mereka, Chloe dapat berbicara pada Claire tanpa terhambat.


“Apakah kamu perlu bantuan ku?”


Claire dapat langsung membayangkan reaksi Chloe yang begitu percaya diri saat mengatakan hal ini.


Hal ini sedikit membuatnya terbakar.


“Jangan khawatir, ini akan segera berakhir. Sesi bermain-mainnya sudah selesai.”


Dengan mata merah yang menyala-nyala Claire mampu mengintimidasi Jörmungandr hingga dia menggerakan tubuhnya ke belakang secara perlahan.


Claire berbicara menggunakan nada berat pada Jörmungandr. “Aku, Claire Kharsa akan menjadi malaikat maut terburuk bagimu.”


Kata-kata yang mungkin berada di benak Jörmungandr saat itu akan seperti ini. “Bagaimana bisa dia menjadi sosok yang begitu berbeda?! Apa yang memicu amarahnya!?”


Persaingan. Persaingan untuk menjadi lebih baik dari satu sama lain, hanya itu jawaban dari seseorang yang dapat bertambah kuat tanpa alasan.


『 Perfect Instant Slice 』


Dengan teknik yang sama namun puluhan kali jauh lebih kuat, kepala Jörmungandr langsung terpisah dari tubuhnya.


Setelah mengetahui pertandingan telah usai, Chloe tiba-tiba telah berada di sampingnya. Padahal Claire tidak merasa satu detik pun berlalu.


“Tidak buruk, untuk seukuran manusia.”


Kata itulah yang terakhir Chloe ucapkan sebelum mereka kembali bersama.


Setelah selesai dengan pertandingan itu, Claire meminta tolong pada Noire yang mampu memanipulasi apa saja di seluruh kehidupan yang tidak terbatas ini (kecuali takdir Dyze) untuk merubah ukuran dari kepala Jörmungandr.